Tag: Smartphone

  • Harga dan Spesifikasi Realme GT Master Edition di Indonesia

    peloporberita.com/ | Jakarta – Realme Indonesia meluncurkan Realme GT Master Edition secara daring pada Rabu, 18 Agustus 2021. Peluncuran smartphone flagship yang bertajuk Realme Fan Fest 2021 ini dalam rangka merayakan 100 juta pengguna ponsel Realme secara global.

    Dalam kesempatan itu Realme juga meluncurkan Realme Smart TV 4K 50, Realme TechLife Air Purifier, dan Realme Book untuk anak muda di Indonesia.

    Dalam rangkaian acara realme Fan Fest 2021 yang bertema “How Dare You be You” ini, sekaligus menjadi momen untuk meningkatkan strategi produk yang terbalut dalam “1+5+T”. “1” sebagai smartphone, “5” sebagai skenario utama smart TechLife yang di dalamnya terdapat perangkat TWS, Wearables, TV, Laptop dan Tablet.

    Sementara “T” di sini adalah singkatan dari TechLife, sebagai bentuk ambisi Realme untuk membangun ekosistem AIoT yang lengkap untuk pengguna global serta menciptakan ekosistem AIoT yang lebih beragam.

    “Realme dengan bangga menghadirkan lini produk terbarunya bagi anak muda Indonesia yang ingin hidup lebih cerdas. Perangkat terbaru ini memiliki skenario penggunaan untuk pribadi, keluarga, dan pekerjaan. Mereka adalah hadiah tulus yang disiapkan untuk Realme fans di Indonesia untuk membantu mereka menjalani kehidupan dengan teknologi yang cerdas,” ujar Palson Yi, Marketing Director Realme Indonesia.

    Realme GT Master Edition
    Realme GT Master Edition. (Foto: peloporberita.com/Realme Indonesia)

    Spesifikasi

    Realme GT Master Edition mengusung system on chip (SoC) Snapdragon 778G 5G dengan fabrikasi 6nm, yang merupakan debut pertamanya pada Realme GT Master Edition. Prosesor yang memiliki empat inti super arsitektur A78 ini berjalan pada kecepatan prima hingga 2,4GHz, yang menghasilkan pengalaman kinerja yang komprehensif dan kuat.

    Snapdragon 778G 5G menghadirkan GPU Adreno 642L yang menawarkan rendering grafis hingga 40% dan mendukung resolusi tinggi dengan kecepatan refresh layar 120Hz yang dapat mengurangi blur dan menghasilkan pengalaman bermain game yang sangat halus pada ukuran layar besar Super AMOLED 6,43” pada Realme GT Master Edition.

    Selain itu, performa Snapdragon 778G 5G dapat dimaksimalkan dengan GT Mode. GT Mode dapat diaktifkan guna memberikan performa yang lebih meningkat dari CPU, virtual RAM, dan sistem pendingin. GT Mode ini cocok digunakan untuk mendapat pengalaman gaming yang lebih maksimal dengan support dari Snapdragon 778G 5G.

    Dari aspek desain, Realme berkolaborasi dengan desainer ternama asal Jepang, Naoto Fukasawa, untuk memproduksi perangkat yang mengusung tema Ultra Slim & Master Design. Realme GT Master Edition ini juga memenangkan penghargaan desain iF 2021, yang setara penghargaan Oscar untuk industri desain.

    Memiliki bodi super tipis 8mm dan super ringan 174g membuat Realme GT Master Edition nyaman digenggam. Terinspirasi oleh hal yang paling merepresentasikan perjalanan yaitu koper, Naoto Fukasawa mendesain smartphone menjadi bentuk “koper”, dan mereplikasi grid horizontal koper, memungkinkan pengguna agar secara alami teringat akan nuansa liburan.

    Dengan performa andalan yang bertenaga, ringan dan desain master, Realme GT Master Edition menggendong baterai 4300mAh yang mendukung 65W SuperDart Charge. Selain itu, Realme GT Master Edition mendukung Vapor Chamber Cooling System, dengan area heatsink super besar yang dapat menutupi 100% sumber panas inti yang secara signifikan mengurangi suhu dan menjaga ponsel dalam kondisi performa maksimal.

    Pada sektor fotografi, Realme GT Master Edition dilengkapi dengan kamera utama 64MP, lensa ultra lebar 119°, dan lensa makro 4cm. Kamera utama 64MP dapat merekam dengan sempurna dari jauh ke dekat, dari siang hingga malam, dan dari portrait ke landscape. Sementara kamera selfie, tersemat sensor Sony IMX615 beresolusi 32MP F2.45 dengan bidang pandang FOV 85 derajat. Sensor Sony memungkinkan kualitas gambar yang lebih baik, dan dengan resolusi tinggi, pengguna dapat membuat setiap foto selfie menjadi sangat tajam.

    Selain menyediakan kamera berkualitas, Realme juga bekerja sama dengan banyak professional street photographer untuk menghasilkan street photography yang emosional dan bercerita.

