Tag: Mobil

  • Penjualan Mobil di Tiongkok Terdorong Segmen Kendaraan Energi Baru

    peloporberita.com/ | Penjualan mobil di Tiongkok tahun lalu bertumbuh untuk pertama kalinya sejak 2017. Menurut data Asosiasi Produsen Mobil China atau China Association of Automobile Manufacturers (CAAM), total penjualan mobil di Tiongkok tahun lalu naik 3,8 persen secara year-on-year (yoy).

    Capaian itu salah satunya didukung oleh penjualan kendaraan energi baru atau neighbourhood electric vehicle (NEVs) yang mencapai 3,52 juta unit, atau tumbuh hingga 1,5 kali lipat yoy. Beberapa yang termasuk NEV adalah kendaraan listrik bertenaga baterai, hibrida bensin-listrik plug-in dan kendaraan sel bahan bakar hidrogen.

    Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok memang sangat mempromosikan NEV sebagai bagian dari upayanya mengatasi polusi udara.

    CAAM pun memprediksi penjualan mobil tahun ini bisa mencapai 27,5 juta atau naik 5,4 persen, dan untuk penjualan NEV diperkirakan mencapai 5 juta unit atau tumbuh 47 persen yoy.

    “Penjualan diperkirakan akan lebih baik pada tahun 2022 dibandingkan tahun lalu, dengan prospek bahwa masalah seperti kekurangan chip dan harga bahan baku yang tinggi mereda,” ujar pihak CAAM, seperti dikutip dari Reuters.

    Untuk diketahui, pasar mobil Tiongkok mulai menurun pada tahun 2018, akibat terdampak penghentian bertahap beberapa pemotongan pajak, perang dagang antara Amerika dan Tiongkok, ditambah lagi dengan adanya pandemi Covid-19.

    Pasar otomotif kemudian mulai bangkit pada pertengahan 2020, namun tertahan oleh kekurangan semikonduktor, yang digunakan dalam segala hal mulai dari sensor rem, power steering hingga sistem hiburan. []

    Baca juga: Rekor, Tesla Jual 70.847 Mobil Produksi Tiongkok

  • Ford Motor Anggarkan USD 900 Juta Untuk Pabriknya di Thailand

    peloporberita.com/ | Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Ford Motor Co, akan memodernisasi pabriknya di Thailand yang mendukung produksi pickup Ranger dan SUV Everest.

    Untuk mewujudkannya, Ford mengalokasikan dana senilai USD 900 juta dan akan menjadi investasi tunggal terbesar perusahaan di Thailand.

    Mengutip dari Reuters, pihak Ford menyebutkan bahwa investasi itu akan dilakukan melalui pabriknya sendiri dan AutoAlliance Thailand, perusahaan patungan dengan Mazda Corporation Jepang.

    Rencananya, sekitar USD 400 juta dari investasi tersebut juga akan digunakan untuk jaringan rantai pasokannya.

    Ekspansi itu diproyeksi akan menambah sekitar 1.250 pekerjaan baru di pabrik Ford. Hal ini membuktikan bahwa Ford tidak menyerah meskipun tahun lalu sempat mengalami penurunan penjualan di Thailand.

    Tahun lalu, Managing Director Ford Thailand Wichit Wongwatthanakan mengatakan bahwa penurunan adalah fenomena umum yang juga dialami pabrikan lain, akibat pandemi yang memengaruhi perekonomian domestik Thailand dan menurunkan daya beli masyarakat. Wichit sendiri melihat kondisi bisnis otomotif Thailand sudah mulai membaik, seperti dikutip dari Bangkok Post.

    Hingga saat ini, Thailand sendiri telah menjadi pusat perakitan dan ekspor mobil terbesar keempat di Asia. Beberapa produsen mobil terbesar di dunia seperti Toyota dan Honda pun telah memiliki fasilitas perakitan di Thailand.

    Industri itu menyumbang sekitar 10 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan pekerjaan manufaktur Thailand. []

  • Tujuh Rekomendasi Merek Ban Mobil Terbaik

    peloporberita.com/ – Ban merupakan komponen mobil yang bersentuhan dengan aspal. Fungsinya antara lain meredam getaran dan menyangga beban mobil. Selain itu berperan penting terhadap performa pengereman dan daya dorong saat mobil melaju serta berperan dalam proses mengontrol arah kendaraan.

