Tag: Lifestyle

  • Hak Hidup Pohon atau Hutan?

    peloporberita.com/ | Jakarta – Seluruh dunia mengaku peduli pada hutan, peduli pada lingkungan. Tapi di seluruh dunia juga praktek peduli hutan dan peduli lingkungan menjadi pro dan kontra, setajam fundamental berpikir atau mengimani sesuatu. 

    Hak asasi manusia mungkin lebih mudah diuraikan dan ditetapkan. Tapi untuk hak asasi alam, hutan dan lingkungan seperti gagap mau bagaimana, apalagi harus bagaimana. Gagap pendapatnya, kepentingannya dan pelestariannya.

    Namun kepikiran atau pun tidak kepikiran, baik ahli atau bukan ahli, punya kapasitas atau tidak punya kapasitas, sesungguhnya hidup dengan lingkungan adalah bagian dari asasi manusia yang sudah tidak perlu diperdebatkan atau malah sekadar didiskusikan. 

    Baca juga: Sayangi Bumi, Yuk Kita Mulai Kelola Sampah dan Tanam Pohon!

    Bertindak! Kalau bisa cegah, hentikan, proses hukum si perusak hutan, saya yakin pemerintah mengupayakannya. Namun bisa juga sekecil apa pun, mulai dari diri sendiri terlebih dahulu. 

    Menjaga pohon, memelihara tanaman sekitar rumah, sekitar sekolah, sekitar kantor ditambah mengurangi sampah, mengelola sampah akan sangat membantu menahan pengrusakan hutan. Sungguh dimulai dari sesederhana itu! Jika setiap individu militan menegakkannya. []

    Oleh: Eky Mery
    Instagram: @recyclub.id

  • Pariwisata NTB Siap Uji Coba Rapid Antigen Gratis

    peloporberita.com/ | Jakarta – Rapid antigen gratis akan segera diuji coba oleh Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) bagi para wisatawan yang akan mengunjungi Lombok-Sumbawa. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi dampak negatif dari kebijakan Pemberlakuan Penerapan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Jawa-Bali.

    Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi menjelaskan, langkah ini agar wisatawan tetap bisa berwisata dengan aman di tengah pandemi.

    “Sudah ada regulasi yang dikeluarkan pemerintah daerah NTB terkait prosedur penerapan protokol kesehatan. Kami juga memberi kemudahan bagi wisatawan nusantara agar tetap nyaman, aman dan tidak sulit jika ingin berwisata ke Lombok Sumbawa. Salah satunya dengan memberi rapid antigen gratis. Cuma untuk wisatawan asing tetap harus melalui prosedur swab PCR,” tutur Yusron berdasarkan keterangan tertulis Selasa, 6 Juni 2021.

    Baca juga: NTB Siapkan Pergub Zona Hijau dan Antigen Gratis

    Ujicoba ini dilakukan pemerintah daerah dengan menggandeng Dinas Kesehatan NTB untuk menetapkan dua lokasi pemberian rapid antigen gratis. Pertama, Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi NTB di Jalan Catur Warga No.9 Mataram. Kedua, Ruang Graha Mandalika RSUD Provinsi NTB di Jalan Prabu Rangkasari Dasan Cermen-Mataram. 

    Jika terjadi peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan, pemda akan menambah lagi lokasi rapid antigen tersebut. 

    Baca juga: Sandiaga Uno Ajak Atta Halilintar dan Aurel Promosikan Desa Wisata Maria di NTB

    Untuk bisa mendapatkan rapid antigen gratis, wisatawan harus mengikuti alur yang disiapkan Pemerintah NTB.

    • Pertama, wisatawan harus menyerahkan invoice asli menginap di hotel atau tempat penginapan di Lombok Sumbawa.
    • Kedua, petugas menyimpan invoice, kemudian tindakan swab antigen lalu menerima hasilnya sekitar rentang waktu 30 menit. 
    • Selanjutnya, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju bandara.
    • Sebelum terbang, wisatawan diminta menunjukkan tanda swab antigen dan vaksin. 

    Baca juga: Rencana Pembukaan Pariwisata Bali Batal, Begini Tanggapan Pengamat

    Yusron juga menyebutkan lima obyek wisata yang dinilai cukup aman dikunjungi di NTB, yaitu kawasan tiga Gili, Mandalika, Sembalun, Pulau Moyo dan Gunung Tambora. Selain lima lokasi itu, Yusron juga menyampaikan bahwa Kota Mataram masuk dalam kawasan zona hijau.

    “Meski demikian pengawasan dan pengecekan surat keterangan (suket) kita perketat di pintu-pintu masuk Lombok. Ini kami lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan penumpang atau orang yang menggunakan suket palsu,” jelas Yusron. []

  • Viral Tiktok, Oppa Willy Disebut Lee Min Ho Indonesia

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kamu suka nonton drama korea? Kalau iya, pasti kamu tahu dong Lee Min Ho? 

    Lee Min Ho adalah salah satu aktor paling sukses di Korea Selatan. Pria tampan ini mulai dikenal luas berkat perannya sebagai Gu Jun-pyo, dalam drama Boys Over Flowers pada tahun 2009. Dan ternyata, Lee Min Ho juga ada di Indonesia, loh! 

