Tag: Lombok

  • Berita Foto: Nonton MotoGP Mandalika dari Bukit Seger

    peloporberita.com/ – Masyarakat sekitar sirkuit yang kehabisan tiket, Kemarin, Minggu (20/03/2022) bisa menikmati ajang MotoGP Mandalika dari Bukit Seger. Gubernur NTB Zulkieflimansyah via akun medsosnya, menginisiasi lokasi nonton gratis MotoGP Mandalika di Bukit Seger.

    Alasannya, banyak permintaan tiket nonton MotoGP Mandalika tapi tiket final sudah habis terjual. Oleh sebab itu, sejak pagi warga dari berbagai wilayah berdatangan ke sana yang tepatnya di seberang bukit 360, di depan tikungan 10 Sirkuit Mandalika. []

  • Kemenparekraf Gelar Kampanye “Sadar Wisata” di Lombok

    peloporberita.com/ – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menggelar kegiatan sosialisasi “Sadar Wisata” yang akan berlangsung di 65 desa wisata di 6 Destinasi Prioritas Pariwisata (DPP) Indonesia.

    Kegiatan sosialisasi tahap pertama di Lombok dilaksanakan dua hari, bertempat di empat Desa Wisata, yakni Desa Wisata Kuta dan Desa Rembitan pada Kamis (10/03/2022), kemudian Desa Buwun Mas dan Desa Selong Belanak pada Jumat (11/03/2022).

    Sosialisasi itu, menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang terkait, seperti pengajar atau pelaku kepariwisataan dan hospitality. Sedangkan peserta meliputi kelompok masyarakat yang langsung berhubungan dengan kegiatan usaha atau bisnis pariwisata, serta kelompok masyarakat yang secara tidak langsung mendukung kegiatan wisata, seperti tokoh masyarakat, mahasiswa, pelajar, pekerja formal.

    Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf, Florida Pardosi pada Sabtu (12/3/2022) menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat desa wisata dalam pelayanan wisata.

    Selain itu, untuk pengembangan produk wisata secara inklusif dan terintegrasi dengan Kawasan 6 Destinasi Prioritas Pariwisata Program Pembangunan Pariwisata Terintegrasi dan Berkelanjutan, yang disasar untuk peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.

    “Masyarakat yang sadar wisata nantinya diharapkan dapat memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai penting yang terkandung dalam Sapta Pesona yakni keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan. Aktualisasi nilai-nilai tersebut menjadi perilaku sehari-hari dalam melayani wisatawan sehingga menjadi pendukung tumbuhnya iklim kepariwisataan dan menjiwai nilai kearifan budaya lokal,” tutur Florida.

    Ia berharap, pemahaman sadar wisata dapat membangun pola pikir bagi masyarakat agar menjadi pemeran aktif dalam pengembangan pariwisata di daerahnya. Meningkatkan kesadaran dan praktik masyarakat desa tentang pentingnya Sapta Pesona, Pelayanan Prima, dan CHSE.

    Selain meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam pengembangan potensi produk wisata melalui transformasi produk unggulan desa menjadi produk wisata, dengan pelatihan/bimbingan/aspek exploring, packaging, dan presentasi serta lainnya.

    “Pada akhirnya, masyarakat yang Sadar Wisata di samping sebagai tuan rumah yang baik, juga menjadi penggerak dan pelaku pengembangan destinasi pariwisata di desanya. Masyarakat dapat memperoleh manfaat dari kegiatan kepariwisataan yang dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Florida Pardosi.

    Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rinto Taufik Simbolon mengungkapkan hal serupa. Dalam acara sosialisasi di Kampung Homestay, Desa Wisata Kuta, Lombok Tengah ia menjelaskan bahwa sosialisasi akan dilaksanakan di 6 DPP di indonesia, yang diharapkan dapat berkembang lebih maju sebagai destinasi wisata.

