Tag: Rumah Sakit

  • Astra International Kini Punya Lebih dari 5 Persen Saham Hermina

    Jakarta – PT Astra International Tbk (ASII) kembali menambah kepemilikan sahamnya di emiten sektor pengelola rumah sakit, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL). Dengan demikian, Astra International hingga kamis (09/06/2022) resmi memiliki 747,46 juta saham atau setara dengan 5,01% kepemilikan Medikaloka Hermina.

    Sebelumnya Astra International menjadi pemilik melalui mekanisme private placement yang dilakukan Hermina pada bulan April lalu, serta secara bertahap Astra terus menambah kepemilikan.

    Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro dalam konferensi pers usai menggelar RUPS Tahunan menyebutkan, kesehatan menjadi salah satu sektor yang di perhatikan perusahaan lantaran di anggap memiliki prospek cerah kedepan.

    “Astra selalu ingin lakukan evolving daripada portfolio kami. Saat ini kami memiliki tujuh lini bisnis. Tentunya kami ingin tak berhenti di sana agar Astra tetap relevan di masa mendatang,” tutur Djony (20/4/2022).

    Menurut Djony, langkah perusahaan berinvestasi di Hermina merupakan awal dari keterlibatan Astra International di sektor kesehatan.

    Di sisi lain pada tiga bulan pertama tahun lalu, Medikaloka Hermina mencatat laba Rp 283,25 miliar. Salah satu penyebab penurunan laba emiten rumahsakit ini adalah penurunan pendapatan sebesar 24,74% menjadi Rp 1,19 triliun dari sebelumnya Rp 1,58 triliun. []

  • Presiden Jokowi Resmikan RS Modular Jenderal TNI L.B. Moerdani di Merauke

    peloporberita.com/ | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Rumah Sakit (RS) Modular Jenderal TNI L.B. Moerdani di Merauke, Papua, pada Minggu (03/10/2021). “Alhamdulillah, pada sore hari ini pembangunan Rumah Sakit Jenderal TNI L.B. Moerdani sudah selesai dan siap dimanfaatkan untuk melayani masyarakat, utamanya masyarakat di Kabupaten Merauke,” ucap Presiden Jokowi dalam sambutannya.

    Kepala Negara mengungkapkan, pembangunan RS modular ini dilakukan dengan sangat cepat, dalam kurun waktu kurang lebih 20 hari dan semula dimaksudkan untuk penanganan pasien COVID-19 di Papua, khususnya di Kabupaten Merauke. “Tetapi karena kasus-kasus COVID-19 sekarang ini sudah menurun, sudah melandai, ini juga selain untuk mendukung pelaksanaan PON XX di Papua, ini nanti juga bisa dimanfaatkan pasca PON untuk melayani seluruh masyarakat yang ada,” ujarnya.

    Baca juga: TNI-Polri Pastikan Pengamanan Kunker Presiden Jokowi di Wilayah Sorong

    Seperti disampaikan Presiden Jokowi, RS Jenderal TNI L.B. Moerdani memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dari ruang rawat inap, radiologi, hingga farmasi. “Ada ruang rawat inap isolasi, karantina, laboratorium, IGD, OK, dan radiologi, dan juga farmasi yang sangat dibutuhkan untuk membantu penanganan-penanganan masyarakat yang sakit dengan pelayanan kesehatan yang cepat dan mudah dan terjangkau,” paparnya.

    Baca juga: Mendagri Dampingi Presiden Buka PON XX 2021 Papua

    Presiden Jokowi menambahkan, di masa pandemi seperti saat ini, fasilitas kesehatan sangat dibutuhkan terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau, sehingga masyarakat dapat terlayani ketika menghadapi masalah kesehatan. “Saya berpesan agar rumah sakit ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melayani seluruh masyarakat dengan pelayanan yang cepat dan nyaman,” pungkasnya.

    Turut hadir dalam peresmian itu antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Bupati Merauke Romanus Mbaraka. []

  • Profil Komedian Tukul Arwana yang Menderita Pendarahan Otak

    peloporberita.com/ | Jakarta – Komedian Tukul Arwana telah menjalani operasi pendarahan otak dan kini sedang dalam masa pemulihan. 

