Tag: Sony

  • Sony Targetkan Emisi Nol Bersih di Seluruh Bisnisnya Pada 2040

    Jakarta | Perusahaan Jepang Sony memajukan target mencapai netralitas karbon emisi nol bersih di seluruh bisnisnya menjadi tahun 2040. Keputusan itu diambil karena risiko perubahan iklim menjadi lebih nyata dan serius di seluruh dunia, dan transisi ke masyarakat yang terdekarbonisasi telah menjadi masalah yang mendesak.

    Tak hanya itu, Sony juga menyatakan ingin pabriknya sendiri menjadi netral karbon pada tahun 2030, satu dekade lebih awal dari tujuan sebelumnya, dan berencana mencapainya dengan meningkatkan penggunaan energi terbarukan dan penghematan energi.

    Langkah ini menuai pujian dari berbagai pihak, meskipun ada keraguan bagaimana Sony memenuhi targetnya itu atau bagaimana Sony berinvestasi dalam teknologi baru yang menghilangkan karbon dari atmosfer atau mengubahnya menjadi senyawa yang kurang berbahaya.

    Menghilangkan emisi dari area seperti produk, rantai pasokan dan logistik, sebagian harus dicapai dengan berinvestasi pada perusahaan rintisan yang berfokus pada penghilangan karbon dan proyek yang mendorong penyerapan karbon dengan apa yang disebut ekosistem tambahan.

    Juru kampanye keuangan senior di grup iklim Jepang 350.org Eri Watanabe mengatakan, pengumuman Sony adalah sinyal positif bahwa perusahaan serius menangani perubahan iklim. Namun, menurutnya, metode penghapusan ini tidak terbukti dan tidak pasti apakah itu dapat berkontribusi pada jalur dekarbonisasi.

    Mengutip AFP, pakar iklim PBB mengatakan umat manusia memiliki waktu kurang dari tiga tahun untuk menghentikan kenaikan emisi karbon yang menghangatkan planet, dan kurang dari satu dekade untuk memangkasnya hingga hampir setengahnya untuk mencoba membatasi pemanasan global pada target 1,5 derajat Celcius.

    Jepang, yang sangat bergantung pada bahan bakar fosil impor, bertujuan menjadi netral karbon pada tahun 2050. Menurut data Komisi Eropa, Jepang adalah penghasil karbon terbesar keenam di dunia, jika UE dihitung sebagai satu blok.[]

  • Epic Games Pencipta Fortnite Raih Pendanaan USD 2 Miliar

    Jakarta | Epic Games Inc. yang menciptakan ‘Fortnite’ berhasil mengumpulkan USD 2 miliar dalam putaran pendanaan. Menurut perusahaan riset PitchBook Data Inc., angka investasi itu adalah yang terbesar untuk perusahaan game mana pun dalam dua dekade terakhir.

    Investor utama yang terlibat dalam putaran pendanaan itu adalah Sony Group Corp. dan Kirkbi A/S, perusahaan induk dari keluarga Kirk Kristiansen. Nilai valuasi Epic Games pun kini meningkat cukup signifikan menjadi USD 31,5 miliar, dari sebelumnya USD 28,7 miliar pada April lalu.

    “Saat kami membayangkan kembali masa depan hiburan dan permainan, kami membutuhkan mitra yang memiliki visi yang sama. Kami telah menemukan ini dalam kemitraan kami dengan Sony dan Kirkbi,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Epic Games Tim Sweeney yang dikutip dari The Wall Street Journal.

    Epic Games mengatakan, pendanaan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung rencana perusahaan membangun metaverse dan pertumbuhannya yang berkelanjutan.

    Putaran pendanaan terbaru ini datang beberapa hari setelah Epic dan Lego Group, yang 75% dimiliki oleh Kirkbi, menyatakan mereka bermitra untuk membangun versi metaverse yang ramah anak dan keluarga.

    Penilaian terbaru Epic akan diawasi ketat oleh investor, setelah serangkaian kesepakatan baru-baru ini di ruang videogame tahun ini.

    Managing Partner Konvoy Ventures Josh Chapman mengatakan bahwa ukuran investasi Sony dan Kirkbi jarang terjadi, namun tidak menutup kemungkinan bagi Epic lantaran telah meningkatkan modal selama bertahun-tahun. Konvoy Ventures adalah perusahaan modal ventura yang berinvestasi secara eksklusif di industri videogame.

    “Ini tentu saja merupakan transaksi yang sangat besar yang sangat masuk akal bagi Epic dengan mendatangkan Lego [kekayaan intelektual] plus semua aset Sony,” katanya.

