Tag: Polres metro Jakarta Barat

  • Polres Jakbar Tangkap 6 Tersangka Kasus Investasi Bodong Suntik Modal Alkes, Kerugian Rp 65 M

    Jakarta – Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, menetapkan 6 orang sebagai tersangka kasus investasi fiktif suntik modal alat kesehatan. Yakni RE (41) Direktur PT RBS dan pengelola investasi, AS (31) Direktur PT SM dan Pengelola Investasi, dan SK (43) Komisaris PT RBS dan membantu mengelola investasi dari RE.

    “Ketiga pelaku ini yakni RE, AS, dan SK yang merupakan pengelola investasi fiktif suntik modal alat kesehatan,” tutur Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes. Pol. Pasma Royce, di Jakarta, Rabu (08/06/2022).

    Kombes Pasma juga mengungkapkan, tiga pengelola investasi bodong itu dibantu tiga tersangka lainnya dalam beraksi. yakni YF (37) dan YD (41) sebagai perekrut korban atau bagian marketing serta NH (33) selaku admin atau penampung modal dari korban.

    Keenam tersangka diciduk polisi di sebuah apartemen Cengkareng, Jakarta Barat. Barang bukti yang disita dari penggerebekan ini, antara lain uang tunai senilai Rp 452 juta, 8 unit handphone, 1 unit laptop, 1 unit sepeda motor, 2 set tas mewah, 5 surat pembelian emas senilai Rp 20 juta, 10 buku tabungan, 10 kartu ATM, 4 token bank, dan 1 sertifikat apartemen.

    Kasus ini berawal pada September 2021, di mana tersangka YF membuat status di media sosial (Whatsapp dan Instagram) terkait investasi pengadaan alat-alat kesehatan di beberapa rumah sakit pemerintahan. Kapolres Metro Jakarta Barat mengatakan, YF mendapatkan informasi pengadaan alat kesehatan di BNPB itu dari tersangka RE. Sehingga YF menyampaikan kembali hal tersebut kepada para korban.

    “Tersangka AS dan RE yang juga mengetahui investasi itu sepakat dengan profit (yang dijanjikan). Jadi, dari AS dan RE ada keuntungan 20 persen dan diserahkan ke YF. Kemudian itu dipotong 1% sehingga diterima 19 persen keuntungan,” ungkapnya.

    Alat kesehatan
    ilustrasi Alat kesehatan. (Foto:Pelopor.id/Ist)

    YF sendiri, mengambil keuntungan 2 sampai 9 persen dan 10 persen sisanya akan diserahkan kepada para korban. Sejak September sampai Oktober, investasi ini berjalan lancar dengan pembagian keuntungan pada korban sebesar 10 persen.

    “Setelah bulan Desember, profit ini berhenti dan tidak ada pembagian lagi keuntungan. Sehingga korban melaporkannya,” sebut Kombes Pasma.

    [irp]

    Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono menambahkan, kerugian dalam kasus ini awalnya diketahui mencapai Rp 22 miliar. Namun, diperoleh informasi bahwa ada korbn lain dalam kasus tersebut yang melaporkan ditipu pelaku yang sama. Para korban tersebut, melapor di Polda Jabar, Polda Metro Jaya, hingga Polres Depok. Jika ditotal, kerugian dalam kasus ini mencapai Rp 65 miliar dari total 37 orang korban.

    “Jika ditotal kerugian para korban investasi fiktif suntik modal alat kesehatan tersebut mencapai senilai Rp 65 miliar,” tandas Joko.

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dikenakan dugaan tindak pidana Penipuan dan atau Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP. []

    [irp]

  • Polisi Bekuk 2 Penjambret HP Bocah yang Viral di Medsos

    Jakarta –Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat membekuk dua penjambret handphone milik bocah di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Aksi penjambretan tersebut, terekam video dan viral di media sosial. Dua tersangka penjambret yang diamankan polisi berinisial BP (19 tahun) dan HF (14 tahun). Keduanya dibekuk saat sedang berada di warung, wilayah Karawang, Jawa Barat.

    “Dua tersangka, yang satu masih di bawah umur yang satu dewasa. Inisial BP dengan HF,” tutur Kanit Reskrim Kembangan AKP Reno Apri Wijayanto di Mapolsek Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (07/04/2022) malam.