    Karena seriusnya peran Ban mobil, kita harus memilih ban yang berkualitas. Berikut beberapa rekomendasi merek ban mobil terbaik yang sudah terkenal akan kualitasnya.

    1. GT Radial
    Kepopuleran GT Radial tidak perlu diragukan lagi di Indonesia. Kualitasnya juga tak perlu dipertanyakan. Ban dari GT Radial diunggulkan dan memiliki kemampuan dalam menjaga stabilitas dalam berkendara. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau hanya berkisar ratusan ribu sampai satu jutaan.

    2. Bridgestone
    Merek ban mobil asal jepang ini, cukup terkenal di dunia termasuk di Indonesia. Kualitas ban mobil Bridgestone sudah diakui oleh banyak produsen mobil baik dalam dan luar negeri. Bermacam produk sesuai jenis dan tipe mobil pun sudah diproduksi dengan rentang harga Rp320.000 sampai Rp3.100.000.

    3. Michelin
    Michelin terkenal sebagai merek ban mobil premium atau kelas atas. Jadi jangan heran jika harganya terbilang mahal. tapi hal ini sesuai dengan inovasi yang mereka miliki seperti peredam suara, daya tahan dan daya cengkram saat pengereman. Feedback positif juga mengalir dari para pembelinya. Mereka mengatakan kalau ban Michelin paling awet.

    4. Achilles
    Ban Achilles dikenal dengan harga yang relatif terjangkau. Inilah yang membuat banyak orang memilih ban tersebut. Sementara kualitasnya tak perlu diragukan. Dengan range harga berkisar Rp387.000-Rp3.200.000 ban Achilles tersedia dalam bermacam jenis, tipe dan ukuran.

    5. Dunlop
    Dunlop merupakan pemain lama di industri ban mobil nasional maupun internasional. merek ban mobil yang satu ini, terkenal dengan keunggulannya yang memiliki compound yang lebih soft dan daya redam yang sempurna.

    Teknologi mereka, bisa dikatakan berpengaruh terhadap kenyamanan saat berkendara dengan daya cengkram yang cukup baik. Ban mobil Dunlop dibanderol dengan harga yang lumayan terjangkau Rp329.000 – Rp3.200.000.

    6. Falken
    Falken memiliki kualitas terbaik dengan fokus pada ban mobil untuk digunakan di jalan raya ketimbang balapan. Sehingga struktur ban Falken disesuaikan dengan kondisi jalan raya dan cocok digunakan sehari-hari. Harganya juga terjangkau yakni mulai dari Rp600 ribuan.

    7. Hankook
    Hankook diproduksi oleh produsen ban mobil asal Korea Selatan. Mereka kerap meluncurkan produk-produk ban berkualitas seperti produk unggulannya ban dengan empat alur melingkar. Ban tersebut, dirancang dengan bahan berkualitas yang dapat mencegah mobil tergelincir di jalan basah.

    Demikian rekomendasi merek-merek ban mobil terbaik dan populer di Indonesia. Tetapi dalam memilih ban mobil harus sesuai dengan jenis dan tipe untuk bisa mendongkrak performa, kenyamanan dan keselamatan pengendara. []

  • Tips Mengembalikan Elastisitas Karet Wiper Mobil

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kelenturan dan elastisitas karet pembersih kaca depan dan belakang, atau biasa disebut wiper sangat penting agar kinerjanya maksimal. Sebab benda tersebut, merupakan komponen vital saat berkendara di tengah guyuran hujan.

    Jika terlanjur keras, berikut cara mengembalikan elastisitas karet wiper dengan hasil non permanen dari Sahabat Daihatsu.

    Oleskan Baby Oil atau Minyak Zaitun

    Beberapa pemilik mobil, mengoleskan karet dengan minyak bayi atau minyak zaitun untuk menjaga kelenturannya. Minyak ini,  memang berfungsi untuk melunakkan karet yang mulai mengeras. Namun, sifatnya hanya sementara.

    Perlu diketahui, hingga kini belum ada cairan yang dapat mengembalikan elastisitas karet yang sudah kaku.