    Pasar videogame telah melonjak tinggi setelah lebih banyak orang beralih ke sana selama pandemi, yang mendorong para pengembang untuk memanfaatkan momentum tersebut.[]

  • GameStop Rugi USD 147,5 juta Akibat Terkendala Pasokan

    peloporberita.com/ | Pengecer video game GameStop Corp. membukukan kerugian bersih sebesar USD 147,5 juta selama kuartal keempat tahun lalu. Berbanding terbalik dengan setahun sebelumnya, di mana perusahaan berhasil mencetak laba senilai USD 80,5 juta.

    Hal tersebut salah satunya dipicu oleh kendala langkanya komponen dan rantai pasokan lainnya yang dialami produsen konsol, seperti Sony dan Microsoft, yang secara tak langsung turut mempengaruhi bisnis GameStop.

    Padahal, periode tersebut adalah momen liburan yang seharusnya bisa menambah pundi-pundi perusahaan, lantaran Xbox dan Playstation baru dirilis dan permintaan terbilang tinggi.

    “Kombinasi masalah rantai pasokan dan varian Omicron memiliki dampak yang cukup besar pada musim liburan tahun lalu,” kata Chief Executive Officer (CEO) Matt Furlong, seperti dilansir dari Reuters.

    Selain itu, tingginya biaya dari kendala pasokan dan juga bertambahnya pengeluaran untuk memutar sebagian besar bisnis GameStop menuju e-commerce.

    Untuk meningkatkan kehadiran digitalnya, GameStop memang telah meningkatkan pengeluaran untuk merekrut bakat, memperluas kapasitas dan juga memperkenalkan produk baru. Bahkan, perusahaan tersebut akan meluncurkan pasarnya untuk token yang tidak dapat dipertukarkan atau non-fungible token (NFT) pada akhir kuartal kedua tahun fiskal 2022.[]

  • Sony Hengkang dari Rusia, Launching Game Gran Turismo 7 Ditunda

    peloporberita.com/ – Perusahaan yang hengkang dari Rusia makin banyak. Terbaru, pembuat video game, Sony dikabarkan angkat kaki dari negeri beruang merah setelah sebelumnya divisi perfilman telah lebih dulu menghentikan rilis film mereka. Tindakan ini, dilakukan akibat tekanan para konsumennya dari negara lain yang semakin menentang invasi yang dilakukan Rusia ke Ukraina.

    Perusahaan Jepang tersebut, pada Rabu (09/03/2022) mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan pengiriman semua perangkat lunak dan perangkat keras PlayStation di Rusia dan menghentikan operasi PlayStation Store di negara itu. Selain itu, PlayStation juga menunda peluncuran game balap Gran Turismo 7 di Rusia.

    “Sony Interactive Entertainment (SIE) bergabung dengan komunitas global dan menyerukan perdamaian di Ukraina. Kami telah menangguhkan semua pengiriman perangkat lunak dan perangkat keras, peluncuran Gran Turismo 7, dan pengoperasian PlayStation Store di Rusia,” tulis Sony dalam pernyataan resmi dilansir dari Digital Trends pada Kamis (10/3/2022).

    Sony melalui akun Twitternya mengatakan, mereka bergabung dengan komunitas global dalam menyerukan perdamaian di Ukraina. Selain itu, untuk mendukung bantuan kemanusiaan, Sony akan menyumbangkan US$2 juta atau Rp 28,5 miliar untuk korban Invasi Rusia terhadap Ukraina.

    “Sony Group Corporation mengumumkan sumbangan 2 juta dolar AS kepada Komisaris Tinggi PBB untuk Refugees (UNHCR) dan LSM internasional, Save the Children, untuk mendukung para korban tragedi ini,” sambung keterangan resmi tersebut.

    Langkah Sony mengikuti jejak perusahaan-perusahaan raksasa yang menangguhkan operasi di Rusia menjelang akhir bulan lalu. Adapun di dunia teknologi, perang telah mendorong perusahaan seperti Apple, Samsung, Microsoft, Nvidia, Netflix, dan TikTok untuk menangguhkan, mengurangi, atau mengubah operasi mereka di negara yang dipimpin Vladimir Putin tersebut.[]

  • Sony dan Amazon Prime Ingin Garap Film Seri dari Game ‘God of War’

    peloporberita.com/ – Amazon Prime Video dilaporkan sedang dalam pembicaraan dengan Sony untuk mengembangkan film seri live-action game God of War. Serial ini, diperkirakan akan dipimpin oleh Mark Fergus dan Hawk Otsby, produser eksekutif di balik film seri fiksi ilmiah The Expanse seperti dilansir dari The Verge Selasa, (08/03/2022).

