Tag: Pensiun

  • Menderita Afasia Bruce Willis Pensiun dari Dunia Akting, ini Penjelasan Keluarga

    Jakarta – Bruce Willis, pensiun dari dunia akting lantaran menderita afasia. Penyakit tersebut, mempengaruhi kemampuan kognitif bintang film Die Hard ini. Kabar ini, diumumkan oleh istrinya Emma Heming Willis dan mantan istrinya Demi Moore di Instagram.

    “Dengan banyak pertimbangan, Bruce Willis harus vakum dari karirnya yang sangat berarti dalam hidupnya,” bunyi pernyataan di akun instagram Emma Heming Willis dikutip Kamis, (31/03/2022)

    Sebuah unggahan di akun Instagram mengatakan Willis telah menunjukkan gejala afasia, yaitu gangguan bahasa yang merampas kemampuan seseorang untuk berkomunikasi. Unggahan Instagram itu ditandatangani sang istri Emma Heming Willis, mantan istrinya Demi Moore, serta anak-anaknya.

    Penyakit afasia biasanya disebabkan stroke atau cedera kepala, meski dalam kasus yang lebih jarang dapat terjadi bertahap dan progresif. Kondisi itu mempengaruhi kemampuan seseorang tidak hanya berbicara dan memahami komunikasi verbal, tetapi juga membaca dan menulis.

    Berikut unggahan Emma Heming Willis mengenai Bruce Willis yang ditandatangani keluarganya.

    “Kepada pendukung Bruce yang luar biasa, sebagai keluarga kami ingin berbagi bahwa Bruce tercinta kami telah mengalami beberapa masalah kesehatan dan baru-baru ini didiagnosis menderita afasia, yang berdampak pada kemampuan kognitifnya.”

    “Sebagai hasil dari ini dan dengan banyak pertimbangan Bruce menjauh dari karir yang sangat berarti baginya. Ini adalah waktu yang sangat menantang bagi keluarga kami dan kami sangat menghargai cinta, kasih sayang, dan dukungan Anda yang berkelanjutan.”

    “Kami bergerak melalui ini sebagai unit keluarga yang kuat, dan ingin membawa penggemarnya karena kami tahu betapa berartinya dia bagi Anda, seperti yang Anda lakukan padanya.”

    “Seperti yang selalu dikatakan Bruce, “Jalani” dan bersama-sama kami berencana untuk melakukan hal itu.”

    (Dengan Penuh) Cinta
    Emma, Demi, Rumer, Pramuka, Tallulah, Mabel, & Evelyn

  • Jerman Bakal Rekrut 400 Ribu Tenaga Asing Pertahun

    peloporberita.com/ – Koalisi baru Pemerintah Jerman telah sepakat untuk menarik 400 ribu tenaga kerja ahli dari luar negaranya.

    Langkah ini diambil untuk mengatasi ketidak seimbangan demografis dan kekurangan jumlah tenaga kerja di sektor-sektor utama, akibat dampak pandemi Covid-19.

    Selain itu, pemerintah Jerman juga sepakat untuk menaikkan upah minimum nasional menjadi 12 euro, guna menarik minat warga asing untuk bekerja di negaranya.

    Sebelumnya, Institut Ekonomi Jerman memperkirakan, angkatan kerja di negaranya akan menyusut hingga 300 ribu orang pada tahun ini.

    Kondisi tersebut di dorong oleh lebih banyaknya jumlah pekerja yang pensiun di banding mereka-mereka yang akan memasuki pasar tenaga kerja.

    Kesenjangan ini diperkirakan akan makin melebar menjadi lebih dari 650.000 pada tahun 2029. Artinya, sampai tahun 2030 Jerman akan kekurangan sekitar 5 juta pekerja.

    Bahkan sekalipun ada pandemi jumlah tenaga kerja di Jerman pada tahun 2021, naik menjadi hampir 45 juta orang, karena banyak industri juga yang membuka lowongan kerja baru.

    Sebelumnya, memang sudah banyak pengamat yang memperingatkan adanya “bom waktu demografis” untuk sistem jaminan sosial publik di Jerman, kalau jumlah orang yang pensiun makin lama makin banyak, sementara orang yang bekerja menyusut. Sementara sistem sosial dibiayai oleh orang yang bekerja. []

  • Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial Diduga Punya Data Lahir Ganda

    peloporberita.com/ | Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ir Ego Syahrial, diduga memiliki data kelahiran ganda. Menurut kabar yang beredar di media sosial, seharusnya Ego sudah pensiun.

