peloporberita.com/ – Pengamat musik Benedictus Benny Hadi Utomo alias Bens Leo, meninggal dunia pada hari ini, Senin (29/11/2021). Ia berpulang akibat terpapar virus Covid-19. Menurut keterangan pihak keluarga, pria berusia 69 tahun itu sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Bens Leo mengalami sesak nafas sejak masuk RS, kondisinya makin menurun hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada 29 November 2021 Pukul 08.24 WIB. Ungkapan duka, Doa dan harapan pun pun mengalir agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
peloporberita.com/ | Jakarta – Pianis kebanggaan Indonesia Jonathan Kuo, akan kembali menunjukan karya-karya kolosal komponis besar dunia, setelah sebelumnya sukses dengan dua konser daring,‘The Russians Connections’ dan The Great Three ‘B’.
”Karya Felix Mendelssohn dan Robert Schumann sangat jarang dimainkan di Indonesia. Jadi jangan terlewatkan untuk menyaksikan karya-karya mereka yang akan saya mainkan nanti.”
Jonathan akan tampil dalam program virtuosik membawakan karya komponis yang pernah tinggal dan berkarir di Leipzig, Jerman. Yaitu, dua komponis (di paruh awal abad XIX), Robert Schumann (Symphonic Etudes, Op. 13) dan Felix Mendelssohn (Trio for Piano, Violin & Cello, Op 49).
”Keduanya adalah komposer Jerman yang terkenal. Alasan lain mengapa saya memilih keduanya adalah meski tinggal di daerah yang sama, mereka menunjukan karakter yang berbeda,” tutur Jonathan, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Kamis, 30 September 2021.
Sesuai dengan tema, Jonathan mengangkat ‘In Leipzig’ sebagai penampilan ketiganya di tahun 2021. Penampilan pria yang akrab disapa Jo ini bisa disaksikan melalui kanal Youtube Jakarta Sinfonietta, Jum’at 1 Oktober pukul 20.00 WIB (premiere).
Berbeda dengan penampilan sebelumnya, Jonathan akan tampil bersama dua rekannya dari Bandung dan juga anggota Jakarta Sinfonietta. Mereka adalah Ahmad Ramadhan (pemain biola) dan Dani K Ramadhan (pemain cello).
”Dua teman saya ini memang musisi yang luar biasa dan berdomisili di Bandung. Sehingga mudah melakukan kolaborasi. Kami sudah sering berkolaborasi bersama,” ungkap Jonathan.
Dibawah bimbingan Iswargia R Sudarno dari Konservatorium Musik Jakarta, Jonathan mulai berlatih sejak dua bulan yang lalu. Menurut Jonathan karya yang dibawakannya nanti penuh tantangan dan termasuk karya yang sulit.
”Karya Felix Mendelssohn dan Robert Schumann sangat jarang dimainkan di Indonesia. Jadi jangan terlewatkan untuk menyaksikan karya-karya mereka yang akan saya mainkan nanti,” ajak Jonathan.
Selama mendampingi Jonathan berlatih, Iswargia menjelaskan bila anak didiknya sangat mencintai karya komponis besar. ”Salah satu komponis favorit Jonathan adalah Robert Schumann, yang dulu pernah tinggal di Leipzig,” tegas Iswargia.
”Leipzig merupakan kota penting dalam perkembangan musik di awal Abad XIX, disamping Wina, Paris, dan London. Mendelssohn yang banyak berkarir di sana merupakan tokoh penting dalam perkembangan musik di kota itu,” tambahnya.
Saat penampilannya nanti, Jonathan & Friends akan menyuguhkan karya apik sekitar 90 menit. ”Program utama yang berbeda dengan konser sebelumnya adalah, dalam konser ini ada karya musik kamar yaitu Piano Trio No 1 karya Mendelssohn,” ucap Iswargia.
Melihat konsistensi Jonathan dalam mempelajari dan mengenalkan karya-karya komponis besar menjadi kebanggaan tersendiri bagi Iswargia.
