Tag: PON XX

  • Kodam XVII/Cenderawasih Turut Berpartisipasi Dalam Penutupan Peparnas XVI

    peloporberita.com/ | Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 telah resmi ditutup oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (13/11/2021) di Stadion Mandala Jayapura.

    Sebelum menutup Peparnas XVI, Presiden Jokowi menyaksikan pertandingan cabang olahraga Judo di GOR Trikora dan bulutangkis di GOR Cenderawasih. Selain itu, RI 1 juga melakukan kegiatan lain, salah satunya mengunjungi Pasar Noken Taman Imbi Jayapura.

    Perhelatan Peparnas XVI yang dibuka oleh Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin pada 5 November 2021 telah menjadi sejarah baru bagi Indonesia, khususnya Bumi Cenderawasih, lantaran pada Peparnas XVI kali ini Provinsi Papua meraih gelar Juara Umum.

    Baca juga: TNI Gelar Latihan Lintas Instansi Penanggulangan Bencana

    Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Sabtu (13/11/2021), disebutkan bahwa acara penutupan Pesta Olahraga Nasional bagi difabel ini tidak kalah meriahnya dengan PON XX. Suksesnya penutupan Peparnas XVI tentu membutuhkan kerja sama dari semua pihak, termasuk Polda Papua, Lantamal X Jayapura dan Lanud Silas Papare.

    Dalam acara penutupan Peparnas XVI, Kodam XVII/Cenderawasih berpartisipasi aktif agar perhelatan event nasional tersebut dapat berjalan dengan aman dan sukses. Untuk mendukung hal itu, Kodam XVII/Cenderawasih mengerahkan sekitar 1.900 personel sebagai unsur pengamanan. []

  • Kapolri Wujudkan Impian Atlet Tuban Peraih Emas PON Teuku Tegar Jadi Polisi

    peloporberita.com/ | Teuku Tegar Abadi adalah seorang atlet lompat galah yang telah mengharumkan nama Indonesia. Terbaru, Tegar berhasil meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Ia memiliki impian menjadi seorang polisi dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mewujudkan mimpi atlet asal Tuban, Jawa Timur itu dengan memberikan kesempatan melalui jalur rekrutmen proaktif.

    “Ya sudah nanti Mas Tegar akan didatangi anggota saya untuk bisa masuk polisi jalur rekrutmen proaktif. Karena memang Polri sangat butuh orang-orang yang punya prestasi dan tentunya kita senang kalau memang Mas Tegar ikut bergabung di kita,” ujar Kapolri Listyo Sigit saat melakukan panggilan video dengan Tegar, Sabtu (13/11/2021).

    Tegar pun mengaku bahagia menerima kabar itu. Ia juga menanyakan kepada Kapolri apakah setelah menjadi anggota polisi, masih diberikan kesempatan untuk terus berlatih sebagai atlet. Menjawab pertanyaan itu, Kapolri dengan tegas mengizinkan Tegar terus mengukir prestasi dengan terus berlatih.

    “Bisa dilanjutkan, dikembangkan, kita pengen mas Tegar bisa jadi polisi tapi juga sekaligus bisa mewakili polisi juga untuk membawa nama institusi di kancah nasional dan internasional. Nah itu tentunya kita dukung,” ucap Listyo Sigit.

    Baca juga: Kapolri Tunjuk Dedi Prasetyo Sebagai Kepala Divisi Humas Polri

    Kapolri pun menyempatkan diri untuk mengucapkan selamat kepada Tegar yang telah memecahkan rekor lompat galah. Ia meminta Tegar terus berlatih untuk persiapan bertanding di Sea Games tahun 2022.

    Kapolri juga memastikan bahwa Tegar tidak perlu khawatir akan dipungut biaya terkait dengan rekrutmen proaktif tersebut. Jika nantinya Tegar dipungut biaya oleh oknum, Listyo Sigit menegaskan untuk melaporkan hal tersebut ke pihak Propam. Menurutnya, kemampuan dan prestasi adalah hal nomor satu untuk menjadi seorang aparat penegak hukum.