    “Alhamdulillah sudah dilakukan operasi. Sekarang sedang dalam masa pemulihan. Saya mewakili keluarga besar Tukul Arwana minta doanya agar beliau lekas pulih, lekas menghibur kembali di layar kaca, di stasiun TV,” ungkap manajer Tukul, Kimon, di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta, Kamis (23/09/2021), seperti dikutip dari Insertlive.com.

    Kimon juga membenarkan bahwa kondisi Tukul sudah mulai membaik. Namun ia belum bisa membeberkan secara lebih rinci, karena masih menunggu keterangan dari dokter.

    Sebelumnya, Tukul Arwana sempat tak sadarkan diri ketika dilarikan ke rumah sakit, pada Rabu malam (22/09/2021). 

    Baca juga: Sukses Jalani Diet, Ini Profil Desainer & Presenter Ivan Gunawan

    Profil Tukul Arwana

    Tukul Arwana adalah seorang pelawak dan pembawa acara televisi. Dia lahir di Semarang pada 16 Oktober 1963, dengan nama asli Riyanto. Ketika masih muda, Tukul sering tampil melawak di berbagai panggung perayaan 17 Agustus. Selain itu, ia juga pernah mencari nafkah sebagai sopir omprengan di Semarang. 

    Tukul kemudian hijrah ke Jakarta karena diajak temannya, Joko Dewo dan Tony Rastafara. Dalam keadaan ekonomi yang masih pas-pasan, pada tahun 1995, Tukul nekad menikah dengan wanita asal Minang bernama Susi dan mereka pun tinggal di sebuah rumah kontrakan, di daerah Cipete Utara, Jakarta Selatan. Saat itu, Tukul menafkahi keluarganya dengan menjadi sopir pribadi. 

    Sampai akhirnya ia melamar kerja di Radio Humor SK dan di sana ia bertemu dengan rekan pelawak yang lain, seperti Bagito, Patrio dan Ulfa. Kemudian, Tukul makin fokus pada kariernya di dunia hiburan ketika ia diajak main Lenong Rumpi oleh Ramon Papana, yang berlanjut menjadi pendamping Joshua Suherman di video klip ‘Air’ dengan icon diobok-obok.

    Baca juga: Profil Pedangdut ‘Hap’ Saipul Jamil Mantan Napi Pedofil

    Sejak itu, pintu kesuksesan mulai terbuka. Tukul pun diminta menjadi presenter dalam acara “Aduhai” di TPI dan acara “Dangdut Ria” di Indosiar. Kariernya makin cemerlang, setelah pada September 2005, ia menjadi presenter “Empat Mata” di TV7, yang kini bernama Trans7. Tukul terbilang sukses membawa program ini.

    Namun, acara tersebut pernah beberapa kali ditegur oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Pada 2007, “Empat Mata” menampilkan adegan Sumanto, si manusia kanibal. Sedangkan di tahun berikutnya, acara tersebut menampilkan adegan makan katak hidup-hidup. Akhirnya, KPI melarang penayangan “Empat Mata”. 

    Baca juga: Profil Coki Pardede yang Pakai Narkoba Lewat Dubur

    Untuk menyiasatinya, “Empat Mata” pun berganti nama menjadi “Bukan Empat Mata”. Berkat pembawaan Tukul yang terlihat ndeso dan kocak, program itu berhasil meraih penghargaan Panasonic Awards tahun 2009 dan 2010 untuk kategori talkshow hiburan. Tukul membawakan acara “Bukan Empat Mata” selama hampir 11 tahun, hingga akhirnya program itu berhenti tayang pada 2016.