    “Agar benar-benar menjadi mandiri yang melaksanakan kegiatan Sapta Pesona, CHSE ( Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability ) dan meningkatkan kompetensi layanan prima dari masyarakat,” sebutnya.

    Terkait pemilihan Mandalika sebagai lokasi pertama kegiatan sosialisasi, menurut Rinto lantaran kawasan tersebut tengah menjadi ajang kegiatan internasional MotoGP Mandalika 2022, sehingga diharapkan masyarakat setempat dapat melayani tamu dari dalam maupun luar negeri dengan lebih optimal.

    “Kawasan destinasi Mandalika ini sangat potensial. Bimbingan dan pemberian semangat kepada SDM (Sumber Daya Manusia) harus terus diberikan, agar warga dapat memberikan pelayanan yang prima dan ikhlas,” tegasnya.

    Setelah Lombok, kegiatan ini akan diselenggarakan di Danau Toba, Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, Bromo-Tengger-Semeru, Taman Nasional Wakatobi dan Labuan Bajo/Taman Nasional Komodo. []

  • Polda NTB Usul Gerai Penukaran Tiket MotoGP Mandalika 2022 Ditambah

    peloporberita.com/ | Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan agar Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai pihak penyelenggara, dapat menambah gerai penukaran tiket MotoGP 2022. Seperti diketahui, ajang balap MotoGP Mandalika akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, pada 18-20 Maret 2022.

    “Kami mengusulkan agar lokasi penukaran tiket tidak terfokus pada satu tempat, namun harus diperbanyak. Itu sudah kami sampaikan ke penyelenggara,” jelas Kepala Biro Operasional Polda NTB Kombes Pol Imam Thobroni di Mataram, seperti dikutip dari Tribratanews.

    Imam mengusulkan hal itu untuk mengantisipasi kerumunan penonton yang hendak melakukan penukaran tiket. Pihaknya memprediksi, jika gerai penukaran hanya terpusat di satu lokasi, maka berpotensi terjadi antrean panjang dan kurang efisien. Apalagi, di lokasi penukaran itu juga akan ditempatkan lokasi swab antigen dan pengecekan vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi.

    “Bayangkan ada sekitar 50 ribu orang yang bakal menukarkan tiket. Jadi kalau seperti itu, berpotensi menimbulkan antrean panjang dan kerumunan,” ucapnya.

    Dengan kondisi tersebut, Imam khawatir akan memberikan dampak buruk terhadap pelayanan. Kepuasan penonton tentunya harus menjadi atensi dari pelayanan penyelenggara. Menurutnya, antrean panjang bisa memberikan kesan negatif, termasuk potensi keributan dan aksi protes.

    Polda NTB telah menyarankan MGPA untuk mendirikan gerai penukaran tiket MotoGP di setiap koridor masuk menuju areal sirkuit. Misalnya, di eks Bandara Selaparang, Kota Mataram. Meski begitu, Imam mengatakan bahwa MGPA belum memberikan persetujuan terkait usulan itu, dengan alasan perlu melakukan pembahasan lebih teknis. []

  • Gelaran MotoGP Mandalika 2022 Makin Dekat, Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Sinergi

    peloporberita.com/ | Pelaksanaan MotoGP Mandalika 2022 sudah semakin dekat. Seluruh kementerian dan lembaga terkait pun melakukan persiapan akhir dalam rangka dukungan sarana dan infrastruktur selama acara dan juga mengenai penjualan tiket.

    “Karena tinggal 18 hari lagi, pemerintah pusat dan daerah bersinergi dan berkoordinasi terkait berbagai persiapan akhir. Kita selalu mengecek apa-apa saja yang masih kurang,” kata Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Rizki Handayani Mustafa, dalam konferensi pers virtual Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022 bersama awak media, Selasa (01/03/2022).

