Tag: Parekraf

  • Sandiaga Uno Tingkatkan Kolaborasi dengan PNM

    peloporberita.com/ | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno akan berupaya meningkatkan kolaborasi dengan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai upaya untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf), khususnya di Cimahi, Jawa Barat.

    Dalam kunjungannya ke kantor PNM Cimahi, Jumat (10/09/2021), Sandiaga mengatakan PNM sebagai BUMN yang bergerak di bidang permodalan usaha dapat mempermudah akses permodalan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. “Kita ingin tingkatkan kerja sama dengan PNM, mungkin dalam kapasitas MoU dan perjanjian kerja sama untuk memberi akses kepada 34 juta pelaku parekraf yang butuh sentuhan bantuan permodalan dari PNM,” kata Sandiaga.

    Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Film, Animasi dan Video di Cimahi

    Ada beberapa program milik Kemenparekraf yang dapat dikolaborasikan dengan PNM, di antaranya Kelas Keuangan, Temu Bisnis, dan pengembangan desa wisata. “Mudah-mudahan ini semua menjadi momentum keberkahan dan semoga menjadi energi positif untuk kita semakin optimistis, bangkit dan memajukan perekonomian Indonesia,” kata Sandiaga. 

    Selain itu, Sandiaga juga mendorong agar para pelaku ekonomi kreatif dari kalangan perempuan dan ibu-ibu untuk bergabung dengan PNM yang memiliki program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Diketahui, ada 10,8 juta pengusaha perempuan yang telah bergabung dengan program PNM Mekaar.

    “Pengusaha mikro perempuan ini akan diberi dukungan tambahan dan spesifik dalam menjalankan keberlangsungan bisnisnya,” ujar Sandiaga.

    Baca juga: Sandiaga Uno: Prokes dan Vaksinasi Jadi Kunci Pemulihan Sektor Parekraf

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bisnis PNM Kindaris menyatakan siap berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk mengembangkan UMKM di Cimahi dan Indonesia. “Mudah-mudahan kita bisa terus berkolaborasi dan mohon dukungannya Pak Menteri,” kata Kindaris.

    Menanggapi hal tersebut, Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan rasa terima kasihnya atas komitmen yang disampaikan Menparekraf Sandiaga dan Kindaris. “Ini bentuk perhatian dari pemerintah pusat yang mana Pak Menteri memperhatikan usaha kecil dan menengah di Kota Cimahi,” ucap Ngatiyana. []

  • Sandiaga Uno Dorong Penyaluran Bantuan bagi Pelaku Parekraf

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar penyaluran bantuan, khususnya bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), dipermudah dari sisi pendataan dan mekanismenya. 

    Untuk mendukung hal itu, pihak Sandiaga tengah menyiapkan aplikasi untuk mendata dan mempermudah penyaluran bantuan pemerintah bagi pelaku parekraf. “Aplikasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan pendataan dan penyaluran bantuan-bantuan pemerintah ini,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (02/08/2021). 

    Baca juga: Sandiaga Uno: Komedian dan Konten Kreator Profesi Menjanjikan

    Sandiaga mengatakan, selain memudahkan pendataan calon penerima bantuan aplikasi pendataan ini juga dipersiapkan agar penyaluran bantuan-bantuan seperti Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro (BPUM), bantuan sosial, dan  Bantuan Pemerintah untuk Usaha Pariwisata dengan pagu anggaran Rp 2,4 triliun ini tepat sasaran dan akuntabel.

    Sandiaga menjelaskan bantuan ini juga sudah tidak mengusung konsep dana hibah. Namun bantuan-bantuan itu diarahkan ke sejumlah usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja.

    Baca juga: Sandiaga Uno: Ayo Tebar Harapan untuk Bangkit Lewati Pandemi

    “Bantuan ini tidak hanya akan disalurkan di Jawa dan Bali saja, tapi juga di destinasi super prioritas, daerah-daerah dengan realisasi pajak hotel dan restoran minimal 15 persen dari total PAD (pendapatan asli daerah) tahun 2020, dan daerah yang termasuk ke dalam Kharisma Event Nusantara,” jelas Sandiaga

    Selain itu, lanjut Sandiaga, Kemenparekraf juga sedang menjalankan dukungan akomodasi hotel bagi tenaga kesehatan sebesar Rp300 miliar. “Jumlah ini sudah kami ajukan dan kami menunggu realisasi dari teman-teman di KPC-PEN, tapi komitmennya diharapkan ini bisa didahulukan bagi saudara-saudara kita di garda depan yaitu tenaga kesehatan,” ujar Sandiaga. []