    Pada tahun 2017, ia kembali diminta menjadi presenter talkshow di Kompas TV, dalam program “The Interview with Tukul Arwana”. Kemudian pada 2020, ia menjadi pembawa acara Tukul Arwana One Man Show di Indosiar. []

  • Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang Contoh Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI

    peloporberita.com/ | Jakarta – Rumah Sakit Tingkat II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang akan menjadi rumah sakit percontohan pelayanan publik terintegrasi di lingkungan TNI. Rumah Sakit Tk. II dr. Soedjono Magelang merupakan Rumah Sakit TNI-AD dan pusat layanan rujukan kesehatan Angkatan Darat di wilayah Kodam IV/ Diponegoro.

    Rumah Sakit Tk. II 04.05.01 dr.Soedjono yang berdiri sejak tahun 1917 bertekad untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan komitmen, semangat dan dedikasi yang tinggi serta mengikuti perkembangan teknologi yang tepat guna.

    “Jadi saat pendaftaran pasien tidak perlu antri lagi, cukup menyebutkan nomor pendaftaran dan ke Poli mana akan berobat, petugas kami akan langsung mengarahkan pasien untuk menuju Poli yang dituju.” 

    Berbagai pelayanan yang dilakukan antara lain, pelayanan rawat jalan, pelayanan rawat inap dan layanan penunjang medis yang telah ditingkatkan baik fasilitas/sarana maupun tenaga dokter dan tenaga kesehatan.

    Semua peningkatan pelayanan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan dan perawatan kesehatan yang berkualitas serta kenyamanan bagi pasien selama menjalani pengobatan dan perawatan di Rumah Sakit Tk.II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang.

    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang
    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang Contoh Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    “Sebagai salah satu terobosan layanan, Rumah Sakit Tk II 04.05.01 dr. Soedjono, kini meluncurkan layanan antar jemput pasien untuk pelayanan poliklinik Fisioterapi,” tutur Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Tk II 04.05.01 dr. Soedjono Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT, Senin, 23 Agustus 2021.

    “Layanan dapat dipesan dengan menghubungi nomor layanan +62-8122-7022-722. Layanan antar jemput adalah fasilitas layanan di unit fisioterapi untuk menjemput pasien dengan ketentuan radius sejauh 5 kilometer, dengan perjanjian atau kesepakatan tanpa dipungut biaya penjemputan maupun pengantaran pasien dengan ambulans,” sambungnya.

    Lebih lanjut dijelaskan, layanan unggulan yang tersedia di RS Tk II 04.05.01 dr. Soedjono meliputi Kemoterapi, Bedah Syaraf, Fisioterapi, Hemodialisa (cuci darah), Medical Check Up (MCU) serta Laboratorium PCR. Selain itu juga dilengkapi berbagai Poliklinik mulai dari poli umum, Poli anak, Poli internis (penyakit dalam), THT, hingga pemeriksaaan kesehatan jiwa.

    Khusus Fasilitas Unit Fisioterapi RS Tk II 04.05.01 dr Soedjono memiliki peralatan yang lengkap dan canggih seperti Hydro therapy dengan kolam dan Whirpool, Vacumed serta alat-alat latihan yg menggunakan sistem komputer.

    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang
    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang Contoh Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    Dengan sistem jaringan online, masyarakat di wilayah Kota Magelang maupun di luar wilayah Magelang dapat melakukan pendaftaran pasien dan jadwal praktek dokter spesialis secara online.

    Selain itu RS Tk 04.05.01 II dr Soedjono juga sudah menjadi pelopor pemanfaatan sistem ERM atau Elektronik Rekam Medik di jajaran RS TNI AD dengan menggunakan sistem yang terintegrasi mulai pendaftaran sampai pasien mendapatkan obat secara paperless, sesuai dengan konsep green hospital yang ramah lingkungan meminimalisasi penggunaan kertas.

    “Kami melayani semua pasien rujukan maupun pasien biasa, pendaftaran bisa dilakukan secara online dengan jadwal dokter sesuai dengan kebutuhan pengobatan pasien,” tegas Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT.

    “Jadi saat pendaftaran pasien tidak perlu antri lagi, cukup menyebutkan nomor pendaftaran dan ke Poli mana akan berobat, petugas kami akan langsung mengarahkan pasien untuk menuju Poli yang dituju.” lanjutnya.