    Kemenparekraf/Baparekraf menjalankan berbagai program promosi, termasuk menyusun paket-paket perjalanan bersama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) dan pelaku industri lokal di NTB. Dengan begitu, para pengunjung tidak hanya menonton balap motor kelas dunia, tapi sekaligus berwisata ke berbagai destinasi di Pulau Lombok.

    Turut hadir dalam konferensi pers virtual tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Irjen Pol. (Purn.) Budi Setiyadi yang menjelaskan tentang kesiapan arus lalu lintas dan jalur transportasi selama event MotoGP Mandalika 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

    “Kita sudah siapkan dan kita optimalisasi penggunaan moda angkutan umum menuju Kawasan Mandalika. Kita akan jadikan angkutan umum ini sebagai backbone untuk mengantar para penonton menuju lokasi acara,” tegasnya.

    Ada beberapa simpul-simpul transportasi yang sudah disiapkan, yaitu Pelabuhan Gili Mas, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Kayangan, Pusat Kota Mataram (Ex Bandara Selaparang), dan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM). Dari beberapa titik itu disediakan 278 unit bus antarmoda bantuan dari Kemenhub.

    Dalam konferensi pers ini, Kepala Biro Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Andreas D. Patria juga menyampaikan tentang strategi penjualan tiket MotoGP Mandalika 2022 yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi.

    Sekda Gita mengatakan bahwa kapasitas penonton yang diturunkan dari 100.000 menjadi 60.000, tidak menjadi persoalan. Hingga 20 Februari 2022 juga telah terjual dua jenis tiket grandstand dan general admission. Untuk grandstand dengan kapasitas 50.000 tempat duduk per hari telah terjual kurang lebih 19.000 tiket. Untuk general admission dengan kapasitas 10.000 pax per hari telah terjual kurang lebih untuk 2.000 pax

    Angka ini memang masih jauh dari target, namun Pemprov NTB telah menginisiasi strategi lainnya, seperti melakukan fasilitasi pemesanan kepada warga NTB secara kolektif melalui dinas provinsi, kabupaten atau kota, kemudian memberi harga khusus bagi masyarakat yang memiliki KTP domisili NTB sebesar 10% sebelum pajak.  Strategi ini ditargetkan bisa menjual 35.000 tiket penonton.[]

  • MenKopUKM: Pusat Layanan Usaha Terpadu Bisa Menjadi Co-Working Space

    peloporberita.com/ – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM), Teten Masduki, ingin PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) menyediakan Co-Working Space bagi talenta muda untuk melakukan inovasi produk UMKM.

    “Kebutuhan untuk Co-Working Space dalam PLUT perlu diperkuat kebutuhannya karena anak muda ini perlu tempat untuk berexsercise, bertemu dengan komunitas, dan membangun komunitas kreatif untuk melahirkan inovasi produk,” tutur Teten Masduki dalam acara dialog PLUT, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (27/1/2022).

    Teten Masduki dalam acara dialog PLUT, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (27/1/2022)
    MenKopUKM, Teten Masduki dalam acara dialog PLUT, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kamis (27/1/2022). (Foto:Pelopor.id/KemenKopUKM)

    MenKopUKM menjelaskan, selain menjadi tempat “nongkrong” para kaum milenial untuk berkreasi dan inovasi, PLUT diminta untuk tidak melupakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) utamanya dalam membina dan memberikan pelayanan bagi UMKM. Oleh sebab itu, di kantor PLUT harus ada profesional talent yang dapat menjadi pembimbing bagi UMKM agar produk-produknya lebih berdaya saing.

    “Kita perlu meredesain PLUT ini untuk melakukan inkubasi pada calon wirausaha muda sehingga menjadi tangguh, mengkurasi produk mereka, menjadi tempat showcase bahkan menjadi pusat konsultasi bisnis bagi UMKM,” ungkapnya.