    Tetapi apabila wiper mobil kotor, sebelum mengoleskannya dengan minyak maka bersihkanlah terlebih dahulu. Caranya cukup di lap dengan air hangat perlahan-lahan lalu keringkan dengan kain/lap.

    Rendam dengan Air Cuka Asli

    Cuka ternyata bisa dimanfaatkan untuk melembutkan wiper yang kaku. Tetapi, cuka tersebut harus cuka asli tanpa campuran air apapun. Cara menggunakannya cukup mudah.

    1. Pertama rendam wiper dengan air cuka, lalu tunggu beberapa saat agar bereaksi.

    2. Gosok perlahan dengan spons pencuci piring.Lakukan gerakan searah secara berulang-ulang.

    3. Jika masih keras, rendam kembali dalam waktu yang lebih lama. Ulangi sampai karet wiper melembut dan lebih elastis. []

  • Memanaskan Mobil Secara Berkala itu Penting, Kenapa?

    peloporberita.com/ | Jakarta – Mesin mobil, harus dipanaskan secara rutin, kenapa? sebab, bisa menghindarkan kendaraan tersebut dari kerusakan jangka panjang. Apalagi jika mobil Anda dibiarkan tak terpakai dalam waktu yang cukup lama.

    Sedangkan untuk memperbaiki mobil, tentu membutuhkan uang yang cukup banyak. Pentingnya memanaskan mobil, bisa menjadikan mesin mobil tetap awet. Selain itu, juga terdapat berbagai macam manfaat lainnya.

    Berikut beberapa hal yang bisa Anda dapatkan bila memanaskan mobil secara rutin.

    Sirkulasi Oli menjadi Bagus
    Oli adalah pelumas untuk memperkecil gesekan yang terjadi antara logam yang ada di komponen mesin mobil. Mesin mobil, harus senantiasa sering dialiri oli agar saat digunakan mobil bisa berjalan dengan baik. Mobil yang tidak sering dipanaskan, akan membuat oli turun, sehingga pada bagian atas mesin mobil mengalami kekeringan.

    Mesin yang tidak dialiri oli, bisa membuat kerusakan yang cukup parah. Untuk itu pastikan Anda memanaskan mobil agar oli bisa masuk ke dalam celah mesin mobil Anda. hal ini bisa membuat aliran sikulasi oli menjadi lancar dan mudah merata pada komponen mesin yang ada pada mobil Anda.

    Meski terdengar sepele, hal ini perlu dilakukan mengingat pentingnya memanaskan mobil bisa menjadikan mesin mobil Anda tetap awet terjaga. Sehingga anda harus memastikan untuk merawat mobil dengan baik.

    Sistem kelistrikan yang terjaga Baik
    Dalam mobil, ada komponen yang sebelum digunakan harus dialiri oleh listrik dari mobil. Sehingga untuk membuat komponen itu bekerja, harus dialiri listrik terlebih dahulu. Komponen tersebut berupa aki mobil, alternator mobil dan juga regulator.

    Agar listrik mobil dapat bekerja, diharuskan menghidupkan mobil terlebih dahulu. Apabila mobil tidak sering dipanaskan, maka komponen tersebut tidak akan bekerja. Lama-kelamaan, hal ini bisa menyebabkan kerusakan. Terlebih, aki mobil yang membutuhkan lebih banyak aliran listrik.

    Fungsi Aki sendiri adalah untuk menyimpan listrik dari mesin mobil. Sehingga harus mesin mobil harus dinyalakan agar komponen ini bisa bekerja. Mesin akan semakin optimal kerjanya apabila sering digunakan. Dengan demikian, sangat perlu memanaskan mobil secara rutin, agar semua komponen mobil tidak mengalami kerusakan.

    Mengurangi Kebocoran Kompresi
    Mobil yang sering dipanasi tidak hanya bagus mesinnya tapi juga bisa mengurangi kebocoran pada kompresi. Hal ini lantaran tidak semua komponen kompresi dibuat secara presisi. Dengan begitu komponen ini bisa memuai dengan sendirinya apabila terkena panas.