    “Hal ini menjadi komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan, bukan hanya kepada warga Magelang, tetapi seluruh masyarakat yang akan berobat ke Rumah Sakit dr. Soedjono, dan harapan kami dapat memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat tanpa membedakan,” tandasnya.[]

  • Personel Satgas Yonif 144/JY Semangat Menggebu Bantu Pendistribusian Oksigen ke Rumah Sakit di Perbatasan

    www.pelopor.ID, Jakarta – Personel Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/Jy membantu pendistribusian Oksigen ke rumah sakit yang membutuhkan di daerah Badau Kecamatan Badau kabupaten Kapuas Hulu Kalbar.

    Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Badau, Kamis (22/7/2021).

    “Anggota kesehatan kami membantu pendistribusian oksigen ke rumah sakit di wilayah perbatasan, sebagai usaha mencegah terjadinya kelangkaan oksigen di setiap rumah sakit, tabung oksigen yang distribusikan ke RSUD Putusibau.

    Sementara itu, Kepala Puskesmas Badau, dr. Maria, sangat berterima kasih atas bantuan personel Satgas dalam membantu pendistribusian oksigen ke rumah sakit yang dipimpinnya.

    “Kami sangat senang dan terbantukan atas anggota satgas yang membantu pendistribusian oksigen ini, sehingga bisa mencegah terjadinya kekurangan oksigen di rumah sakit perbatasan ini,” ujar dr Maria Kapukesmas Badau.

    Anggota Satgas Pamtas yang melaksanakan membantu pendistribusian oksigen Serda Toni Indriyono beserta 3 rekan anggota satgas menggunakan ambulans Puskesmas Badau, kegiatan berjalan dengan lancar dan aman, serta selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (TK/Red)

  • RSPJ Ekstensi Asrama Haji Pondok Gede Siap Beroperasi Sebagai RS Covid

    peloporberita.com/ | Jakarta – PT Pertamina Bina Medika IHC akan mengoperasikan Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) Ekstensi Asrama Haji yang dikelola oleh RS Pertamina Jaya, salah satu unit usaha PT Pertamina Bina Medika IHC sebagai RS rujukan COVID-19.

    “Selamat dan saya yakin RS Ekstensi IHC yang dibangun ini akan sangat bermanfaat untuk perawatan pasien Covid-19 dan juga menghadapi ancaman bila terjadi mutasi-mutasi baru dari Covid-19,” tutur Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan saat meresmikan RS Rujukan Covid-19 tersebut secara virtual Senin 19 Juli 2021.

    “Kita akan terus menambah lokasi isolasi terpusat dan RS Modular serta Rumah Oksigen. Kemarin saya juga sudah meninjau Rumah Oksigen dan model ini bisa kita tambahkan lagi di luar DKI.”

    “Saya rasa ini hasil kerja riil yang perlu kita apresiasi bersama, sinergi yang luar biasa dari Kementerian BUMN bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan yang di lapangan didukung oleh tim dr. Fathema,” sambungnya.

    Sebelumnya Menko Luhut juga telah mengunjungi Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta Timur yang dikelola Kementerian Kesehatan dan saat ini memiliki 900 tempat tidur. Kemudian, RSPJ Ekstensi Arafah Asrama Haji Pondok Gede memiliki 145 bed ICU dengan kelengkapan alat yang luar biasa. Sedangkan untuk kebutuhan Iso tank dan oksigen di RS tersebut, sudah dibantu oleh IMIP Morowali, Pertamina, Kementerian PUPR, dan Samator.

    “Kita akan terus menambah lokasi isolasi terpusat dan RS Modular serta Rumah Oksigen. Kemarin saya juga sudah meninjau Rumah Oksigen dan model ini bisa kita tambahkan lagi di luar DKI tujuannya seperti permintaan Presiden agar rakyat kita yang berada di tempat-tempat yang kurang beruntung bisa segera diidentifikasi yang positif dan kemudian dirawat dengan baik,” jelas Menko Luhut.

