Tag: miliarder

  • Belum Terkalahkan, Elon Musk Orang Paling Tajir Sedunia di 2021

    peloporberita.com/ – Majalah Forbes pada Jumat, (31/12/2021) menempatkan CEO Tesla Elon Musk di posisi teratas daftar orang terkaya dunia pada akhir tahun 2021 ini dengan jumlah harta US$ 274,7 miliar.

    Sementara posisi kedua di tempati keluarga pemilik Louis Vuitton Bernard Arnault, dengan kekayaan lebih dari US$198 miliar.

    Dalam daftar Forbes, pemilik Amazon Jeff Bezos tergeser ke posisi ketiga dengan nilai harta sekitar US$ 194 miliar.

    Adapun pendiri Microsoft Bill Gates menempati posisi keempat dengan nilai harta US$138 miliar.

    Selanjutnya ada Larry Page di posisi kelima. Salah satu bos Google ini memiliki kekayaan US$ 124,5 miliar atau setara Rp 1.767,9 triliun. Jumlah itu turun US$ 380 juta.

    Pemilik Meta atau yang dulunya Facebook, Mark Zuckerberg duduk di posisi keenam. Kekayaannya bertambah US$ 500 juta menjadi US$ 123 miliar atau setara Rp 1.746 triliun.

    Posisi orang terkaya sejagat nomor 7 dan 8 di tempati oleh Larry Ellison dan Sergey Brin. Kekayaan mereka masing-masing US$ 120,8 dan US$ 120 miliar.

    Warren Buffett berada di posisi orang terkaya di dunia nomor 9 versi Forbes dengan US$ 109,1 miliar dan di posisi ke-10 ada Steve Ballmer dengan kekayaan sebesar US$ 106,6 miliar. []

  • Kebijakan Tiongkok, Bikin 10 Orang Kaya di Dunia ini Gigit Jari

    peloporberita.com/ – Sebanyak 10 orang kaya di dunia gigit jari di tengah pandemi. Sebab, kekayaan mereka terkikis akibat saham perusahaan yang terjun bebas hingga beban utang dari gagal bayar.

    Forbes memperkirakan, setidaknya 10 miliarder itu kehilangan kekayaan hingga US$152 miliar atau setara Rp2.178 triliun. Berikut daftar 10 orang kaya yang kehilangan banyak harta tersebut.

    1. Colin Zheng Huang
    Tindakan keras Pemerintah China kepada perusahaan e-commerce Pinduoduo, membuat Colin selaku pendiri kehilangan kekayaannya secara tajam. Penurunan saham Pinduoduo, membuat kekayaan Colin turun 64 persen hingga US$40,2 miliar.

    2. Jack Ma
    Jak Ma, sebelumnya disebut memiliki kekayaan US$37 miliar, namun dalam setahun terakhir pendiri Alibaba ini harus kehilangan hartanya hingga US$21,4 miliar akibat kebijakan keras Pemerintah China. Seperti membatalkan rencana IPO Ant Group, perusahaan induk Alibaba, senilai $35 miliar pada November 2020. Juga mendenda Alibaba US$2,8 miliar pada April sebagai bentuk hukuman antimonopoli.

    3. Hui Ka Yan
    Pendiri Evergrande ini, harus kehilangan hartanya sebanyak US$18 miliar karena krisis keuangan yang dilanda perusahaan properti miliknya. Evergrande gagal membayar utang, sehingga nilai sahamnya di bursa Hong Kong turun menjadi US$0,19 per lembar. Hui kabarnya harus merogoh kocek pribadi sebesar US$1 miliar demi Evergrande. Hui Ka Yan juga harus membayar US$300 miliar agar utang bisnisnya tidak membengkak.

    4. Zhang Yong
    Zhang Yong kehilangan hartanya hingga US$15,9 miliar. Pria berkebangsaan Singapura pemilik perusahaan jaringan hotpot Haidilao di China ini, sebelumnya melakukan ekspansi bisnis dengan menggandakan jumlah restoran hingga 1.600. Namun pandemi membuat seluruh restorannya tidak dapat dikunjungi pelanggan dan membuat saham Haidilao turun 71 persen.

    5. Tadashi Yanai
    Pendiri Uniqlo dan Theory, Tadashi Yanai kehilangan hartanya hingga US$14 miliar dari total kekayaan sebesar US$30,4 miliar. Sepertiga hartanya rontok lantaran harga saham dua perusahaan miliknya rontok 34 persen akibat pandemi.

