Tag: Rudal

  • Korsel dan AS Balas Rudal Korut dengan Pesawat Tempur

    Jakarta | Setelah Korea Utara meluncurkan delapan rudal balistik pada Minggu (05/06/2022), kini giliran Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) melakukan unjuk kekuatan dengan menerbangkan pesawat tempur, termasuk jet tempur siluman, di atas perairan di sekitar Semenanjung Korea pada Selasa (07/06/2022).

    Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan bahwa 16 pesawat tempur Korea Selatan, termasuk jet tempur siluman F-35 dan empat jet tempur F-16 AS, membentuk skuadron serangan di atas Laut Barat untuk menanggapi ancaman musuh.

    Manuver udara ini adalah unjuk kekuatan gabungan ketiga oleh sekutu di bawah Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol, yang telah bersumpah akan bersikap lebih keras terhadap Korea Utara.

    “Korea Selatan dan AS menunjukkan kemampuan dan kemauan kuat mereka untuk menyerang dengan cepat dan akurat terhadap provokasi apa pun dari Korea Utara,” katanya seperti dikutip dari Channel News Asia.

    Korea Utara meluncurkan delapan rudal balistiknya sehari setelah Seoul dan Washington menyelesaikan latihan bersama pertama mereka yang melibatkan kapal induk Amerika Serikat (AS) dalam lebih dari empat tahun.

    Latihan itu adalah latihan militer gabungan pertama sekutu sejak Yoon Suk-yeol menjabat presiden Korea Selatan bulan lalu, dan yang pertama melibatkan kapal induk sejak November 2017. Pyongyang sebenarnya sudah lama memprotes latihan bersama itu, dan menyebutnya sebagai latihan untuk invasi.[]

  • Korsel: Korea Utara Tembakkan Delapan Rudal Balistik

    Jakarta | Pihak militer Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara telah meluncurkan delapan rudal balistik dari berbagai lokasi pada Minggu (05/06/2022), sehari setelah Seoul dan Washington menyelesaikan latihan bersama pertama mereka yang melibatkan kapal induk Amerika Serikat (AS) dalam lebih dari empat tahun.

    Latihan itu adalah latihan militer gabungan pertama sekutu sejak Presiden baru Korea Selatan Yoon Suk-yeol menjabat bulan lalu, dan yang pertama melibatkan kapal induk sejak November 2017.

    Pyongyang telah lama memprotes latihan bersama itu, menyebutnya sebagai latihan untuk invasi.

    Pyongyang telah menggandakan peningkatan program senjatanya tahun ini, meskipun menghadapi sanksi ekonomi yang melumpuhkan, dengan para pejabat dan analis memperingatkan bahwa rezim sedang bersiap melakukan uji coba nuklir baru.

    “Militer kami mendeteksi delapan rudal balistik jarak pendek yang ditembakkan oleh Korea Utara,” kata Kepala Staf Gabungan Seoul seperti dilansir dari AFP.

    Disebutkan bahwa rudal-rudal itu diluncurkan dari berbagai lokasi selama periode 30 menit, termasuk Sunan di ibu kota Pyongyang, Tongchang-ri di provinsi Pyongan Utara, dan Hamhung di provinsi Hamgyong Selatan.

    Mereka menempuh jarak yang berbeda, mulai dari 110 kilometer (68 mil) hingga 670 kilometer, dan terbang pada ketinggian berbeda hingga 90 kilometer.

    Analis mengatakan tembakan rudal ini adalah salah satu dari hampir 20 uji coba senjata oleh Pyongyang sepanjang tahun ini, yang menjadi pesan tajam dari Korea Utara untuk Korea Selatan dan AS.

    “Ini menunjukkan niat Korea Utara untuk menetralisir sistem pertahanan rudal Korea Selatan dan Amerika Serikat dengan beberapa serangan simultan selama keadaan darurat,” kata peneliti di Institut Sejong, Cheong Seong-jang.[]