Tag: Magelang

  • SD Muhammadiyah Alternatif 1 Kota Magelang Gelar Konser Amal untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

    peloporberita.com/ –  Sekolah Dasar Muhammadiyah Alternatif (SD Mutual) 1 Kota Magelang, menggelar konser amal sebagai gerakan keperdulian untuk korban erupsi Gunung Semeru.

    SD Muhammadiyah Alternatif 1 Kota Magelang Gelar Konser Amal untuk Korban Erupsi Gunung Semeru
    SD Muhammadiyah Alternatif 1 Kota Magelang Gelar Konser Amal untuk Korban Erupsi Gunung Semeru. (Foto:Pelopor.id/Tyo)

    Konser tersebut, digelar pada 13-14 Desember 2021 dari pukul 8 hingga 10 pagi di Kompleks SD Mutual 1 Kota Magelang. Pada konser amal ini, Oktave band yang merupakan band beranggotakan para siswa SD Mutual 1 Kota Magelang menjadi pengisi acara.

    SD Muhammadiyah Alternatif 1 Kota Magelang Gelar Konser Amal untuk Korban Erupsi Gunung Semeru
    SD Muhammadiyah Alternatif 1 Kota Magelang Gelar Konser Amal untuk Korban Erupsi Gunung Semeru. (Foto:Pelopor.id/Tyo)

    Kepala SD Mutual 1 Kota Magelang Lukman Novianto mengatakan, dalam dua hari, konser tersebut mendulang donasi lebih dari Rp28 juta yang kemudian disalurkan lewat lazismu Magelang.

    SD Muhammadiyah Alternatif 1 Kota Magelang Gelar Konser Amal untuk Korban Erupsi Gunung Semeru
    SD Muhammadiyah Alternatif 1 Kota Magelang Gelar Konser Amal untuk Korban Erupsi Gunung Semeru. (Foto:Pelopor.id/Tyo)

    Lukman mengaku bangga akan antusias para siswa dalam konser peduli Semeru. Menurutnya, konser amal ini melatih para siswa agar memiliki sikap empati, rajin bersedekah hingga peduli dengan sesama.

    (Tyo)

  • Yonarmed 11 Kostrad Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan

    peloporberita.com/ – Memperingati Hari Juang TNI AD Ke-76, Prajurit Yonarmed 11/76/GG/2/2 Kostrad berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Darma Loyo, Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu, (14/12/2021).

    Ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Danrindam IV Diponegoro Kolonel Inf Mochamad Arief Hidayat , diikuti Wadanyonarmed 11 Kostrad Mayor Arm Rianto Hartomo, S.Sos., dan 9 Orang Anggota Yonarmed 11 Kostrad, Anggota Akmil, Kodim 0705 Magelang, Rindam IV Diponegoro dan Yonarmed 3 Nagapakca turut hadir untuk mengenang arwah para Pahlawan yang telah gugur.

    Yonarmed 11 Kostrad Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan
    Yonarmed 11 Kostrad Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan. (Foto: peloporberita.com/Tyo)

    Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta dan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga dan diakhiri penaburan bunga.

    "kegiatan ziarah ke makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan prajurit TNI AD yang berada di Garnisun Magelang kepada para pahlawan yang telah gugur demi kejayaan dan kemerdekaan bangsa ini, Kita mendoakan semoga amal ibadah para pejuang diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa," tutur Danrindam IV Diponegoro Kolonel Inf Mochamad Arief Hidayat.

    Yonarmed 11 Kostrad Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan

    Di lain tempat, Danyonarmed 11 Kostrad Letkol Arm Adin Suroyo, S.Sos., yang diwakili Mayor Arm Rianto Hartomo selaku Wadanyonarmed 11 Kostrad mengatakan, bahwa kegiatan ziarah ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD yang ke-76.

    "Kita sebagai generasi penerus bangsa wajib mengisi kemerdekaan yang diperjuangan para pahlawan dengan kerja nyata, profesional, berfikir dan berbuat yang terbaik sesuai Motto TNI AD," ungkapnya.

    (Tyo)

  • Pemkab Magelang Raih Empat Penghargaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

    peloporberita.com/ | Magelang – Dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tahun 2021, Kabupaten Magelang mendapatkan apresiasi 4 (empat) kategori.