    Untuk itu, Menteri Teten akan menggandeng berbagai pihak seperti inkubator swasta, akademisi dari kampus hingga pemerintah daerah untuk bersama-sama melengkapi fasilitas yang dibutuhkan. Kerjasama yang erat antar pemangku kepentingan diyakini akan membantu pencapaian target pemerintah menaikkan rasio kewirausahaan hingga 3,95 persen di tahun 2024.

    “Kami, PLUT, inkubator swasta dan universitas akan menjadi tiga serangkai untuk melakukan pendampingan berkelanjutan bagi UMKM supaya semakin berdaya saing tinggi,” tegasnya.

    Adapun saat ini, rasio kewirausahaan nasional baru mencapai 3,55 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah ini lebih rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya yang rata-rata mencapai 4 persen. Demi mencapai target rasio kewirausahaan, telah diterbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 2 tahun 2022 tentang Pengembangan Wirausaha.

    “Dari Perpresnya itu kita akan sama-sama bikin rencana strategis nasional, ini harus jadi momentum untuk kita ubah dunia. Ini mimpi harus besar dan saya optimis karena Presiden berkomitmen untuk mendukung UMKM,” pungkasnya.

    Dalam kesempatan yang sama UNIDO Country Representative Essam Alqararah mengatakan, pihaknya siap mendukung pengembangan UMKM di Indonesia melalui beberapa program yang kini sudah dijalankan.

    Teten Masduki
    Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto:Pelopor.id/KemenKopUKM)

    Sebagai Badan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), program dari United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) lebih banyak menyasar pada kaum muda dan wanita. Hal ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah Indonesia untuk lebih banyak mencetak entrepreneur muda yang kreatif dan inovatif.

    “Kami adalah lembaga yang resmi dari PBB yang selalu siap mendukung program pengembangan kapasitas bagi anak muda. Jadi 50 persen dari penerima manfaat dari program kami memang adalah pemuda dan perempuan,” katanya.

    UNIDO pun telah terlibat aktif dalam berbagai pelatihan peningkatan SDM pelaku UMKM di Indonesia. Dia berharap melalui kolaborasi yang baik Indonesia bakal menjadi salah satu negara yang kuat perekonomiannya.

    “Saya sadari akan banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mendorong UMKM di Indonesia. Sebab UMKM statusnya rata-rata masih kecil, oleh karena itu UNIDO sangat senang bekerjasama dengan KemenkopUKM, pemerintah pusat atau daerah,” tandasnya. []

  • Melalui MotoGP, Teten Masduki Dorong Kopi Robusta Lombok Go Internasional

    peloporberita.com/ – Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki, mendorong kopi Robusta asal Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat menjadi produk unggulan dan go internasional melalui event MotoGP yang akan digelar dalam waktu dekat.

    “Para pengrajin kopi Robusta dan kopi jenis lainnya di Lombok perlu menyajikan dengan cara-cara yang lebih modern dan elegan selama pelaksanaan MotoGP yang akan digelar Maret 2022 mendatang,” tuturnya saat melakukan dialog dengan Asosiasi Kopi di Pendopo Bupati Lombok Barat, Rabu (26/1/2022).

    Menurut MenKopUKM, para pelaku usaha di industri kopi dapat memaksimalkan peluang bisnisnya dengan lebih banyak membuka coffe shop di wilayah Lombok selama acara berlangsung,.

    “Jadi nanti harus kita bisa sajikan kopi secara khusus di setiap tempat sebab yang akan datang ke MotoGP diperkirakan 100 ribu orang. Kalau seminggu di sini dan minum kopi dua kali sehari bisa untung. Tetapi tempat minum kopi itu harus dengan penyajian yang modern,” ungkapnya.

    kopi Robusta asal Lombok Nusa Tenggara Barat
    kopi Robusta asal Lombok Nusa Tenggara Barat. (Foto:Pelopor.id/KemenKopUKM)

    Pangsa pasar kopi Robusta di pasar domestik dan internasional lanjut Teten, sangat tinggi. Di dalam negeri banyak industri yang justru menyerap kopi varian tersebut. Sehingga secara ekonomi kopi Robusta justru lebih unggul dibandingkan varian lainnya. Untuk itu, ia berharap para petani kopi di Lombok mulai serius untuk menjaga produktivitas dan kualitas kopi Robusta untuk disajikan saat gelaran internasional di Mandalika.