    Luhut
    Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.(Foto: Pelopor/Kemenko Marves)

    Lebih lanjut Menko Luhut menjelaskan bahwa tim dari Kementerian BUMN dibantu Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan dan Kementerian/Lembaga terkait juga sedang mendorong percepatan untuk Wisma Nakes dan RS Modular Tanjung Duren.

    Booster vaksinasi untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) juga sudah dimulai untuk memberikan perlindungan kesehatan yang optimal bagi mereka. Hal ini juga dikaitkan dengan meningkatnya kasus Covid-19 Varian Delta secara signifikan di negara-negara lain.

    Menko Luhut berharap pengadaan konsentrator Oksigen, generator Oksigen, dan RS keliling dapat dipercepat. Ia menyebutkan bahwa Thailand, Myanmar, Filipina, Malaysia, negara Uni Eropa dan Amerika Serikat sudah mulai antri untuk alat-alat tersebut.

    Menko Luhut juga mengingatkan untuk mewaspadai gelombang ketiga pandemi Covid-19 yang kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat. WHO juga sudah mengumumkan kemungkinan varian baru yang akan muncul dengan tingkat penularan yang lebih cepat dan infeksi lebih kuat.

    “Kita masih harus menghadapi ancaman ke depan. Kita tidak bisa habiskan waktu kita berdebat di sana-sini, tapi yang penting kita bekerja untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan terburuk ke depan,” ujar Menko Luhut.

    Tak lupa, Ia menyampaikan apresiasi tinggi untuk para Nakes yang sudah berjuang bersama menghadapi pandemi Covid-19.

    Nakes
    Ilustrasi Tenaga Kesehatan.(Foto: Pelopor/Kemenko Marves)

    “Mari kita terus sinergi dan gotong royong untuk menghadapi Pandemi Covid-19 ini, kita tidak dapat menghadapi “musuh yang tidak terlihat” ini sendiri. Kebersamaan, solidaritas, Persatuan dan Perubahan Perilaku kita adalah kunci dalam menghadapi Krisis ini,” taandas Menko Luhut.

    Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa saat ini semua kementerian sedang bekerja 24 jam untuk melayani masyarakat dan berharap Indonesia segera sembuh dari Covid-19.

    “Tentu saya juga sangat apresiasi gotong royong yang dilakukan juga oleh masyarakat hari ini. Tidak hanya kami kementerian, banyak sekarang pihak swasta, tokoh-tokoh masyarakat yang juga bersama-sama bergotong-royong menangani Covid-19 ini. Saya yakin tidak mungkin kami pemerintah bisa sukses melakukan program-programnya tanpa peran aktif dari masyarakatnya,” ucap Erick.

    Turut hadir dalam acara ini secara langsung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menghimbau masyarakat agar melaksanakan tetap taat dalam melaksanakan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran covid-19 dan yakin Indonesia bisa melewati pandemi ini.

    Di lokasi yang sama, Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC dr. Fathema Djan Rachmat menyampaikan bahwa  RSPJ Ekstensi Asrama Haji memiliki 124 tempat tidur ICU, 74 mesin ventilator, dan 26 tempat tidur isolasi rawat recovery dan sebagian dilengkapi laboratorium. Rumah sakit ini juga akan dioperasikan oleh 320 tenaga kesehatan yaitu 210 perawat, 75 dokter, 15 analis, dan sisanya 20 apoteker.

    “Kami juga berharap rumah sakit darurat ekstensi ini semoga dapat bermanfaat untuk pelayanan covid-19 dan memperkuat pengendalian covid-19,” sebutnya. []

  • Wali Kota Bandung Upayakan Tambah Bed Pasien Covid-19

    peloporberita.com/ | Jakarta – Wali Kota Bandung Oded M. Danial, terus berupaya menambah bed atau tempat tidur di rumah sakit untuk para pasien Covid-19. Menurut Oded, kini pihaknya telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak untuk menambah 400 tempat tidur baru khusus untuk perawatan pasien Covid-19.

