Tag: Pangdam

  • Pangdam Siliwangi Minta Ormas Jawa Barat Tidak Mudah Terprovokasi

    peloporberita.com/ | Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto menjalin silaturahmi dengan para Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-wilayah Jawa Barat, di Kafe dan Restro Kalaras, Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi.

    Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam III/Siliwangi, Minggu (31/10/2021), acara silaturahmi itu sebagai upaya menjalin komunikasi sekaligus membangun kebersamaan antara Kodam III/Slw dengan seluruh elemen masyarakat Jawa Barat.

    “Momentum ini untuk berbagi informasi dan berdiskusi, pecahkan permasalahan yang ada di Jawa Barat. Pasalnya, ormas itu dapat membangun masyarakat beserta kehidupan orang Jawa Barat itu sendiri,” ungkap Pangdam Agus Subiyanto.

    Pangdam mengatakan, ormas di Jawa Barat sudah kompak dan kuat. Ia pun berharap, kegiatan seperti ini bisa membuat saling mengingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan kelompok atau segelintir kepentingan perorangan.

    Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Berangkatkan 50 Prajurit TNI AD Latihan ke Singapura

    Pada kesempatan tersebut, Pangdam Agus Subiyanto juga menyampaikan sekaligus mengajak anggota ormas melaksanakan vaksin dan menjadi relawan untuk menyukseskan program pemerintah. “Bagi yang belum divaksinasi, silahkan datang ke Kesdam, vaksinatornya ada, vaksinnya juga ada, tinggal datang,” imbau Pangdam.

    Selain itu, Pangdam memberikan ruang dan tempat, bahkan siap memfasilitasi ormas dalam mendisiplinkan anggotanya melalui kegiatan bela negara.

    Di akhir acara, Pangdam Agus Subiyanto membagikan buku hasil karya tulisnya yang berjudul “Believe” serta mengajak menggelorakan untuk mewujudkan ”Siliwangi adalah Rakyat Jawa Barat dan Banten, Rakyat Jawa Barat dan Banten adalah Siliwangi”. []

  • TNI-Polri Pastikan Pengamanan Kunker Presiden Jokowi di Wilayah Sorong

    peloporberita.com/ | Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., bersama Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing, S.I.K., M.Si., memimpin apel gelar pasukan dalam rangka kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo (Jokowi), di lapangan apel Makorem 181/PVT, Sorong, Papua Barat, Sabtu (02/10/2021).

    Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Minggu (03/10/2021), sebanyak 900 personel yang terdiri dari gabungan aparat TNI dan Polri dipersiapkan untuk pengamanan kunker Presiden Jokowi. Selain pasukan alat tempur juga sudah dipersiapkan untuk ditempatkan pada sejumlah titik mulai dari Kota hingga Kabupaten Sorong. “Inilah tugas yang telah dipercayakan Pemerintah kepada kita semua, salah satu tugas pengamanan VVIP ini sangat berat akan tetapi apabila kita laksanakan tugas dengan ikhlas, maka akan terasa ringan,” ucapnya.

    Baca juga: Karya Bakti TNI dan Bakti Sosial Dislitbangad 2021 Resmi Ditutup

    Di hadapan para peserta apel gabungan, Pangdam Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa memerintahkan agar melaksanakan tugas pengaman ini dengan baik. “Ikuti petunjuk dari para komandan yang telah dibagikan dalam sektor masing-masing serta laksanakan koordinasi dengan para komandan sektor yang lain, sehingga apabila ada perkembangan situasi di lapangan dapat mengetahui semua,” ujarnya.

    Baca juga: TNI-Polri Pastikan PON XX Papua Tanpa Gangguan KKB

    Ia juga menginstruksikan agar melaksanakan koordinasi dengan para komandan sektor dengan menggunakan radio sehingga perkembangan dapat terus dipantau. “Laksanakan koordinasi dengan para Komandan Sektor masing-masing dengan menggunakan radio maupun alat komunikasi yang lain, sehingga perkembangan detik perdetik, menit permenit dapat dipantau dan segera laporkan kepada pimpinan apabila terjadi perkembangan situasi, sehingga para pimpinan dapat mengambil langkah yang tepat,” kata Pangdam.

    Sebagai informasi, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan satuan yang bersifat integrasi antara TNI, Polri dan Pemda Papua Barat. []

  • Pangdam XVIII/Kasuari Minta Jajarannya Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat Untuk Akselerasi Vaksinasi.

    www.pelopor.ID, Jakarta–Pangdam XVIII/Kasuari selaku Panglima Komando Tugas gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., bersama jajarannya terus melakukan evaluasi penanganan Covid-19 di wilayah Papua Barat melalui rapat secara virtual dari ruang rapat Sopsdam XVIII/Kasuari, Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Rabu (21/7/2021).

    Ia meminta jajarannya untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat di wilayah Papua Barat untuk segera mendukung langkah Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 terutama kegiatan PPKM dan vaksinasi.

    Pangdam mengatakan ada dua langkah bagaimana jajarannya membantu Pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Papua Barat. Langkah tersebut yang pertama adalah dengan akselerasi vaksinasi.

    “Sering saya katakan langkah kita pertama bagaimana membuat akselerasi atau percepatan vaksinasi ini bisa berjalan. Laksanakan dengan teknik dan seni kalian di lapangan agar masyarakat mau melakukan vaksinasi,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa para pejabat di wilayah Papua Barat seperti Gubernur, Bupati dan para pimpinan institusi lainnya telah sukarela melaksanakan vaksin, untuk itu perlu diikuti oleh masyarakat lainnya.

    “Kita harus menyampaikan kepada masyarakat bahwa Bapak Gubernur, Bupati dan pejabat lainnya sudah menjadi relawan untuk melaksanakan vaksin. Kita memiliki kekebalan tubuh tapi harus dipersenjatai lagi dengan vaksin untuk menangkal Covid-19”.

    “Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah bahwa di Indonesia saat ini sudah ada vaksin walaupun tidak bisa dipenuhi secara langsung seluruhnya tetapi secara bertahap. Ada beberapa negara yang kesulitan untuk vaksin,” kata Pangdam.

    Langkah yang kedua yaitu pembatasan mobilitas manusia. Ia menegaskan bahwa untuk melaksanakan langkah tersebut diberlakukan aturan PPKM dan mengimbau jajarannya untuk mengajak masyarakat agar dapat memahami dan melaksanakan aturan dari Pemerintah tersebut.

    “Saat ini kegiatan PPKM Darurat diubah istilahnya menjadi PPKM level 4 sedangkan PPKM diperketat diubah menjadi PPKM level 3. Di wilayah Papua Barat, PPKM level 4 diberlakukan di Manokwari dan Sorong, sedangkan level 3 diberlakukan di wilayah Fakfak, Teluk Bintuni dan Teluk Wondana,” imbuhnya.

    PPKM bukan hanya masalah peraturan untuk masyarakat akan tetapi yang paling penting adalah masalah tanggung jawab kemanusiaan dan merupakan tanggung jawab bersama.

    “Segera laksanakan serbuan vaksin baik anggota sendiri maupun masyarakat, berikan edukasi dan sosialisasi terkait vaksin, atur bagaimana penyekatan-penyekatan yang ada diwilayah masing-masing intinya dengan memberikan pemahaman yang baik terhadap masyarakat dengan cara humanis,” pungkas Pangdam.
    (TK/Red)