peloporberita.com/ – Berita duka cita datang dari Bandung, Jawa Barat. Walikota mereka, Oded Danial, meninggal dunia pada Jumat, (10/12/2021).
Pria yang biasa disapa Mang Oded itu, diketahui tersungkur ketika hendak memberikan Kutbah Jumat di mesjid Mujahidin, Jalan Sancang Bandung.
Mang Oded, segera dilarikan ke Rumah Sakit, tapi sayang nyawanya tidak tergolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia.
“Beliau dinyatakan tidak ada respon dan dinyatakan meninggal dunia pukul 11.55 WIB setelah menjalankan shalat sunat,” tutur Direktur Utama RS Muhammadiyah Bandung, Kautsar Boesoerie, kepada wartawan, Jumat (10/12/2021) siang.
“Kemungkinan serangan jantung kalau meninggal mendadak seperti ini. Kita tidak bisa mengatakan apa apa. Waktu kita terima, Mang Oded sudah meninggal,” tambahnya.[]
peloporberita.com/ | Jakarta – Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Bandung sehingga timbul herd immunity pada setiap orang.
“Pola tidur harus baik. Jika tak ada kepentingan di malam hari, pukul 20.00 WIB sudah harus istirahat. Dan jangan lupa cukup olahraga juga makan teratur dengan makanan-makanan bergizi.”
Hal ini, diungkapkan Oded saat meninjau secara langsung vaksinasi bagi pegawai mal di Hotel Pullman Kamis, 24 Juni 2021 yang terselenggara berkat kolaborasi Pemkot Bandung dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).
Lebih lanjut, sebagai penyintas Covid-19, Oded berpesan kepada seluruh warga Kota Bandung untuk selalu menjaga kebersihan dan kondisi tubuh dengan selalu menaati anjuran pemerintah serta mematuhi protokol kesehatan.
“Pola tidur harus baik. Jika tak ada kepentingan di malam hari, pukul 20.00 WIB sudah harus istirahat. Dan jangan lupa cukup olahraga juga makan teratur dengan makanan-makanan bergizi,” tuturnya.
Adapun jumlah tenaga kerja di mal atau pusat perbelanjaan Kota Bandung yang harus mengikuti vaksinasi mencapai 12.746 orang dari 23 mal yansg ada di Kota tersebut. Sedangkan yang baru divaksin sebanyak 4.451 orang atau sekitar 34,9 persen. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Wali Kota Bandung Oded M. Danial, terus berupaya menambah bed atau tempat tidur di rumah sakit untuk para pasien Covid-19. Menurut Oded, kini pihaknya telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak untuk menambah 400 tempat tidur baru khusus untuk perawatan pasien Covid-19.
“Kami juga akan terus berupaya menambah tempat tidur, yang masih memungkinkan di antaranya Rumah Sakit Kebon Jati di Kawaluyaan ada 300 tempat tidur. Saya sudah ngobrol dengan yang punyanya langsung. Alhamdulillah sudah ada tanda dan akan segera kita proses,” tutur Oded, Rabu (23/6/2021).
“Pekan lalu saya sudah keluarkan surat edaran untuk penambahan kapasitas tempat tidur. Alhamdulillah, ada penambahan 36 persen. Tapi itu memang kejar-kejaran ketika tempat tidur ditambah yang memakai juga bertambah.”
Oded menjelaskan, bahwa Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) yang lama di Jalan Astanaanyar juga berpotensi untuk menambah tempat tidur khusus perawatan pasien Covid-19.
“Ada juga di RSKIA yang lama ada 100 (tempat tidur) lebih di sana,” sebutnya.
Selain dua lokasi itu, sebelumnya Oded sudah meminta rumah sakit di Kota Bandung untuk menambah kapasitas tempat tidur. Namun kondisinya masih sangat waspada sebab penambahan tempat tidur juga dibayangi meningkatnya jumlah pasien yang masuk dalam perawatan di rumah sakit. Terlebih di Kota Bandung juga turut menampung pasien dari luar daerah yang jumlahnya bisa mencapai 50 persen.
“Pekan lalu saya sudah keluarkan surat edaran untuk penambahan kapasitas tempat tidur. Alhamdulillah, ada penambahan 36 persen. Tapi itu memang kejar-kejaran ketika tempat tidur ditambah yang memakai juga bertambah,” tandasnya.
Oleh sebab itu, Oded terus mendorong agar kelurahan memiliki tempat isolasi mandiri. Sehingga jika ada yang terpapar tanpa gejala ataupun dengan gejala ringan bisa ditangani secara kewilayahan.
“Isolasi di kecamatan dari 151 kelurahan ada sekitar 130 kelurahan yang mereka punya isolasi tinggal 21 kelurahan lagi. Waktu ratas (rapat terbatas) terakhir saya perintahkan agar mereka bersama-sama menyiapkan isolasi di masing-masing kelurahan,” ujarnya. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial merasa sedih dan geram jika mengingat penderitaan rakyat Palestina. Rasa geram lantaran ia mendengar dan melihat perlakuan Israel terhadap rakyat Palestina.
Sekaligus itu juga yang membuatnya merasa sedih. Terlebih melihat kekerasan Israel terhadap bayi, anak-anak bahkan kepada ibu hamil membuat Oded sangat terpukul.
“Dari mulai orang tua, anak-anak, bahkan bayi yang tidak berdosa pun mereka harus menghadapi cobaan seperti itu.”
“Saya melihat di Youtube. Saudara-saudara kita di Palestina itu sedang mendapatkan perlakuan penistaan yang sangat luar biasa,” tutur Oded usai menyerahkan bantuan hasil penggalangan dana Bandung Peduli Palestina kepada Baznas Kota Bandung di Pendopo, Kamis, 17 Juni 2021.
“Dari mulai orang tua, anak-anak, bahkan bayi yang tidak berdosa pun mereka harus menghadapi cobaan seperti itu,” sambung Oded dengan mata berkaca-kaca.
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. (Foto:Pelopor/Pemkot Bandung)
Melihat situasi di Palestina, Oded meminta warga Kota Bandung agar senantiasa bersyukur. Sebab, meski saat ini Indonesia sedang dilanda wabah covid-19, namun kondisi tersebut tidak separah yang dirasakan oleh warga Palestina.
“Walaupun kita mempunyai permasalahan masih bisa makan, tapi mereka di sana mencari untuk makan aja susah,” ucapnya.
Tak lupa, Oded berterima kasih kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bandung yang mau menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu rakyat Palestina.
Adapun dalam penggalangan dana “Bandung Peduli Palestina” yang dimulai tanggal 1 Juni – 15 Juni 2021 berhasil terkumpul Rp416 juta. Dana tersebut nantinya akan disalurkan kepada warga Palestina oleh Baznas Kota Bandung melalui Baznas RI.
“Mudah-mudahan apa yang disisihkan oleh ASN Kota Bandung ini menjadi pintu keberkahan dan ini sebagai bukti bahwa Kota Bandung Peduli Kemanusiaan. Semoga ini bisa mengurangi penderitaan mereka,” harapnya. []