    Pertama, Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik dalam Implementasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tahun 2021. Kabupaten Magelang tiga tahun berturut-turut meraih apresiasi tersebut.

    Kedua, Honorable Mention Nasional atas nama Amroni, Kepala Seksi Pengembangan Perpustakaan selaku Person in Charge (PIC) program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tahun 2021.

    Yang ketiga, Perpustakaan Pondok Sejuta Ilmu Desa Ngablak Kecamatan Ngablak menjadi Perpustakaan Desa/ Kelurahan Terbaik dalam Implementasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2021.

    Baca juga :

    Terakhir, Perpustakaan Sahwahita Desa Butuh Kecamatan Sawangan menjadi juara Lomba Foto Peer Learning Meeting (PLM) Nasional 2021.

    “Kami atas nama pribadi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Magelang yang telah memberikan kesempatan, bimbingan dan arahan serta motivasi sehingga dapat meraih prestasi sebagaimana tersebut di atas,” tutur Kepala Dispuspa Kabupaten Magelang, Bella Pinarsi dalam keterangan rilis, Kamis (9/12/2021).

    Penghargaan tersebut disampaikan Tim Leader Konsultan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Elyn Sulistyaningsih saat kegiatan Peer Learning Meeting Nasional secara virtual pada Rabu-Kamis, 1-2 Desember 2021.

    Selain itu Bella Pinarsi juga turut mengucapkan terima kasih kepada Bunda Literasi yang berkenan mendampingi dan bersinergi dalam berkegiatan melalui program-program pada TP PKK maupun Dekranasda Kabupaten Magelang.

    Kegiatan Peer Learning Meeting Nasional tersebut mengambil tema Transformasi Perpustakaan untuk SDM Berkualitas dan Berdaya Saing, dan diikuti oleh Dinas/Instansi Perpustakaan tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Pemerintah Desa/Kelurahan penerima manfaat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

    Peer Learning Meeting bertujuan memotivasi dan membangun kepercayaan diri peserta dalam melaksanakan tiga strategi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yaitu Peningkatan Layanan Perpustakaan, Pelibatan Masyarakat dan Promosi/Advokasi Mitra Program.

    “Selain itu juga dalam rangka memfasilitasi proses saling belajar dan berbagi strategi sukses antar perpustakaan, memperkaya ide gagasan dalam mengembangkan kegiatan yang kreatif dan inovatif,” ungkapnya.

    Hal ini juga menjadi upaya mewujudkan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang berkelanjutan dalam rangka usaha bersama membangun daerah dan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.

    Baca juga :

    “Perpustakaan ini menjadi urusan wajib non pelayanan dasar untuk menyediakan layanan perpustakaan yang sesuai dengan kemajuan TIK dan kebutuhan masyarakat,” sebut Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan pada Perpustakaan Nasional RI, Dedi Kurniadi.

    Selain kegiatan tersebut, turut dilakukan kegiatan berupa Talkshow dengan dengan tema Replikasi Mandiri untuk Keberlanjutan Transformasi Perpustakaan.

    Perpustakaan Nasional RI dan BAPPENAS RI diharapkan terus melanjutkan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dengen memperluas cakupan penerima manfaat program pada Desa/Kelurahan melalui kebijakan fasilitasi bantuan keuangan maupun sarana prasarana.

    “Diharapkan juga Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota agar mengambil kebijakan strategis berupa regulasi pengembangan perpustakaan dan fasilitasi kecukupan sumber daya manusia dan anggaran pemanfaatan dana desa untuk pengembangan perpustakaan desa dan implementasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial,” tegas Dedi.

    Perpusnas bersama BAPPENAS meluncurkan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dalam rangka menindaklanjuti amanat UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah serta PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah.(Tyo)

  • Korban Banjir Lahar Dingin Merapi Ditemukan Terkubur Pasir 1,5 Meter

    peloporberita.com/ – Korban tersapu banjir lahar Gunung Merapi bernama Hendri Susanto (27 tahun), ditemukan pada Selasa, (7/12/2021). Ia ditemukan terkubur material pasir dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

    Hendri Susanto, warga Pagersari RT 04 /RW 2 Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang tersapu banjir lahar hujan saat mengemudikan truk di aliran Kali Bebeng pada 1 Desember 2021.