    “Kami juga akan terus berupaya menambah tempat tidur, yang masih memungkinkan di antaranya Rumah Sakit Kebon Jati di Kawaluyaan ada 300 tempat tidur. Saya sudah ngobrol dengan yang punyanya langsung. Alhamdulillah sudah ada tanda dan akan segera kita proses,” tutur Oded, Rabu (23/6/2021).

    “Pekan lalu saya sudah keluarkan surat edaran untuk penambahan kapasitas tempat tidur. Alhamdulillah, ada penambahan 36 persen. Tapi itu memang kejar-kejaran ketika tempat tidur ditambah yang memakai juga bertambah.”

    Oded menjelaskan, bahwa Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) yang lama di Jalan Astanaanyar juga berpotensi untuk menambah tempat tidur khusus perawatan pasien Covid-19.

    “Ada juga di RSKIA yang lama ada 100 (tempat tidur) lebih di sana,” sebutnya.

    Selain dua lokasi itu, sebelumnya Oded sudah meminta rumah sakit di Kota Bandung untuk menambah kapasitas tempat tidur. Namun kondisinya masih sangat waspada sebab penambahan tempat tidur juga dibayangi meningkatnya jumlah pasien yang masuk dalam perawatan di rumah sakit. Terlebih di Kota Bandung juga turut menampung pasien dari luar daerah yang jumlahnya bisa mencapai 50 persen.

    “Pekan lalu saya sudah keluarkan surat edaran untuk penambahan kapasitas tempat tidur. Alhamdulillah, ada penambahan 36 persen. Tapi itu memang kejar-kejaran ketika tempat tidur ditambah yang memakai juga bertambah,” tandasnya.

    Oleh sebab itu, Oded terus mendorong agar kelurahan memiliki tempat isolasi mandiri. Sehingga jika ada yang terpapar tanpa gejala ataupun dengan gejala ringan bisa ditangani secara kewilayahan.

    “Isolasi di kecamatan dari 151 kelurahan ada sekitar 130 kelurahan yang mereka punya isolasi tinggal 21 kelurahan lagi. Waktu ratas (rapat terbatas) terakhir saya perintahkan agar mereka bersama-sama menyiapkan isolasi di masing-masing kelurahan,” ujarnya. []

  • Jaga Pasokan Oksigen Rumah Sakit, Kemenperin Gandeng Asosiasi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kementerian Perindustrian menggandeng Asosiasi Gas Industri Indonesia (AGII) dan pelaku industri terkait untuk menjaga ketersediaan pasokan oksigen medis untuk kebutuhan sejumlah rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 seiring lonjakan kasus Covid-19 di beberapa daerah.

    “Kemenperin sudah membahas dengan asosiasi terkait kekurangan kekurangan oksigen di beberapa rumah sakit di Jawa Tengah. Mereka akan menyuplai dari pabrik-pabrik di Jawa Barat dan Jawa Timur. Kami akan terus memastikan kebutuhan oksigen di rumah sakit terpenuhi dan sudah disanggupi oleh asosiasi,” tutur Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang di Jakarta Rabu, 23 Juni 2021.

    “Jumlah tabung oksigen di Jawa Tengah hingga saat ini masih mencukupi, apabila kekurangan dapat lebih dulu menggunakan tabung milik produsen, atau mengambil stok yang ada di Jawa Barat dan Jawa Timur.”

    Seiring meningkatnya permintaan gas oksigen medis untuk pasien Covid-19, Menperin juga berharap pasokan listrik untuk industri berjalan lancar dan tidak ada gangguan, karena apabila listrik padam, mesin produksi di industri gas oksigen butuh waktu delapan jam untuk kembali beroperasi.

    “Oleh sebab itu, Kemenperin berharap industri yang menyuplai gas oksigen untuk medis juga mendapatkan pasokan listrik terus menerus. Kami meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan hal ini,” ungkap Menperin.

    Selain itu agar suplai logistik gas oksigen untuk medis berjalan lancar, Menperin berharap ada dispensasi bagi truk tangki yang membawa oksigen pada jalan-jalan tertentu menuju rumah sakit yang membutuhkan.

    “Ada jalur yang tidak dapat dilalui oleh truk tanki oksigen karena beban muatan yang cukup besar,” tegasnya.

