Tag: Perbatasan

  • Mendagri Canangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip untuk Jaga Daerah Perbatasan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mencanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) untuk menjaga daerah perbatasan.

    Gerakan ini terbangun atas kerja sama antara BNPP dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Pencanangan tersebut, diresmikan saat momen peringatan HUT ke-11 BNPP yang jatuh pada hari ini, Jumat 17 September 2021.

    “Kasus Sipadan dan Ligitan beberapa waktu yang lalu adalah bitter lesson, pelajaran pahit bagi kita, dan kita tidak menginginkan ini terjadi lagi.”

    Mendagri mengatakan, semua kegiatan pengelolaan perbatasan yang menghasilkan dokumen penting bernilai arsip, perlu dijaga sekaligus dirawat.

    Dokumen tersebut seperti hasil perundingan dan kesepakatan batas negara, titik referensi, serta titik batas negara. Hal ini untuk menjaga kedaulatan negara dan menjadi sumber pembelajaran bagi bangsa serta generasi selanjutnya.

    “(Dokumen ini) sekaligus menjadi sumber pembelajaran bagi kita dan generasi-generasi selanjutnya,” tutur Tito dalam sambutannya di acara tersebut secara virtual, Jumat, 17 September 2021.

    Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip
    Acara pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) untuk jaga daerah perbatasan. (Foto: peloporberita.com/Kemendagri)

    Mendagri menjelaskan, dengan program ini, semua dokumen yang dinilai penting dapat diarsipkan secara sistematis dan menggunakan digitalisasi. Mendagri tidak menginginkan satu jengkal pun tanah NKRI hilang atau diambil negara lain karena alasan kelemahan kearsipan dokumentasi.

    “Kasus Sipadan dan Ligitan beberapa waktu yang lalu adalah bitter lesson, pelajaran pahit bagi kita, dan kita tidak menginginkan ini terjadi lagi,” tandas Mendagri.

    Selain untuk menjaga daerah perbatasan negara, pencanangan GNSTA juga untuk mendukung program Reformasi Birokrasi, serta membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, terpercaya, akuntabel, dan transparan.

    Selain program GNSTA, Mendagri juga meresmikan penggunaan Pojok Baca Digital (POCADI) yang dibangun di 7 Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Ketujuh PLBN tersebut di antaranya PLBN Aruk, Badau, dan Entikong di Provinsi Kalimantan Barat; PLBN Wini, Motaain, dan Motamasin di Provinsi Nusa Tenggara Timur; serta PLBN Skouw di Provinsi Papua. Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara BNPP dengan Perpustakaan Nasional.

    Selanjutnya dalam kesempatan yang sama, Mendagri juga meluncurkan buku “Inovasi Sains untuk Pembangunan Perbatasan Indonesia”. Buku ini terbit atas inisiasi dari Forum Perguruan Tinggi untuk Perbatasan Negara (Forpertas). []

  • Berikan Layanan Kesehatan Keliling, Satgas Yonif 512/QY Imbau Warga Patuhi Prokes

    peloporberita.com/ |Jakarta – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY, memprioritasakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat perbatasan, selain pastinya menjaga perbatasan negara dan melaksanakan kegiatan teritorial.

    Seperti yang kali ini dilakukan oleh Pos Wambes yang dipimping langsung oleh Danpos Letda Inf Hendri di Kampung Suskun Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom Papua. Rabu, 15 September 2021.

    “Dengan memberikan pelayanan kesehatan dan bertatap muka langsung dengan masyarakat, akan terjalin komunikasi yang baik,

    Penerangan Satgas Pamtas Yonif 512/QY dalam keterangan tertulisnya Kamis, 16 September 2021, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan keliling ini juga dimanfaatkan oleh Letda Inf Hendri untuk mengimbau warga Kampung Suskun agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan.

    Letda Inf Hendri menjelaskan, mayoritas warga Kampung Suskun berusia di atas 50 tahun sehingga sangat rentan terhadap paparan Virus Covid-19. Ketika berkeliling beberapa warga yang ditemui juga mengeluhkan sering mengalami sakit kepala yang berlebihan, sehingga tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari.

    Setelah melakukan pemeriksaan anggota kesehatan Pos Wambes memberikan beberapa vitamin untuk menjaga kondisi tubuh dan menyampaikan kepada warga yang telah diperiksa agar selalu menjaga pola makan.

    Sementara  Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat mengungkapkan sebagai salah satu upaya untuk terus mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat adalah dengan terjun langsung dan selalu berada di tengah masyarakat.

    “Dengan memberikan pelayanan kesehatan dan bertatap muka langsung dengan masyarakat, akan terjalin komunikasi yang baik, sehingga setiap perkembangan situasi yang ada di wilayah tersebut baik Keamanan maupun yang lainnya dapat kita ketahui dengan cepat dari masyarakat, ” tegas Dansatgas.

    “Hal tersebut juga mendukung kami dalam pelaksanaan menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI-PNG, ” tandasnya. []

  • Satgas Pamtas Yonif 144/JY Amankan Ratusan Botol Miras di Perbatasan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY, mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) di jalur non prosedural Desa Sei Mawang II Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

    “Ini merupakan bentuk hubungan sinergitas yang baik antara Satgas Pamtas, dengan aparat terkait dalam mengamankan wilayah perbatasan dari gangguan keamanan maupun tindakan ilegal.”

    “Anggota kami di Pos Sei Mawang II SSK II telah mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai jenis dan merek di jalur non prosedural. Miras ini kita serahkan ke Bea Cukai Nanga Badau untuk ditangani lebih lanjut,” tutur Dansatgas Pamtas RI-Malaysia, Letkol Inf Andri Suratman berdasarkan keterangan tertulis, Minggu, 8 Agustus 2021.

    Satgas Pamtas Yonif 144/JY
    Satgas Pamtas Yonif 144/JY Amankan Ratusan Botol Miras di Perbatasan. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    Terkait hal ini, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Nanga Badau Budi Utama, menyatakan bahwa pihaknya mengapresiasi kerja keras anggota Satgas dalam mengamankan ratusan botol miras.

    “Ini merupakan bentuk hubungan sinergitas yang baik antara Satgas Pamtas, dengan aparat terkait dalam mengamankan wilayah perbatasan dari gangguan keamanan maupun tindakan ilegal,” tegasnya.

    Satgas Pamtas Yonif 144/JY
    Lettu Inf Hasan Effendi selaku Komandan SSK II beserta seluruh perwakilan anggota Satgas, menyerahkan ratusan botol miras kepada Bea Cukai Badau. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    Adapun Lettu Inf Hasan Effendi selaku Komandan SSK II beserta seluruh perwakilan anggota Satgas, hadir saat menyerahkan ratusan botol miras ini kepada Bea Cukai Badau untuk ditindaklanjuti. []