Tag: Raffi Ahmad

  • Raffi Ahmad Umumkan Proyek Metaverse Pertama di Indonesia

    peloporberita.com/ – Raffi Ahmad resmi mengumumkan proyek metaverse pertama di Indonesia miliknya yang bernama RansVerse. Founder and Chairman RANS Entertainment ini menyatakan, ada lebih dari 24 ribu tanah virtual yang tersedia di metaverse tersebut.

    Nantinya, setiap orang dapat membeli dan memiliki aset di RansVerse. Raffi mengatakan, pihaknya serius menggarap proyek RansVerse. Dalam menciptakan RansVerse, Raffi Ahmad menggaet beberapa tim seperti, VCGamers, ShintaVR,UpBanx dan Rans Animation. Disebutkan saat ini sudah terdapat 300 animator untuk proyek tersebut.

    Di dalam RansVerse, setiap orang dapat bercengkrama dan bersosialisasi serta memiliki aset dengan mudah menggunakan VCG Token. RansVerse adalah metaverse yang menggunakan teknologi blockchain sebagai fondasi.

    Kehadiran RansVerse, tidak terlepas dari Shinta VR sebagai developer teknologi metaverse yang telah berkiprah sebagai salah satu perusahaan immersive technology di Indonesia sejak tahun 2016. []

  • Polisi Pastikan Video Mirip Nagita Slavina Hasil Rekayasa, Roy Suryo Yakin Asli

    peloporberita.com/ | Pihak kepolisian memastikan video asusila berdurasi 61 detik yang menampilkan sosok perempuan disebut mirip figur publik Nagita Slavina, adalah hasil rekayasa atau palsu.

    “Hasil koordinasi dengan Siber Polda Metro Jaya video itu fake alias palsu, hasil editing,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu Wardhana, Senin (17/01/2022), seperti dikutip dari CNN Indonesia.

    Sebelumnya, Presiden Kongres Pemuda Indonesia (KPI) Pitra Romadoni telah melaporkan penyebar video asusila berdurasi 61 detik yang menampilkan sosok perempuan yang disebut mirip Nagita Slavina.

    Dalam laporan yang diterima di Polres Metro Jakarta Pusat itu, disebutkan bahwa penyebar video dilaporkan terkait Undang-Undang Pornografi serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    Menurut Pitra, laporan itu dibuatnya karena video tersebut memuat konten asusila atau pornografi dan sudah menyebar di media sosial. Ia juga khawatir anak-anak di bawah umur dapat mengakses video tersebut.

    “Karena ini sangat, sangat sensitif sekali, apalagi di dalam berita membawa-bawa nama artis gitu, sebagai publik figur,” ujarnya pada Kamis (13/01/2022).

    Di sisi lain, Pakar Telematika Roy Suryo yakin, video tersebut bukan hasil rekayasa. Ia mengatakan lewat cuitan di akun Twitternya bahwa itu adalah video asli.

    “Rekayasa itu fotonya tempelan dan kemudian diedit, dan sebagainya. Saya jelas katakan itu bukan rekayasa. Jadi ini bukan video rekayasa, ini video benar,” ucap Roy dalam video yang diunggah ke Twitternya, beberapa waktu lalu.

    Menurut Roy, bagian tubuh dalam video itu tak bisa diakali dengan aplikasi lantaran durasi video cukup lama.

    “Karena kalau rekayasa itu misalnya ada Reface, ada software namanya FaceApp, itu biasanya merekayasa bagian wajah dan dengan durasi yang sangat terbatas,” katanya.

    Meski begitu, Roy Suryo tidak membenarkan bahwa perempuan yang ada dalam video tersebut adalah Nagita. Ia menyerahkan keputusan itu pada hasil analisis kepolisian. []

    Baca juga: Mensos Risma Ngefans Sama Nagita Slavina

  • Profil Taufik Hidayat yang Menolak Suap Oknum Official Malaysia

    peloporberita.com/ | Jakarta – Mantan atlet badminton Indonesia Taufik Hidayat mengatakan pernah hampir disuap oleh oknum official Malaysia di ajang Asian Games 2006. Ia menceritakan pengalamannya itu dalam sebuah wawancara bersama presenter Raffi Ahmad.