    Terdapat 5 preset street photography yang dapat digunakan pengguna untuk menghasilkan kualitas foto yang memukau seperti: DIS Snapshot Mode, Street filter, B&W Plus filter, Dramatic filter dan Quick Launch (klik dua kali tombol volume bawah saat layar mati).

    Realme GT Master Edition mendukung kapasitas RAM 8GB dan ROM 256GB yang dapat memberikan kinerja penggunaan sehari-hari dengan super lancar. Selain itu, terdapat teknologi Dynamic RAM Expansion Technology (DRE) yang akan mengkonversi ROM menjadi virtual RAM untuk memperluas RAM agar aktivitas multitasking menjadi lebih lancar.

    Harga

    Ponsel besutan Realme ini juga menghadirkan fitur NFC, sehingga secara keseluruhan Realme GT Master Edition menjadi smartphone flagship killer 5G dengan desain tangguh, trendi, dan harga terjangkau.

    Memiliki dua pilihan warna trendi: Voyager Grey dan Daybreak Blue, Realme GT Master Edition dibanderol dengan harga Rp 4,999,000 untuk varian 8+256GB dan penawaran eksklusif online di JD.ID dan realme.com.

    Versi RAM 8GB dan ROM 128GB dengan harga flash sale Rp 4.699.000 akan segera tersedia pada akhir September 2021. Bagi yang ingin segera memiliki Realme GT Master Edition, jangan lewatkan Early Bird Sale pada malam ini 18 Agustus 2021, pukul 18:00 WIB di Shopee dan realme.com.[]

    Baca juga: Realme Mencapai 100 Juta Pengguna Secara Global

    Baca juga:Realme Hadirkan Pengisian Daya Nirkabel Magnetic Pertama untuk Android

  • 5 Cara Melindungi SIM Card dari Pencurian Data

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pencurian data pribadi melalui kartu SIM atau SIM card sering terjadi belakangan ini. Meski terbilang remeh, tetapi data pribadi seperti nama, alamat, NIK, foto, hingga nomor telepon terdapat di kartu kecil ini.
    Banyak oknum yang tidak bertanggung jawab yang dapat meretas data yang terdapat di dalam kartu SIM. Oleh sebab itu penting bagi kita untuk melindungi keamanan data pribadi di dalam SIM card tersebut. Berikut adalah lima cara lindungi kartu SIM dari pencurian data yang dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu, 7 Agustus 2021.

    1. Hindari Akses WiFi Publik

    Tanpa disadari, mengakses koneksi WiFi gratis di tempat-tempat umum dapat membuka peluang data di dalam kartu SIM bisa diretas. Pasalnya, WiFi publik tersebut memiliki tingkat keamanan yang relatif rendah sehingga sangat rentan sekali diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab.

    Para peretas biasanya mencari tempat-tempat publik seperti mal, kafe, atau restoran yang menyediakan WiFi gratis. Jika memang terpaksa harus menggunakan WiFi publik, maka pengguna disarankan menggunakan layanan VPN untuk melindungi akses internet yang digunakan dari WiFi tersebut.

    2. Lindungi Perangkat dengan Password

    Pencurian perangkat menjadi salah satu cara yang digunakan peretas untuk melakukan pencurian data melalui kartu SIM. Jadi sebisa mungkin hindari perangkat berada di luar pengawasan untuk mencegah perangkat hilang atau tercuri.

    Pun jika perangkat terlanjur hilang atau tercuri, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghubungi call center provider kartu SIM dan minta agar akun yang terhubung dengan perangkat untuk ditangguhkan sementara. Kehadiran password yang kuat juga dapat membantu mencegah kehilangan data pribadi saat perangkat hilang atau tercuri.

    3. Gunakan Otentikasi Dua Faktor

    Keamanan data pribadi di dalam kartu SIM juga dapat dijaga dengan menggunakan otentikasi dua faktor (two factor authentication). Pengguna dapat menggunakan aplikasi seperti Google Authentication atau Microsoft Authenticator untuk menghadirkan keamanan ekstra bagi data dalam SIM card.

    4. Gunakan Tambahan Kode PIN

    Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan kartu SIM adalah dengan menambahkan kode PIN. Dengan cara ini, jika ada oknum yang ingin mengkases atau mengubah data kita di dalam SIM card, maka mereka harus memasukan kode PIN tersebut. Kode PIN biasanya terdiri dari 6 sampai 15 digit angka agar tidak mudah ditebak oleh peretas.

    5. Jangan Membagikan Data Pribadi di Media Sosial Secara Sembarangan

    Media sosial menjadi salah satu celah bagi peretas untuk menelusuri history penggunaan korban untuk mencari informasi data. Pasalnya, platform media sosial dapat diakses dan dilihat oleh semua orang.