    Diakhir percakapan keduanya, Listyo Sigit menyatakan proses rekrutmen proaktif akan diurus oleh jajarannya. Ia meminta Tegar untuk tetap terus latihan dan menjaga kesehatan.

    Tegar pun mengucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan menjadi seorang polisi. “Saya juga berterima kasih kepada Bapak Kapolri, Kapolda dan Karo SDM yang telah memberikan saya kesempatan untuk masuk di Polri,” katanya. []

  • Timboel Siregar: Sukses PON, Sukses Perlindungan Atlet oleh BPJS Ketenagakerjaan

    peloporberita.com/ | Pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021 telah sukses terselenggara. Seluruh pertandingan terlaksana dengan baik dengan menciptakan 90 rekor baru, baik rekor PON maupun rekor nasional.

    Hajatan olahraga akbar Indonesia di Bumi Cenderawasih ini terlaksana pada saat pandemi Covid-19. Namun dengan ketatnya protokol kesehatan yang disertai vaksinasi bagi para atlet, pelatih dan penyelenggara PON, pelaksanaan PON XX tidak menciptakan cluster penyebaran Covid19.

    Para atlet yang telah berkompetisi, tentunya tidak terlepas dari ancaman terjadinya cedera pada saat bertanding dan faktanya memang ada atlet yang cedera. Namun dengan telah didaftarkannya para atlet, pelatih dan penyelenggara pada program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian di BPJS Ketenagakerjaan, maka mereka yang mengalami cedera tersebut mendapatkan pelayanan kuratif hingga sembuh.

    Baca juga: Timboel Siregar: “Pak Presiden, Pelanggaran Upah Minimum Terus Terjadi!”

    Tidak hanya itu, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar menyebutkan bahwa santunan tidak mampu berkerja (STMB) pun akan diberikan, manakala para atlet yang mengalami cedera masih dalam proses perawatan atau pemulihan, sehingga belum bisa berlatih atau mengikuti event kejuaraan lainnya. Selama penyelenggaraan PON XX Papua, tercatat ada 38 atlet yang mengalami cedera saat bertanding.

    Salah satunya adalah seorang atlet voli indoor kontingen Jawa Barat, Yasmin Nafisah, mengalami cedera lutut pada saat bertanding dan mendapatkan penjaminan dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan telah didaftarkannya Yasmin Nafisah sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka perawatannya menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh sesuai rekomendasi medis yang diperlukan.

    Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci mengatakan, pihaknya siap menanggung semua biaya perawatan medis atlet Yasmin Nafisah sampai sembuh, sesuai dengan rekomendasi medis yang diperlukan. Atlet yang mengalami kecelakaan kerja hingga mengganggu fungsi kerja tubuh secara optimal atau bahkan menyebabkannya kehilangan organ tubuh, seluruh biaya rehabilitasi medis yang dikeluarkan dalam proses pemulihan akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja.

    Diikutkannya para atlet, pelatih, official maupun penyelenggara PON XX dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya perlindungan dan pemberdayaan mereka sebagai subyek pembagunan olahraga Indonesia.

    Baca juga: Gunnebo Group Diduga Menindas Hak Karyawan di Indonesia

    Semangat ini sejalan dengan visi olahraga yang pernah disampaikan Presiden Pertama RI Soekarno, yang menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana untuk membangun manusia, untuk membangun komunitas nasional yang berarti membangun bangsa, menciptakan rasa hormat antar-sesama.

    Menurut Timboel Siregar, hadirnya Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, seharusnya juga melibatkan Menteri Pemuda dan Olahraga, sebagai institusi yang melakukan pembinaan terhadap Pemuda dan atlet dan insan olahraga lainnya.

    Menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan adalah hak konstitusional pada pemuda juga, sehingga Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah selayaknya memastikan seluruh pemuda dan atlet Indonesia mendapat penjaminan dan perlindungan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

    Timboel Siregar berharap, untuk tahap awal, selain mendaftarkan para atlet, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga mendaftarkan seluruh pengurus organisasi kepemudaaan, seperti KNPI, HMI, GMKI, PMKRI, PMII, GMNI, HIKMABUDHI, KMHDI, IMM, KAMMI, GAMKI, dll ke program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian di BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan bagi mereka adalah pendorong kemajuan bangsa. []

  • Panglima TNI: TNI-Polri adalah Institusi Strategis Milik Rakyat Indonesia

    peloporberita.com/ | Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Mimika Provinsi Papua, Jumat (22/10/2021). Dalam kunjungan kerja itu, mereka turut didampingi oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

    Dalam keterangan tertulis penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, setibanya di Bandara Mozes Kilangin Timika, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan langsung menuju Mako Brigif-20/IJK/3 Kostrad yang dilanjutkan dengan acara penanaman pohon.

    Baca juga: Kapolri: Sinergitas TNI-Polri akan Wujudkan Kekebalan Komunal

    Dalam kata sambutannya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan bahwa TNI dan Polri adalah institusi strategis milik rakyat Indonesia. Ia juga menyatakan tugas TNI dan Polri sangat kompleks, mulai dari penugasan di daerah terpencil, pedalaman, perbatasan dan menghadapi terorisme.

    Tidak hanya itu, TNI dan Polri juga ditugaskan merawat masyarakat terpapar Covid-19, melaksanakan vaksinasi, mengajar masyarakat dan anak-anak di perbatasan. Itu semua berada di pundak prajurit TNI Polri. Pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia telah mempercayakan seluruh tugas itu pada pundak seluruh prajurit TNI Polri.

    Baca juga:  TNI Gagalkan Penyeludupan 5 Paket Ganja dari Papua Nugini

    Lebih lanjut, Panglima TNI juga mengapresiasi perhelatan akbar PON XX Papua yang telah berjalan dengan tertib, aman dan sukses. Hal ini menunjukkan bahwa prajurit TNI Polri telah melaksanakan tugasnya dengan baik. []

  • Wakil Presiden Ma’ruf Amin Resmi Menutup PON XX Papua

    peloporberita.com/ | Wakil Presiden Ma’ruf Amin resmi menutup ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021, pada Jumat, 15 Oktober 2021.

    Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Jumat (15/10/2021), setibanya di Bandara Sentani Jayapura, Wakil Presiden Ma’ruf Amin didampingi Ibu Wury Ma’ruf Amin, menutup secara resmi PON XX 2021 yang bertempat di Stadion Utama Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

    PON XX yang telah berlangsung sejak 2 Oktober 2021 meninggalkan banyak cerita menarik bagi masyarakat Papua dan juga seluruh kontingen yang turut berpartisipasi.

    Baca juga: Menko PMK Muhadjir Effendy: PON XX Ajang Promosi Pariwisata Papua

    Acara penutupan PON XX bisa terlaksana dengan baik dan lancar berkat kerja sama dari semua pihak, termasuk bidang pengamanan yang dalam hal ini turut melibatkan Kodam XVII/Cenderawasih.

    Asisten Operasi Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman menyampaikan bahwa dalam acara penutupan PON XX, pihaknya mengerahkan sekitar 2.800 personel untuk melaksanakan pengamanan.

    “Kerja sama yang dilakukan oleh semua pihak termasuk di dalamnya Kodam XVII/Cenderawasih, Polda Papua, Lantamal X Jayapura dan Lanud Silas Papare telah dapat dilaksanakan dengan baik. Semua ini sesuai arahan dari Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A agar semua pihak berkoordinasi dan berkomunikasi secara intens sehingga rangkaian acara penutupan PON XX dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses,” jelas Kolonel Surya. []

  • Menko Luhut Buka PON PAPUA XX dan Resmikan Mimika Sport Center

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membuka kejuaraan PON Papua XX Cabang Atletik di Timika, Papua. Selain itu, Menko Luhut juga meresmikan Mimika Sport Center di sana.