    Korban ditemukan di aliran Kali Bebeng, Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Titik ditemukannya korban berjarak 500 meter dari lokasi korban dilaporkan hilang.

    “Pencarian hari ke 7 korban berhasil ditemukan di tumpukan meterial lahar dingin dalam keadaan meninggal.”

    “Setelah upaya pencarian tim SAR gabungan dibantu alat berat, korban berhasil ditemukan. Ke arah selatan kurang lebih 500 meter. Selanjutnya koban dibawa ke RSUD Muntilan,” tutur Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto.

    Pertama kali, korban ditemukan oleh Ajib (34 tahun), warga Dusun Trolikan, Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung sekitar pukul 11.30 WIB. Ajib yang sedang menggali pasir mencium bau tidak sedap. Curiga terhadap bau tersebut, Ajib menggali pasir lebih dalam.

    Pada kedalaman sekitar 1,5 meter, Ajib melihat kain berwarna biru yang dipastikan melekat pada bagian tubuh manusia. Ajib kemudian melaporkan penemuan jenazah ke rekan kerjanya Nida Nur Afandi. Laporan diteruskan ke Koramil 16/SRB dan Polsek Srumbung.

    Korban Banjir Lahar Dingin Merapi Ditemukan Terkubur Pasir 1,5 Meter
    Korban Banjir Lahar Dingin Merapi Ditemukan Terkubur Pasir 1,5 Meter. (Foto:Pelopor.id/Tyo)

    Kapolsek Srumbung, AKP Sumino kemudian menuju lokasi untuk memimpin proses evakuasi. Saat ditemukan korban mengenakan baju biru dengan kondisi telungkup dan kaki terjepit batu besar. Korban diidentifikasi menderita luka parah di wajah.

    Sementara personel SAR gabungan telah melakukan pencarian korban selama 7 hari. Pencarian di aliran sungai dilakukan menggunakan alat berat dan melibatkan anjing pelacak.

    “Pencarian hari ke 7 korban berhasil ditemukan di tumpukan meterial lahar dingin dalam keadaan meninggal,” ungkap Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto.

    Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian SAR dinyatakan selesai. Anggota tim yang terlibat dalam pencarian dikembali ke kesatuan masing-masing.

    Baca juga :

    Seorang sopir truk pengangkut pasir hilang terseret banjir lahar hujan di hulu Kali Bebeng, Dusun Cawang Kulon, Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung. Curah hujan tinggi terjadi di puncak Merapi.

    Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan banjir di hulu Kali Bebeng akibat hujan lebat di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021). Sekitar pukul 14.00 WIB debit air meningkat drastis membawa material batu dan pasir.

    “Sekitar pukul 15.00 WIB debit air Kali Bebeng meningkat disertai material pasir dan batu. Menyebabkan 1 unit truk hanyut terbawa arus. Truk tersebut hendak mengangkut galian C di aliran Kali Bebeng,” jelas AKBP Sajarod. (Tyo)

  • 112 Taekwondoin Magelang Raya Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

    peloporberita.com/ – Sebanyak 122 Taekwondoin, mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Grup Universal Taekwondo Indonesia Profesional se-Magelang Kota dan Kabupaten (Magelang Raya). UKT dilaksanakan di Aula Uril Komplek Rindam IV/Diponegoro, Jalan Kesatrian Kidul 01/01 Gelangan, Magelang Tengah, Kota Magelang, Minggu (05/12/2021).

    Koordinator Tim Penguji, Helda Purnama Putri, S.H. menerangkan sebanyak 112 Taekwondoin itu berasal dari 4 Klub Taekwondo di Magelang Raya. Yaitu Dojang (club yang ikut Club Taekwondo Pro Ekadanta Rindam IV/Diponegoro), Hans Kids, Golden Pro, dan Einstein Club.

    “Penguji saya sendiri bersama rekan Sabeumnim, dibantu beberapa Taekwondoin,” tutur penyandang Dan 5 Kukkiwon ini.

    Helda menjelaskan kegiatan UKT ini bertujuan guna menguji dan mengevaluasi kemampuan para Taekwondoin untuk naik ke tingkat sabuk selanjutnya.

    “Hal yang diuji adalah fisik, teknik pukulan, tangkisan, tendangan, Poomsae (Jurus), Kyorugi (Fight), dan Kyukpa (pemecahan papan),” ungkapnya.