    Kejadian bermula saat korban bermain HP di belakang teras musholla kemudian datang 2 orang berbonceng motor yang tidak dikenal tiba-tiba menjambret handphone yang sedang di pegang korban. Setelah handphone dijambret, korban berteriak meminta tolong yang kemudian didengar warga selanjutnya dikejar namun tidak tertangkap.

    AKP Reno mengungkapkan, kedua pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksinya. Mereka nekat menjambret lantaran terhimpit kebutuhan ekonomi. “Menurut pengakuan pelaku baru melakukan satu kali, untuk membayar utang. HP korban sempat dijual dengan harga Rp1,1 juta,” ungkapnya.

    Petugas Kepolisian, menyita barang bukti berupa motor Honda Scoopy berwarna merah dari tangan para tersangka, serta pakaian yang dikenakan pelaku dalam beraksi. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

    Sebelumnya video mengenai seorang bocah yang menjadi korban penjambretan handphone di Jalan Murni, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat viral di media sosial. Pelaku tergolong nekat dalam melakukan aksi pencurian tersebut lantaran dilakukan di gang sempit. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan kemudian viral di media sosial setelah akun Instagram @infojoglo mengunggahnya dengan caption “PERAMPASAN HAPE DI JALAN MURNI SIANG BOLONG (BELAKANG MUSHOLA AL-IKHLAS) JOGLO JAKARTA BARAT,”.

    Dalam video tersebut terlihat, dua orang pelaku memakai topi berboncengan melintas di jalanan tersebut. Kedua pelaku kemudian melihat ada seorang bocah yang sedang duduk bermain handphone. Mulanya mereka mengamati situasi terlebih dahulu. Kemudian, kedua pelaku kembali melintas di jalan tersebut dan langsung mendekati korban dan menyomot ponsel korban.[]

  • Pantasan Galak, Penghasilan Debt Collector Pinjol Tembus Belasan Juta

    peloporberita.com/ – Dua orang penagih utang pinjaman online (pinjol) yang mengancam dan meneror nasabahnya, diringkus Unit Kriminal Khusus (krimsus) Polres Metro Jakarta Barat. Kepala Unit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Fahmi Fiandri mengatakan, dua orang penagih pinjol di aplikasi “Uang Hits” itu beriinisial RA (21) dan AH (27).

    Fahmi menjelaskan, bahwa penagih utang pinjol ini digaji hingga belasan juta per bulan untuk meneror nasabah. Berdasarkan pengakuan kedua penagih, perincian gaji mereka adalah sekitar Rp4 juta hingga Rp5 juta rupiah untuk gaji pokok. Ditambah bonus per bulan yang angkanya bisa mencapai Rp10 juta hingga belasan juta rupiah jika bisa menembus target.

    “Yang desk collection (bagian penagih online) di bawah tim leader itu mungkin sekitar (gaji) 4-5 jutaan. Tapi bisa ditambah gajinya bila penagihannya lancar terus memenuhi target dan melebihi target dapat bonus lain dari pimpinan. Kalau tim leader itu gajinya 10 juta-an belum sama bonus,” tutur Fahmi dikutip Sabtu (13/11/2021).

    “Kalau tim leader itu gajinya 10 juta-an belum sama bonus.”

    Metode perusahaan pinjaman online itu merekrut pekerja penagih utang, lanjut Fahmi, dengan cara online. Lowongan kerja penagih pinjol disebar dari mulut ke mulut dan proses rekrutmen juga dilakukan dengan interview secara online dengan pimpinan perusahaan yang ada di Tiongkok.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan kedua tersangka, penagih tersebut ada yang sudah bekerja sejak bukan Mei 2021 namun ada juga yang telah bekerja selama tiga tahun.

    “Kalau desk collection (penangih) yang inisial RA itu baru bulan Mei. kalo team leader udah dua atau tiga tahunan karena dia naik jabatan dari Tim leader,” sebutnya.

    Sedangkan soal laporan pekerjaan mereka ke atasan yang ada di Tiongkok, adalah tanggung jawab para tim leader.

    Baca juga : 

    Fahmi juga menanyakan alasan para tersangka bergabung ke perusahaan pinjaman online tersebut. Jawabannya, selain karena kebutuhan ekonomi juga lantaran sulitnya lapangan kerja di dalam negeri.