    Beberapa cara akan dilakukan oleh orang jahat mulai dari meneliti kepribadian dan kebiasaan korban hingga menipu dengan menyediakan layanan untuk mengganti kartu SIM baru. Bukan tidak mungkin dengan cara itu peretas dapat mengakses informasi korban, seperti email, password, bahkan akun bank.[]

    Baca juga: 5 Cara Amankan Ponsel dari Serangan Kejahatan Siber 

     

  • Realme Mencapai 100 Juta Pengguna Secara Global

    peloporberita.com/ | Jakarta – Realme mengumumkan dengan bangga pencapaiannya dalam penjualan 100 juta smartphone secara global yang mengukuhkan produsen ponsel asal China ini sebagai brand smartphone dengan pertumbuhan tercepat.

    Didukung dengan kinerja yang tangguh selama tantangan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Realme secara konsisten tetap menghadirkan produk terbaik hingga mencapai tonggak prestasi terbaru dalam sejarah perusahaan, yang menjadikannya sebagai merek smartphone global tercepat hanya dalam waktu kurang dari tiga tahun, menurut konsultan riset pasar, Strategy Analytics.

    Sebagai brand smartphone dengan pertumbuhan tercepat secara global, pada kuartal-2 tahun 2021, Realme mencatat tingkat pertumbuhan YoY sebesar 149%, seperti yang ditunjukan oleh firma riset International Data Corporation (IDC). Seluruh pencapaian ini semakin memvalidasi penjualan dan strategi bisnis realme di seluruh dunia.

    Didirikan pada tahun 2018, Relame menjadi brand yang paling diminati oleh kalangan muda sehingga membawa realme menjadi merek smartphone terbesar ke-7 di dunia. Pencapaian 100 juta pengguna ini merupakan prestasi spektakuler terbaru karena Realme selalu menjadi yang pertama.

    Sebelumnya, Realme adalah salah satu yang pertama menghadirkan teknologi pengisian daya tercepat di dunia, yaitu UltraDart 125W. Selain itu, Realme juga menjadi salah satu brand pertama yang menyuguhkan smartphone dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 888. Terlebih lagi, Realme juga menjadi yang pertama menghadirkan smartphone 5G dengan harga yang terjangkau.

    Realme MagDart Fast Charging
    Realme MagDart Fast Charging. (Foto: peloporberita.com/Realme Indonesia)

    Menargetkan pemuda global dan profesional muda sebagai kelompok konsumen telah memungkinkan realme untuk melompati banyak merek terkenal. “Anak-anak muda, baik konsumen maupun staf kami, telah mengajari kami untuk berani melompat ke masa depan dan menjadi trendsetter, memberi kami keberanian untuk mendisrupsi industri yang sudah mengakar,” ujar CEO Realme, Sky Li.

    Menurut Li, target selanjutnya dari Realme adalah untuk menggandakan pencapaian saat ini, yaitu mengirimkan 100 juta handset lagi pada akhir 2022 dan menyelesaikannya pada tahun 2023.

    Untuk mencapainya, Sky Li mengatakan Realme mengandalkan strategi pengembangan produk yang komprehensif yang akan memperluas penawarannya dengan menghadirkan perangkat unggulan Seri GT yang dijuluki sebagai ponsel ‘flagship-killer’ dalam waktu dekat ini.

    Perusahaan juga terus mengembangkan visinya untuk membangun ekosistem AIoT (Artificial Intelligence Internet of Things) yang lengkap untuk pengguna global dalam lima tahun ke depan. Untuk tujuan ini, Realme telah meluncurkan strategi 1+5+T, di mana 1 adalah ponsel, 5 adalah earphone True Wireless Stereo, perangkat wearable, TV, tablet, laptop, dan T adalah merek AIoT Realme, TechLife.

    Realme percaya pada kemampuannya untuk mengarahkan pengguna ke gaya hidup yang ditingkatkan secara teknologi dengan cara yang terjangkau dan berkelanjutan pada saat yang bersamaan. Dengan visi yang berani dan keberanian untuk menghadapi dunia, Realme siap untuk mendobrak hambatan dalam lingkungan yang kompetitif.

    Pencapaian Realme ini juga tidak terlepas dari antusiasme para Realme Fans, termasuk para Fans yang berada di Indonesia terhadap produk-produk yang dihadirkan oleh perusahaan.

    Realme Fans memegang peranan penting bagi perusahaan dan juga kerap memberi masukan agar perusahaan bisa menciptakan produk yang sesuai dengan ekspektasi. Karenanya, tiap tahunnya Realme juga menggelar Realme Fan Festival sebagai apresiasi kepada seluruh penggunanya.[]

    Baca juga: Realme MagDart Fast Charging Meluncur Secara Global

    Baca juga: Realme Hadirkan Pengisian Daya Nirkabel Magnetic Pertama untuk Android

  • Android 1-12, Berikut Perkembangannya dari Masa ke Masa

    peloporberita.com/ | Jakarta – Sistem operasi (OS) Android memulai kiprahnya tahun 2000-an. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Android Inc, sebelum Google mengakuisisinya. Android Inc didirikan pada Oktober 2003 di Palo Alto, California, Amerika Serikat (AS). Pendirinya adalah Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White.

