Tag: Tenaga Kerja

  • Waktu Terbaik Mengirim Surat Lamaran Kerja Menurut Kemenaker

    Jakarta – Bagi Anda yang sedang mencari kerja atau juga yang ingin mencari peruntungan karir di tempat lain, tentu Anda akan sering mengirimkan surat lamaran kerja ke berbagai perusahaan.

    Namun waktu pengiriman lamaran kerja tersebut juga harus diperhatikan. Sebab, momen pengiriman yang tepat bisa membantu Anda mendapatkan respon lebih cepat.

    Untuk mengirimkan lamaran kerja, Anda bisa memperhatikan waktu terbaik menurut Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI. Yakni, kirimlah lamaran kerja mulai Pukul 6.00-9.00 WIB (pagi hari).

    Kirim lamaran itu pada hari kerja, terutama hari Senin. Pasalnya, lamaran yang dikirim di Hari kerja akan lebih cepat mendapat resapon dan jawaban.

    Selain pada pagi hari, waktu terbaik mengirim lamaran kerja adalah sekitar pukul 13.00-14.00 WIB setelah makan siang.

    Lamaran Kerja
    Ilustrasi Lamaran Kerja. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/Geralt)

    “ Usahakan kirim email di hari yang sama saat lowongan kerja dipublikasikan,” tulis akun Instagram @kemnaker Jumat, (17/06/2022).

    Demikian waktu terbaik untuk mengirimkan lamaran kerja dari kemenaker, semoga bermanfaat. []

    [irp]

    INAYA UMPAN PANCING

  • Enam Tren di Dunia Kerja Industri 4.0

    Jakarta — Dunia Kerja industri 4.0 tak hanya menuntut kita untuk menjadi lebih cekatan dan adaptif, melainkan juga mengubah tatanan dan sistem yang sudah ada, termasuk lingkungan kerja. Banyak perusahaan yang harus memprioritaskan efisiensi, personalisasi, dan fleksibilitas ke dalam SOP mereka. Dari sekian banyak prioritas, berikut enam tren dunia kerja masa depan versi SAP:

    1. Tenaga kerja hybrid
    Situasi pandemi memaksa banyak tenaga kerja untuk berekspansi cepat dan mengimplementasikan sistem kerja hybrid. Tren ini kemudian mendorong banyak perusahaan untuk membentuk tim berbasis fungsi dan keterampilan tertentu agar penyelesaian pekerjaan pun tidak harus selalu terpusat di satu tempat.

    2. Artificial intelligence (AI) di tempat kerja
    Dengan melakukan otomatisasi terhadap tugas yang berulang, maka perusahaan dapat meminimalisir kesalahan dan waktu untuk menyelesaikannya. Karyawan pun akan lebih fokus pada pemecahan masalah dan tugas-tugas kreatif lainnya. Keberadaan teknologi AI memudahkan perusahaan untuk menganalisis dan menafsirkan Big Data sambil memberikan analisa lain yang akurat.

    3. Inklusivitas dan keberagaman pekerja
    Penciptaan lingkungan kerja yang inklusif dan beragam telah terbukti berhasil meningkatkan tingkat produktivitas inovasi, kesuksesan dan tingkat kepuasan karyawan secara umum. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh McKinsey, perusahaan AS dengan tingkat keberagaman latar belakang pekerja terbanyak terbukti 36% lebih unggul dari pesaing mereka.

    [irp]

    Managing Director SAP Indonesia Andreas Diantoro mengatakan, untuk dapat menarik dan mempertahankan karyawan yang produktif dan kompeten, perusahaan juga perlu menghargai dan mendukung usaha karyawannya. Pemberdayaan teknologi dan solusi termutakhir dapat membantu mereka untuk bekerja dengan lebih efisien dan percaya diri.

    “Banyak perusahaan yang sudah mengadaptasi ‘tren kerja masa depan,’ yang menggunakan ide-ide inovatif dan pemanfaatan solusi-solusi yang dapat mentransformasi lingkungan kerja, tenaga kerja, dan kualitas pekerjaan itu sendiri,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip Selasa, (14/06/2022).

    4. Angkatan kerja multi generasi
    Hingga saat ini, tren dan budaya kerja yang diterapkan merupakan lingkungan yang diciptakan oleh generasi baby boomer. Ke depannya, semakin banyak perusahaan yang akan melihat percampuran generasi angkatan kerja.