    Data kelahiran ganda yang beredar di publik yang pertama, Ego lahir di Ampenan, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 1 Juli 1962 dan data yang kedua menyebut Ego lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 12 Juli 1961.

    Munculnya dua data tersebut, disinyalir erat kaitannya dengan peraturan Batas usia pensiun bagi pejabat pimpinan tinggi pejabat madya batas usia pensiun yakni 60 tahun yang diatur oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

    Kabar ini diciutkan oleh akun Twitter @pevtrpn pada hari Selasa, 17 Agustus 2021.

    “Menarik untuk di bahas, Sepertinya #ESDMKecolongan. Sekjend Kementerian ESDM Ego Syahrial masih aktif hingga saat ini pada usia 60 tahun dan masih menjabat,” tulis akun @pevtrpn.

    Pada hari yang sama, Akun Twitter @Ahmadjamrani juga menciutkan isu yang sama.
    “Ada yg janggal? Sejarah dalam Kementerian ESDM pernah mengganti posisi Teguh Pamudji sebagai Sekretaris Jenderal karena usianya diatas 60 tahun dan digantikan oleh Ego Syahrial.

    Kemudian pada Rabu, 18 Desember 2020, surat terbuka pun muncul diciutkan oleh akun Twitter @sukangetweet yang ditujukan kepada Presiden Jokowi dengan tembusan para Menteri terkait.

    “Surat terbuka untuk bapak Presiden. Ego Syahrial (Sekjen ESDM) diketahui telah melakukan pemalsuan data kelahiran. Hal ini telah merusak nama baik Institusi dan hati rakyat Indonesia. #ESDMKecolongan,” cuitnya.

    “Oleh sebab itu, tentunya melalui surat terbuka ini diharapkan bapak Presiden bertindak tegas bagi orang tersebut, karna telah memanipulasi data untuk kepentingan pribadi. #ESDMKecolongan,” tandasnya.

    Ego Syahrial sendiri, menempati posisi baru sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM menggantikan Teguh Pamudji yang pensiun 1 Desember 2017. Sebelumnya, Ego menjabat sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi. Ego, dilantik oleh Ignasius Jonan yang saat itu menjabat sebagai Menteri ESDM. []

  • Profil Valentino ‘The Doctor’ Rossi Pensiun Akhir Musim 2021

    peloporberita.com/ | Pembalap Valentino Rossi telah mengumumkan akan pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021. Keputusan itu diambil seiring performanya yang kian menurun dan sulit bersaing dengan rider-rider muda.

    Valentino Rossi lahir di Urbino, Italia, pada 16 Februari 1979, dari pasangan mantan pembalap GP Graziano Rossi dan Stefania Palma. Perjalanannya menjadi pembalap kelas dunia berawal di kelas 125cc atau Moto3 pada tahun 1996. Hanya setahun setelah debutnya, Rossi berhasil meraih gelar juara pertamanya. Kemudian pada 1998, Rossi mulai bertarung di kelas 250cc, dan setahun berikutnya ia berhasil meraih gelar juara di kelas itu. 

    Baca juga: Latihan MotoGP Jerman 2021, Valentino Rossi Mengeluh Cuaca Panas

    Cemerlangnya prestasi Rossi membuat Honda meliriknya untuk bergabung dan bertarung di kelas tertinggi MotoGP, 500 cc. Tahun pertamanya dengan Honda, pembalap berjuluk The Doctor ini langsung menyabet juara dua. Setahun berikutnya, ia berhasil meraih gelar juara pertama di tahun 2001. Ia pun berlaga dengan tim Honda sampai tahun 2004.

    Baca juga: Profil Lionel Messi Mantan Bintang FC Barcelona

    Di akhir musim 2004, Rossi memutuskan pindah ke tim Yamaha, dan ia pun berhasil menyabet gelar juara pada tahun 2004, 2005, 2008, dan 2009. Kemudian pada 2011-2012, Rossi mencoba pindah ke tim Ducati, namun peruntungannya tidak sebaik saat melaju bersama Yamaha. 

    Rossi pun memutuskan kembali ke tim Yamaha pada tahun 2014, dan pada 2020 Rossi menduduki peringkat 15 klasemen setelah didera sejumlah masalah teknis, dan dua kali melewatkan balapan akibat positif Covid-19. []