Tag: LinkedIn

  • Inilah Tempat Terbaik untuk Bekerja di Indonesia Versi LinkedIn

    Jakarta – LinkedIn, Platform jejaring sosial segmen profesional, merilis daftar 15 perusahaan terbaik untuk bekerja di Indonesia pada tahun ini. Tercatat, tempat pertama dalam daftar tersebut di tempati oleh emiten telekomunikasi Telkom Indonesia, adapun posisi kedua dan ketiga, masing-masing ditempati oleh Bank Mandiri dan Sea Limited.

    Laporan bertajuk LinkedIn Top Companies 2022 tersebut, memberikan peringkat pada perusahaan-perusahaan berdasarkan hasil analisis data yang dikelompokkan ke dalam tujuh pilar.

    Adapun ketujuh pilar tersebut mencakup kemampuan untuk maju, pengembangan keahlian, stabilitas perusahaan, peluang eksternal, afinitas perusahaan, keragaman gender, hingga keragaman latar belakang pendidikan.

    Perusahaan yang masuk dalam daftar tempat kerja terbaik di Indonesia tahun 2022, adalah perusahaan yang bisa mempertahankan stabilitas, dalam merekrut hingga mempertahankan karyawannya di dunia kerja yang kondisinya selalu berubah-ubah. []

    [irp]

  • Microsoft Beli AI Nuance Communications US$ 16 Miliar

    peloporberita.com/ | Perusahaan teknologi Microsoft akan mengakuisisi perusahaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pidato, Nuance Communication, senilai US$ 16 miliar. Menurut sumber Reuters, aksi ini disebut akan mendapatkan persetujuan antimonopoli Uni Eropa tanpa syarat.

    Sebelumnya, Komisi Eropa pada bulan lalu telah meminta pelanggan dan pesaing membuat daftar kekhawatiran tentang kesepakatan itu. Misalnya, kemungkinan Microsoft dapat mendukung Nuance daripada pesaingnya atau secara tidak adil menggabungkan penawarannya.

    Jika akuisisi ini rampung, maka ini adalah transaksi terbesar kedua bagi Microsoft, setelah mereka membeli media sosial yang berorientasi bisnis, LinkedIn, senilai US$ 26,2 miliar pada 2016 lalu. Aksi ini melanjutkan tren perusahaan teknologi membeli dan menutup perusahaan rintisan yang berpotensi menjadi rival di masa mendatang.

    Nuance sendiri telah melayani 77% rumah sakit di Amerika Serikat (AS). Startup ini dikenal dengan teknologi bicara perintisnya dan membantu meluncurkan asisten virtual Siri milik Apple. Pihak Microsoft mengatakan, kesepakatannya dengan Nuance akan meningkatkan kehadiran mereka di layanan cloud untuk perawatan kesehatan.

    Saat ini, perusahaan teknologi memang makin gencar mengakuisisi perusahaan yang berfokus pada AI. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan daya saing terhadap kompetitornya karena lebih mengintegrasikan teknologi AI ke dalam produk dan layanan mereka. []

    Baca juga: Pengawasan Diperketat, Microsoft Hentikan Layanan LinkedIn di China

  • Pengawasan Diperketat, Microsoft Hentikan Layanan LinkedIn di China

    peloporberita.com/ | Microsoft menghentikan layanan LinkedIn di China, setelah tujuh tahun beroperasi di negeri tirai bambu. Keputusan ini diambil seiring dengan makin ketatnya Pemerintah China dalam mengendalikan operasional internet di negaranya.

    Berdasarkan laporan Reuters, LinkedIn menyatakan akan menggantikan platformnya pada akhir tahun ini dengan InJobs, yaitu versi yang hanya fokus pada pekerjaan. Dalam aplikasi InJobs, tidak ada umpan sosial (social feed) ataupun pilihan untuk berbagi, seperti di LinkedIn.

    “Meskipun kami telah menemukan keberhasilan dalam membantu anggota China untuk menemukan pekerjaan dan peluang ekonomi, kami belum menemukan tingkat keberhasilan yang sama dalam aspek sosial yang lebih banyak berbagi dan tetap mendapat informasi,” kata LinkedIn dalam blognya, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (16/10/2021).

    Sebelumnya pada bulan Maret, LinkedIn telah menghentikan pendaftaran baru di China, sebagai upaya mematuhi Undang-Undang yang berlaku di negara itu. Dua bulan kemudian, LinkedIn termasuk di antara 105 aplikasi yang dituduh oleh regulator internet China mengumpulkan dan menggunakan informasi pribadi secara ilegal dan diperintahkan untuk melakukan perbaikan.

    Berdasarkan laporan web berita Axios, LinkedIn disebut telah memblokir profil beberapa jurnalis dan akademisi Amerika Serikat (AS) yang berisi informasi yang dianggap sensitif oleh Pemerintah China, dengan mengutip ‘konten terlarang’.

    Tidak hanya LinkedIn, jejaring media sosial barat lainnya juga mengalami nasib serupa di China, sebut saja Twitter, Facebook dan YouTube. Selain itu, Microsoft juga memiliki Bing, satu-satunya mesin pencari asing utama yang dapat diakses dari dalam yang disebut Great Firewall China, yang hasil pencariannya pada topik sensitif disensor. []