    [irp]

    Heterogenitas inilah yang kemudian akan menciptakan berbagai tren yang mengharuskan perusahaan untuk dapat memenuhi berbagai kebutuhan yang berbeda jauh antar generasi. Fenomena ini juga akan mendorong pergerakan yang lebih cepat dalam angkatan kerja.

    Untuk itu, perusahaan harus memberikan kesempatan bagi karyawan mereka untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan pribadi serta merencanakan karir dengan baik. Kini, banyak teknologi HR modern dan AI yang dapat mendukung program pengembangan pribadi yang juga dapat memetakan kebutuhan dari masing-masing angkatan kerja.

    5. Pelatihan dan peningkatan skill pekerja
    Implementasi AI dan teknologi digital teraktual membutuhkan pelatihan khusus. Maka dari itu, perusahaan perlu mengadakan pelatihan rutin yang dapat meningkatkan kemampuan karyawan mereka untuk menggunakan teknologi tersebut.

    Penggunaan AI dan teknologi baru ini juga kemudian akan membuka pintu bagi berbagai macam inovasi di tempat kerja kelak. Misalnya, memanfaatkan bot untuk membentuk lingkungan kerja yang imersif dan personal sesuai dengan kemampuan dan kenyamanan setiap penggunanya.

    6. Mengedepankan kesejahteraan dan keterlibatan karyawan
    Sebuah survei di tahun 2020 yang dilakukan terhadap 17.000 karyawan yang tersebar di 20 industri berbeda menunjukkan bahwa meningkatkan keterlibatan karyawan di tempat kerja merupakan faktor terpenting untuk dapat membangun sebuah bisnis yang kokoh dan berperforma tinggi. []

    [irp]

    INAYA UMPAN PANCING

  • Sebanyak 160.000 Pekerja Migran Bakal Masuk Thailand Tanpa Karantina

    Jakarta | Lebih dari 160.000 pekerja migran akan dibawa ke Thailand tanpa memerlukan karantina berdasarkan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang baru ditandatangani dalam upaya membendung pelintas batas ilegal yang mencari pekerjaan.

    Kementerian Tenaga Kerja Thailand menyebutkan bahwa sejak Rabu pihaknya telah membebaskan karantina untuk pekerja migran yang masuk ke Thailand melalui MoU yang ditandatangani dengan Myanmar, Laos dan Kamboja, asalkan mereka telah diberi vaksin dosis ganda dan memiliki hasil tes negatif untuk Covid-19.

    Mengutip Bangkok Post, secara total warga Thailand telah mengajukan permohonan untuk mengimpor 236.012 pekerja migran dari tiga negara tetangga. Dari jumlah tersebut, 165.376 berasal dari Myanmar, 52.428 dari Kamboja, dan 18.208 dari Laos.

    Menteri Tenaga Kerja Thailand Suchart Chomklin mengatakan, pembebasan karantina Covid dilakukan seiring dengan pembukaan kembali perbatasan yang diperintahkan oleh Pusat Administrasi Situasi Covid-19 atau Centre for Covid-19 Situation Administration (CCSA) yang dipimpin Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha.

    Suchart mengatakan, pengabaian karantina juga berlaku untuk pekerja migran yang melintasi perbatasan setiap hari dan kembali ke negara mereka pada malam hari, serta pekerja musiman.

    Selain divaksinasi lengkap, para pekerja harus sudah membeli asuransi kesehatan. Mereka juga harus menjalani pemeriksaan kesehatan dan harus menjalani tes ATK.

    Jika mereka diberikan surat kesehatan yang bersih, mereka akan diberikan izin kerja dan majikan dapat membawa mereka untuk bekerja di perusahaan mereka. Namun, jika terdeteksi Covid-19, para pekerja akan dikarantina.

    Biaya yang terkait dengan karantina atau perawatan akan ditanggung oleh asuransi kesehatan senilai minimal USD 4.000 yang telah dikeluarkan pekerja. Jika biaya melebihi asuransi, majikan harus membayar jumlah terutang.[]

  • Setelah Diprotes Ramai-ramai, Menaker Bakal Revisi Aturan JHT

    peloporberita.com/ – Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Program Jaminan Hari Tua (JHT) banyak menuai protes dari buruh, pengamat, sampai anggota DPR RI.

    Pasalnya, dalam aturan baru pencairan dana JHT secara penuh baru bisa dilakukan sesudah peserta mencapai usia 56 tahun. Padahal aturan sebelumnya, manfaat JHT dapat diberikan pada peserta yang mengundurkan diri dan dibayarkan secara tunai setelah melewati masa tunggu 1 bulan.