”Saya sebagai guru untuk memperkenalkan lebih jauh lagi komponis ternama lain yang memberi pengaruh terhadap perkembangan musik Barat, agar wawasan, pengetahuan, serta inspirasi Jonathan pun semakin luas dan terbuka,” tandasnya. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Azka Arie, merilis single kedua berjudul PEACE dengan lirik berbahasa inggris. Sebelumnya, ia meluncurkan single pertama yang juga berbahasa inggris berjudul I’M A STAR pada maret 2021 lalu.
Lagu tersebut cukup sukses dan telah ditonton belasan ribu kali di kanal youtube, dan puluhan ribu streams di berbagai platform musik digital. Bagi Azka Arie yang notabene seorang penyanyi muda pendatang baru, hal tersebut adalah sesuatu yang sangat luar biasa.
”Damai bukanlah tidak perang semata, namun dunia yang penuh cinta dan ketenangan.”
Lagu PEACE, merupakan luapan hati dari pemilik nama asli Iqlima Azka Chalifah ini atas semua kegundahan hati ketika menyaksikan peperangan yang terjadi di hampir seluruh bagian dunia belakangan ini. Dimana manusia dengan keserakahan dan kekejamannya saling menindas manusia lainnya yang tidak bersalah.
Selalu dan terus berulang bahwa yang menjadi korban terbesar adalah anak-anak kecil yang kehilangan nyawa orang tuanya bahkan nyawa mereka sendiri baik secara langsung atau pun yang mati berlahan-lahan dengan sia-sia.
Melalui lirik PEACE, Azka Arie dengan lugas ingin segala bentuk peperangan segera berakhir dan dunia menjadi damai selama-lamanya.
Azka Arie Rilis Single Kedua Berbahasa Inggris “PEACE” .(Foto:Pelopor.id/Ist)
”Damai bukanlah tidak perang semata, namun dunia yang penuh cinta dan ketenangan” tutur Azka Arie dalam interview yang dilakukan baru-baru ini di Jakarta.
“dibawah naungan KANAKA sebagai publisher, lagu PEACE sudah bisa didengarkan di radio-radio seluruh Indonesia, di seluruh platform musik digital mulai 29 September 2021 dan video musiknya bisa ditonton di kanal Youtube AZKA ARIE OFFICIAL per 6 Oktober 2021,” tambahnya.
Adapun seluruh proses produksi pada single kedua ini, baik pada saat rekaman, mixing, mastering, pembuatan video musik dan promosi disupport penuh oleh R-ENTERTAINMENT, sebuah wahana produksi audio & visual yang berlokasi di Yogyakarta.
“karakter suara Azka Arie sangat unik dan anti mainstream dari kebanyakan penyanyi Indonesia lainnya” kata pimpinan R–ENTERTAINMENT, Ary.
Lagu PEACE yang berdurasi 3 menit 59 detik itu, boleh dibilang gebrakan di industri musik Indonesia. Sebab, selain dikarenakan liriknya memakai bahasa universal yaitu bahasa inggris untuk mengirimkan pesan perdamaian yang sangat mendalam ke seluruh belahan dunia, komposisi dan arransemen lagu terbaru Azka Arie ini juga sangat memukau. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Grup band Elkasih Reborn, kembali merillis single terbarunya bertajuk Kemarau Cinta pada Minggu, 26 September 2021 di platform digital dan channel Youtube. Rilis single Kemarau Cinta, dilakukan setelah Elkasih mendapatkan vokalis baru bernama Septa Agustin.
“Jadi lagunya tuh ceritanya El Septa kan di ghosting, di Kemarau Cinta ini dia cari yang ghosting. Ternyata si cewek itu nggak ada sebenarnya.”
“Alhamdulillah single terbaru kami launcing juga. Lagu ini kami buat ditengah PPKM level 4,” tutur El Ari yang ditemui bersama dengan personil Elkasih lainnya, di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu sore yang dihadiri Wakil Bupati Tasikmalaya.
“Banyak yang tertunda juga tapi akhirnya bisa kita lewati untuk pembuatan video dan rekaman single ini,” tambahnya.
El Ari mengatakan dalam single tersebut, dirinya bersama dengan El Septa, El Arif, El Binbin, dan El Fajar bercerita tentang ghosting dalam hubungan asmara. El Ari, keyboardis Elkasih Reborn juga mengakui, bahwa lagu Kemarau Cinta liriknya masih berkesinambungan denngan lagu Muntaber.
