Tag: otonom

  • Zongmu Technology Raih Investasi Baru 1 Miliar Yuan

    Jakarta | Startup sistem penggerak otonom, Zongmu Technology Shanghai Co mengumpulkan lebih dari 1 miliar yuan atau setara USD 157 juta dalam putaran pendanaan baru, ketika saat startup tersebut berupaya membangun pabrik produksi baru.

    Putaran pendanaan seri E Zongmu ini dipimpin oleh Dongyang State-Owned Assets Investment Co dan Zhejiang Caitong Capital Investment Co. Selain itu juga didukung oleh sejumlah investor lain seperti Sunic Capital, Zuoyu Capital, Cosco Shipping Development Co dan China Cinda Asset Management Co.

    Rencananya, Zongmu akan memanfaatkan investasi ini untuk mempercepat penelitian dan pengembangan. Selain itu juga akan mendirikan pangkalan di provinsi Zhejiang yang dapat menghasilkan 2 juta set sistem mengemudi otonom setahun, seperti dilansir dari Bloomberg.

    Zongmu Technology berdiri sejak 2013 dan fokus pada teknologi dan produk sistem kemudi otonom serta asisten mengemudi. Startup itu juga menyediakan sistem parkir valet otomatis untuk produsen mobil.

    Pusat manufaktur Zongmu berada di Xiamen, sedangkan pusat penelitian dan pengembangannya tersebar di Xiamen, Beijing, Shanghai dan Stuttgart, Jerman.

    Saat ini, Zongmu juga tengah mempertimbangkan listing di papan STAR, seperti Nasdaq di Shanghai.[]

  • Elon Musk Kembali Naikkan Harga Software Full Self Driving

    peloporberita.com/ | Chief Executive Officer (CEO) Tesla Inc Elon Musk menyatakan akan menaikkan harga perangkat lunak atau software asisten pengemudi canggih, Full Self Driving (FSD) sebesar 20 persen, menjadi USD 12.000 mulai 17 Januari 2022.

    “Harga FSD Tesla naik menjadi USD 12.000 pada 17 Januari. Tepat di AS (Amerika Serikat),” tulis Elon Musk dalam cuitannya, seperti dikutip Reuters, Sabtu (8/1/2021).

    Padahal belum sampai dua tahun produsen mobil listrik tersebut menaikkan harga FSD menjadi USD 10.000, dari sebelumnya USD 8.000 pada 2020 lalu.

    Selain itu, Elon Musk juga menulis bahwa harga berlangganan bulanan akan naik, ketika FSD dirilis secara luas.

    Sebelumnya, Tesla telah memperluas rilis versi uji perangkat lunak FSD yang ditingkatkan, seperti mengubah jalur secara otomatis dan berbelok. Selain FSD, semua mobil Tesla juga telah dilengkapi dengan perangkat keras yang mampu menyediakan fitur Autopilot.

    Namun, Tesla menegaskan bahwa terlepas dari namanya, fitur Autopilot dan FSD adalah sistem bantuan dan tidak dapat mengemudi sendiri. Perusahaan milik Elon Musk ini memastikan, pengemudi harus tetap siap siaga untuk campur tangan kapan saja. []

  • Toyota Akan Rilis Platform Perangkat Lunaknya Sendiri

    peloporberita.com/ | Perusahaan otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corp, berencana meluncurkan sistem operasinya sendiri pada tahun 2025 mendatang. Sistem tersebut akan mampu menangani operasi lanjutan, seperti mengemudi secara otonom untuk kendaraan Toyota.

    Seperti diketahui, perangkat lunak atau software saat ini peranannya sangat besar dalam kendaraan. Misalnya untuk mengendalikan baterai dan motor listrik, navigasi, hiburan atau sound system hingga menjalankan system kemudi otonom.

    Mengutip laporan Nikkei, Toyota menargetkan bisa menempatkan sistem operasi di kendaraannya sendiri pada tahun 2025, dengan rencana membuatnya tersedia untuk afiliasi seperti Subaru di masa mendatang.

    Selain sistem operasi, Toyota juga saat ini sedang mempertimbangkan model lisensi untuk membuat Arene tersedia bagi produsen mobil lain dan perusahaan yang mengerjakan mobil listrik atau mobil dengan sistem kemudi otonom.

    Platform perangkat lunak otomotif Toyota Arene akan bersaing dengan rivalnya dari Jerman, Volkswagen AG dan Daimler AG.

    Kini, Volkswagen tengah mengerjakan perangkat lunak ‘VW.OS’ dan Daimler berencana meluncurkan ‘Sistem Operasi Mercedes-Benz’ di mobilnya pada tahun 2024. []

    Baca juga: Toyota Benamkan Investasi US$ 70 Miliar di Mobil Listrik Hingga 2030