    “Robusta ini lebih produktif apalagi nanti dikaitkan dengan climate change sehingga sulit memproduksi kopi Arabica yang butuh daerah dingin ketinggian di atas 1.000 kaki. Karena itu saya anjurkan dari sekarang kita perkuat produksi Robusta. Di Lombok ini sangat bisa dikembangkan,” tegasnya.

    Menteri Teten juga menekankan, bahwa para petani dan pengrajin kopi di Lombok perlu mengembangkan model bisnis kopi melalui korporatisasi petani kopi. Untuk memenangkan persaingan dan juga masuk ke dalam rantai pasok industri, petani kopi harus tergabung dalam satu wadah seperti koperasi.

    kopi Robusta asal Lombok Nusa Tenggara Barat
    kopi Robusta asal Lombok Nusa Tenggara Barat. (Foto:Pelopor.id/KemenKopUKM)

    Hal ini diperlukan agar skala produksi dan aspek keberlanjutan produksi bisa terjaga. Selain itu, dengan bersatu dalam satu wadah akan menjaga iklim usaha UMKM serta akan memudahkan mereka dalam mencari pembiayaan.

    “Kalau ini dikonsolidasikan dalam korporatisasi petani akan lebih efisiensi dalam setiap sisi mulai dari pengadaan bibit, pupuk dan sampai logistik. Sebab Kalau kita perorangan itu costnya mahal,” tandas MenKopUKM.

    Indonesia, dikenal sebagai produsen kopi terbaik keempat dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Colombia. Potensi kopi Indonesia cukup besar dengan perkebunan kopi yang tersebar di seluruh pelosok negeri.

    Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor kopi Indonesia ke dunia pada Januari – November 2021 tercatat sebesar USD757,41 juta. Sementara pada 2020 nilai ekspor kopi Indonesia tercatat sebesar USD821,93 juta. []

  • Daftar Harga Tiket Nonton MotoGP Mandalika 2022

    peloporberita.com/ – Ajang balap MotoGP Mandalika akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 18-20 Maret 2022. Penjualan tiketnya akan dimulai pada Kamis, 6-11 Januari 2022 berdasarkan unggahan akun Instagram Sirkuit Mandalika, Sabtu,1 Januari 2022 sore.

    Pertamina Mandalika International Street Circuit, akan buka 4 kategori tiket di event MotoGP Indonesia Grand Prix. Yakni Premiere Grandstand dan Hospitality Suites yang mulai dijual tanggal 6 januari 2022. Lalu Standard Grandstand dan General Admission yang mulai dijual tanggal 11 januari 2022.

    Untuk lebih rinci, empat kategori tiket nonton adalah sebagai berikut:

    General Admission
    Hari Ke-1: Rp115.000
    Hari Ke-2: Rp287.500
    Hari Ke-3: Rp575.000
    Paket 2 Hari (Sabtu & Minggu): Rp805.000

    Standard Grandstand
    Hari Ke-1: Rp230.000
    Hari Ke-2: Rp747.500
    Hari Ke-3: Rp1.150.000
    Paket 2 Hari (Sabtu & Minggu): Rp.1.725.000

    Premium Grandstand
    Hari Ke-1: Rp373.250 & Rp431.250
    Hari Ke-2: Rp1.063.750 & Rp1.150.000
    Hari Ke-3: Rp1.610.000 & Rp1.725.000
    Paket 2 Hari (Sabtu & Minggu): Rp2.300.000 & Rp2.587.000