    Panas inilah yang bisa mengurangi terjadinya kebocoran pada kompresi. Untuk mendapatkan panas tentu saja, perlu dilakukan untuk memanaskan mobil Anda. Panaskan mobil secera rutin agar tetap menjaga mesin semakin awet.

    Mobil yang bagus tidak hanya bisa dilihat dari bodinya yang keren. Tetapi juga mesinnya yang selalu terjaga dan terawat. Sehingga nyaman digunakan saat berkendara. Panaskan mobil Anda setidaknya 2 hari sekali agar mesin tetap terjaga keawetannya. []

  • Pentingnya Segera Cuci Mobil Setelah Terkena Hujan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Tahukah Anda air hujan banyak mengandung kotoran dan debu yang bisa merusak body mobil jika tidak segera dibersihkan? Itulah mengapa merawat mobil kesayangan harus lebih intens terutama saat musim hujan dibanding musim lainnya. 

    Berikut tips menghindari kerusakan body mobil Anda, agar nantinya tak perlu mengeluarkan uang ekstra untuk perawatan mobil favorit Anda. 

    • Segera cuci mobil setelah terkena hujan 

    Anda harus segera mencuci mobil setelah setelah terkena hujan, karena air hujan mengandung debu dan kotoran yang bisa merusak body mobil jika didiamkan terlalu lama. Selain itu, jika Anda malas mencuci mobil setelah kehujanan, maka karat dan jamur juga bisa muncul karena air hujan tersebut akan membekas jika tidak langsung dibersihkan.

    Baca juga: Tips Menyetir Mobil Aman di Malam Hari

    • Hati-hati dalam berkendara

    Ini adalah hal paling utama dalam berkendara, karena bisa menghindari bahaya bagi diri sendiri dan juga bagi orang lain. Jika kita ceroboh dalam berkendara, maka tidak tertutup kemungkinan kita akan menabrak dan membuat body mobil tergores atau penyok, yang memakan biaya besar untuk perbaikannya.

    • Silicon spray

    Menyemprot silicon spray termasuk bagian yang sangat penting. Anda bisa menyemprotkan di bagian karet yang ada di kaca mobil. Pasalnya, jika bagian itu rusak, maka kondisi mobil akan terlihat buruk dan tentunya mengurangi keindahan mobil Anda.

    Baca juga: Rawat AC mobil, Jangan Tunggu Sampai Tidak Dingin

    • Sparepart asli

    Anda wajib menggunakan sparepart body mobil asli, karena sparepart imitasi atau abal-abal akan mudah rusak. Harganya memang dapat dipastikan lebih mahal. Namun, Anda justru jadi lebih berhemat, karena sparepart asli lebih awet dan tahan lama sehingga bisa mengurangi pengecekan rutin.

    • Cat berkualitas

    Pemilihan cat berkualitas adalah bagian terpenting dan terutama. Jika cat yang dipilih tidak bermutu, maka bisa mudah mengelupas, bahkan hanya karena terkena sinar matahari. []

  • Pentingnya Merotasi Ban Mobil Agar Keausan Merata

    peloporberita.com/ | Jakarta – Merotasi ban mobil dari depan ke belakang banyak manfaatnya. Salah satunya agar keausan telapak ban mobil terbentuk secara merata. Menjaga kondisi ban akan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara. Poin penting demikian yang harus menjadi perhatian pemilik mobil.

    “Rotasi ban supaya keausan telapak ban menjadi merata. Jika tidak dirotasi, ban depan yang kerjanya lebih berat akan cepat habis karena sering dibuat belok,” kata Manager Operasional Carfix Indonesia Gunawan di Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 5 Agustus 2021.

    Gunawan menjelaskan selain menopang bobot kendaraan, ban depan mobil juga bekerja lebih keras karena berhubungan dengan gerak kemudi. Hal itu membuat ban depan lebih cepat habis ketimbang ban belakang.

    Dia mengatakan ban depan mobil yang digunakan dalam periode tertentu umumnya terlihat lebih tipis pada bagian sisi terluar sehingga bisa dirotasi dengan ban belakang yang lebih tebal.

    Gunawan mengatakan, rotasi ban bisa dilakukan setiap 10.000 kilometer, atau setiap melakukan perawatan spooring dan balancing.