    Dijelaskan pula UKT ini diadakan 3 kali dalam setahun. Kegiatan di Aula Uril Rindam IV/Diponegoro tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Acara dimulai pukul 08.00 WIB berakhir pukul 10.00 WIB dan berjalan lancar.

    Salah satu peserta UKT, Daren (8) mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti UKT dan dinyatakan lulus. Siswa Kelas 3 SD Tarakanita ini dari Sabuk Putih-Kuning ke Sabuk Kuning.

    “Ya saya senang sekali. Saya ingin tekun berlatih agar bisa mengikuti ujian kenaikan tingkat selanjutnya. Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak Sabeum yang telah melatih saya,” kata Daren usai menerima Sabuk Kuning dari penguji. (Tyo)

  • Rumah Dakwah Qur’an dan Thibbun Nabawi Gelar Pengobatan Massal Gratis

    peloporberita.com/ | Rumah Dakwah Qur’an (RDQ) Magelang kembali mengadakan bakti sosial (baksos) di Masjid Nurul Iman Dsn. Nepak, Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Minggu (05/12/2021).

    Acara yang difokuskan di lokasi Masjid Nurul Iman, Magelang, diselenggarakan oleh Rumah Dakwah Islam (RDQ) Magelang dengan Ustadz Abdullah Praktisi Tibbun Nabawi. Relawan terdiri dari ikhwan dan akhwat RDQ dan Thibbun Nabawi yang turun ke lokasi melayani masyarakat.

    Dari 70 orang yang ditargetkan mendapat pelayanan kesehatan gratis, pada siang itu warga setempat yang datang umumnya dari kaum ibu. Setelah didiagnosa, warga menerima terapi seperti gurah, bekam, kiropraksi, akupresur dan akupuntur.

    Menurut Ustadz Abdullah, metode pengobatan Thibbun Nabawi ini sangat tepat diperkenalkan kepada masyarakat. Selain terjangkau dan alami, yang terpenting adalah dengan metode ini mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

    “Karenanya, Thibbun Nabawi mewajibkan melakukan pengobatan gratis ke beberapa daerah. Pengobatan gratis ini merupakan salah satu program Thibbun Nabawi yang merupakan kegiatan rutin yang kita wajibkan,” tuturnya.

    Ustadz Abdullah memilih lokasi ini karena dinilai sangat tepat dijadikan laboratorium dakwah. “Justru di sinilah lokasi yang tepat di mana seharusnya para ulama dan da’i berdakwah. Selain membantu mengentaskan kebodohan, diharapkan adanya RDQ di Masjid Nurul Iman nantinya bisa menjadi tameng maraknya pemurtadan, kristenisasi dan aliran sesat,” ujarnya.

    H. Muhammad Al Qorny menyampaikan, “dibantu oleh Pondok Pesantren PPTQ Luqman Al Hakim Prampelan dan Salamkanci, rencananya RDQ berkonsentrasi pada materi tahfidzul Qur’an wal Hadits (menghafal Al Qur’an dan Hadits) dan disertai dengan basic IT bagi para jamaah.”

    Pengelola RDQ tetap bekerja keras untuk memajukan dakwah. “Melalui RDQ ini kami bercita-cita membentuk generasi yang mencintai Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,” tekadnya. []

    Baca juga: Ustaz Zacky Mirza Gelar Program “Sedekah Al Quran Cinta Palestina”

  • Indonesian Gastronomy Community Gandeng Pemerintah dalam Acara Gastronosia Borobudur 2021

    peloporberita.com/ | Indonesian Gastronomy Community (IGC) bekerja sama dengan pemerintah dalam menyelenggarakan serangkaian acara Gastronosia Borobudur 2021, yang digelar pada 29-31 Oktober 2021, di Magelang dan Yogyakarta.

    Hadir dalam puncak acara bertajuk “Perjamuan Shima” yang digelar di Komplek Taman Wisata Candi Borobudur, antara lain Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Indah Juanita, Penasihat Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Bidang Komunikasi Ezki Tri Rezeki, Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Sartin Hia, serta sejumlah pejabat lain dan kalangan media.

    Dalam sambutannya, Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid mengapresiasi IGC yang telah berhasil menggelar acara jamuan yang merupakan rekonstruksi Jamuan Shima tersebut.