    Taufik bercerita, jelang semi final saat itu, oknum tersebut menanyakan berapa bonus yang diberikan Pemerintah Indonesia kalau Taufik jadi juara, dan berjanji akan menggandakannya jika Taufik mau mengalah pada Lee Chong Wei. Mendengar hal itu, Taufik langsung emosi dan memarahinya.

    Pada akhirnya, Taufik Hidayat sukses menaklukkan Lee Chong Wei di semi final, dan lanjut mengalahkan Lin Dan untuk merebut medali emas Asian Games. 

    Baca juga: Profil Vitalia Shesya yang Murka Disebut Cewek Simpanan

    Setelah mendengar kabar ini, Lee Chong Wei pun menelepon Taufik untuk bertanya langsung perihal kejadian tersebut. Chong Wei mengaku tahu siapa orangnya, namun ia tidak mau menyebutkan namanya. Bagi Chong Wei, hal ini sudah lama berlalu dan kita semua harus menatap masa depan. 

    Tidak hanya Chong Wei yang bereaksi. Asosiasi Badminton Malaysia atau Badminton Association of Malaysia (BAM) mengaku siap membantu dan terbuka bila ada investigasi atas dugaan percobaan suap official Malaysia kepada Taufik Hidayat. 

    Presiden BAM Tan Sri Norza Zakaria sudah memerintahkan Sekjen BAM Kenny Goh untuk memeriksa dugaan suap yang dilakukan oleh oknum official Malaysia di Asian Games 2006. “Saya sudah berkata pada Datuk Kenny untuk melihat pernyataan Taufik. Pertama, kami harus memverifikasi bahwa kejadian itu benar terjadi,” kata Norza seperti dikutip dari The Star.

    Baca juga: Profil Valentino ‘The Doctor’ Rossi Pensiun Akhir Musim 2021

    Profil Taufik Hidayat

    Taufik lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 10 Agustus 1981. Ia adalah mantan pemain bulutangkis tunggal putra Indonesia, yang berasal dari klub SGS Elektrik Bandung. 

    Pada Olimpiade Athena 2004, Taufik berhasil meraih medali emas dengan mengalahkan Seung Mo Shon dari Korea Selatan. Selain itu, ia juga menyandang gelar juara tunggal putra Asian Games 2002 dan 2006. Prestasi Taufik lainnya adalah menjuarai Indonesia Terbuka sebanyak enam kali, menjuarai Piala Thomas sebanyak empat kali dan Piala Sudirman sebanyak empat kali.

    Di luar karier bulu tangkis, Taufik sempat dikenal sebagai playboy yang sering berganti pacar. Ia pernah menjalin hubungan asmara dengan penyanyi Nola AB Three, Deswita Maharani, dan Linda Rahman. Bahkan seorang perempuan bernama Fanny, juga mengaku telah melahirkan anak dari hubungannya dengan Taufik saat masih sekolah. 

    Hingga akhirnya Taufik Hidayat melabuhkan hatinya pada Ami Gumelar, putri Agum Gumelar yang merupakan mantan Menteri Perhubungan pada Kabinet Gotong Royong. Taufik dan Ami menikah pada 4 Februari 2006, dan mereka dikaruniai 2 anak. 

    Baca juga: Profil Lionel Messi Mantan Bintang FC Barcelona

    Pada 30 Januari 2009, Taufik memutuskan mundur dari Pelatnas dan menjadi pemain bulu tangkis profesional, kemudian menjalin bisnis dengan Yonex dalam pengadaan alat olahraga. Ia juga memiliki sebuah kompleks olahraga di Kelapa Dua, Ciracas, Jakarta Timur, yang dinamakan Taufik Hidayat Arena.

