Tag: Rivian Automotive

  • Ford Kurangi Porsi Kepemilikan Sahamnya di Rivian Automotive

    Jakarta | Ford Motor Co. mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di startup produsen kendaraan listrik, Rivian Automotive Inc., dengan melepas delapan juta saham senilai USD 214 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun.

    Dengan demikian, kini Ford hanya memiliki sekitar 94 juta saham atau 10,5% dari total saham perusahaan itu. Namun, melansir Reuters, Ford masih menjadi salah satu pemegang saham utama di Rivian Automotive.

    Pemegang saham terbesar di Rivian adalah T.Rowe Price Associates dengan menguasai kepemilikan 18,2% saham, yang diikuti Amazon.com Inc dengan 17,7% saham.

    Namun Amazon.com mengaku pendapatan operasionalnya pada kuartal pertama anjlok hingga 59%, yang sebagian besar dipicu oleh investasi pada produksi mobil Rivian.

    Amazon yang juga merupakan salah satu pelanggan utama Rivian, menargetkan bisa menerima 100.000 van pengiriman pada tahun 2024.

    Rivian memang mengalami kesulitan dalam bersaing di pasar kendaraan listrik, termasuk persaingan bisnis truk pickup listrik dengan Ford F-150 Lightning. Selain itu, startup ini juga terhambat oleh krisis pasokan sehingga membuatnya terpaksa mengurangi produksi tahun ini menjadi 25.000 unit.[]

  • Bangun Pabrik di Georgia, Rivian Dapat Insentif US$ 1,5 Miliar

    peloporberita.com/ |Jakarta – Negara bagian Georgia dan pemerintah daerah setempat akan memberikan insentif kepada produsen mobil listrik Rivian Automotive sebesar US$1,5 miliar atau sekitar Rp21,8 untuk pabrik baterai dan perakitan yang rencananya bakal dibangun di wilayah tersebut.

    Pabrik baterai dan perakitan senilai US$5 miliar atau sekitar Rp72,8 triliun yang bakal berdiri di timur Atlanta tersebut bakal menciptakan 7.500 pekerjaan menurut dokumen yang ditandatangani perusahaan dan negara bagian pada Senin (02/05/2022).

    Komisaris Pengembangan Ekonomi Georgia Pat Wilson mengatakan, pengumuman paket insentif industri tunggal itu merupakan yang terbesar dalam sejarah Georgia.

    Termasuk janji bahwa perusahaan akan mencapai investasi penuh dan target pekerjaan pada akhir 2028, dengan membayar pekerjanya rata-rata sebesar US$56.000 per tahun, ditambah tunjangan.

    Pemerintah daerah setempat juga berharap Rivian akan melabuhkan seluruh industri kendaraan listrik mereka di daerah tersebut.

    “Ini benar-benar tepat karena mereka menciptakan lebih banyak pekerjaan,” tutur Wilson dikutip dari BBC Rabu, (04/05/2022).

     

    Rivian, yang berbasis di Irvine, California, adalah produsen startup truk listrik dan van pengiriman komersial. Perusahaan tersebut, menantang pembuat mobil mapan seperti Ford dan General Motors serta pemimpin industri kendaraan listrik, Tesla.

    Perusahaan ini, telah memproduksi kendaraan di pabrik pertamanya di Normal, Illinois. Rivian sendiri berharap untuk memulai pembangunan pabrik di Georgia pada awal musim panas ini sehingga dapat memulai produksi pada 2024 dengan target produksi 400.000 kendaraan per tahun. []

    [irp]

  • Rivian Berhasil Catatkan Kinerja Positif di Kuartal 1

    Jakarta | Produsen kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) Rivian Automotive Inc. telah memproduksi 2.553 kendaraan dan mengirimkan 1.227 mobil sepanjang kuartal pertama tahun ini.

    Kinerja itu terbilang positif, mengingat pada kuartal ketiga tahun lalu mereka hanya memproduksi 1.015 kendaraan dan mengirimkan 920 kendaraan, setelah memulai pengiriman truk pikap R1T.

    Melihat pencapaian itu, Rivian pun yakin bisa memenuhi target produksinya yang ditetapkan sebanyak 25.000 unit pada tahun ini. Melansir Reuters, angka itu telah direvisi dari yang sebelumnya dipatok 50.000 unit, lantaran masih dibayangi kendala pasokan komponen.