    6. Lei Jun
    Pendiri Xiaomi, Lei Jun sempat menjadi salah satu orang terkaya dunia dalam sektor ponsel pintar. Kekayaannya pernah menyentuh US$16,3 miliar, namun kini ia kehilangan hampir 90 persen uangnya. Penyebabnya sama, tekanan regulasi pemerintah China yang begitu keras terhadap perusahaan teknologi.

    7. Masayoshi Son
    Masayoshi Son yang menjabat sebagai CEO Softbank Group, kehilangan hartanya hingga US$13,6 miliar dari total kekayaan sebesar US$25,1 miliar. Uang Son menguap akibat menanggung rugi investasi ke perusahaan Tiongkok, seperti Alibaba yang mengalami tekanan dari Pemerintah China. Kekayaan Son pun turun sebesar 35 persen.

    8. Daniel Gilbert
    Pendiri Rocket Companies, Daniel Gilbert kehilangan US$13,2 miliar dari total kekayaan sebesar US$29,6 miliar. Miliarder hipotek tersebut, sempat menjadi salah satu dari 10 orang terkaya di dunia ketika kekayaannya melonjak tajam hingga US$80 miliar. Namun, saham perusahaannya jatuh 62% akibat perlambatan pendapatan dan keuntungan.

    9. Zhang Bangxin
    Pendiri perusahaan TAL Education, Zhang Bangxin kehilangan US$11,3 miliar hartanya disebabkan kebijakan Pemerintah China yang menyebut perusahaan bimbingan belajar telah memberikan terlalu banyak tekanan pada anak-anak dan orang tua. Kebijakan itu, membuat Kekayaan bersih Zhang turun hingga 90 persen.

    10. Zhong Huijuan
    Zhong menjadi satu-satunya wanita yang mengalami penurunan kekayaan hingga US$10,4 miliar. Sebagai CEO Hansoh Pharmaceutical, Zhong pernah menjadi salah satu wanita terkaya di dunia ketika perusahaannya IPO pada 2019. Namun, saham perusahaan telah jatuh hingga lebih dari 50 persen pada tahun 2021 dan kini nilainya hanya tersisa US$1,82 per lembar saham. Akibatnya, kekayaan Zhong turun 51 persen tahun ini.

  • Valentino Rossi Sukses Jadi Miliarder di Dunia Olahraga

    peloporberita.com/ | Valentino Rossi akan menjalani balapan terakhirnya di MotoGP Valencia 2011, pada Minggu (14/11/2021). Ajang ini pun menandai karier 22 tahun Rossi di MotoGP atau sejak musim 2000 ketika masih berpacu di kelas 500cc. Melalui dunia balapan, terutama MotoGP, Rossi berhasil menjadi miliarder di dunia olahraga.

    Pada 2013, Forbes sempat memasukkan Rossi sebagai atlet olahraga ke-51 dengan bayaran tertinggi. Pada tahun itu, pembalap asal Italia ini menerima bayaran USD 12 juta atau sekitar Rp 170,7 miliar per musim.

    Ia juga tercatat memiliki nilai kerja sama (endorsement) seharga USD 10 juta dan menjadi salah satu sumber terbesar pemasukan Rossi sebagai pembalap. Beberapa produk yang hingga kini masih menjadikan Rossi sebagai ambassador adalah Fiat, Monster Energy, Dainese dan Kera Koll.

    Baca juga: Profil Valentino ‘The Doctor’ Rossi Pensiun Akhir Musim 2021

    Wealthy Gorilla menyebut, kekayaan bersih Rossi pada 2021 ini mencapai USD 160 juta, namun tidak ada penjelasan rinci mengenai sumber kekayaan itu.

    Satu bisnis terbuka Rossi adalah VR46, yaitu perusahaan yang bergerak dalam dunia balap. Meski terbilang sebagai perusahaan baru, VR46 sudah berhasil menarik investasi senilai EUR 150 juta dari investor asal Arab Saudi.

    Pada 2007, badan pajak di Italia sempat menyebut Rossi menggelapkan kekayaannya hingga USD 160 juta sepanjang 2000-2004. Rossi pun terpaksa membayar USD 60 juta untuk menutup kasus tersebut. []