    Selain itu, Rafe Judkins, produser eksekutif film seri fantasi The Wheel of Time juga bakal ikut terlibat. Deadline melaporkan, Sony Pictures Television dan PlayStation Productions juga akan ikut serta dalam pembuatan film serial ini.

    Waralaba God of War dari Sony Santa Monica Studio, mencakup total tujuh game di empat konsol PlayStation. Adapun seri pertama game aksi ini, diluncurkan pada 2005 di PlayStation 2.

    Sementara belum lama ini, Gim bertema aksi-petualangan itu, telah melebarkan sayapnya ke konsol komputer pribadi. Untuk menikmati petualangan Kratos, pemain diharapkan juga menyiapkan PC dengan spek minimum memiliki sistem operasi Windows 10 64 bit. Kisah yang dibawa pada God of War kali ini masih fokus bercerita tentang Kratos.

    Namun, gim ini dibuat berbeda dengan menyisipkan karakter lain bernama Atreus, anak kandungnya. Keduanya menjalani petualangan membawa abu Laufey, istrinya, ke titik tertinggi dunia Midgard untuk disebar. []

  • Honda dan Sony Berkolaborasi Kembangkan EV

    peloporberita.com/ | Dua perusahaan Jepang, Sony Corp dan Honda Motor Co telah menyatakan akan membentuk perusahaan patungan atau joint venture. Nantinya, perusahaan patungan itu akan fokus dalam pengembangan dan pemasaran kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), yang ditargetkan bisa mulai menjual model pertamanya pada 2025.

    Melansir Nikkei Asia, dalam kolaborasi ini, Honda akan bertanggung jawab memproduksi model pertama, sedangkan Sony mengembangkan platform layanan mobilitas.

    Ini bukan pertama kalinya mencuat kabar tentang Sony terjun ke industri kendaraan listrik. Seperti diketahui pada Januari lalu, Chief Executive Officer (CEO) Sony Kenichiro Yoshida telah mengumumkan rencana mendirikan perusahaan baru bernama Sony Mobility.

    Yoshida juga menyebutkan bahwa pihaknya sedang menjajaki peluncuran komersial kendaraan listrik. Sony juga menyebutkan tujuan utamanya adalah membangun bisnis yang akan mengubah mobil dari mesin transportasi menjadi ruang hiburan.

    Dalam ekspansi ini, Sony akan mengandalkan teknologi pencitraan dan penginderaan, cloud, 5G dan hiburan yang dikombinasikan dengan penguasaan konten. Sekadar mengingatkan, sebelum terjun ke industri otomotif, Sony sempat mendominasi industri elektronik konsumen yang kemudian tergerus oleh kompetitornya, Samsung Electronics.[]

  • Sony Group Raih Laba Kuartalan USD 4,05 Miliar

    peloporberita.com/ | Perusahaan teknologi asal Jepang, Sony Group membukukan laba operasional sebesar 465,2 miliar yen atau sekitar USD 4,05 miliar, pada kuartal ketiga 2021. Angka itu melonjak 32 persen dan juga melampaui prediksi rata-rata dari sembilan analis yang disurvei Refinitiv sebesar 351,6 miliar yen.

    Dengan capaian ini, maka Sony menaikkan proyeksi laba setahun penuh pada tahun fiskal 2021-2022 menjadi 1,2 triliun yen, dari yang sebelumnya hanya 1,04 triliun yen. Prediksi itupun melampaui ramalan 24 analis pada data Refinitiv yang rata-rata sebesar 1,09 triliun yen.

    Salah satu keuntungan Sony dipicu oleh tingginya permintaan konsol game PlayStation 5 (PS5) yang rilis pada November 2020. Namun, Sony harus mengalami hambatan dalam produksi konsolnya akibat terjadi kelangkaan semikonduktor di pasar global.

    Tahun lalu, Sony sempat menyatakan akan berkomitmen menyiapkan 2 triliun yen untuk investasi strategis selama tiga tahun ke depan, termasuk memperluas layanan game dan hiburannya.

    Bahkan, Sony juga berekspansi ke sektor kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), dengan tujuan utama membangun bisnis yang akan mengubah mobil dari mesin transportasi menjadi ruang hiburan.

    Untuk mendukung hal tersebut, Sony akan meluncurkan perusahaan baru bernama Sony Mobility Inc. Melansir Reuters, Sony akan mengandalkan teknologi pencitraan dan penginderaan, cloud, 5G dan hiburan yang dikombinasikan dengan penguasaan konten dalam ekspansi ini. []

  • Sony Berencana Akuisisi Studio Bungie Senilai USD 3,6 Miliar

    peloporberita.com/ | Sony berencana mengakuisisi studio di balik hit sci-fi MMO Destiny, Bungie, senilai USD 3,6 miliar.