    Apabila rotasi ban dilakukan dengan benar, maka umur ban akan habis secara bersamaan yang memudahkan proses pergantian, yakni sekali kerja untuk empat ban.

    “Kalau bisa usia ban, empat buah, harus rata. Setelah habis, ban bisa diganti semua bersamaan sehingga tidak ada yang tebal sebelah,” katanya.

    Gunawan menuturkan ada beberapa cara rotasi ban, pertama adalah secara horisontal yakni ban depan kanan ditukar dengan ban belakang kanan. Bisa juga secara diagonal yakni ban depan kanan ditukar dengan belakang kiri, begitu juga sebaliknya.

    Dia menjelaskan, perawatan kaki-kaki mobil melalui spooring dan balancing juga mesti dilakukan setidaknya setiap 10.000 kilometer.

    Spooring juga penting, supaya ban habisnya rata, tidak habis bagian samping doang. Jika posisi ban tidak lurus, dan beda satu derajat umur ban bisa berkurang tujuh persen,” ujar Gunawan.[]

    Baca juga: Mobil Wajib Spooring dan Balancing, Ini Manfaatnya

     

     

  • Mobil Wajib Spooring dan Balancing, Ini Manfaatnya

    peloporberita.com/ | Jakarta – Roda mobil menjadi salah satu faktor utama keselamatan dalam berkendara. Untuk itu, Anda harus selalu memperhatikan kondisi ban, baik ban itu sendiri maupun dalam sistem koordinasinya dengan mobil Anda.

    Hal ini menjadi semakin penting bila Anda banyak melalui jalan dengan kondisi yang tidak bagus. Jalanan yang rusak akan merubah presisi ban Anda. Pada kondisi inilah Anda harus melakukan spooring mobil dan juga balancing untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara.

    Dalam perawatan mobil, istilah spooring dan balancing sudah lazim. Namun sebenarnya apa itu spooring dan balancing? Fungsi spooring mobil sebenarnya untuk meluruskan roda antara bagian depan dengan belakang.

    Sedangkan, fungsi balancing adalah untuk memastikan apakah ban sudah seimbang pada titik pusat rodanya atau belum. Dalam keamanan dan kenyamanan berkendara, kedua hal ini sangat penting untuk diketahui.

    Untuk itu jika tiba saatnya untuk spooring dan balancing, sebaiknya segera lakukan itu.

    Tanda-tanda mobil perlu spooring dan balancing

    1. Saat terjadi getaran pada setir yang menggangu kenyamanan mengemudi. Karena roda depan berkaitan langsung dengan kemudi, umumnya tingkat keausannya pun lebih cepat dibandingkan roda belakang.

    2. Saat salah satu arah kemudi mobil dirasa lebih dominan, sehingga menyebabkan mobil berbelok sendiri saat kemudi dilepaskan.

    3. Periksakan keasusan ban mobil, apakah terjadi keausan yang tidak wajar pada keempat roda mobil Anda, meliputi sisi, tapak dan bulu band. Apabila terjadi terjadi benjolan pada ban, berarti adanya system suspensi yang bermasalah pada ban tersebut.

    4. Kondisi kemudi yang yang tidak nyaman, bahkan lebih berat dari bisannya, atau saat kemudi dibelokkan tidak mau kembali berputar pada posisi semula saat dilepaskan kembali.

    5. Adanya guncangan pada saat membelokkan kemudi, padahal kondisan jalanan baik.

    6 Apabila Anda merasa mobil yang Anda kendarai berjalan miring, ini pertanda masalah keseimbangan yang sangat membutuhkan perhatian.

    Spooring BalancingSpooring dan Balancing. (Foto: Instagram @suryaanekaban)

    Tindakan yang perlu dilakukan

    1. Lakukan spooring dan balancing secara berkala. Dikarenakan setiap produk mobil memiliki sistem dan teknologi suspensi yang berbeda-beda, maka disarankan untuk mengikiti buku panduan yang tersedia.

    2. Rotasi ban harus dilakukan secara benar dan teratur agar keausan nantinya merata untuk semua ban di mobil Anda. Untuk mobil penggerak empat roda, dianjurkan melakukan rotasi ban setiap 5,000 kilometer.