    Google mengakuisisi Android Inc pada tanggal 17 Agustus 2005, menjadikannya sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Google. Pendiri Android Inc, yaitu Rubin, Miner dan White tetap bekerja di perusahaan setelah diakuisisi oleh Google.

    Pada perkembangan selanjutnya, HTC Dream adalah ponsel pertama yang dibekali dengan sistem operasi Android yang rilis pada tahun 2008.

    Android adalah sistem operasi sumber terbuka (open sources), dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi.

    HTC-Dream
    HTC Dream, ponsel Android pertama. (Foto: peloporberita.com/wikipedia)

    Berikut perkembangan sistem operasi Android dari masa ke masa yang dirangkum dari berbagai sumber, Rabu, 4 Agustus 2021.

    1. Android 1.0 Astro (Alpha)

    Android pertama kali lebih dikenal dengan Android Alpha. Dirilis pada 23 September 2008, yang sebenarnya versi awal dari Android ini akan dinamakan Astro, tetapi karena ada masalah hak cipta atas nama Astro, sehingga berubah nama menjadi Android Alpha.

    2. Android 1.1 Bender

    Android versi kedua ini dirilis pada 30 Februari 2009. Sama dengan sebelumnya, versi ini punya masalah penamaan karena Bender ternyata sudah ada yang punya dan dipatenkan. Awalnya, versi ini dirilis cuma untuk perangkat T-Mobile G1.

    3. Android 1.5: Cupcake

    Android Cupcke pertama kali dirilis pada 30 April 2009 dan pada versi ini ada peningkatan pada sisi pencarian dan UI yang lebih bersahabat dan mendukung teknologi CDMA

    4. Android 1.6 Donut

    Awal perilisan Android banyak memiliki bug, dan perlu pengembangan serta perbaikan. Hal ini dilakukan pada Android 1.6 Donut yang dirilis pada 15 September 2009.

    Ya artinya belum genap setahun semenjak perilisan Android 1.5 Cupcake atau hanya berselang lima bulan saja. Android pun menambahkan beberapa pembaruan, terutama dukungan pada layar ponsel yang lebih besar.

    5. Android 2.0 dan 2.1 Eclair

    Pada tahap ini terjadi penambahan fitur untuk peningkatan Google Maps, perubahan UI ditambah dengan browser baru, daftar kontak baru, dukungan flash untuk kamera 3.2MP dan bluetooth 2.1. Versi ini dirilis pada tanggal 9 Desember 2009.

    Sama seperti versi sebelumnya, Android 2.0 & 2.1 Eclair masih berfungsi untuk menutupi bug yang masih ditemukan pada sistem operasi mobile ini.

    Android 2.0 & 2.1 Eclair digunakan pada perangkat seperti HTC Nexus One.

    6. Android 2.2 Frozen Yoghurt (Froyo)

    Pada versi ini Android sudah mendukung penggunaan SD Card sebagai penyimpanan kedua dan sudah mendukung Adobe Flash Player 10.1. Froyo dirilis pada 20 Mei 2010 pada Google Nexus One.

    Walaupun sudah mulai dipergunakan pada beberapa brand, tapi tetap saja Android masih kalah bersaing dengan Symbian yang mendominasi pasar featured phone.

    Android 2.2 Froyo memberikan peningkatan pada kecepatan kerja, fitur USB tethering, WiFi hotspot, serta fitur keamanan.

    7. Android 2.3 Gingerbread

    Ada banyak peningkatan yang terjadi pada versi ini ketimbang sebelumnya. Girgerbread dirancang untuk memaksimalkan kemampuan aplikasi dan game dan mulai digunakannya NFC (Near Field Communication). Versi ini dirilis pada 6 Desember 2010 dan memiliki pengguna terbanyak dibanding versi sebelum-sebelumnya.

    Android versi ini juga terjadi berubahan terutama pada tampilan tatap muka alias user interface yang digunakan

    Mulai versi ini, banyak merek ponsel pintar mulai melirik menggunakan sistem operasi Android. Salah satunya Samsung Galaxy Series yang populer hingga saat ini.

    8. Android 3.0 dan 3.2 Honeycomb

    Pada versi ini, Android memfokuskan pada pengoptimalan pada tablet PC. Pertama kali diperkenalkan ke publik pada 22 Februari 2011 dan smartphone yang pertama kali mencicipinya adalah Motorola Xoom.

    Android 3.0 dan 3.2 Honeycomb yang menggunakan ikon lebah ini memang diperuntukkan penggunaannya khusus untuk perangkat tablet.

    Android 3.0 dan 3.2 Honeycomb pada 10 Mei 2011 ini untuk mendukung Samsung yang mulai meluncurkan perangkat tablet, Samsung Galaxy Tab Series untuk menyaingi Apple iPad.