    “Jadi saya sudah membuka kejuaraan atletik dan saya senang hati karena ada Menteri Kesehatan, karena beliau sekalian melihat Covid, melihat vaksinasi dan saya senang lagi ada Pak Tony Wenas CEO dari Freeport Indonesia. Tadi kami sepakat bahwa atletik ini harus maju,” tutur Menko Luhut di Mimika Sport Center, Timika, Papua, Selasa, 5 Oktober 2021.

    “Nah sama kita akan bikin asramanya di sana maka juga bikin program sekolah sehingga nanti para atlet kita juga punya masa depan. Nanti siapa, nanti kita akan cari sponsor lain untuk khusus nanti Indonesia Timur.”

    Menko Luhut yang juga sekaligus Ketua Umum PB PASI ini menjelaskan, dalam memajukan atletik di Indonesia, pihaknya akan berusaha membuat training center di Timika tersebut dengan di mana nantinya puluhan atlet akan bersekolah di sana.

    “Sekitar kurang lebih 25 atau berapa puluh atlet akan sekolah di sini, nanti sponsor oleh Freeport dan kami akan memberikan satu pelatihan untuk atlet-atlet kita seperti nanti akan bicara atlet lari 5000 m, 10.000 m, marathon, dan juga tadi ada jarak 100 m, 200 m, dan 400 m. Kemudian kita urus semua makannya, nanti Freeport dengan kami kerjasama,” sebutnya.

    Selain pelatihan tersebut, nantinya para atlet juga akan mendapatkan pembelajaran umum seperti Matematika, Fisika, dan Bahasa ainggris, serta Wawasan Kebangsaan.

    “Nah itu mereka pelatihnya kami siapkan, pelatih sekarang kita rekrut bekas-bekas atlet yang bagus, kita train. Mudah-mudahan nanti pada akhir tahun long hiking dari stadion yang tidak semegah ini tapi standard lapangannya itu standard bagus pada ketinggan 1200 m,” tegas Menko Luhut.

    Pelatihan tersebut seperti lari 5000 m, 10.000 m, marathon, dan juga jarak 100 m, 200 m, dan 400 m. Pelatihan ini juga menurutnya dikarenakan Indonesia sepertinya spesialis dalam atlet lari.

    “Nah sama kita akan bikin asramanya di sana maka juga bikin program sekolah sehingga nanti para atlet kita juga punya masa depan. Nanti siapa, nanti kita akan cari sponsor lain untuk khusus nanti Indonesia Timur, dari mana aja itu, bisa Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi nah itu nanti akan berlatih di sana dan juga ada di Jakarta jadi dia bisa bolak-balik dan nanti kalau kita anggap ada yang naik dari sini bukan tidak mungkin kita sekolahkan ke luar untuk mereka maju,” tandas Menko Luhut.

    Sehingga, lanjut Menko Luhut, program ini semua dibikin fokus terukur, dengan demikian Indonesia akan bisa masuk pada tataran Asia dan tataran dunia.

    Dalam pembukaan PON Papua XX ini, Menko Luhut juga memberikan aba-aba tanda dimulainya perlombaan atletik lari 5000 m hingga memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba atletik lari 5000 m tersebur dengan mengalungkan medali. []

  • Menko PMK Muhadjir Effendy: PON XX Ajang Promosi Pariwisata Papua

    peloporberita.com/ | Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau arena dayung PON XX di Teluk Youtefa, Pantai Holltekamp, Jayapura, Papua, Sabtu (02/10/2021). Ia juga sekaligus menyaksikan pertandingan penyisihan mata lomba dayung nomor kano slalom, yang diikuti sejumlah tim di antaranya Provinsi Papua, Sumbar, Sumsel, dan Jabar.

    Dalam kesempatan itu, Menko Muhadjir menjelaskan, arena olahraga yang disediakan oleh pemerintah pusat ini bertujuan agar pembinaan atlet-atlet dayung nasional dapat tersalurkan dengan baik. “Dan juga agar para atlet dapat meraih prestasi, memelihara prestasi yang telah diraih di tingkat nasional,” ucapnya.