“Jadi lagunya tuh ceritanya El Septa kan di ghosting, di Kemarau Cinta ini dia cari yang ghosting. Ternyata si cewek itu nggak ada sebenarnya,” kata El Ari.
Produksi karya terbarunya ini dilakukan ditengah PPKM Level 4, sehingga Elkasih Reborn harus diam-diam dalam mengambil gambar untuk video klip. Padahal, Elkasih Reborn berencana melakukan proses syuting video klip di Braga, Asia Afrika, Cikole Bandung, hingga Cikarang.
“Tapi kendalanya gitu, kita udah coba untuk mengajak director lain tapi mereka nggak sanggup karena situasi PPKM itu. Akhirnya kita memberanikan diri untuk buat sendiri aja deh,” tegasnya.
“Mungkin lebih fleksibel bisa nyelusup-nyelusuplah gitu. Alhamdulillah akhirnya bisa terlaksana,” lanjutnya.
Selanjutnya, El Ari berharap lagu Kemarau Cinta bisa dinikmati masyarakar Indonesia, dan membuat Elkasih Reborn bisa menjaga eksistensinya di industri musik Indonesia.
“Harapan kami semoga single video klip single ini bisa lebih baik dari single sebelumnya. Bisa mendapat tempat di hati penikmat musik di Indonesia terutama,” tandas El Ari. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Gitaris dan penulis lagu Ichon Badguitar, resmi merilis proyek musik baru berupa single berjudul “Langkah”. Dalam karya anyarnya ini, pencabik gitar asal Yogyakarta itu menggaet vokalis Stallion, Uchin untuk membawakan tembang tersebut.
Dalam liriknya, lagu “Langkah” dari Ichon Badguitar X Uchin ini mengangkat kisah nyata mengenai persahabatan yang ditulis apa adanya. Tembang ini mulai dirangkai pada Maret 2021 dan diproduksi secara mandiri oleh Ichon.
“Lagu yang menurut beberapa vokalis lumayan rumit untuk dinyanyikan, karena memiliki 7 pola atau bagian, di mana umumnya sebuah lagu hanya memiliki 3-4 pola atau bagian saja.”
“Ide menulis lagu “Langkah” ini based on true story, lirik yang apa adanya. Ditulis bulan maret 2021,” tutur Ichon Badguitar berdasarkan keterangan tertulis Kamis, 16 September 2021.
“Setelah sekian lama menyeleksi beberapa vokalis, akhirnya menemukan seorang penyanyi yang pas untuk lagu ini, Uchin, vokalis dari Stallion, sebuah grup band rock asal Yogyakarta,” sambungnya.
Artwork lagu Langkah dari Ichon Badguitar dan Uchin. (Foto: peloporberita.com/Ichon)
Ichon menjelaskan, Uchin dipilih untuk membawakan lagu bergenre pop indie ini lantaran dinilai mampu membawakan progresi vokal dan chord yang terbilang rumit.
"Lagu yang menurut beberapa vokalis lumayan rumit untuk dinyanyikan, karena memiliki 7 pola atau bagian, di mana umumnya sebuah lagu hanya memiliki 3-4 pola atau bagian saja. Terlebih lagu ini memakai progresi chord yang unik," ungkapnya.
Ichon sendiri dikenal publik sebagai gitaris grup band The Flash yang kerap pula menulis lagu untuk sejumlah penyanyi solo, temasuk tembang "I'm A Star" dan "Peace" yang dinyanyikan Azka Arie, "Bersyukur" dan "Rindu" (Naura Arie), serta "Rock n' Roll Saja" (Andi Jabrik), dan lain-lain.
Dalam proses produksinya, tembang Langkah direkam dan diaransemen oleh Ichon sendiri. Bahkan, pemain gitar kelahiran Yogyakarta, 26 November 1982, itu harus mengoperatori sendiri proses mixing dan mastering.
Saat ini, lagu “Langkah” milik Ichon Badguitar X Uchin sudah dapat didengarkan melalui platform pemutar musik digital, mulai 30 Agustus 2021.