    “Salah satunya adalah faktor ekonomi sih dia (pelaku) dari mulut ke mulut ada lowongan kerja terkait pinjol, tapi dia sudah tau kalo kerjanya di pinjol kalo kerjanya menagih utang dia tau. Karena terdesak faktor ekonomi dan menurut nya mungkin secara finansial gajinya juga ok, cuman memang dua duanya memang ada penangkapan pinjol mereka mau resign tapi nunggu akhir bulan mau gajian, dia mau nyelesaikan dulu,” tandas Fahmi. []

  • Dalam Sepekan, Polres Metro Jakarta Barat Sita 5.200 gr Sabu dan 27 gr Ganja Siap Edar

    peloporberita.com/ | Polres Metro Jakarta Barat menggelar operasi Nila Jaya 2021 pada 01-15 November 2021 untuk memberantas peredaran narkoba. Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, selama sepekan menggelar operasi nila, pihaknya sudah menciduk sembilan tersangka dari 10 kasus yang diungkap.

    “Total barang bukti untuk sabu-sabu 5.200 gram dan ganja 27 gram,” ujar Bismo beberapa waktu lalu.

    Operasi Nila Jaya juga menyasar Kampung Boncos, Kecamatan Palmerah dan Komplek Permata, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Dari dua lokasi itu, polisi mengamankan 17 orang yang sedang menggunakan narkoba jenis sabu.

    Bismo melanjutkan, pihaknya mengamankan sabu 101 gram dari salah satu kamar kost di Kampung Boncos. Namun, pihaknya masih mengejar pemilik sabu tersebut dan operasi nila ini masih berjalan.

    Baca juga: Polisi Temukan Pabrik Sabu dengan Metode Baru di Jawa Timur

    “Kami cek urinenya positif metafetamin, kemudian kami lakukan rehab, kirim ke rumah sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri,” kata Bismo.

    Sedangkan di Komplek Permata, menurutnya, sudah terjadi penurunan peredaran narkoba. Namun, Bismo tidak menjelaskan secara rinci berapa persen penurunan yang dimaksud.

    Pada kesempatan yang sama, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Danang Setiyo melanjutkan, pihaknya akan terus menekan peredaran narkoba di Jakarta Barat hingga menyentuh angka nol. Sehingga warga di wilayah hukumnya bisa merasa aman dan nyaman karena terbebas dari ancaman peredaran narkoba.

    “Kami tetap mengoptimalkan pemberantasan peredaran narkoba di Jakarta Barat,” tegas Danang. []

  • Polres Jakbar Berhasil Musnahkan Narkoba Senilai Rp 34 Miliar

    peloporberita.com/ | Polres Metro Jakarta Barat berhasil memusnahkan 299 kilogram ganja dan 27,1 kilogram sabu hasil penangkapan sejak Juli hingga Oktober 2021. Sejumlah narkoba di antaranya dimusnahkan dengan alat pembakaran incinerator.

    Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Ady Wibowo mengatakan, ratusan kilogram narkoba tersebut bernilai hingga Rp 34 miliar. “Kalau diakumulasikan, di pasar gelap sana, ini bernilai Rp 34 miliar. Dan ini memiliki daya rusak yang cukup. Kita bisa menyelamatkan sekitar 1,3 juta orang melalui penindakan ini,” ucapnya.

    Baca juga: Polisi Berhasil Ungkap Penyelundupan 23 kg Sabu di Medan

    Ratusan kilogram narkoba itu didapatkan dari 14 kasus di berbagai wilayah dengan berbagai modus. Berbagai wilayah yang dimaksud adalah Menteng, Jakarta Pusat; Jagakarsa, Jakarta Selatan; Bekasi; Bogor; Tangerang; Tangerang Selatan; Malang, Jawa Timur dan Bukittinggi, Sumatera Barat.

    Baca juga: Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba dalam Kotak Beras

    Dari 14 kasus itu, polisi mengamankan 17 orang tersangka, yang beberapa di antaranya berstatus warga negara asing (WNA).

    Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2), Sub Pasal 113 ayat (2), Sub Pasal 112 ayat (2). Sub Pasal 111 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1), UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun serta paling lama 20 tahun, atau denda maksimum Rp 10 Miliar. []

  • Polres Metro Jakarta Pusat Amankan 2 Copet yang Beraksi di Mall

    www.pelopor.ID, Jakarta – Dua orang pelaku pencurian di dalam lift Mal, CS (32) dan RJ (30) hanya bisa tertunduk usai tertangkap polisi. Kedua tersangka merupakan spesialis pencurian (copet) di sebuah pusat perbelanjaan.

    Terhitung, sudah satu tahun mereka melakukan aksi pencurian di dalam mal dan sudah sering melakukan aksi pencurian.

    Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Reskrim Kompol Joko Dwi Harsono didampingi Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Akp Niko Purba dan kanit Resmob Iptu Rizky Ari Budianto mengatakan dalam aksinya, mereka melakukan pencurian secara berkelompok.

    “Mereka melakukan aksinya secara berkomplotan, dimana ada pembagian tugas, ada yang mengalihkan dan ada yang beraksi,” ujarnya di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (25/8/2021).

    Atas kejadian pencurian tersebut, polisi melakukan penyelidikan lalu berhasil menangkap kedua tersangka di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat dan di Bogor, Jawa Barat.

    “Setelah itu kami lakukan olah TKP, kami kembangkan dengan mengambil rekaman cctv dan memeriksa saksi yang ada. Kami berhasil menangkap dua orang,” jelas Joko.

    Joko menambahkan, kedua tersangka mengincar barang berharga milik korban seperti ponsel dan barang berharga lainnya.

    “Mereka merupakan spesialis (pencurian) pusat perbelanjaan di dalam lift,” papar Joko.

    Adapun, korbannya sendiri merupakan pegiat media sosial atau yang biasa disebut selebgram bernama Vanessa Valencia.

    Sementara itu, dari kedua tersangka, polisi mengamankan pakaian yang dikenakan oleh kedua pelaku saat beraksi.

    “Tersangka kami kenakan pasal 362 KUHP. Mungkin setelah penyelidikan ada pasal lain akan kita sangkakan karena masih proses penyidikan,” papar Joko.

    Sebelumnya, sepasang copet beraksi di Mal di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Komplotan pelaku tersebut diduga berhasil menyomot sebuah ponsel milik korban.

    Aksi kejatahan pencurian ponsel itu viral di media sosial usai akun instagran @kontributorjakarta mempostingnya, Jumat (20/8/2021).

    “Aksi kejahatan dapat terjadi di mana saja, bahkan di dalam lift,” tulisnya dalam caption.

    Dalam postingan memperlihatkan kondisi lift yang penuh dan sesak. Seorang wanita juga nampak terlihat kebingungan mencari sesuatu yang hilang dari tasnya.

    Wanita tersebut kemudian keluar dari lift karena merasa barang miliknya telah dicuri oleh orang.

    “Diduga seorang wanita menjadi korban pencurian. Dalam rekaman cctv di dalam lift terlihat, begitu pintu terbuka wanita tersebut tampak panik sambil memeriksa tas,” tambahnya dalam caption. (TK)

  • Polsek Tambora Berikan Paket Sembako Kepada Warga Usai Vaksin

    www.pelopor.ID, Jakarta – Sebagai upaya untuk menarik perhatian warga nya agar mau di vaksinasi, Polsek Tambora memberikan paket sembako kepada warga usai melaksanakan vaksinasi.

    “Pembagian sembako tersebut di laksanakan di gerai 149,150 dan gerai 151 yang berada di sekolah candranaya kel jembatan besi Tambora Jakarta Barat”

    Kasubbag humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Kasranto sebagai selaku Padal Vaksinasi Merdeka kel Jembatan Besi menjelaskan kegiatan pembagian sembako ini di laksanakan sebagai bentuk upaya kami (polri) dalam rangka percepatan program vaksinasi merdeka

    ” Kami menyediakan paket sembako setiap hari nya berupa beras ukuran 5 Kg di gerai 149,150 dan gerai 151 vaksinasi merdeka ” ujar Kasubbag humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Kasranto saat dikonfirmasi, Minggu, 15/8/2021.

