Tag: Pengamat Intelijen

  • Pengamat Intelijen: Waspadai Pergerakan Kelompok Radikal di Masa Arus Mudik dan Arus Balik

    Jakarta – Pengamat intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro menilai, pergerakan kelompok radikal pada momentum mudik tinggi lantaran longgarnya pengawasan akibat tingginya intensitas mobilisasi manusia sepanjang arus mudik dan arus balik.

    Menurutnya, fokus Polri tentu lebih diprioritaskan kepada pengamanan perjalanan. Oleh sebab itu, dia mengimbau seluruh jajaran yang bertanggungjawab terhadap keamanan dan pertahanan nasional untuk tetap waspada dan saling bersinergi.

    Ngasiman menegaskan, bahwa pergerakan kelompok radikal harus juga menjadi prioritas di masa arus mudik dan arus balik, sehingga Polri, TNI, dan Pemerintah daerah harus lebih peduli, waspada, dan menerapkan sistem deteksi dini.

    Selain itu, lanjut Ngasiman, Pemerintah juga harus waspada terhadap potensi lonjakan penyebaran virus covid-19.

    Meski kemungkinannya kecil, sebab potensi masalah tersebut harus tetap dipantau sehingga Pemerintah dapat mengambil tindakan jika ada indikasi lonjakan Covod-19.

    Keberhasilan pengelolaan arus mudik sendiri, menjadi awal kebangkitan bangsa dari dampak pandemi Covid-19, disusul dengan terjadinya inflasi.

    “Saya yakin, ke depan kita akan mampu menghadapi situasi yang berkembang dengan lebih optimis,” tandasnya. []

    Sumber : Tribrata Polri

  • Pengamat Intelijen: Persiapan Polri Amankan Mudik 2022 Cukup Matang

    Jakarta – Pengamat intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro menyatakan, untuk pengamanan mudik Lebaran 2022 ini, Polri mempersiapkannya dengan cukup matang. Oleh sebab itu, ia mengapresiasi hal tersebut.

    “Jajaran Polri cukup matang dalam mempersiapkan mudik tahun 2022 ini. Kita semua patut mengapresiasi,” tuturnya di Jakarta, Senin (02/05/2022).

    Menurut Ngasiman, Pemerintah sudah memprediksi lonjakan pemudik di Lebaran tahun 2022. Sebab, pada dua tahun sebelumnya Pemerintah melarang perjalanan mudik akibat pandemi Covid-19.

    Ngasiman menyebut, upaya Polri cukup berhasil meminimalkan kemacetan, antara lain dengan menerapkan rekayasa lalu lintas one way di jalan tol.

    Rekayasa lalu-lintas ini bertujuan memberikan kelancaran kepada para pemudik, terutama arus menuju ke arah timur Pulau Jawa, seperti Cirebon, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

    [irp]

    Ngasiman juga menegaskan, dari sudut pandang keamanan negara, mudik merupakan momentum penting dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah. Mudik, merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang penting bagi warga negara.

    Pria yang akrab disapa Simon tersebut juga mengungkapkan, penanganan mudik yang baik akan berdampak kepada peningkatan kepercayaan publik terhadap kinerja Pemerintah.

    “Jangan sampai insiden-insiden kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa tidak terantisipasi,” tegasnya. []

    [irp]