    Setelah kesepakatan selesai, Bungie akan bergabung dengan Sony Interactive Entertainment (SIE), yang meliputi Insomniac Games, Naughty Dog, Guerrilla Games, Sucker Punch Productions, Bluepoint Games dan sejumlah studio terkemuka lainnya.

    Kemudian Bungie akan mempertahankan kontrol kreatif atas waralabanya dan terus berkembang untuk berbagai platform, bukan hanya PlayStation.

    “Permainan kami akan terus menjadi tempat komunitas kami berada, di manapun mereka memilih untuk bermain,” kata CEO Bungie Pete Parsons, dilansir dari Engadget.

    Bungie memposisikan pembelian ini sebagai awal dari era baru perusahaan yang fokus pada hiburan multimedia global, bukan hanya game.

    Kesepakatan ini menyusul aksi Microsoft yang membeli Activision Blizzard seharga USD 69 miliar pada pertengahan bulan lalu. Aksi inipun menjadi kesepakatan terbesar dalam sejarah industri game.

    Dalam beberapa tahun terakhir, Microsoft telah melakukan investasi termasuk mengakuisisi pembuat “Minecraft” Mojang Studios dan Zenimax dalam kesepakatan bernilai miliaran dolar.

    Untuk diketahui, kesepakatan akuisisi memberi sejumlah manfaat bagi studio yang dibeli seperti stabilitas keuangan, dukungan produksi dan rencana pemasaran yang luas, meskipun kesepakatan tersebut berpotensi mengikat game mereka ke platform tertentu. []

    Baca juga: Sony Berencana Kembangkan Kendaraan Listrik

  • Sony Berencana Kembangkan Kendaraan Listrik

    peloporberita.com/ | Perusahaan teknologi asal Jepang, Sony Group Corp, berencana menggeluti pasar kendaraan listrik dengan meluncurkan perusahaan baru bernama Sony Mobility Inc, pada musim semi nanti.

    Dalam ekspansi ini, Sony akan mengandalkan teknologi pencitraan dan penginderaan, cloud, 5G dan hiburan yang dikombinasikan dengan penguasaan konten.

    Seperti diketahui, Sony yang dulu sempat mendominasi pasar smartphone, bisa terbilang sudah kalah saing dengan sejumlah merek lain, seperti Samsung. Namun, Sony masih menyimpan banyak teknologi canggih, termasuk teknologi sensor yang akan menjadi kunci pengoperasian kendaraan otonom.

    Selain itu, Sony juga unggul di bidang hiburan dan game, mengingat sistem audio dan hiburan kini mulai menjadi fokus dalam pengembangan kendaraan listrik.

    “Kami yakin Sony berada di posisi yang tepat sebagai perusahaan hiburan kreatif untuk mendefinisikan kembali mobilitas,” ujar Ketua dan Presiden Sony Group Kenichiro Yoshida, seperti dikutip dari Reuters.

    Dalam pameran Consumer Electronics Show (CES) 2022 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), Yoshida meluncurkan purwarupa sport utility vehicle (SUV), VISION-S 02, menggunakan platform kendaraan listrik yang sama dengan coupe VISION-S 01. Versi awalnya sudah mulai diuji di Eropa pada Desember 2020.

    Menurut laporan Reuters, saham Sony sempat naik 4,2 persen di Tokyo, setelah perusahaan itu mengumumkan rencana pengembangan kendaraan listrik. []

    Baca juga: Toyota Benamkan Investasi US$ 70 Miliar di Mobil Listrik Hingga 2030

  • Spider-Man No Way Home, Film Era Pandemi Pertama yang Raup Lebih dari US$ 1 Miliar

    peloporberita.com/ – Spider-Man: No Way Home menjadi film era pandemi pertama yang menghasilkan lebih dari 1 miliar dolar amerika atau 14 triliun rupiah.

    No Way Home juga mengalahkan epik Perang Korea buatan Tiongkok, The Battle of Lake Changjin yang meraup 905 miliar dolar amerika di seluruh dunia.

    Spider-Man

    Menurut firma analisis data media Comscore, film terakhir yang meraup lebih dari 1 miliar dolar adalah Star Wars 2019: The Rise of Skywalker.

    Tidak ada produksi Hollywood lain yang mendekati pencapaian box office Spider-Man: No Way Home sejak pandemi dimulai dua tahun lalu.

    Spider-Man

    Film hasil produksi Sony dan Disney ini, mencapai tonggak sejarahnya kurang dari dua minggu setelah penayangan perdananya bahkan ketika varian Omicron dari Covid-19 telah menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

    Pendapatan Spider-Man diprediksi akan lebih tinggi lagi lantaran film ini belum dirilis di China, yang saat ini merupakan pasar bioskop terbesar di dunia. []