    • Baca Juga : Polsek Taman Sari Berikan Suntikan Vitamin Kepada Tim Relawan Nakes

    Sementara dalam kesempatan yang sama Kapolsek Tambora Kompol Moh Faruk Rozi menjelaskan pembagian sembako berupa beras seberat lima kilogram (kg) tersebut bertujuan untuk menarik minat warga untuk menerima vaksin COVID-19

    “Dengan adanya pembagian sembako, antusias masyarakat cukup bagus. Mereka antusias mendatangi lokasi layanan vaksinasi dibanding dengan tidak ada sembakonya,” ujar Kompol Moh Faruk Rozi

    “Kegiatan ini akan terus kami lakukan hingga tercapainya Herd immunity (kekebalan komunal) masyarakat.”

    Kami berharap dengan adanya pembagian sembako ini dapat menarik animo masyarakat untuk segera di vaksinasi

    Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat apapun jenis vaksinasi nya baik itu Sinovac maupun Aztra Zeneca semua aman dan halal jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan isu isu yang ada

    Karena vaksinasi ini sangat penting untuk membentuk herd immunity bagi tubuh kita agar terhindar dari terpapar nya virus Covid-19 tutupnya(tk/*)

  • Polsek Taman Sari Berikan Suntikan Vitamin Kepada Tim Relawan Nakes

    www.pelopor.ID, Jakarta – Polsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat memberikan suntikan vitamin kepada relawan nakes, Non Nakes serta personel 3 pilar Tamansari Jakarta Barat

    Pemberian suntikan vitamin ini dalam rangka meningkatkan dan menjaga stamina kesehatan yang tengah berjibaku dalam mensukseskan program percepatan Vaksinasi Merdeka

    Kapolsek Metro Taman Sari Akbp Iver son Manossoh mengatakan selain kami melakukan pengecekan kesehatan secara berkala pihaknya juga memberikan suntikan vitamin kepada relawan nakes, Non Nakes serta personel 3 pilar Tamansari Jakarta Barat

    ” Apa yang dilakukan nya tersebut untuk meningkatkan dan menjaga stamina kesehatan mereka yang telah berjibaku dalam mensukseskan program percepatan Vaksinasi Merdeka ” ucap Iver son Manossoh saat dikonfirmasi, Minggu, 15/8/2021.

    Iver menjelaskan mereka secara bergantian dilakukan pemeriksaan medis, kondisi kesehatan dan diinjeksi vitamin oleh tim kesehatan

    Kegiatan dilaksanakan di posko PPKM Mikro Covid-19 Tamansari Jakarta Barat

    Lebih jauh Iver menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh personel yang bertugas dilapangan, agar tetap bugar dan prima dalam melaksanakan tugas penanganan Covid-19 di taman sari Jakarta Barat.

    Terlebih mereka telah berjibaku, bertugas tidak mengenal waktu dalam proses percepatan program vaksinasi merdeka.

    “Kami ingin memastikan petugas kami, sebagai garda terdepan penanganan wabah Covid-19, senantiasa dalam kondisi prima dan terjamin keselamatannya. Mereka saat ini adalah ujung tombak kita, Sudah pantas kiranya, mereka adalah pahlawan masa kini bagi kita semua,” jelas Iver

    Untuk diketahui Di hari ke 14, seluruh Gerai Vaksinasi Merdeka Polsek Metro Tamansari pecahkan Record Pencapaian Target Tercepat se Polda Metro Jaya.

    “Polsek Metro Tamansari dengan didukung 4 Pilar Kec Tamansari, di hari ke 14 (14 Agustus 2021) berhasil mencapai angka 10.233 warga Tervaksin, dari jumlah Sasaran warga Vaksinasi yg ditentukan oleh Posko Polda Metro Jaya diawal program yaitu sejumlah 7.659 orang tervaksinasi”

    Iver menambahkan keberhasilan nya tersebut tak luput dari upaya dan kerja keras 4 pilar taman sari Jakarta Barat sehingga di wilayahnya mencapai pencapaian target Vaksinasi Covid-19 yang maksimal, adapun upaya upaya yang dilakukan oleh Polsek Metro Tamansari bersama 3 Pilar Kec Tamansari yaitu diantaranya :
    – Membuat Posko tingkat Kecamatan sebagai sentra evaluasi kegiatan
    – Melakukan Cleansing data kependudukan dan Verifikasi lapangan melibatkan tim gabungan 3 pilar, TNI dan POLRI
    – Membentum tim gabungan pemburu massa Vaksinasi
    – Menugaskan para Kanit dan Perwira sebagai Pamenwas, Perwira Pengendali dan Ka Tim pengerahan massa vaksinasi
    – Menggelar Aksi empathy building dengan menggerakkan kepedulian warga mampu utk membantu warga kurang mampu yang Terdampak secara ekonomi di masa pandemi Covid 19.

