Tag: Rumah

  • Penjualan Apartemen di Singapura Tembus Level Tertinggi dalam 6 Bulan

    Jakarta | Penjualan apartemen di Singapura mencapai level tertingginya dalam enam bulan. Hal itu menandakan bahwa dampak pembatasan properti yang diberlakukan pemerintah semakin berkurang, lantaran ekonomi Singapura yang rebound itu telah memicu permintaan akan properti.

    Urban Redevelopment Authority menyebutkan, pembelian apartemen pribadi baru naik menjadi 1.356 unit pada Mei. Angka itu lebih dari dua kali lipat transaksi bulan sebelumnya dan tertinggi sejak November tahun lalu ketika 1.547 unit terjual.

    Sementara penjualan perumahan stabil pada tingkat yang lebih rendah pada bulan-bulan pertama tahun ini, ledakan properti di Singapura telah meninggalkan rekor rendah jumlah rumah baru untuk dijual, mengancam untuk melemahkan upaya pemerintah menenangkan pasar.

    Wakil presiden senior penelitian dan analitik di OrangeTee & Tie Christine Sun mengatakan, penjualan didorong oleh peluncuran dua proyek besar bulan lalu, dengan permintaan terutama datang dari penghuni yang telah menjual rumah mereka untuk beralih ke apartemen pribadi.

    “Sentimen biasanya pulih sekitar dua hingga enam bulan setelah setiap putaran tindakan pendinginan,” kata Sun seperti dikutip dari Bloomberg.

    Menurutnya ada preseden, di mana penjualan rumah baru melonjak 139,2% pada November 2018 dari bulan sebelumnya, setelah langkah-langkah untuk menenangkan pasar diterapkan pada Juli tahun itu. Demikian pula, penjualan rebound sebesar 63,6% pada September 2013, dua bulan setelah pihak berwenang memberlakukan batasan jumlah pemilik rumah yang dapat meminjam.[]

  • Erick Thohir: BTN dan BUMN Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Hunian Milenial

    Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, one stop solution diperlukan untuk memenuhi kebutuhan perumahan untuk milenial juga untuk generasi Z (Gen Z) lantaran perumahan merupakan masalah krusial di seluruh dunia, termasuk Indonesia dengan populasi lebih dari 273 juta jiwa.

    Hal ini disampaikan Erick saat memberikan sambutan di acara Pencanangan Penyediaan Pembiayaan dan Hunian Millenial di Kawasan Hunian Millenial, Samesta Mahata Margonda, Stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat.

    “Kita tidak bicara lagi milenial tapi juga Gen Z yang jumlahnya 53 persen dari total penduduk yang mengalami disrupsi teknologi, lapangan pekerjaan berubah, kesempatan berusaha berubah. Pemerintah harus dan pasti hadir agar Gen Z mendapat fasilitas terbaik tidak hanya bagi pekerjaannya tapi juga rumah tinggal sebagai kebutuhannya,” tuturnya, Sabtu (02/04/2022).

    Untuk itu sinergisitas antara BTN, Perumnas, KAI, BUMN Karya bahkan PLN dan Telkom untuk memberikan one stop solution kepada Gen Z diperlukan. Tujuannya, untuk mendapatkan kemudahan tidak hanya untuk perumahan tapi juga dalam melakukan pekerjaan.

    “Solusi yang ditawarkan ini bagaimana kita mensinergikan tanah yang disediakan oleh PT Kereta Api, Perumnas yang membangun dibantu oleh BUMN Karya, BTN yang memberikan financing dibantu oleh Jasa Keuangan, PLN dan Telkom bersinergi memberikan solusi yang terbaik,” ungkap menteri BUMN.

    Dengan sinergi dapat menurut Erick, memberikan sesuatu yang nyata kepada Gen Z yang hari ini sangat membutuhkan, tidak hanya perumahan yang affordable harganya tapi juga efisiensi dalam kesehariannya dimana saat bekerja mereka dapat mengakses fasilitas transportasi yang mempermudah pekerjaannya.

    “Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh Kementerian yang telah memastikan hal-hal ini terjawab, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh Direksi dan Komisaris BUMN yang percaya bahwa konsep perumahan ini bisa jalan, karena ini sebagai pilot project, baru tiga yang saya lihat, kalau ini bisa menjadi di puluhan tempat, ini akan menjadi solusi yang baik” tegasnya. []