    VIP Hospitality Suites (Paket 3 Hari)
    Premiere Class: Rp15.000.000
    Deluxe Class: Rp.10.000.000. []

  • Mengenal Gendang Beleq, Musik Tradisional Lombok Penyambut Pasukan Perang

    peloporberita.com/ – Gendang Beleq, pasti sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Lombok. Yakni, salah satu musik tradisional yang sudah digunakan secara turun temurun dan diwariskan oleh orang terdahulu yang mendiami Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Gendang Beleq, merupakan sekelompok penabuh gendang yang terdiri dari belasan personel yang kerap tampil sebagai penghibur pada saat hajatan seperti pengiring tradisi nyongkolan, pelaksaan khitanan dan kegiatan tradisi lain yang ada di Lombok.

    Baca juga : Mengenal Ritual Mandi Safar dan Manfaatnya Bagi Pariwisata NTB

    Gendang Beleq berasal dari Suku Sasak (Suku yang mendiami Pulau Lombok). Gendang berasal dari bunyi gendang itu sendiri, yaitu deng atau dung. Sedangkan Beleq berasal dari bahasa Sasak yang berarti besar. Sehingga Gendang Beleq berarti gendang besar.

    Jauh sebelum gendang beleq di fungsikan sebagai pengiring hiburan tepatnya pada abad ke-14 Masehi atau zaman kedatuan, gendang beleq sering digunakan sebagai penyemangat kepada pasukan perang ketika hendak dan pulang dari perang.

    Gendang Beleq
    Gendang Beleq, Musik Tradisional Lombok. (Foto:Pelopor.id/Ist)

    Namun seiring perkembangan zaman, gendang beleq mengalami pergeseran fungsi yang dulunya digunakan untuk menyambut pasukan perang, kini digunakan sebagai musik penyambutan kedatangan para tamu, hingga acara-acara kebudayaan.

    Gendang Beleq dimainkan secara berkelompok dengan membentuk semacam orkestra yang terdiri dari dua Gendang Beleq yang disebut mama (laki-laki) dan gendang nina (perempuan) yang berfungsi sebagai pembawa dinamika.

    Baca juga : Mengungkap Potensi Besar Ekspor Ikan Arwana

    Selain itu, juga terdiri atas sebuah Gendang Kodeq (gendang kecil), perembak belek dan perembak kodeq sebagai alat ritmis, gong dan dua buah reog, yakni reog nina dan reog mama sebagai pembawa melodi. Pemain Gendang Beleq memainkan Gendang Beleq sambil menari. Biasanya, pemain Gendang beleq terdiri dari 13 sampai 17 orang.

    Gendang Beleq selain memiliki nilai filosofis juga disakralkan oleh masyarakat Suku Sasak. Mereka menilai, Gendang Beleq memiliki nilai keindahan, ketekunan, kesabaran, kebijakan, ketelitian, dan kepahlawanan. Nilai-nilai inilah yang selalu diharapkan menyatu dengan hati masyarakat Suku Sasak. []

  • Separuh Pulau Lombok Banjir Akibat Hujan Lebat Seharian

    peloporberita.com/ – Cuaca ekstrim, melanda berbagai kawasan di Indonesia, termasuk Lombok-Sumbawa. Musibah banjir pun melanda hampir seluruh Pulau Lombok, setelah seharian wilayah tersebut diguyur hujan lebat.

    “Dari subuh saya terjebak di Kebon Roek dan tidak bisa pulang. Sudah 3 jam di sini. Banjir pak….”

    “Warga yang melintas di jalur alternatif Jalan Pemuda waspada karena ada pohon tumbang. Yang melintas di kawasan Sweta harap hati-hati. Terjadi genangan air cukup besar yang menyebabkan banjir. Air sudah seperti kolam. Gunakan jalur aman jika terpaksa melintas di kawasan itu,” tutur Irwan, seorang warga yang terjebak macet akibat banjir, Senin, 6 Desember 2021.