    Kebutuhan oksigen medis dipasok dalam bentuk cair, karena banyak rumah sakit sudah memiliki instalasi gas oksigen.

    Oxigen Rumah Sakit
    Gas Oxigen untuk pasokan rumah sakit. (Foto:pelopor/gasmedisrumahsakit.com)

    “Selain itu, jumlah tabung oksigen di Jawa Tengah hingga saat ini masih mencukupi, apabila kekurangan dapat lebih dulu menggunakan tabung milik produsen, atau mengambil stok yang ada di Jawa Barat dan Jawa Timur,” tandas Menperin.

    Lebih lanjut, Kemenperin akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait pemutakhiran data kebutuhan oksigen di daerah, terutama rumah sakit yang menampung pasien Covid-19. Hal ini diharapkan bisa memastikan agar pasokan oksigen sesuai dengan kebutuhan daerah dan rumah sakit setempat.

    Adapun kapasitas produksi gas oksigen di Indonesia 650 juta ton per tahun, sebanyak 300 juta ton per tahun terintegrasi dengan pengguna. Saat ini utilisasi rata-rata industri gas oksigen sekitar 80% karena sangat tergantung lokasi. Sedangkan untuk tahun ini, hingga Juni 2021 tercatat sudah ada tujuh juta liter oksigen yang dipesan.

    “Produksi dan distribusi gas oksigen diprioritaskan untuk kebutuhan rumah sakit dan fasilitas kesehatan dalam menangani lonjakan kasus Covid-19. Adapun gas oksigen untuk kebutuhan industri disalurkan setelah kebutuhan untuk rumah sakit atau fasilitas kesehatan terpenuhi. Hingga saat ini pengaturan keduanya masih terkendali,” tandas Menperin. []

  • Wali Kota Arief Tetapkan RSUD Kota Tangerang Sebagai RS Khusus Covid-19

    peloporberita.com/ | Jakarta – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang untuk memastikan keterisian BOR atau Tempat Tidur ICU dan Tempat Tidur perawatan Covid-19.

    Arief R. Wismansyah
    Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menetapkan RSUD Kota Tangerang sebagai RS Khusus Covid-19. (Foto:Pelopor/Pemkot Tangerang)

    “Saat ini keterisian BOR ICU di RSUD Kota Tangerang sudah 100% terisi dan untuk BOR Perawatannya sudah mencapai 93 % sedangkan untuk BOR pada RIT sudah mencapai 93,71 %, saya harap masyarakat bisa waspada terhadap penyebaran virus Covid-19 karena ketersediaan tempat tidur di fasilitas kesehatan sudah menipis,” tutur Arief berdasarkan keterangan tertulis Jum’at (18/6/21).

    Menurut Arief, saat ini RSUD Kota Tangerang ditetapkan sebagai rumah sakit khusus Covid-19, ini dilakukan agar masyarakat yang terpapar Covid-19 yang bergejala bisa segera dirawat di rumah sakit tersebut.

    “Kita tambah 30 tempat tidur khusus pasien Covid-19, kami maksimalkan tempat tidurnya dalam tiap ruangan, yang terpenting mereka mendapat perawatan.”

    “Sementara RSUD Kota Tangerang kita jadikan rumah sakit khusus covid-19, karena kasus covid-19 di Kota Tangerang sedang meningkat. Kita tambah 30 tempat tidur khusus pasien Covid-19, kami maksimalkan tempat tidurnya dalam tiap ruangan, yang terpenting mereka mendapat perawatan,” terang Arief.

    Arief R. Wismansyah
    Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menetapkan RSUD Kota Tangerang sebagai RS Khusus Covid-19. (Foto:Pelopor/Pemkot Tangerang)

    Tak lupa dan tak henti-hentinya Arief juga mengimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Sebab, di Kota Tangerang sedang terjadi peningkatan kasus khususnya di beberapa kecamatan.

    “Untuk masyarakat jangan lengah dan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan, sayangi diri, keluarga dan sesama terhadap virus Covid-19,” tegas  Arief. []