    “Saya mengucapkan terima kasih dan bersyukur malam ini akhirnya saya bisa turut merasakan hasil dari pekerjaan riset dan pendalaman materi yang telah dilakukan oleh teman-teman di IGC,” ujarnya pada Sabtu (30/10/2021).

    Ia mengatakan bahwa Candi Borobudur adalah pusat informasi luar biasa yang menyimpan ilmu pengetahuan selama 1.200 tahun. “Karena itu saya sering merasa miris apabila melihat orang-orang dalam jumlah banyak masih naik-naik ke atas (stupa), mereka tidak sadar bahwa mereka tuh sebetulnya sedang masuk ke dalam sebuah perpustakaan dari masa lalu dan karena itu ada inisiatif dari ditjen kebudayaan nanti kalau orang mau naik ke atas Candi Borobudur dia harus pakai sandal khusus, namanya sandal Upanat,” tuturnya.

    Baca juga: Melalui Aplikasi PESAN, Kemenko Marves Ingin Aspirasi Masyarakat Cepat Dapat Respon

    Senada, sebelum Dirjen Hilmar, mewakili Menparekraf, Dirut BOB Indah Juanita mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki sejarah kuat dalam segi budaya dan kuliner pada masa lampau. Sajian menu kuliner atau makanan adalah hal pokok dan mendasar, bukan hanya dari kenikmatan nilai gizi, namun juga merupakan satu identitas dari bangsa Indonesia tercinta.

    Oleh karena itu, pemerintah memanfaatkan kuliner yang ada dalam Perjamuan Shima dari abad ke-8 hingga 10 ini sebagai Gastro Branding dan Tourism Diplomacy.

    Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Sartin Hia mengatakan, momentum ini sedang coba disinergikan oleh pemerintah dengan program nasional Indonesia ‘Spice Up the World’.

    “Saya lihat IGC adalah satu komunitas yang kuat dan nyata karena dari Prambanan hingga kini sudah memunculkan sejarah borobudur atau sejarah bangsa ini mulai dari kulinernya,” ucap Sartin Hia.

    Karenanya, pemerintah akan terus mendukung pelaksanaan gastronosia Borobudur untuk mengembangkan daya tarik wisatanya.

    Baca juga: Dirjen Bimas Islam: Wisata ke Borobudur Tidak Haram

    Berbicara mengenai latar belakang perjamuan Gastronosia Borobudur, Vice President Indonesian Gastronomy Community Ria Musiawan mengatakan, ini adalah upaya IGC untuk mengangkat kembali budaya makanan kuno, sesuai dengan misi IGC dalam memahami  konsep makanan istimewa para raja, dan bukan untuk menetapkan para hadirin menjadi Shima-nya.

    Namun demikian, merekonstruksi makanan yang berasal dari ribuan tahun lalu memiliki banyak tantangan. Hal ini dituturkan oleh salah satu anggota IGC, Sumartoyo. “Hidangan ini terinspirasi dari hasil tulisan para arkeolog. Dari 11 prasasti, kita mendapatkan ada 104 makanan yang bisa dimunculkan, baik makanan utama, kudapan hingga minuman,” ungkap gastronom yang juga pemilik Restoran Bale Raos ini.

    Dari riset yang telah dilakukan sejak tahun 2017 serta berbekal tulisan para pakar, baik dari dalam negeri maupun Australia dan Belanda, akhirnya Sumartoyo dan rekan-rekannya tertarik menghadirkan sajian khas nusantara.

    Sejumlah keunikan sajian kuliner khas kerajaan Mataram kuno itu, turut menarik perhatian Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kemenko Marves Khairul Hidayati yang turut hadir dalam acara gala dinner tersebut.

    “Oleh karena itu, kami akan terus mendukung melalui penayangan konten-konten terkait Gastronosia Borobudur ini supaya semakin banyak masyarakat yang mengetahui bahwa sajian kuliner kita tidak kalah dari bangsa-bangsa yang lain,” tegasnya.

    Untuk itu, pihaknya telah mempersiapkan beberapa konten tentang Mahamangsa yang akan ditayangkan di media sosial Kemenko Marves. []

  • Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang Contoh Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI

    peloporberita.com/ | Jakarta – Rumah Sakit Tingkat II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang akan menjadi rumah sakit percontohan pelayanan publik terintegrasi di lingkungan TNI. Rumah Sakit Tk. II dr. Soedjono Magelang merupakan Rumah Sakit TNI-AD dan pusat layanan rujukan kesehatan Angkatan Darat di wilayah Kodam IV/ Diponegoro.

