Tag: Pantai

  • Berburu Air Terjun di Bali, Segar dan Adem!

    Jakarta | Bali memang tidak terkenal dengan air terjun, namun jika mau liburan ganti itinerary yang sudah mainstream, yaitu pantai dan sawah, Anda bisa tambahkan sedikit naluri berpetualangan dengan bermain air di beberapa air terjunnya Bali. Tentunya akan mendapatkan suasana adem dan segar yang berbeda dari pantai.

    Tak jauh dari Ubud, Anda bisa bertemu dengan air terjun Tegunungan yang tidak terlalu sulit digapai namun cukup penuh kegembiraan. Arus airnya deras, sehingga jarang yang main air di kolam tempat jatuhnya air, namun kita bisa mendaki tebing-tebingnya sampai ke atas dengan hati-hati karena bebatuannya cukup licin.

    Mumpung masih dekat Ubud, di daerah Gianyar, Anda bisa mengunjungi air terjun Kanto Lampo, yang tidak terlalu tinggi namun struktur bebatuan yang berundak justru memungkinkan Anda mendaki air terjun dan duduk di batu-batunya sambil menikmati guyuran air terjun.

    Sekumpul, adalah air terjun yang lumayan populer namun sangat cantik dengan sekitar tujuh air terjun berkumpul berdekatan. Air terjun Nungnung dianggap sebagai salah satu air terjun di Bali yang terindah oleh wisatawan. Dengan tinggi 50 meter, memandangi air terjun ini sudah merupakan pengalaman yang mendebarkan.

    Dengan air terjun yang jatuh di area mirip mangkok, menjadikannya kolam lumayan luas sehingga puas sambil bermain air di kolamnya, dengan latar belakang air terjun dan hijaunya pohon-pohon sekitar air terjun.

    Satu lagi yang harus dikunjungi adalah air terjun Munduk yang menghadirkan udara sejuk, ekosistem alam yang menakjubkan, dan aktivitas liburan yang seru, plus menyediakan manfaat kesehatan kulit. Bagi yang mau menikmati manfaat kandungan sulfur di air terjun ini, harus berendam sejenak di kolam air terjun yang tidak terlalu dalam.

    Masih banyak lagi air terjun di Bali yang dapat dikunjungi, namun siap-siap dengan trekking atau perlu berjuang ya untuk menggapainya, ada yang langsung menghadap pantai juga lho, tapi kebayang betapa sulit menggapainya.[]

  • Blusukan ke Pulau Dewata Yuk…

    Jakarta | Ke Bali lagi?? Gak bosen dong, apalagi setelah sekitar 2 tahun pandemi jadi nahan diri untuk tidak ke Bali dulu, yuk siapkan itinerary kalau sebentar lagi berlibur ke Bali! Cari yang agak beda tapi tetap hits, ya! Ikuti semua rangkaian perjalanan pantai, desa dan sawah, air terjun, gunung dan danau, serta pertunjukan budaya di Bali!

    Pantai dan Sun Rise – Sun Set Menawan

    Pantai, pantai, pantai adalah tema utama alam Bali. Dari nama Kuta, Seminyak, Sanur, Jimbaran, Nusa Dua dan masih banyak lagi. Kali ini, kita kupas yang tidak terlalu ramai dan penuh untuk siap-siap liburan selanjutnya, ya!

    Pantai Tegal Wangi, meski perlu berjuang melewati jalan yang cukup terjal, setibanya di pantai ini semua perjuangan terbayarkan. Selama perjalanan juga akan tetap menemukan spot yang istimewa, seperti Pura Segara yang cantik. Dari Pura ini, kita dapat menatap sunrise maupun sunset, serta pantai Tegal Wangi dari ketinggian.

    Tiba di pantai berpasir putih ini, kita akan disuguhkan pemandangan pantai yang seakan dipeluk tebing dan batu karang. Kita pun akan bertemu dengan Blue Laguna, yang sering dijadikan mirip kolam berbatuan yang asyik untuk berendam sambil menatap sunset.

    Berjalan lagi menyusuri bukit Tegal Wangi ini, kita dapat menemukan Puri Bhagawan dengan pemandangan menakjubkan sehingga puri ini juga digunakan sebagai tempat upacara pernikahan nan syahdu dengan berlatar belakang lautan biru dan beratapkan sunset. Untuk menatap pemandangan sunset terbaik, perlu naik ke karang raksasa yang berjajar di sekitar pantai.

    Di kawasan Pantai Gunung Payung, banyak kegiatan olahraga dapat dilakukan, mulai dari berenang di pantai indah, berselancar agak ke tengah laut dan yang istimewa adalah paragliding di atas pantai dan perbukitannya dari ketinggian. Pemandangan yang luar biasa!

    Selain berbagai aktivitas tersebut, kita masih bisa menikmati sejumlah pertunjukan tradisional yang sering dilaksanakan di Gunung Payung Cultural Park serta kehidupan warga desa sekitarnya.

    Pantai Suluban atau populer disebut Blue Point, memiliki tekstur pantai dengan tebing yang terjal dan ombak lumayan besar, yang sangat cocok untuk berselancar. Menuju pantai Blue Point memerlukan perjuangan, karena dari tempat parkir harus berjalan kaki sekitar 200 meter dan melewati anak tangga sejauh 50 meter.

    Pengalaman menarik lainnya adalah menelusuri tebing dan gua di bagian bawah setelah menuruni tebing terjal, namun hanya dapat dilakukan jika air laut mulai surut, karena jika air menggenang di sekitar gua akan sulit dilakukan.

    Lanjut dong ke utara Bali? Pantai Lovina, dengan pasir warna gelapnya yang eksotik. Yang paling istimewa dari Lovina adalah adanya rombongan lumba-lumba yang melompat di tengah laut di pagi hari. Untuk mendapat pemandangan itu, kita harus menyeberang ke tengah laut sebelum matahari terbit, karena biasanya lumba-lumba akan muncul pada pukul 06.00-08.00.

    Selain lumba-lumba, pengalaman lain di Lovina adalah snorkeling untuk menyaksikan beragam flora dan fauna bawah laut. Di sini pemandangan sunrise dan sunset juga dapat dijumpai di spot tertentu dengan pengalaman berbeda dari pantai-pantai di selatan Bali.[]