Rencananya, video klip tembang ini juga akan diluncurkan dalam waktu dekat dalam format film pendek. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Gitaris gaek Edi Kemput resmi merilis album solo bertajuk Delusi.. Kill The Syndrome…! pada 22 Juni 2021 lalu. Lewat album berisi delapan lagu instrumental ini, pemain gitar grup band Grassrock itu menolak tunduk pada sindrom kejayaan di masa lalu.
“Sebenarnya album ini lebih kepada apa itu kontrol sosial, kayak ada lagu judulnya Indonesia Berduka, ya Tuhan itu aku melihat banyak kejadian-kejadian yang bisa dibilang memilukan itu.”
"Jadi album ini aku buat tuh karena yang sebagai seorang musisi, aku harus tetap buat karya lagi," tutur Edi Kemput, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Minggu, 12 September 2021.
Meski dikenal sebagai musisi yang datang dari kancah rock, Edi yang juga merupakan musisi pendamping di berbagai band pengiring justru mengisi album solonya dengan berbagai genre musik, termasuk jazz.
Adapun 8 tembang instrumental yang diracik Edi dalam album ini, masing-masing berjudul Rindu Yang Teramat Dalam, Indonesia Berduka, Joged Dulu, Song for Janna, Yearning for You, Pilihlah AKu … Indonesia !!!. Sunday Noon, dan Wonderfull Silence.
“Musik enak kan universal gitu kan, musik ini kan bahasa hati, bahasa ekspresi. Aku ingin mengekspresikan apa yang ada, yang aku lihat,” tegasnya.
Selain sebagai upaya berdamai dengan diri, lewat album barunya ini, Edi berusaha menjadikan musik sebagai alat kontrol sosial. Misalnya, pada tembang Indonesia Berduka, pemilik nama lengkap Tri Witarto Edi Purnomo itu mengaku berusaha menyuarakan fenomena sosial yang ia saksikan sendiri.
“Sebenarnya album ini lebih kepada apa itu kontrol sosial, kayak ada lagu judulnya Indonesia Berduka, ya Tuhan itu aku melihat banyak kejadian-kejadian yang bisa dibilang memilukan itu, dari mulai bencana di Palu yang sangat luar biasa waktu itu, terus menyusul bencana-bencana yang lain,” tandas Edi Kemput.
Saat ini, album solo Edi Kemput bertajuk Delusi.. Kill The Syndrome…! sudah dapat didengarkan di berbagai platform pemutar musik digital. Sedangkan versi fisik album berbentuk CD, bisa didapatkan melalui pemesanan lewat Direct Message (DM) akun Instagram @edi_kemput. []
peloporberita.com/ | Jakarta – The King Of Pop Melayu, Kangen Band bersiap melempar single keduanya, sambungan dari alur cerita single sebelumnya yang berjudul “Sherin”. Masih sebuah karya cipta dari Dodhy, “Sherin” adalah kisah cerita nyata dari gitaris di Kangen Band ini.
“Ya…Sherin betul-betul nyata”, itu kisah saya hanya nama nya saja yang disamarkan” tutur Dodhy berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Senin, 6 September 2021.
Proses pembuatan lagu “Sherin” hanya memakan waktu 2 hari dan tidak ada kesulitan dalam meramu nya, begitu juga dalam memilih lokasi pembuatan video klip nya masih jatuh di Kota Kelahiran para personil Kangen Band di Bandar Lampung.
Konsep Video Klip dari “Sherin” menjadi sambungan dari bagian alur “Sesaknya Dada”, yang sebelumnya bercerita Andika Mahesa, Lead Vocal Kangen Band yang menjadi seorang professional Photographer mempunyai kekasih yang ternyata kekasihnya bermain hati dengan lelaki yang baru saja dikenalnya.
Sehingga melunturkan kesetiaan yang telah dijalin sampai pada saatnya ada moment mereka dipertemukan kembali tapi tidak untuk dipersatukan karena Kekasih Andika memilih menikah dengan lelaki pilihannya yang baru dikenalnya.