    Rumah Sakit Tk. II 04.05.01 dr.Soedjono yang berdiri sejak tahun 1917 bertekad untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan komitmen, semangat dan dedikasi yang tinggi serta mengikuti perkembangan teknologi yang tepat guna.

    “Jadi saat pendaftaran pasien tidak perlu antri lagi, cukup menyebutkan nomor pendaftaran dan ke Poli mana akan berobat, petugas kami akan langsung mengarahkan pasien untuk menuju Poli yang dituju.” 

    Berbagai pelayanan yang dilakukan antara lain, pelayanan rawat jalan, pelayanan rawat inap dan layanan penunjang medis yang telah ditingkatkan baik fasilitas/sarana maupun tenaga dokter dan tenaga kesehatan.

    Semua peningkatan pelayanan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan dan perawatan kesehatan yang berkualitas serta kenyamanan bagi pasien selama menjalani pengobatan dan perawatan di Rumah Sakit Tk.II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang.

    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang
    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang Contoh Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    “Sebagai salah satu terobosan layanan, Rumah Sakit Tk II 04.05.01 dr. Soedjono, kini meluncurkan layanan antar jemput pasien untuk pelayanan poliklinik Fisioterapi,” tutur Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Tk II 04.05.01 dr. Soedjono Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT, Senin, 23 Agustus 2021.

    “Layanan dapat dipesan dengan menghubungi nomor layanan +62-8122-7022-722. Layanan antar jemput adalah fasilitas layanan di unit fisioterapi untuk menjemput pasien dengan ketentuan radius sejauh 5 kilometer, dengan perjanjian atau kesepakatan tanpa dipungut biaya penjemputan maupun pengantaran pasien dengan ambulans,” sambungnya.

    Lebih lanjut dijelaskan, layanan unggulan yang tersedia di RS Tk II 04.05.01 dr. Soedjono meliputi Kemoterapi, Bedah Syaraf, Fisioterapi, Hemodialisa (cuci darah), Medical Check Up (MCU) serta Laboratorium PCR. Selain itu juga dilengkapi berbagai Poliklinik mulai dari poli umum, Poli anak, Poli internis (penyakit dalam), THT, hingga pemeriksaaan kesehatan jiwa.

    Khusus Fasilitas Unit Fisioterapi RS Tk II 04.05.01 dr Soedjono memiliki peralatan yang lengkap dan canggih seperti Hydro therapy dengan kolam dan Whirpool, Vacumed serta alat-alat latihan yg menggunakan sistem komputer.

    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang
    Rumah Sakit Tingkat II dr.Soedjono Magelang Contoh Pelayanan Publik Terintegrasi di Lingkungan TNI. (Foto:Pelopor.id/TNI)

    Dengan sistem jaringan online, masyarakat di wilayah Kota Magelang maupun di luar wilayah Magelang dapat melakukan pendaftaran pasien dan jadwal praktek dokter spesialis secara online.

    Selain itu RS Tk 04.05.01 II dr Soedjono juga sudah menjadi pelopor pemanfaatan sistem ERM atau Elektronik Rekam Medik di jajaran RS TNI AD dengan menggunakan sistem yang terintegrasi mulai pendaftaran sampai pasien mendapatkan obat secara paperless, sesuai dengan konsep green hospital yang ramah lingkungan meminimalisasi penggunaan kertas.

    “Kami melayani semua pasien rujukan maupun pasien biasa, pendaftaran bisa dilakukan secara online dengan jadwal dokter sesuai dengan kebutuhan pengobatan pasien,” tegas Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT.

    “Jadi saat pendaftaran pasien tidak perlu antri lagi, cukup menyebutkan nomor pendaftaran dan ke Poli mana akan berobat, petugas kami akan langsung mengarahkan pasien untuk menuju Poli yang dituju.” lanjutnya.

    “Hal ini menjadi komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan, bukan hanya kepada warga Magelang, tetapi seluruh masyarakat yang akan berobat ke Rumah Sakit dr. Soedjono, dan harapan kami dapat memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat tanpa membedakan,” tandasnya.[]