    Taufik Hidayat mengakhiri kariernya sebagai atlet bulu tangkis pada usia 32 tahun. Momen itu terjadi di Istora Senayan sebelum final Indonesia Open, tepatnya 16 Juni 2013. Setelah selesai mengucapkan pidato perpisahan, Taufik menyerahkan sebuah raket kepada Jonatan Christie sebagai simbol penerus tunggal putra Indonesia.

    Selepas menjadi atlet, Taufik Hidayat pernah menjabat sebagai Staf Khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Bidang Komunikasi dan Kemitraan periode 2016-2018. Saat itu, Kemenpora dipimpin oleh Imam Nahrawi, terdakwa kasus suap dan penerimaan gratifikasi terkait dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Imam Nahrawi sempat menyeret nama Taufik Hidayat, dan meminta agar Taufik juga dijadikan tersangka dalam kasus tersebut. []

  • Mensos Risma Ngefans Sama Nagita Slavina

    peloporberita.com/ | Jakarta –  Raffi Ahmad menyatakan bahwa istrinya Nagita Slavina sangat mengagumi Menteri Sosial Tri Rismaharini. Hal ini, diungkapkan Raffi saat bertemu dengan mensos.

    Menurut Raffi, Istrinya mengagumi Mensos lantaran Risma dikenal tangguh, berprestasi, dan sangat peduli dengan kalangan masyarakat yang kurang beruntung.

    “Oh ngga, aku yang nge-fans Mbak Nagita. Dia orangnya baik banget,” tutur Bu Risma dalam pertemuan dengan sang ‘Sultan Andara’, Raffi Ahmad.

    “Sekarang RANS Entertainment pelan-pelan sudah ada foundation bu. Supaya kita juga bisa mengurangi dosa, ya bu.”

    Raffi yang pernyataannya “dipotong” Mensos pun, sontak tertawa.

    “Kebalik bu. Saya dan Nagita yang nge-fans ibu,” ungkap Raffi, bersama Mensos di Sentra Kreasi Atensi (SKA), Balai Pangudi Luhur Kementerian Sosial, Bekasi (21/6/2021).

    “Ngga, aku yang nge-fans Mbak Nagita. Dia orangnya baik,” Mensos kembali menyela.

    Raffi pun kembali tersenyum. Ia lalu menjelaskan dalam vlognya, lokasi dimana ia berada bersama Mensos.

    Sambil menghirup kopi Historisma, Raffi menjelaskan ia berada di SKA tempat yang rehabilitasi sosial bagi penerima manfaat dengan pembekalan berbagai keterampilan agar mereka bisa mandiri.

    Di sini, para penerima manfaat diajari berjualan makanan dan minuman, bertanam hidroponik, kerajinan tangan, salon, dan sebagainya.

    Raffi menyatakan kekagumannya terhadap gagasan Mensos. Ia menyatakan kesiapan RANS Entertainment – perusahaan yang dikelola Raffi Ahmad dan istrinya, Nagita Slavina, membantu Kemensos mempromosikan program serupa.

    “Bila ada lokasi serupa, kami RANS Entertainment siap membantu, bu,” sebut Raffi yang disambut positif Mensos.

    Raffi menyatakan, RANS Entertainment memiliki visi yang sama dengan Kemensos, yakni punya niat membantu kalangan yang kurang beruntung.

    “Sekarang RANS Entertainment pelan-pelan sudah ada foundation bu. Supaya kita juga bisa mengurangi dosa, ya bu,” ujar Raffi. Pernyataan ini disambut baik Bu Risma. []

  • Menteri Sosial: Tiru Perjuangan Raffi Ahmad dan Chef Renatta Raih Sukses

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Sosial (mensos) Tri Rismaharini menghadiri acara demo masak bersama Pembawa Acara Raffi “Sultan Andara” Ahmad dan Chef Renatta Moeloek, di Sentra Kreasi Atensi (SKA) Balai Pangudi Luhur Kementerian Sosial, Bekasi, dengan tajuk “Workshop Memasak dan Motivational Talks” (20/06/2021). 