    Informasi lain dari warga setempat juga disampaikan Pardi, yang tengah melintas di kawasan Brawijaya dan Jalan Sriwijaya.

    “Jalur alternatif ditutup karena banjir setinggi lutut orang dewasa. Tolong jangan melintas di areal ini,” sebutnya.

    Selain itu, jalur Utara di kawasan Gunung Sari juga macet parah. Salah seorang pengendara bernama Iskandar mengaku terjebak macet akibat banjir sejak pukul 6 pagi. Ia menyampaikan bahwa genangan air, menutupi seluruh badan jalan dan melampaui tinggi trotoar. Pengguna jalan kesulitan mengenal batas bahu jalan dan rawan kecelakaan.

    Baca juga :

    Kemudian di kawasan pasar tradisional Kebon Roek-Ampenan yang kondisinya tak kalah memperihatinkan. Genangan air setinggi lutut melanda kawasan ini. Sebagian warga tak mampu hindari genangan air terpaksa berlindung di tempat yang aman.

    “Dari subuh saya terjebak di Kebon Roek dan tidak bisa pulang. Sudah 3 jam di sini. Banjir pak…,” sebut salah satu warga, Zuleha yang terjebak banjir.

    Sementara BMKG, sebelumnya telah mengingatkan warga agar hati-hati dan waspada terhadap terjadinya cuaca buruk di sebagian wilayah Indonesia. Termasuk NTB, masuk dalam radar peringatan waspada cuaca buruk, banjir dan gempa.

    Warga diingatkan waspada terhadap kemungkinan terjadi dampak sekunder dari cuaca buruk seperti lahar dingin, banjir rob, gempa, kecelakaan di laut hingga pohon tumbang. []

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Pelopor Berita (@peloporberita)

  • 10 Destinasi Wisata Lombok yang Wajib Dikunjungi

    peloporberita.com/ | Lombok bukan nama yang asing untuk kita. Potensi wisatanya luar biasa, sehingga menjadi destinasi yang sedang aktif didorong pemerintah dalam 10 destinasi wisata baru Indonesia. Baru-baru ini, tim redaksi peloporberita.com/ mendapat kesempatan menelusuri Lombok secara langsung dan ini adalah rekomendasi tempat wisata bagi Anda yang berkunjung ke Lombok.

    1. Pantai Batu Rudal

    Pantai ini cukup sulit digapai, sekitar satu jam dari sentral kuta. Namun, perjalanan maupun pantainya sendiri memberikan pengalaman tersendiri. Sepanjang perjalanan, kita disuguhi dengan pemandangan bukit-bukit kecil di kanan kiri jalan. Kemudian tantangan paling seru dalam menggapai Pantai Batu Rudal adalah perjalanan yang sulit dengan menjajaki batu-batu tepian pantai yang akan mengundang adrenalin. Anda harus extra hati-hati dalam perjalanan ini.

    Pantai Batu Rudal. (Foto: Pelopor/Ist.)

    2. Pantai Semeti

    Kalau merasa tidak sanggup menjalani tantangan ke Pantai Batu Rudal, Anda bisa lanjut ke Pantai Semeti. Meski jalanan masih off road, tetapi hal itu terbayarkan begitu tiba di tepi pantai karena pantainya sangat cantik dengan berpasir putih. Kanan kiri adalah susunan batu-batu dan di depannya ada bukit-bukit cantik yang membuat pantai ini seperti pantai pribadi yang dipagari bukit-bukit.

    Pantai Semeti. (Foto: Pelopor/Ist.)

    3. Pantai Telawas

    Sebelum Semeti, di sebelah kiri jika melihat bangunan berpanel surya dan ada tangganya, silahkan mengikuti tangga tersebut dan Anda akan berjumpa dengan Pantai Telawas. Mirip juga dengan Pantai Semeti, Telawas akan melengkapi pengalaman wisata Anda ke pantai nan cantik.