    Baca juga: Muhadjir Effendy: Kualitas Permainan Tim Sepak Bola PON XX Meningkat

    Muhadjir berharap, dengan adanya arena dayung ini, talenta-talenta atlet dayung terbaik bisa lahir di Papua. “Kemudian akan semakin banyak talenta-talenta muda cabang dayung ini bisa berlatih di tempat ini,” ujarnya. Selain itu, Muhadjir juga mengaku senang dengan hadirnya arena olahraga dayung di Provinsi Papua ini, sekaligus takjub dengan keindahan pemandangan di arena dayung di Teluk Youtefa.

    Baca juga: Muhadjir Effendy Tinjau Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Balarejo Madiun

    Fasilitas-fasilitas yang ada di arena olahraga dayung ini sudah berstandar internasional, sehingga menurutnya arena ini bisa dipromosikan untuk perhelatan internasional sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata Papua. “Itu yang penting karena sangat bagus untuk mempromosikan wilayah Papua ini. Dan juga untuk memberikan kesempatan kepada dunia bahwa kita punya fasilitas-fasilitas yang sudah standar berstandar internasional termasuk venue dayung ini,” kata Muhadjir.

    Menko PMK Muhadjir Effendy juga mengapresiasi antusiasme warga yang menyaksikan pertandingan olahraga dayung PON XX Papua. “Antusias luar biasa. Terutama untuk cabang-cabang tertentu, saya lihat untuk dayung juga banyak peminatnya, antusiasme masyarakat di sini sangat tinggi,” ungkapnya. Setelah menyaksikan pertandingan dayung, Menko PMK Muhadjir Effendy mampir ke Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura untuk membagikan 44 paket bansos dari gerakan Kemenko PMK Peduli kepada masyarakat. []

  • Mendagri Dampingi Presiden Buka PON XX 2021 Papua

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian hadir mendampingi Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Stadion Lukas Enembe Papua, Sabtu, 2 Oktober 2021. Dalam kesempatan itu, Mendagri hadir bersama sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju lainnya.

    Para menteri yang hadir itu di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pertahanan, Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Menteri Investasi. Selain itu, hadir pula Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Gubernur Papua, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

    “Melalui upacara pembukaan PON ini, menjadi bukti nyata bahwa seberat dan sebesar apapun persoalan yang dihadapi, akan dapat diatasi sejauh kita bersatu dan masing-masing menyadari dan bersedia menjadi bagian dari solusi.”

    Presiden hadir dengan mengenakan seragam khas PON Papua yang didominasi warna putih berpadu dengan merah. Seragam tersebut juga dikenakan oleh Mendagri, termasuk jajaran kabinet dan pejabat terkait lainnya yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Presiden membuka gelaran itu, di akhir kata-kata sambutannya.

    Sementara itu, Ketua Umum Komite Olaharaga Nasional (KONI) Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam laporannya menuturkan, jumlah atlet yang terdaftar dalam ajang PON XX sebanyak 6.116 yang berasal dari atlet tamu. Sedangkan atlet yang berasal dari tuan rumah Papua berjumlah sebanyak 923. Mereka bertanding pada 37 cabang olahraga.

    Marciano mengatakan, penyelenggaraan PON XX tersebar di empat klaster, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Adapun venue yang digunakan sebanyak 45 unit.

    Mendagri
    Mendagri Dampingi Presiden Buka PON XX 2021 Papua. (Foto:Pelopor.id/Kemendagri)

    Venue tersebut dibangun dengan standar nasional, bahkan sebagian di antaranya berstandar internasional. “Termasuk Stadion Lukas Enembe yang digunakan untuk pembukaan PON ke-XX 2021 hari ini,” kata Marciano.

    Dirinya berharap, PON XX tidak hanya sukses secara prestasi, tetapi juga sukses di bidang penyelenggaraan, administrasi, ekonomi, dan pasca PON digelar. Selain itu, ajang olahraga tersebut dugunakan untuk ajang silaturahmi dan alat pemersatu bangsa.