    3. Sebelum melakukan spooring dan balancing, lakukan pengecekan kondisi kaki-kaki secara keseluruhan, seperti; ban, veleg, suspensi, dan sebagainya .

    4. Untuk mendapatkan hasil spooring dan balancing yang maksimal, pastikan bahwa bengkel yang Anda kunjungi memiliki peralatan lengkap dan memadai.

    5. Hindari pembelian ban bekas, walaupun harganya lebih murah, namun menimbulkan resiko terhadap keselamatan.

    6. Apabila mengalami ban bocor/pecah dijalan, gunakan ban serep yang memiliki ukuran sama dengan ban aslinya. Jika ban serep yang tersedia berbeda, gunakanlah ban serep ini hanya untuk keperluan darurat hingga ban aslinya diperbaiki atau diganti baru.

     

    Manfaat setelah spooring dan balancing

    1. Kenyamanan saat di perjalanan dapat terpenuhi. Hal ini disebabkan hilangnya keluhan-keluhan yang ditimbulkan akibat posisi roda yang tidak presisi.

    2. Handling mobil pastinya menjadi lebih baik dan mendukung.

    3. Putaran roda yang stabil dan baik dapat mendukung gerakan mobil menjadi lebih responsif, sehingga keluhan yang terjadi seperti saat setir diputar, tidak lagi terjadi kecenderungan arah yang berlawanan dengan putaran setir mobil.

    4. Menghidari keluhan speleng (jarak sela pergerakan setir), karena hal ini bukan saja terjadi karena adanya perangkat setir yang aus. Tetapi bisa juga disebabkan oleh karena adanya posisi yang roda yang tidak pada titik nol (presisi), seperti roda yang menguncup atau mengembang.

    5. Manfaat selanjutnya yaitu dapat menghemat usia pemakaian ban, karena keausan pada ban menjadi rata dan seimbang.

    Kenyamanan dalam berkendara akan berpengaruh juga pada keselamatan tentu ini perlu dilakukan segera tindakan yang baik untuk mobil Anda.

    Segera lakukan spooring dan balancing secara berkala minimal setiap 10.000 kilometer di bengkel terbaik pilihan Anda agar mobil tetapi fit dan lebih bertenaga.[]

    Baca juga: Pentingnya Merotasi Ban Mobil Agar Keausan Merata

     

  • Rawat AC mobil, Jangan Tunggu Sampai Tidak Dingin

    peloporberita.com/ | Jakarta – Bagi pengguna kendaraan roda empat, Air Conditioner atau biasa disingkat dengan AC memiliki peran yang cukup penting untuk mendinginkan kabin mobil.  Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di negara beriklim tropis seperti di Indonesia. AC mobil, bahkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan saat berkendara.

    Oleh sebab itu, Anda perlu melakukan perawatan AC mobil secara berkala, jangan tunggu sampai tidak dingin baru melakukan perawatan. Paling mudah, perawatan bisa dilakukan dengan rutin mengganti filter kabin dan membersihkan blower AC. Proses ini setidaknya bisa Anda lakukan setiap 6 bulan sekali atau setiap 10 ribu kilometer.

    AC Mobil
    Ilustrasi AC Mobil (Foto: peloporberita.com/Getty Immage)

    Masalah yang kerap menghinggapi AC mobil seperti asap rokok yang bisa masuk ke bagian dalam AC dan sulit dikeluarkan kembali. Asap rokok akan menyumbat aliran udara AC dan merusak sistem perangkat tersebut.

    AC mobil juga sering kali tak bekerja maksimal lantaran Kadar freon yang menyusut karena kebocoran pada rangkaian sistem pendingin mobil. Kebocoran itu sendiri, bisa terjadi di sambungan selang yang sudah getas, kondensor yang mengalami korosi, selang sudah lapuk atau jarang dibersihkan, dan keretakan pada kompresor AC.

    Cara yang bisa Anda lalkukan untuk mengatasi hal ini, seperti mengisi ulang freon, Mengganti sambungan selang dengan yang baru atau membersihkannya. Bisa juga dengan mengganti kondensor dan kompresor.