    “Mas Raffi ini tidak tiba-tiba seperti sekarang ini. Dia berjuang dan tidak mudah di awal perjuangannya. Tapi karena dia bekerja keras, tidak putus asa, dan terus berdoa, dia bisa sukses.”

    SKA adalah sarana yang didirikan oleh Mensos Risma bagi para warga terlantar atau marjinal, di mana mereka bisa mendapatkan rehabilitasi sosial agar bisa berkreasi dan memiliki akses untuk kehidupan yang lebih baik, juga supaya bisa berdaya secara ekonomi. SKA juga menyediakan tempat untuk berbagi usaha. Diawali dengan pemberian pelatihan, mereka akhirnya bisa buka usaha kuliner di SKA milik Kemensos.

    Dalam acara ini, Mensos Risma juga memotivasi para penerima manfaat di seluruh Indonesia. Menurut Risma, sosok terkenal seperti Raffi Ahmad dan Chef Renatta tidak langsung sukses seperti sekarang, tetapi mereka melewati perjuangan dan tidak putus asa.

    “Mas Raffi ini tidak tiba-tiba seperti sekarang ini. Dia berjuang dan tidak mudah di awal perjuangannya. Tapi karena dia bekerja keras, tidak putus asa, dan terus berdoa, dia bisa sukses.” kata Mensos Risma.

    Chef Renatta Moeloek (kiri), Raffi Ahmad (tengah, Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan). (Foto: Pelopor/Kemensos)

    Kepada penerima manfaat dari beberapa balai milik Kemensos yang ikut hadir, Risma meminta mereka terus bersemangat dan tidak mengenal putus asa. Ia juga meminta agar para penerima manfaat mencontoh perjuangan Raffi Ahmad.

    “Bisa dicontoh perjuangan Mas Raffi. Meskipun dengan keterbatasan, jangan pernah menjadi halangan bagi kalian untuk maju dan sukses,” kata Mensos. “Ini bukan takdir ya anak-anak dan bapak ibu. Selama kalian punya usaha keras dan terus berdoa. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan,” lanjutnya. 

    Raffi Ahmad pun menjelaskan perjuangan yang harus dilaluinya sebelum meraih sukses seperti sekarang  “Saya mulai ikutan casting umur 13 tahun, dari Bandung ke Jakarta. Sendirian. Sudah antri dari jam 9.00 eh ngga diterima,” katanya. 


    Baca juga: Mensos Siap Jadi Mediator Pekerja Migran yang Tiba di Indonesia


    Ia juga mengatakan bahwa kariernya dimulai dari peran kecil-kecilan dengan honor yang kecil juga. “Saya dapat honor Rp 200.000 bu. Saya buat sewa hotel yang tarifnya Rp 20.000. Kepotong lagi uang transport,”  katanya. 

    Begitu juga dengan Chef Renatta, ia mengaku mengawali kariernya dengan menawarkan jasa memasak untuk orang lain dari pintu ke pintu. “Door to door, bu. Karena masakannya enak, saya bisa mendapatkan job memasak,” katanya. Raffi Ahmad menambahkan, “Sebelum takdir menjemput, tidak ada kata putus asa. Terus berusaha ya.” 


    Baca juga: Kunjungi Bedeng Cempaka Putih, Mensos Risma Dengar Curhat Warga Terdampak Pandemi


    Sebelumnya, Mensos Risma pernah mengembangkan program seperti SKA ini, ketika ia masih menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. “Saya di Surabaya mengembangkan program Pahlawan Ekonomi. Alhamdulillah, saat pandemi di mana banyak pihak kesulitan berusaha, mereka malah kenaikan 100%-200%. Maka kita harus pandai-pandai melihat situasi.” katanya. []