Tag: Onlyfans

  • Selain Marshel Widianto, Polisi Buru Pembeli Konten Porno Dea Onlyfans Lainnya

    Jakarta – Setelah memeriksa Komika Marshel Widianto yang menjadi pembeli konten porno milik Dea OnlyFans. Penyidik Polda Metro Jaya, masih terus mengusut keterlibatan pihak lain yang turut menyebarkan konten porno milik wanita yang masih tercatat sebagai mahasiswi tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, polisi kini tengah mendalami pihak-pihak lainnya yang turut menjadi pembeli konten porno tersebut.

    “Ini sedang didalami oleh penyidik, kan akun Google Drive-nya sudah disita oleh penyidik sehingga nanti akan ketahuan siapa saja yang pernah membeli video-video ataupun gambar-gambar yang bersifat pornografi dari Saudari Dea,” tutur Kombes Zulpan, Jumat (08/04/2022).

    Pihak-pihak lain yang teridentifikasi menjadi pembeli, nantinya bakal dipanggil juga oleh Polisi untuk dimintai keterangan. Tetapi, ia belum bisa memastikan siapa saja pihak lain tersebut. “Nanti akan diambil keterangan. Tapi belum bisa saya sampaikan karena penyidik itu yang tahu, nanti penyidik akan mendalami dulu,” ungkapnya.

    Hingga saat ini, Polisi belum menambahkan tersangka lainnya dalam kasus pornografi Dea Onlyfans setelah sebelumnya penyidik memeriksa kekasih Dea, Dicky Reno Zulpratomo, dan Marshel. “Tentu nanti penyidik akan merumuskan langkah lebih lanjut dalam rangka pemberkasan Saudari Dea karena dalam kasus ini tersangkanya baru satu, yaitu Saudari Dea sendiri,” tegas Kombes Zulpan.

    Adapun kekasih Dea, Dicky telah diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya lantaran menjadi pemeran laki-laki dalam video asusila yang diperjualbelikan Dea. Namun polisi tak dapat dijerat laki-laki itu sebagai tersangka. Sebab, Dicky mengaku tak tahu bahwa video tersebut bakal diperjualbelikan dan disebarluaskan. Selain itu, Dia juga tak menerima keuntungan dari hasil penjualan tersebut.

    Selain Dicky, komika Marshel Widianto juga telah rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi lantaran telah membeli akun Google Drive milik Dea yang berisi 76 video serta foto tanpa busana. Tetapi, Marshel juga masih berstatus sebagai saksi, sebab dia mengaku tak ikut menyebarluaskan video tersebut. Marshel bilang, konten porno yang dibelinya seharga Rp 1,4 juta itu hanya untuk konsumsi pribadi. []

  • Tak Ditahan, Tersangka Kasus Pornografi Dea Onlyfans Wajib Lapor 2 Kali Seminggu

    Jakarta – Tersangka Kasus Pornografi Gusti Ayu Dewanti atau Dea Onlyfans, tidak ditahan Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Namun, dirinya wajib lapor 2 kali dalam seminggu.

    “Yang bersangkutan tidak kita tahan dan hanya menjalani wajib lapor dua kali seminggu ke Polda Metro Jaya,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, Minggu (27/03/2022).

    Endra Zulpan menjelaskan, alasan penyidik memutuskan untuk tidak menahan Dea lantaran mereka melihat jaminan dari pihak keluarga sehingga diberikan dispensasi agar Dea tidak ditahan.

    “Jadi ada permohonan dari pihak keluarga agar yang bersangkutan tidak ditahan dan keluarga siap menjadi jaminan. Berdasarkan permohonan keluarga, yang bersangkutan masih berstatus mahasiswi dan ingin menyelesaikan kuliahnya,” ungkapnya.

    Meski tidak ditahan, Endra Zulpan menegaskan bahwa proses hukum dan pengembangan kasus yang menjerat Dea Onlyfans akan tetap dilanjutkan. Kini Polda Metro jaya tengah membidik tersangka lain dalam kasus yang menjerat Dea.

    “Proses hukumnya tetap dilanjutkan, pengembangan kasusnya juga terus dijalankan sampai nanti berkasnya lengkap dan akan diserahkan ke Kejaksaan. Nanti kalau sudah di Kejaksaan terserah prosesnya seperti apa apakah akan dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan atau bagaimana,” tegasnya.

    Polisi, menetapkan Dea sebagai tersangka setelah penyidik memastikan, konten video dan foto yang sering diunggah Dea, melanggar undang-undang pornografi dengan ancaman hukuman pidana maksimal 6 tahun penjara.

    Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap Dea di kamar kosnya di Kota Malang, Jawa Timur. Dea Onlyfans, merupakan konten creator di aplikasi khusus dewasa, Onlyfans dan dirinya mengakui telah menyebarkan sejumlah gambar syur aplikasi itu sejak 2020, juga di akun media sosial pribadinya.

    OnlyFans sendiri adalah sebuah konten layanan berlangganan khusus dewasa yang berbasis di London, Inggris. Di sini, Pembuat konten dapat memperoleh uang dari pengguna yang berlangganan konten mereka sebagai penggemar. Hal ini, memungkinkan pembuat konten bisa mendapat uang langsung dari penggemar mereka setiap bulan serta tip satu kali dan fitur tayangan berbayar (PPV).

    Layanan ini umumnya dikaitkan dengan pekerja seks, tetapi juga menampung karya pembuat konten lain, seperti pakar kebugaran fisik, musisi, dan pembuat konten lain yang memposting secara online secara teratur. []