    9. Android 4.0 Ice Cream Sandwich

    Pertama kali dirilis pada 19 Oktober 2011 dan Ice Cream Sandwich (ICS) langsung menjadi versi Android yang paling anyar. ICS juga pertama kali muncul di salah satu produk Samsung, Galaxy Nexus 7.

    10. Android 4.1 dan 4.3 Jelly Bean

    Pada versi ini Android membawa pembaruan yang cukup signifikan. Fitur-fitur baru pun ditambahkan seperti input keyboard, desain baru dari fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian via suara menjadi lebih cepat.

    Namun, tidak cuma itu pada Jelly Bean versi 4.2, Android memboyong fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, dan widget terbaru.

    Sistem operasi ini sendiri pertama kali dirilis pada Juni 2012 dengan membawa sejumlah peningkatan terutama di sektor pengolahan grafis.

    Dengan begini, tentu Android 4.1 dan 4.3 Jelly Bean bisa memberikan peningkatan fungsi pada user interface dan teknologi Vsync yang digunakannya.

    11. Android 4.4 KitKat

    Google butuh waktu setahun untuk bisa melahirkan KitKat. Salah satu alasannya karena Google merombak abis-abisan UI versi Jelly Bean dan pada tahap ini juga Android memiliki teknologi “Ok, Google” yang mendapat banyak pujian dari parak-pakar teknologi.

    Versi Android boleh dibilang yang terbaik karena menjadi favorit yang mendukung hampir seluruh perangkat smartphone di dunia. Sebab, Android 4.4 KitKat dapat memberikan optimalisasi yang baik, termasuk pada perangkat ponsel yang memiliki spesifikasi kurang mumpuni alias cukup rendah saat itu. Android 4.4 KitKat pertama kali dirlis pada Oktober 2013.

    12. Android 5.0 dan 5.1 Lollipop

    Android dan Google pun mulai secara rutin memperbarui sistem operasi mereka dalam selang waktu setahun. Termasuk Android 5.0 dan 5.1 Lollipop yang dirilis dan diresmikan pada Juni 2014.

    Bisa dibilang Android 5.0 dan 5.1 Lollipop menjadi pionir dibuatnya ponsel pintar flagship dengan spesifikasi cukup mumpuni.

    Versi Android ini sudah mendukung arsitektur 64-bit yang sudah memungkinan penggunaan RAM di atas 3GB. Salah satunya Asus Zenfone 2 yang sudah mengusung RAM 4GB saat itu.

    13. Android 6.0 Marshmallow

    Dari segi desain, UI yang disematkan di Marshmallow lebih dinamis dari versi sebelumnya. Selain itu juga ada fitur memory manager yang dimana kita bisa mengetahui penggunaan memori pada tiap aplikasi yang ada di perangkat.

    Android 6.0 Marshmallow juga menjadi suksesor dari versi Android sebelumnya. Sistem operasi ini sendiri pertama kali diperkenalkan pada Mei 2015 dan mulai dirilis pada Oktober 2015.

    Sistem operasi ini secara jelas memberikan peningkatan pada sistem keamanan dengan dihadirkannya fingerprint sensor sebagai sistem keamanan biometrik yang digunakan.

    Selain digunakan untuk mengunci layar, fingerprint sensor ini dapat digunakan untuk otentikasi Google Play Store dan pembelian dengan menggunakan Android Pay.

    14. Android 7.0 dan 7.1 Nougat

    OS inilah yang paling mutakhir dan terakhir dari Android. Pada versi ini Google ngasih banyak banget fitur-fitur baru yang memanjakan penggunannya.

    Sebut saja Google Assistant. Fitur paling iconic dari Nougat itu sukses membuat para pengguna Android bisa merasakan punya asisten digital yang siap membantu kapan saja.

    Pada versi ini juga, Android untuk pertama kalinya memiliki fitur Split-screen yang juga sukses menarik perhatian para pegiat teknologi khususnya smartphone.

    Android 7.0 dan 7.1 Nougat pertama kali diperkenalkan pada Juni 2016 dengan menampilkan ikon robot Android dengan batangan Nougat.

    Sistem operasi Android 7.0 dan 7.1 Nougat mengalami perubahan dari segi tampilan antarmuka. Selain itu ada juga fitur splitscreen untuk membagi tampilan layar untuk dua aplikasi sekaligus.

    15. Android 8.0 dan 8.1 Oreo

    Android 8.0 dan 8.1 Oreo menjadi sistem operasi Android paling terbaru yang banyak digunakan saat ini. Sistem operasi ini dirilis secara stabil mulai Agustus 2017 sudah mengalami pembaruan lewat versi Android 8.1 Oreo.

    Android 8.0 dan 8.1 Oreo menjadi versi Android kedua yang menggunakan makanan manis dari nama brand terkenal setelah Android 4.4 KitKat.

    Sistem operasi ini menawarkan pengalaman multitasking yang makin mumpuni dibanding versi sebelumnya. Selain itu, ada juga Project Treble yang memungkinkan pengguna mendapat pembaruan lebih cepat.