Lantas siapakah Sherin?? Apa Hubungannya dengan Sherin??
“Sherin” adalah seorang Wanita yang menyelamatkan Andika yang masih berperan sebagai model di Video Klipnya, Andika mengalami cidera karena kecelakaan yang menimpanya lalu ditolong oleh Sherin yang ternyata mempunyai rasa cinta yang besar untuk Andika.
Tetapi perasaan tersebut sangat bertolak belakang dengan yang dirasakan Andika sehingga membuat kisah cinta ini hanya menjadi kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Kabar duka datang dari dunia musik, Drummer band legendaris The Rolling Stones, Charlie Watts meninggal dunia di usia 80 tahun. Salah satu musisi terbaik dunia ini, tutup usia di sebuah rumah sakit di London, Inggris pada Selasa, 24 Agustus 2021 waktu setempat.
Kabar ini, diketahui lewat unggahan Rolling Stones di akun Instagram mereka. Sang drummer, disebut meninggal dunia dengan tenang saat pihak keluarga tengah berkumpul di sekelilingnya.
“Salah satu drummer terhebat di generasinya.”
“Ini adalah kesedihan yang besar untuk mengumumkan meninggalnya Charlie Watts yang kami cintai. Ia pergi dengan tenang di sebuah rumah sakit di London hari ini dengan dikelilingi oleh keluarganya,” tulis Rolling Stones.
“Charlie adalah suami, ayah, dan kakek yang disayangi dan juga, sebagai anggota Rolling Stones, salah satu drummer terhebat di generasinya. Kami dengan hormat meminta agar privasi keluarga, anggota band, dan teman dekatnya dihormati di masa sulit ini.”
Charlie Watts lahir di Kingsbury, London, Inggris pada 2 Juni 1941. Ia bergabung dengan Rolling Stones sejak 1963 hingga akhir hayatnya. Ia menjadi personel Rolling Stones yang mengisi seluruh album studio dari band tersebut bersama Mick Jagger dan Keith Richards.
Banyak musisi yang menyampaikan duka cita sekaligus memberi penghormatan terakhir kepada Charlie. Seperti Gitaris dan penyanyi Beatles Paul McCartney yang mengatakan bahwa dia sangat sedih mendengar kabar kepergian Charlie.
Sementara rekan lainnya Elton John menyebut, berita ini sebagai hari yang sangat menyedihkan. Menurutnya, Charlie adalah drummer pamungkas. Pria paling bergaya, dan teman yang sangat brilian.
“Belasungkawa terdalam saya untuk Shirley, Seraphina, dan Charlotte (Istri, putri, dan cucu Watts). Dan tentu saja, Rolling Stones,” tulis Elton John di Facebook.
Sebelum meninggal, Watts sempat mengumumkan bahwa ia tidak akan dapat mengambil bagian dalam tur Rolling Stones ‘No Filter di stadion AS karena alasan medis. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Musisi sekaligus YouTuber, Atta Halilintar resmi merilis lagu berjudul #THISISINDONESIA. Lagu bertemakan Indonesia itu, berhasil diterima dengan baik oleh masyarakat, bahkan bukan hanya di Tanah Air, tetapi sampai ke mancanegara.
Penerimaan lagu #THISISINDONESIA di masyarakat Indonesia dan internasional begitu singkat. Buktinya,setelah dirilis pada 15 Agustus 2021, lagu #THISISINDONESIA langsung trending kurang dari 24 jam, bahkan di 6 negara sekaligus.
“Bagaimanapun juga kami tetap orang Indonesia sehingga ingin memberikan persembahan terbaik bagi Indonesia.”
Di Indonesia lagu #THISISINDONESIA trending 1, Hongkong Trending 3, Singapore Trending 5, Taiwan Trending 7, Malaysia Trending 19 dan di Dubai lagu This Is Indonesia menjadi Trending ke 23.
Kesuksesan lagu #THISISINDONESIA ini tidak lepas dari lirik, tema, kolaborasi hingga konsep video klip yang dikemas dengan spektakuler. Bersama dengan Rizal Mantovani, Atta menyutradarai video klipnya dengan menggunakan teknologi computer-generated imagery (CGI) yang menampilkan keindahan alam dan ciri khas Indonesia, seperti baju, kesenian, budaya, dan ikon-ikon Indonesia.