    Pantai Telawas. (Foto: Pelopor/Ist.)

    4. Pantai Selong Belanak

    Pantai ini sudah sangat populer. Banyak aktivitas sudah terjadi di sana, selain nelayan, ada juga restoran seafood maupun kelapa di sekitar pantai. Perahu-perahu juga ditawarkan kepada pengunjung yang ingin mengarungi pantai. Selain perahu juga tampak banyak peselancar. Mirip Semeti, Pantai Selong Belanak yang cantik berpasir putih ini, juga dikelilingi bukit-bukit menawan.

    Pantai Selong Belanak. (Foto: Pelopor/Ist.)

    5. Pantai Pawon

    Pantai berpasir putih dan masih sepi ini disebut rawan tsunami. Pantai ini bisa dikatakan versi kecilnya Selong Belanak, hanya saja tidak digunakan untuk berselancar dan masih banyak nelayan lokal beserta keluarga nelayan di sekitar pantai.

    Pantai Pawon. (Foto: Pelopor/Ist.)

    6. Sembalun

    Jika Anda tidak tahan dengan udara panas atau memang lebih menyukai udara dingin, Lombok juga memiliki Kawasan wisata gunung. Gunung Rinjani memiliki anak-anak gunung maupun kaki gunung yang menghampar di sekelilingnya. Sembalun adalah tempat yang sangat populer dengan ketinggian sekitar 1.000 MDPL. Sembalun menawarkan berbagai restoran, kebun stroberi dan kebun kopi untuk dikunjungi sambil menikmati hidangan yang tersedia di berbagai restoran sekitarnya.

    Sembalun. (Foto: Pelopor/Ist.)

    7. Desa Wisata Tetebatu

    Desa wisata ini sangat terkenal dengan keindahan alam dan kesejukannya. Bukan hanya di Indonesia, namun juga di Eropa, khususnya Belanda. Desa Tetebatu memiliki pemandangan terasering sawah dengan latar belakang puncak Gunung Rinjani, sehingga ketika dipandang bagaikan lukisan alam yang indah. Selain sawah dan ladangnya, Tetebatu juga memiliki air terjun dan beberapa desa penyangga di sekitarnya yang akan melengkapi alternatif desa wisata bagi pengunjung.

    Desa Tetebatu. (Foto: Pelopor/Ist.)

    8. Air Terjun Benang Kelambu

    Air terjun ini termasuk geopark kaki Gunung Rinjani. Benang Kelambu merupakan air terjun yang berasal dari mata air murni dengan tatanan halus bagai benang, yang bersalur merata menutupi hamparan tanaman hijau dengan tinggi sekitar 700 meter. Berdekatan dengan Benang Kelambu, ada air terjun Stokel yang berasal dari sungai kaki Gunung Rinjani.

    Air Terjun Benang Kelambu. (Foto: Pelopor/Ist.)

    9. Bukit Merese

    Bukit cantik, tempat banyak orang mengabadikan sunrise maupun sunset yang sangat cantik, menghadirkan pemandangan 360 derajat akan keindahan pantai-pantai yang mengelilinginya. Jika ada waktu, mampir juga ke Tanjung Aan yang merupakan pantai di bawah bukit Merese.

    Bukit Merese. (Foto: Pelopor/Ist.)

    10. Pantai dan Sirkuit Mandalika

    Pantai dan sirkuit ini adalah paket yang harus dikunjungi, berdekatan dan saling mendukung ketenarannya. Pantai yang sudah terkenal cantik, landai dan dikelilingi bukit hijau maupun bukit berbatuan ini, sekarang juga bersandingan dengan sirkuit balap international. Mandalika yang sesungguhnya berasal dari nama Putri Mandalika yang merupakan legenda di Lombok.

    Pantai dan Sirkuit Mandalika. (Foto: Pelopor/Ist.)

    []