    16. Android 9.0 Pie

    Android 9.0 Pie yang secara resmi diperkenalkan pada Agustus 2018. Sistem operasi Android ini memberi banyak ubahan, terutama untuk HP dengan desain baru.

    Misal Android 9.0 Pie memberikan navigasi berupa gesture yang menggantikan tombol fisik Home, Back, dan Recent Apps.

    Fitur lainnya yang cukup berguna adalah sistem notifikasi, pengatur kecerahan, hingga sistem screenshoot terbaru yang lebih memudahkan pengguna.

    17. Android 10

    Android 10 (bernama kode Android Q pada masa pengembangan) adalah perilisan besar ke sepuluh dan versi ke-17 dari sistem operasi telepon pintar Android. Produk tersebut sekarang berada dalam beta publik

    Android Q Beta yang diluncurkan pada 13 Maret 2019 dan saat ini masih terbatas pada beberapa perangkat HP Android saja, seperti pada seri smartphone Google, yakni Google Pixel, Google Pixel XL, Google Pixel 2, Google Pixel 2 XL, Google Pixel 3, Google Pixel 3 XL, dan Google Pixel 3 Lite.

    Salah satu fitur Android Q Beta adalah Dark Mode alias mode gelap yang diklaim mampu meningkatkan performa baterai.

    18. Android 11

    Android 11 meluncur pada 8 September 2020. Kehadiran versi 11 ini menambah perkembangan sistem operasi besutan Google tersebut

    19. Android 12

    Berdasarkan kabar terbaru, Google saat ini sedang mengembangkan Android 12, sejauh ini masih dalam versi Beta.[]

  • Realme Hadirkan Pengisian Daya Nirkabel Magnetic Pertama untuk Android

    peloporberita.com/ | Jakarta – Realme Indonesia akan memperkenalkan inovasi terbarunya, MagDart, yaitu teknologi pengisian daya nirkabel magnetik pada Selasa, 3 Agustus 2021. Teknologi pengisian daya nirkabel magnetik ini akan dihadirkan Realme dalam sebuah acara Realme Magnetic Innovation. MagDart akan menjadi teknologi pengisian daya nirkabel magnetik tercepat di dunia yang akan membawanya ke era pengisian cepat berikutnya.

    Realme secara konsisten turut mengembangkan produk-produk yang terbaik untuk pengguna muda di Indonesia, terlebih lagi dengan hadirnya MagDart sebagai solusi pengisian daya tercepat tanpa kabel.

    Teknologi ini sangat andal, nyaman, dan aman untuk mengisi daya perangkat listrik. Selain itu, pengisian daya magnetik ini memberikan keuntungan yang efisien, hemat biaya, dan lebih aman dibandingkan dengan sistem pengisian tradisonal. Teknologi pengisian daya nirkabel magnetik ini kemungkinan akan terus menjadi tren baru yang sangat diminati di masa mendatang.

    Bersamaan dengan peluncuran MagDart, Realme Indonesia juga akan menghadirkan Realme Flash, smartphone Android pertama yang mengadopsi teknologi pengisian cepat magnetik. Selain itu, rangkaian aksesoris MagDart akan mendukung ekosistem pengisian nirkabel magnetik bersamaan dengan Realme Flash dan pengisian daya MagDart.

    Sebagai brand Tech Trendsetter, Realme selalu menghadirkan lompatan teknologi terdepan bagi pengguna mudanya. Di antaranya dengan menjadi salah satu yang pertama dalam meluncurkan pengisian cepat 65W SuperDart dan juga menjadi salah satu yang memperkenalkan pengisian daya 125W SuperDart di dunia. Melalui semangat itu, Realme selalu ingin memberikan inovasi teknologi terbaik untuk para pengguna agar bisa menikmatinya terutama dari segi pengisian cepat.

    Melalui MagDart, Realme ingin menjadi brand yang menghadirkan inovasi terbaru pertama kalinya. Penasaran dengan inovasi Realme menjadi yang pertama memperkenalkan pengisian daya nirkabel magnetic untuk Android? Ikuti terus informasinya dan jangan lupa untuk menyaksikan peluncurannya di YouTube Realme Indonesia pada tanggal 3 Agustus 2021.[]

    Baca juga: Realme MagDart Fast Charging Meluncur Secara Global

  • Vivo Y53S Resmi Meluncur, RAM 11 GB Harga 3 Jutaan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Vivo resmi meluncurkan varian Y53S di Indonesia dengan peningkatan spesifikasi mulai dari performa hingga fitur yang diperbaharui. Gawai yang dibanderol seharga Rp3,699 juta ini, hadir dengan 8GB + 3GB Extended RAM sehingga total RAM-nya mencapai 11 GB Serta 128GB ROM.

    “Untuk Vivo Y53S, kami menghadirkan kapasitas besar 8GB+3GB Extended RAM untuk mendukung pengalaman penggunaan ponsel terutama ketika mereka harus tetap terkoneksi oleh kegiatan hariannya dengan banyak dari rumah,” tutur Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma, Rabu, 28 Juli 2021.