    Marciano mengatakan, gelaran PON mengalami berbagai kendala yang tidak ringan, seperti penyiapan sarana dan pra sarana pertandingan. Namun berbagai kendala tersebut dapat diatasi dengan baik, meski masih ditemukan beberapa kekurangan yang bersifat minor.

    "Melalui upacara pembukaan PON ini, menjadi bukti nyata bahwa seberat dan sebesar apapun persoalan yang dihadapi, akan dapat diatasi sejauh kita bersatu dan masing-masing menyadari dan bersedia menjadi bagian dari solusi," tuturnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Minggu, 3 Oktober 2021..

    Pembukaan berlangsung meriah, dengan suguhan instrumen cahaya dan kesenian budaya yang mampu memukau para penonton. Tak ketinggalan, upacara pembukaan ini juga dilengkapi dengan suguhan kembang api, yang membumbung tinggi di langit Stadion Lukas Enembe.

    Turut hadir dalam pembukaan PON XX Papua beberapa pimpinan lembaga tinggi negara, di antaranya Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti. []

  • Muhadjir Effendy: Kualitas Permainan Tim Sepak Bola PON XX Meningkat

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut, pertandingan sepak bola dalam ajang PON XX telah berlangsung dengan sangat baik. Menurutnya, kualitas permainan setiap tim telah mengalami peningkatan yang sangat baik.

    “Jawa Tengah dan Jawa Timur itu gudang pemain.”

    “Saya lihat permainannya sudah sangat meningkat dibanding sebelum-sebelumnya. Taktiknya lebih bagus. Ini mudah-mudahan pertanda bagus untuk persepakbolaan nasional kita,” tuturnya setelah menyaksikan laga fase penyisihan grup sepak bola putra PON XX Papua antara Jawa Tengah dan Jawa Timur di Stadion Mahachandra, Universitas Cendrawasih, Papua, Jumat, 1 Oktober 2021.

    Menko PMK menegaskan, pertandingan sepak bola di PON XX ini merupakan ajang unjuk gigi talenta muda berbakat, khususnya pemain Jatim dan Jateng. “Karena Jawa Tengah dan Jawa Timur itu gudang pemain. Sehingga Jawa tengah dan jawa timur ini bisa menaikkan (kualitas) permainannya,” ucapnya.

    Muhadjir Effendi
    Menko PMK Muhadjir Effendi menyaksikan laga fase penyisihan grup sepak bola putra PON XX Papua antara Jawa Tengah dan Jawa Timur di Stadion Mahachandra, Jumat, 1 Oktober 2021. ((peloporberita.com/Kemenko PMK)

    Muhadjir Effendy juga optimis, seusai PON XX akan banyak pemain yang akan menjadi bintang masa depan sepak bola Indonesia. "Saya kira kita akan banyak sekali talenta-talenta muda persepakbolaan nasional," katanya.

    Selain itu, Menko PMK juga mengapresiasi pelaksanaan protokol kesehatan di Stadion Mahachandra Jayapura yang sudah sangat baik. Dia menerangkan, sebelum masuk ke stadion, pihak panitia telah melakukan screening seperti mengecek suhu tubuh, dan mengecek sertifikat vaksin.

    Mesaki demikian, dia berpesan kepada para supporter untuk lebih memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dengan baik, dan menjaga jarak aman. Terlebih lagi, dalam pertandingan yang disaksikannya itu cukup meriah dihadiri oleh supporter tim Jatim yang memadati tribun penonton dan bersorak sorai mendukung tim kesayangannya.

    “Ya saya minta supaya diperhatikan betul protokol kesehatan memakai masker menjaga jarak. Sebetulnya tadi sudah diingatkan panitia, tapi saking semangatnya ya mereka banyak yang tidak disiplin menjaga jarak. Tapi kan sebelum masuk mereka kan sudah discreening, paling tidak sudah divaksin juga,” tegasnya. []