    Selain itu, masalah sistem kelistrikan yang dapat memicu kerusakan seperti pada kabel, sakelar, sekering, relai, dan komponen lain dari sistem kelistrikan membawa daya ke unit AC . Jika satu bagian gagal, maka yang lain akan mengalami gangguan. Masalah yang timbul adalah kebakaran atau kroslet. Berarti, sekering tunggal dapat menyebabkan seluruh AC tidak bekerja.

    Lalu, masih banyak orang memiliki kebiasaan membuka kaca mobil saat AC menyala. Padahal, itu akan menguras tenaga AC dan menyebabkan sistem AC bekerja kurang efisien disamping juga menyebabkan udara kotor masuk ke dalam mobil.

    Selanjutnya, filter udara juga bisa menyebabkan masalah pada AC mobil Anda jika itu kotor. Sebab, Filter udara kabin dapat menangkap debu, serangga, daun, dan beragam jenis kotoran kecil yang bisa masuk ke dalam mobil. Nah, bila Filter udara kotor dapat menghambat kemampuan pendingin udara dan bisa menyebabkan tekanan yang kurang maksimal. []

  • Waspada Rem Blong, Ganti Master Rem Jika Sudah Seperti ini

    peloporberita.com/ | Jakarta – Rem merupakan salah satu komponen paling penting untuk keselamatan pengendara. Meski saat ini, rem pada kendaraan roda empat telah dilengkapi dengan berbagai komponen seperti master rem, tetap saja perlu dilakukan pengecekan secara berkala.

    Berikut ciri master rem mobil sudah rusak yang dikutip peloporberita.com/ dari laman resmi Daihatsu.

    1. Rem Mobil Tidak Pakem

    Master rem yang kurang optimal, akan menyebabkan berbagai efek samping antara lain rem tidak pakem. Keadaan rem tidak pakem, hampir sama dengan rem kemasukan angin. Anda perlu mengocok pedal rem berulang kali agar master rem bisa kembali berfungsi.

    Lalu, sebenarnya apa penyebab rem mobil kurang pakem? Biasanya, penyebab rem tidak pakem lantaran kedua seal master rem sudah mulai aus, namun masih bisa digunakan dan tidak sepenuhnya rusak. Kondisi ini biasanya ditandai adanya rembesan minyak rem pada bagian belakang dekat dengan booster rem.

    Rem Master
    Ilustrasi rem master/Foto: peloporberita.com/Blibli)

    Ciri master rem seperti ini jika dibiarkan begitu saja, akan membahayakan Anda ketika berkendara. Oleh sebab itu, rem yang pakem sangat dibutuhkan di jalanan padat guna menghindari terjadinya kecelakaan.

    2. Bentuk Seal Master Rem Berubah

    Minyak rem, juga merupakan elemen penting yang berguna untuk memacu tarikan tuas rem. Jika minyak rem tidak mengalir dengan normal, maka bisa menyebabkan master rem rusak.

    Hal ini, akibat kondisi seal master rem yang tidak lagi mengembang. Adapun seal master rem yang rusak biasanya disebabkan karena telah aus serta adanya bekas gesekan yang membentuk garis.

    Ciri master rem seperti ini akan bertambah parah, bila minyak rem bocor atau menetes. Hal itu, akan membuat tuas rem yang dipacu tidak bisa bekerja dengan optimal untuk menghentikan gaya gerak roda pada kendaraan roda empat.

    3. Dinding Rem Berkarat

    Dinding bagian dalam master rem memiliki fungsi menjaga sistem pengereman agar bisa bekerja dengan aman. Selain itu, dinding rem mencegah adanya kotoran yang masuk ke dalam rem.

    Bila dinding pada rem telah berkarat, akan membahayakan kondisi rem, sebab ada celah di dalamnya. Celah inilah yang mengundang debu masuk ke dalam rem, dan pada akhirnya sistem pengereman pada kendaraan Anda akan menjadi lebih lambat.

    Selain debu, dinding yang telah berkarat akan membuat lumpur bisa masuk ke dalam rem. Untuk menghindarinya, sebaiknya Anda selalu merawat seluruh komponen kendaraan Anda secara berkala, terutama rem.

    Demikianlah beberapa ciri master rem rusak yang perlu Anda ketahui guna menghindari terjadinya rem blong saat mengendarai mobil. []