    Seiring dengan banyaknya protes, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan revisi aturan pelaksana program JHT.

    “Tadi saya bersama Pak Menko Perekonomian telah menghadap Bapak Presiden. Menanggapi laporan kami, Bapak Presiden memberikan arahan agar regulasi terkait JHT ini lebih disederhanakan,” tutur Menaker Senin (21/02/2022).

    Ida menjelaskan, setelah Permenaker 2/2022 disosialisasikan, pemerintah memahami keberatan yang muncul dari para pekerja/buruh. Oleh sebab itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan dan petunjuk untuk menyederhanakan aturan tentang JHT. Sehingga keberadaan JHT bisa bermanfaat untuk membantu pekerja/buruh yang terdampak, khususnya mereka yang ter-PHK di masa pandemi ini.

    “Bapak Presiden sangat memperhatikan nasib para pekerja/buruh, dan meminta kita semua untuk memitigasi serta membantu teman-teman pekerja/buruh yang terdampak pandemi ini,” ungkapnya.

    Menurut Menaker , dalam arahannya, Presiden Jokowi berharap dengan adanya tata cara klaim JHT yang lebih sederhana, maka dapat mendukung terciptanya iklim ketenagakerjaan yang kondusif.

    “Bapak Presiden juga meminta kita semua, baik pemerintah, pengusaha, maupun teman-teman pekerja/buruh untuk bersama-sama mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang kondusif, sehingga dapat mendorong daya saing nasional,” tegasnya. []

  • Bikin Aturan JHT Cair Umur 56 Tahun, Menaker Ida Fauziah Punya Harta Rp 17 Miliar

    peloporberita.com/ – Menteri Ketenagakerjaan atau Menaker Ida Fauziah mengumumkan adanya aturan baru Jaminan Hari Tua (JHT) yang membatasi usai klaim program BPJS Ketenagakerjaan saat sudah memasuki usia 56 tahun.

    Sontak hal ini memicu perhatian publik, tak sedikit tokoh-tokoh yang mengkritik kebijakan ini, bahkan organisasi buruh melancarkan aksi demo menolak aturan yang bakal diberlakukan pada bulan Mei 2022.

    Ida Fauziah, masuk dalam Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo-Ma’ruf Amin periode 2019-2024, Ia dilantik pada 23 Oktober 2019. Sebelumnya, ia berprofesi sebagai politisi Indonesia dengan duduk sebagai anggota DPR-RI pada 1999 sampai 2018 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mewakili Jawa Timur untuk daerah Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Mojokerto, Nganjuk, Kota Madiun, dan Kota Mojokerto.

    Harta kekayaannya dikutip dari elhkpn.kpk.go.id per 22 Maret 2021 mencapai Rp17.087.925.557. Jumlah ini, meningkat sekitar Rp 1,8 miliar dari saat ia melaporkan harta kekayaannya pertama kali sebagai menteri pada 2020.

    Harta Ida Fauziyah, terdiri dari lima bidang tanah dan bangunan di Banjarnegara, Mojokerto, dan Jakarta Selatan. Total seluruh tanah dan bangunan tersebut senilai Rp 10,838 miliar dengan rincian sebagai berikut:

    1. Tanah Seluas 5.920 m² di Kab/Kota Banjarnegara, Warisan Rp2.378.000.000
    2. Tanah Seluas 1755 m² di Kab/Kota Mojokerto, Warisan Rp 715.000.000
    3. Tanah Seluas 330 m² di Kab/KotaMojokerto, WarisanRp 175.000.000
    4. Tanah dan Bangunan Seluas 410 m² /350 m² di Kab /KotaJakarta Selatan, Hasil SendiriRp 6.800.000.000.
    5. Tanah Seluas 1500 m² di Kab/KotaMojokerto, WarisanRp 770.000.000

    Harta kekayaan Ida lainnya yakni terkait alat transportasi dan mesin total senilai Rp1.610.500.000. Kendaraan tersebut yakni Mitsubishi Pajero Sport Jeep keluaran tahun 2012 senilai Rp 200 juta, Toyota Fortuner tahun 2018 senilai Rp 390 juta dan Toyota Alphard tahun 2019 senilai Rp 1,005 miliar.