    Rivian memiliki pabrik di Normal, Illinois, Amerika Serikat (AS), yang saat ini memproduksi kendaraan sport R1S, truk pikap R1T dan van pengiriman untuk investor dan pelanggan Amazon.com Inc.

    Pabrik tersebut memiliki kapasitas tahunan 150.000 unit dan Rivian berniat meningkatkan kapasitas itu menjadi 200.000 pada tahun depan, seiring dengan strategi perusahaan menambah kendaraan model baru.

    Selain di Illinois, Rivian juga memiliki pabrik lain di dekat Atlanta, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2024. Tak hanya kendaraan, pabrik tersebut juga akan membuat sel baterai.[]

  • Rivian Automotive Yakin Target Produksi Tahun Ini Dapat Terpenuhi

    Jakarta | Startup yang memproduksi kendaraan listrik, Rivian Automotive Inc. optimistis bisa memenuhi target produksi 25.000 unit kendaraan tahun ini.

    Sebelumnya pada bulan lalu, Rivian mengatakan bahwa masalah rantai pasokan yang masih membayangi dapat memangkas produksi tahun ini dari yang direncanakan semula hingga setengahnya, menjadi 25.000 unit kendaraan.

    Optimisme itu salah satunya didukung oleh keberhasilan Rivian sepanjang kuartal pertama tahun ini yang telah memproduksi 2.553 unit dan mengirimkan 1.227 mobil kepada pelanggannya.

    Mengutip Reuters, perusahaan rintisan ini memiliki pabrik di Normal, Illinois, yang saat ini memproduksi kendaraan sport R1S, truk pikap R1T dan van pengiriman untuk investor dan pelanggan Amazon.com Inc.

    Total kapasitas produksi tahunan pabrik Rivian saat ini mencapai 150.000 unit dan ditargetkan bertambah menjadi 200.000 unit pada tahun depan. Peningkatan kapasitas produksi itu dilakukan lantaran Rivian akan menambah kendaraan baru.

    Pada akhir tahun lalu, Rivian baru saja dipinang oleh Soros Fund Management, perusahaan milik taipan George Soros. Berdasarkan dokumen pengajuan kepada Securities and Exchange Commision (SEC) yang dikutip dari Reuters, nilai transaksi itu mencapai USD 2 miliar.

    Pembelian itu menjadikan Soros sebagai investor paling terkemuka dalam Rivian, sedangkan pemegang saham lainnya adalah Amazon dengan kepemilikan 20%.[]

  • George Soros Akuisisi Saham Rivian Automotive

    peloporberita.com/ | Soros Fund Management, perusahaan milik taipan George Soros, mengakuisisi 19,83 juta saham perusahaan rintisan truk listrik, Rivian Automotive Inc pada kuartal keempat 2021.

    Berdasarkan dokumen pengajuan kepada Securities and Exchange Commision (SEC) yang dikutip dari Reuters, nilai transaksi itu mencapai USD 2 miliar.

    Pembelian ini pun menjadikan Soros sebagai investor paling terkemuka dalam Rivian, sedangkan pemegang saham lainnya adalah Amazon dengan kepemilikan 20%.

    Rivian ditargetkan mampu menyediakan lebih dari 100.000 truk listrik ke perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat (AS) itu.

    Namun pada Desember lalu, perusahaan yang hingga kini belum memproduksi kendaraan konsumen itu mengatakan bahwa produksi tahun 2021 tidak akan tercapai akibat terhambat oleh rantai pasokan.

    Seperti diketahui, belakangan ini terjadi kelangkaan chip secara global, sehingga mengganggu kelancaran operasional suatu pabrik. Pada otomotif, terutama kendaraan listrik, chip digunakan hampir di seluruh aspek, misalnya untuk sistem navigasi, sistem hiburan dan lain-lain.

    Hingga saat ini, industri kendaraan listrik dunia masih dikuasai oleh perusahaan asal Amerika Serikat, Tesla Inc.[]

    Baca juga: Investasi di Rivian, Ford Raih Keuntungan USD 8,2 Miliar