    Dimana Aksi empathy building ini dilakukan dalam rangka mendukung program Gerakan Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya.

    Adapun total bantuan beras yang kami salurkan kepada warga kurang mampu di lokasi Gerai Vaksinasi Merdeka (hingga 14/08/2021) kemaren yaitu sejumlah 6.515 kg, bantuan beras dari warga berkemampuan ekonomi sampai hari ini terus berdatangan dan akan kami salurkan kepada warga masyarakat kurang mampu tutupnya

    ()

  • Sopir Lengah di SPBU, Uang Rp 20 Juta Lenyap di Gasak Pencuri

    peloporberita.com/ |Jakarta – Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono mengungkapkan modus pencurian di sebuah SPBU Jalan Lingkar Luar, Cengkareng, Jakarta Barat pada hari Rabu, 28 Juli 2021 lalu.

    Dalam kasus tersebut, pencuri berhasil menggasak uang senilai Rp20 juta dari sebuah truck yang kala itu sopirnya sedang melakukan pengisian bensin. Kasus ini, terekam CCTV  dan sempat viral dalam media sosial.

    “Kami berhasil mengamankan seorang pelaku berinisal SS (36) warga Pedongkelan depan RT 002/015 Kapuk Cengkareng Jakarta Barat,” tutur Kompol Joko Dwi Harsono Saat press conference melalui live streaming diakun instagram @polres_jakbar, Jumat, 6 Agustus 2021.

    “Modusnya pelaku mencari sopir yang lengah saat kendaraan akan melakukan pengisian bahan bakar di sebuah SPBU,” sambungnya. 

    Kompol Joko menjelaskan, modus pelaku yakni saat sopir lengah kemudian mereka melancarkan aksinya melalui pintu samping bagian kiri kemudian mengambil barang baik itu berupa HP maupun Uang Tunai yang diketahui sebesar Rp20 juta yang rencananya uang tersebut akan disetorkan oleh Bos Korban.

    “Satu orang pelaku selaku pilot berinisial SS telah berhasil kami amankan sementara rekan lainnya selaku eksekutor berinisial JO alias Ayung dalam pencarian petugas,” sebut Joko.

    Kemudian, dibawah pimpinan Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Rizky Ari Budianto berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial SS (36). Dari penangkapan tersebut pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian yang di gunakan oleh pelaku saat beraksi, kemudian kendaraan motor roda dua jenis Honda Beat.

    Dari keterangan pelaku SS (36) selaku pilot dalam aksi kejahatan tersebut menjelaskan bahwa dirinya baru sekali itu melakukan aksi pencurian tersebut. Saat pelaku SS (36) bersama rekan lainnya sedang dipinggir jalan, kemudian rekan pelaku berinisial Jo alias Ayung selaku eksekutor melihat kendaraan jenis box melintas hendak mengisi bahan bakar dan melihat ada HP serta dompet berisi uang di bagian depan mobil.

    ” karena tergiur kemudian pelaku melancarkan aksinya dan dari pengakuan tersangka hasil kejahatan tersebut dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari,” ungkaapnya.

    Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 363 Kuhpidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

    Sebelumnya diberitakan bahwa kawanan pencuri beraksi menggasak barang dari sebuah mobil box di sebuah SPBU, Jalan Lingkar Luar Barat, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu, 28 Juli 2021. Aksi mereka terekam kamera CCTV (Closed-circuit television).

    Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku sebanyak 2 orang, 1 orang bertugas mengambil barang dari dalam mobil Box dan seorang lainnya menunggu di sepeda motor. Atas peristiwa tersebut, barang milik korban sebuah ponsel dan uang setoran sejumlah 20 juta raib dibawa pelaku. []