    Kemudian ia juga memiliki satu unit motor yaitu Yamaha 2PV tahun 2018 senilai Rp 15,5 juta. Dalam LHKPN-nya, Ida tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 186,7 juta dan kas dan setara kas sebesar Rp4.452.725.557 miliar. Selain itu, Menaker diketahui tidak memiliki utang. []

  • Jerman Bakal Rekrut 400 Ribu Tenaga Asing Pertahun

    peloporberita.com/ – Koalisi baru Pemerintah Jerman telah sepakat untuk menarik 400 ribu tenaga kerja ahli dari luar negaranya.

    Langkah ini diambil untuk mengatasi ketidak seimbangan demografis dan kekurangan jumlah tenaga kerja di sektor-sektor utama, akibat dampak pandemi Covid-19.

    Selain itu, pemerintah Jerman juga sepakat untuk menaikkan upah minimum nasional menjadi 12 euro, guna menarik minat warga asing untuk bekerja di negaranya.

    Sebelumnya, Institut Ekonomi Jerman memperkirakan, angkatan kerja di negaranya akan menyusut hingga 300 ribu orang pada tahun ini.

    Kondisi tersebut di dorong oleh lebih banyaknya jumlah pekerja yang pensiun di banding mereka-mereka yang akan memasuki pasar tenaga kerja.

    Kesenjangan ini diperkirakan akan makin melebar menjadi lebih dari 650.000 pada tahun 2029. Artinya, sampai tahun 2030 Jerman akan kekurangan sekitar 5 juta pekerja.

    Bahkan sekalipun ada pandemi jumlah tenaga kerja di Jerman pada tahun 2021, naik menjadi hampir 45 juta orang, karena banyak industri juga yang membuka lowongan kerja baru.

    Sebelumnya, memang sudah banyak pengamat yang memperingatkan adanya “bom waktu demografis” untuk sistem jaminan sosial publik di Jerman, kalau jumlah orang yang pensiun makin lama makin banyak, sementara orang yang bekerja menyusut. Sementara sistem sosial dibiayai oleh orang yang bekerja. []

  • Menko Airlangga: Industri Kopi Berperan Besar dalam Penyerapan Tenaga Kerja

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Industri kopi memiliki peran yang besar dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia, yaitu memberdayakan 1,86 juta kepala keluarga petani dan 50 ribu tenaga kerja umum.

    “Salah satu program pelatihan favorit di Kartu Prakerja adalah pelatihan menjadi barista. Hal ini menunjukkan anak muda sekarang sangat tertarik dengan industri kopi.”

    “Kopi merupakan komoditas terpenting ketiga di perkebunan setelah kelapa sawit dan karet alam. Kopi juga menyumbang persentase terhadap PDB perkebunan sebesar 16,15%,” tuturnya di hadapan para pelaku industri kopi yang berkunjung ke Kantor Kemenko Perekonomian bertepatan dengan International Coffee Day yang jatuh pada 1 Oktober 2021.

    Menko Airlangga menjelaskan, dalam 10 tahun terakhir, industri kopi Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan yaitu sebesar 250%. Saat ini, Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ke-4 di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Luas lahan kopi Indonesia mencapai 1,25 juta ha dengan total produksi hingga 761 ribu ton per tahun.

    Menko Airlangga
    Menko Airlangga bersama pelaku industri kopi yang berkunjung ke Kantor Kemenko Perekonomian. (Foto : peloporberita.com/Kemenko Perekonomian)

    Sementara Pemerintah telah memberi dukungan untuk masyarakat mendorong pertumbuhan industri kopi Indonesia melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Realisasi KUR untuk kopi pada 2020 sebesar Rp1,2 triliun dengan 53 ribu debitur dan realisasi KUR industri kopi hingga 21 Juli 2021 sebesar Rp661 miliar dengan 25 ribu debitur,” ungkap Airlangga.

    Industri kopi lanjut Airlangga, memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang di Indonesia. Tingginya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha kopi menjadi salah satu buktinya. “Salah satu program pelatihan favorit di Kartu Prakerja adalah pelatihan menjadi barista. Hal ini menunjukkan anak muda sekarang sangat tertarik dengan industri kopi,” sebut Airlangga.

    Selanjutnya, Pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan industri kopi Indonesia baik melalui food estate berbasis korporatisasi petani, KUR, maupun riset-riset penting untuk menambah nilai kopi itu sendiri.

    “Kerja sama internasional baik bilateral, regional, maupun internasional perlu kita manfaatkan seoptimal mungkin untuk mendongkrak kopi Indonesia menjadi komoditas berorientasi ekspor unggulan baik di pasar tradisional maupun non-tradisional,” tandas Airlangga. []