    Vivo Y53S
    Vivo Y53S. (Foto: peloporberita.com/Vivo Indonesia)

    Edy menjelaskan, fitur tersebut membuat ponsel dapat membuka lebih dari 20 aplikasi dalam waktu bersamaan sehingga dapat memaksimalkan pengalaman multitasking. Sedangkan bentang layarnya mencapai 6,58 inci dengan resolusi Full HD.

    Untuk masalah Selfie jangan khawatir, ponsel ini memiliki kamera depan 16MP, serta tiga lensa di belakang 64MP+2MP+2MP. Pada kamera tersebut juga terdapat sejumlah fitur seperti Night Mode, Ultra Stable Videos (EIS), dan Eye -Tracking Autofocus.

    Kinerja ponsel ini, didukung chipset dari Helio G80 Gaming. Sementara baterainya berdaya 5000 mAh dengan fast charging 33W. Sela8in itu, juga mendukung 4G LTE, Wifi dan Bluetooth dengan dua warna menarik yakni Fantasti Rainbow dan Deep Sea Blue. []

  • Oppo Reno 6 Mulai Dijual Perdana di Indonesia

    peloporberita.com/ | Jakarta – Produsen Smartphone asal Tiongkok, Oppo mulai menjual perdana Oppo Reno 6 di seluruh Indonesia Jumat, 23 Juli 2021. Handphone pintar yang pertama kali diluncurkan pada 15 Juli 2021 itu kini bisa dibeli lewat seluruh mitra penjualan Oppo, baik secara offline maupun online.

    Oppo Reno 6 memiliki layar AMOLED berukuran 6,4 inci resolusi FHD+ 1080×2400 pixel. Layar ini memiliki refresh rate 90Hz, touch sampling rate 180Hz, dan rasio screen to body 91,7 persen.

    “Warna Aurora sebagai warna yang dapat selalu berubah nyatanya tetap menjadi favorit pengguna dengan persentase 56 persen pada masa pemesanan.”

    Pada ponsel ini dibenamkan quad camera dengan lensa utama wide 64 MP F/1.7, lensa ultrawide 8 MP F/2.2, lensa makro 2 MP F/2.4, dan lensa mono 2 MP F/2.4. Sedangkan kamera depannya memiliki resolusi 44 MP F/2.4.

    Terkait penjualan, PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto A, menjelaskan bahwa kontribusi penjualan Oppo Reno 6 terbesar kali ini melalui jaringan penjualan offline, terutama melalui toko–toko yang menjual smartphone Oppo yang tersebar di seluruh Indonesia. Disusul peritel modern, Oppo Store, dan dari penjualan online di e-commerce.

    Oppo Reno 6
    Oppo Reno 6. (Foto:Pelopor.id/Oppo Indonesia)

    Sejauh ini menurut Aryo Oppo Reno 6 mendapat respons yang cukup baik terutama dengan kehadiran fitur Bokeh Flare Portrait yang dapat digunakan untuk foto dan video. Selain itu, konsumen juga tertarik pada kapabilitas perangkat, baterai tahan lama, pengisian daya cepat, dan faktor desain dengan warna yang menarik.

    “Warna Aurora sebagai warna yang dapat selalu berubah nyatanya tetap menjadi favorit pengguna dengan persentase 56 persen pada masa pemesanan, sementara 44 persen memilih Stellar Back sebagai warna favorit mereka, terutama untuk konsumen pria,” tutur Aryo Jumat, 23 Juli 2021.

    Soal harga, smartphone Oppo Reno 6 dibanderol sebesar Rp 5.199.000. Selain itu, Oppo juga melakukan bundling dengan perangkat IoT. Dalam paket tersebut, pengguna bisa mendapatkan cashback Rp 100.000 untuk pembelian Oppo Reno 6 dengan Oppo Enco Buds atau Oppo Enco Air. Program ini berlangsung mulai 23 Juli hingga 31 Agustus 2021. []

  • Redmi Note 10 5G Meluncur di Indonesia dengan Harga Miring

    peloporberita.com/ | Jakarta – Xiaomi meluncurkan Redmi Note 10 5G di Indonesia pada Kamis, 22 Juli 2021 pukul 19.30 WIB malam nanti. Undangan peluncuran itu, diposting Xiaomi Indonesia di akun media sosialnya.

    Perilisan secara virtual ini, dilakukan di akun Youtube Xiaomi Indonesia. Secara global, Xiaomi telah meluncurkan Redmi Note 10 5G pada Maret 2021 lalu.

    Soal harga, GSM Arena menulis, Redmi Note 10 5G di AliExpress dibanderol US$ 189 atau sekitar Rp 2,7 juta untuk varian RAM dan memori 4 GB/64 GB. Harga yang tergolong murah ini bukan yang pertama kalinya untuk ponsel 5G Xiaomi.