Video klip ini mengangkat konsep futuristik tanpa menghilangkan sisi Indonesia yang megah dan elegan. “Untuk proyek ini saya ingin benar-benar spesial, dan saya meminta kepada Rizal Mantovani untuk membuat video klip. Sempat beradu konsep, sampai akhirnya dipilihlah video klip yang sekarang rilis ini,” ungkap Atta.
Ketika proses syuting juga benar-benar dibuat nuansa perdesaan, seperti di Papua yang dikemas lebih futuristik dan elegan, ditambah lagi ada penari yang menampilkan tarian-tarian kontemporer.
Dalam video klip lagu #THISISINDONESIA, Atta juga mengajak serta Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia. Menurutnya, musik tidak hanya sekedar memainkan instrumental tapi bisa juga menjadi ekspresi dari membangkitkan semangat nasionalisme dan patriotisme.
Dalam video tersebut, Sandiaga Uno berdiri di atas landscape Indonesia dan dikelilingi ikon-ikon Indonesia, seperti Candi Borobudur, Gunung Merapi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sementara BEAUZ, bermain DJ di atas awan dengan landscape alam Indonesia yang indah.
Menurut duo DJ asal keturunan asli Indonesia itu, begitu senang bisa terlibat dengan Atta Halilintar, selain lagunya bagus, konsep dan penggarapan video klipnya juga sangat bagus sekali.
“Kami sangat bangga dan senang bisa diberikan kesempatan untuk berkolaborasi di proyek lagu terbarunya Atta,” sebut duo DJ tersebut.
Tidak berhenti sampai di situ, melalui lagu yang bergenre Hip Hop Etnic ini juga Atta berkolaborasi dengan sang istri, yaitu Aurelie Hermansyah, Diva Indonesia sekaligus ibu mertua, Krisdayanti, dan ibunda Lenggogeni Faruk Halilintar.
Atta Halilintar mengajak DJ BEAUZ untuk berkolaborasi dalam lagu #THISISINDONESIA ini. Bahkan, Atta juga menyampaikan dukungannya terhadap BEAUZ dan mengajak penggemarnya untuk sama-sama melakukan voting untuk DJ BEAUZ pada acara DJ Mag Top 100 tahun ini.
DJ BEAUZ dimotori oleh dua bersaudara, yakni Bernie Yang, dan Johan Yang. Namanya sudah terkenal di dunia musik internasional.
“Tentunya kami sangat bangga dapat bergabung pada proyek ini. Bagaimanapun juga kami tetap orang Indonesia sehingga ingin memberikan persembahan terbaik bagi Indonesia. Apalagi kami juga terkesan ketika mendengar lagunya dan membaca liriknya. Liriknya sangat indah dan puitis. Kami harap lagu ini dapat diterima di semua kalangan di Indonesia maupun dunia” tegas BEAUZ. []
peloporberita.com/ | Jakarta – Kangen Band come back dengan lagu “sesaknya dada”. Dalam lagu kali ini, Kangen Band masih mempertahankan ciri khas-nya yang selalu membuat ‘Kangen’ para penggemar. “Sesaknya Dada” sekaligus menjadi gong pertama yang sudah ditunggu-tunggu yaang tentunya masih di ramu oleh Hits maker di Kangen Band.
“Welcome back Kangen Band.”
Tidak ada yg berubah dari Band yang berasal dari Kota Bandar Lampung ini, semua personil masih sama, ada Andika Mahesa di lead Vocal, Dodhy di lead gitar, Tama di Rhythem, Izzy di Keaybord dan Bebe di Bass.
Sesaknya Dada menceritakan kisah cinta segitiga, tentang seseorang yang kehilangan pasangannya lantaran ketertarikan dengan orang ketiga.
“Sesaknya Dada” diharapkan dapat menjadi pengobat rindu akan The King Pop Of Melayu “Kangen Band” dan dapat disambut dengan baik di industri musik Indonesia, tentunya dengan karya-karya yang maksimal dan menjadi lagenda di Blantika Musik. []