    “(Smartphone) Ini untuk menjangkau sebanyak mungkin masyarakat Indonesia. Selain itu, memungkinkan mereka merasakan internet 5G.”

    Sebelumnya, Perusahaan asal Tiongkok ini telah merilis Poco M3 Pro 5G varian 4 GB/64 GB seharga Rp 2.599.000 dan Rp 2.899.000 untuk 6 GB/128 GB.

    “(Smartphone) Ini untuk menjangkau sebanyak mungkin masyarakat Indonesia. Selain itu, memungkinkan mereka merasakan internet 5G,” kata Head of Marketing Poco Indonesia Andi Renreng dalam siaran pers, pada Juni (29/6).

    GSM Arena melaporkan, spesifikasi Poco M3 Pro 5G dan Redmi Note 10 5G hampir sama. Di Indonesia, keduanya bisa mengakses spektrum frekuensi 1,8 GHz atau band n3 yang digunakan oleh Indosat. Selain itu, frekuensi 2,3 GHz atau band n40 dari Telkomsel.

    Akun Twitter Xiaomi Indonesia membocorkan, Redmi Note 10 5G akan memiliki kapasitas penyimpanan 128 GB dan RAM yang tersedia hingga 8GB. Selain itu ponsel menjalankan Android 11 dan MIUI 12. Redmi Note 10 5G juga mendukung pemindaian sidik jari di bagian samping.

    Dengan baterai menggunakan daya 5000 mAh, ponsel ini mendukung pengisian daya cepat 18W. Ada 4 pilihan warna menarik untuk ponsel anyar ini yakni Chrome Silver, Graphite Gray, Nighttime Blue, Auro Green.

    Cip yang dipakai Redmi Note 10 5G adalah MediaTek Dimensity 700 5G. Semikonduktor ini bisa memanfaatkan fitur konektivitas 5G Carrier Aggregation (2CC 5G-CA) dan Dual 5G SIM yang diproses dengan fabrikasi 7 nm.

    Baca juga : Smartwatch Facebook Punya 2 Kamera, Salah Satunya Bisa Dilepas

    Cip tersebut mendukung 64-bit, seperti Qualcomm Snapdragon 732G. Dengan sistem operasi 64-bit, Redmi Note 10 5G bisa menampung memori lebih dari 4 GB.

    Kamera utama Redmi Note 10 5G memiliki resolusi 48 megapiksel (MP). Lalu kamera makro dan depth masing-masing 2 MP, dan bagian depan 8 MP.

    Sedangkan ukuran layarnya 6,5 inci dengan panel LCD IPS. Layar ponsel ini, mampu menampilkan kualitas hingga 1080 x 2400 pixel ditopang refresh rate level 90 Hz. []

  • Menko Airlangga: Banyak Orang Indonesia Punya 2 Smartphone

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, Indonesia memiliki potensi digital yang besar. Diantaranya, terungkap dari kepemilikan smartphone oleh masyarakat dimana banyak diantara mereka yang punya lebih dari satu telpon pintar.

    Hal ini, disampaikan Menko Airlangga dalam pertemuan dengan World Bank Regional Vice President for East Asia and the Pacific (EAP) Victoria Kwakwa secara virtual Rabu, 23 Juni 2021.

    “Potensi digitalisasi ekonomi di Indonesia cukup besar. Banyak orang Indonesia yang memiliki minimal dua smartphone, khususnya generasi muda. Mereka menggunakan itu untuk belajar, belanja, dan sebagainya,” ujar Menko Airlangga.

    Adapun nilai ekonomi digital Indonesia telah meningkat 11% ke US$44 miliar di 2020 dari US$40 miliar di 2019 dan diproyeksikan akan mencapai US$124 miliar di 2025. Dalam CPF 2021-2025 sendiri dibahas beberapa tema, yaitu: gender, digitalisasi, perubahan iklim, inklusi dari wilayah tertinggal.

    Sedangkan area kerja samanya terdiri dari empat area, yaitu: Menguatkan daya saing dan ketahanan ekonomi, Meningkatkan dan memperluas suplai dan akses kepada layanan infrastruktur berkelanjutan, Menjaga sumber daya manusia dan Menguatkan manajemen aset alami, penghidupan berbasis sumber daya alam dan ketahanan terhadap bencana.

    “Potensi digitalisasi ekonomi di Indonesia cukup besar. Banyak orang Indonesia yang memiliki minimal dua smartphone, khususnya generasi muda.”

    Sementara potensi kolaborasi dengan World Bank, antara lain dengan program dan pelatihan literasi digital untuk menambah keahlian digital, khususnya untuk meningkatkan adopsi teknologi digital untuk UMKM, lalu saling berbagi informasi tentang best practices dalam menciptakan talenta digital dengan negara-negara anggota World Bank lainnya.

    Juga dalam bentuk asistensi teknis untuk membangun kerangka kebijakan yang bagus dalam rangka menguatkan ekosistem ekonomi digital di Indonesia, serta program capacity building untuk mendukung program talenta digital yang sudah ada di Indonesia.[]