    Dia bahkan sudah viral di media sosial TikTok. Kamu bisa lihat sendiri di akun bernama Oppa Willy, yang selalu digandrungi netizen wanita. Mereka sepakat menyebutnya sebagai Lee Min Ho Indonesia, seperti komentar akun @arsy.10818 “Ih kok Koko mirip Lee Min ho baru ngeh klo cuma mirip, kirain Lee Min ho asli setelah di ulang2 video ini”, begitu juga dengan akun @whywie_leo25 yang berkomentar, “perpaduan wajah oppa Lee Min hoo dan oppa shiwon Choi…jadi makin ganteng sehat selalu yah oppa.” 

    @oppawillyReply to @arinia9 ##belajarbahasainggris ##fyp♬ original sound – utsav dhakal

    Siapa sih sebenarnya Oppa Willy ini?

    Oppa Willy lahir di Medan pada 3 April 1988, dengan nama lengkap Luke Willy Andresen. Ayahnya bernama Tjong Kok Hin, sedangkan ibunya adalah Wong Bie Giok. Pria keturunan Tionghoa ini adalah anak sulung dari dua bersaudara. 

    Willy menempuh pendidikan dasar dan menengah di SD dan SMP Wiyata Dharma, Medan, namun ketika usianya 14 tahun, ia dan keluarganya pindah ke Jakarta, sehingga Willy melanjutkan sekolahnya di SMP dan SMA San Marino, Jakarta Barat.  

    Setelah lulus SMA, pria dengan tinggi badan 178 cm ini menempuh pendidikan tinggi di London School of Public Relations, jurusan Mass Communication untuk sarjana (S1) dan jurusan Marketing Communications untuk magister (S2). 

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Luke Willy Andresen (@oppawilly)

    Oppa Willy mengawali kariernya di dunia kerja sebagai guru di TK Tunas Citra, Tangerang, selama 2006-2012. Kemudian ia mulai beralih profesi sebagai Tour Leader di TX Travel Pusat, Jakarta sejak 2012-2019, sesuai dengan hobinya traveling. Berbekal pengalamannya sebagai tour leader, Willy pun membuka agen perjalanan bernama Love, Eat & Travel Service pada 2019, yang kemudian berganti nama menjadi Travel Story.

    Munculnya pandemi ditahun 2020 membuat semua orang harus menahan hasrat traveling, termasuk Oppa Willy, sehingga ia pun beralih profesi menjadi business development manager di perusahaan Tisu Magic. Pada November 2020, Oppa Willy sempat diterima di Master of Arts in Theological Studies (MATS) di Vancouver School of Theology, Kanada, namun lagi-lagi pandemi harus menunda langkahnya. []

    Baca juga: Dianggap Hina Indonesia, Drakor ‘Racket Boys’ Banjir Kecaman dari Netizen

  • Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan di Kota Yogyakarta Dikenai Sanksi

    peloporberita.com/ | Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memperketat pengawasan protokol kesehatan di masyarakat, dan selama beberapa hari terakhir ada ratusan pelanggar yang terjaring dalam pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat umum di Kota Yogyakarta.

    Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto menyebutkan, total ada 126 pelanggar yang terjaring dalam pengawasan protokol kesehatan selama empat hari terakhir. Pelanggaran tersebar di sejumlah titik, antara lain di kawasan Tugu Yogyakarta, kawasan Titik Nol Kilometer, Jalan Pangeran Senopati, Jalan Kha Dahlan, Ngampilan, kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta.

    “Kebanyakan pelanggaran tidak memakai masker. Jumlahnya tidak sebanyak tahun lalu. Pelanggar terbanyak pada Sabtu dan Minggu malam di seputaran Tugu dan Titik Nol Kilometer,” kata Agus, Selasa (29/6/2021).

    Para pelanggar protokol kesehatan itu langsung mendapat peringatan berupa sanksi sosial, misalnya jika tidak bermasker, langsung diminta menggunakan masker secara benar. “Kami hanya berikan peringatan dengan sanksi sosial. Kami suruh kerja bakti bersih-bersih. Misalnya membersihkan taman di seputaran Tugu,” tambahnya.

    Menurut Agus, dengan pengetatan pengawasan protokol kesehatan dan juga pengaruh meningkatnya kasus Covid-19, membuat jumlah pelanggar berkurang. Misalnya, aktivitas anak-anak muda yang berkumpul di kawasan Alun-alun Utara. Berdasarkan pengawasan Satpol PP Kota Yogya, pada Jumat (25/6) malam ditemukan 71 pelanggar, Sabtu (26/6) malam 43 pelanggar, Minggu (27/6) malam 5 pelanggar dan Senin (28/6) malam 7 pelanggar.

    Sebelumnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, pemberian sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan sudah diberikan legitimasi dalam Instruksi Mendagri terkait pengetatan PPKM mikro. Pemberian sanksi tersebut juga dibahas dalam rapat bersama dengan Gubernur DIY, tapi dalam penerapannya sedang dikoordinasikan. []

  • PPKM Mikro Diperketat, Mal Tutup Jam 17.00 WIB

    peloporberita.com/ | Jakarta – Tingginya lonjakan kasus Covid-19 mendorong pemerintah memperketat kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito menyebutkan sejumlah pengetatan di wilayah zona merah dan oranye, misalnya mal hanya beroperasi sampai pukul 17.00 WIB, serta restoran hanya diizinkan take away atau bawa pulang, dan dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. 

    “Untuk sektor ekonomi seperti mal ini hanya dioperasionalkan sampai dengan jam 17.00 WIB, restoran hanya diizinkan untuk take away, ini dibatasi sampai pukul 20.00 WIB,” kata Ganip dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19, Senin (28/6/2021).

    Selain itu, kegiatan perkantoran juga dibatasi, 75% kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) dan 25% tetap bekerja di kantor.

    Menurut Ganip, rincian aturan ini sedang digodok di dalam revisi Instruksi Mendagri No. 14 Tahun 2021. “Ini beberapa pembatasan yang akan nanti diterapkan sebagai revisi dari Inmendagri yang sedang dipedomani sampai dengan hari ini,” katanya.

    Ganip juga meminta agar petugas di lapangan menindak tegas siapa pun yang melanggar PPKM Mikro, agar pandemi bisa terkendali. “Pembatasan aktivitas sosial, melakukan pembubaran kerumunan dengan tegas, meniadakan kegiatan sosial kemasyarakatan, ini juga harus ditegakkan dengan baik,” tegasnya.

    Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menilai, rencana kebijakan ini tidak akan efektif. Apalagi kalau hanya diterapkan terhadap fasilitas yang sudah menerapkan protokol kesehatan seperti mal, karena saat ini penyebaran Covid-19 sudah terjadi di lingkungan dan komunitas yang lebih kecil.  

    “Saat ini penyebaran telah terjadi di lingkungan dan komunitas yang lebih kecil sehingga pembatasannya harus dengan berbasis mikro dan melakukan penegakan sampai dengan tingkat paling kecil di lingkungan dan komunitas kehidupan masyarakat,” kata Alphonzus, Senin (28/06/2021), melansir detik.com.

    Untuk itu, dia meminta agar pemerintah mempertimbangkan kembali rencana mal tutup pukul 17.00 WIB, karena menurutnya rencana itu justru akan berdampak besar terhadap roda perekonomian. Meski demikian, ia menyatakan pusat perbelanjaan akan mendukung setiap ketentuan yang ditetapkan, sepanjang atau jika memang efektif untuk menekan laju lonjakan jumlah kasus positif Covid-19. []

  • Ancol Tutup, yang Terlanjur Beli Tiket Bisa Reschedule

    peloporberita.com/ | Jakarta – Seiring dengan diberlakukannya kembali PPKM Mikro, Kawasan Rekreasi Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara ditutup sementara. Tindakan ini, sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta, Nomor 796 Tahun 2021 dan SK Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, Nomor 419 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

    Namun, bagi pengunjung yang sudah membeli tiket rekreasi Ancol, Dufan, Sea World Ancol atau Ocean Dream Samudra untuk kunjungan mulai 24 Juni 2021 dapat melakukan penjadwalan ulang (reschedule) kunjungan rekreasi sampai 31 Desember 2021 melalui https://reservasi.ancol.com/ dengan memasukkan kode tiket.

    “Bagi yang sudah rindu ingin berwisata ke Seaworld Ancol, Ocean Dream Samudra, Augustine Phinisi dan Gondola, pengunjung dapat menikmati Rekreasi Virtual yang dapat diakses melalui https://www.ancol.com/rekreasi-virtual.”

    Sementara bagi pengunjung yang sudah memiliki Annual Pass rekreasi Ancol yang masih aktif akan mendapatkan perpanjangan masa berlaku penggunaan sesuai jumlah hari penutupan Ancol yang terhitung sejak 24 Juni 2021 dapat mengecek masa berlakunya di https://annualpass.ancol.com/.

    Corporate Secretary PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Agung Praptono mengatakan, selama penutupan sementara yang dimulai pada 24 Juni 2021 itu, manajemen Ancol terus memperkuat protokol kesehatan yakni dengan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kawasan pantai dan juga unit rekreasi secara berkala. Di Kawasan Dunia Fantasi, penyemprotan disinfektan dilakukan di seluruh wahana–wahana yang ada tanpa terkecuali.

    “Pada saat penutupan sementara ini, kami manfaatkan untuk melakukan perbaikan, pembenahan, dan penguatan protokol kesehatan. Seluruh area kami jaga kebersihannya dan melakukan sterilisasi agar ketika buka nanti pengunjung dapat berekreasi dengan aman dan nyaman,” tuturnya Minggu, 27 Juni 2021.

    “Tapi jangan lupa nanti pengunjung tetap harus mematuhi protokol Kesehatan karena kita merupakan Garda Terdepan dalam pencegahan penularan Covid-19. Bagi yang sudah rindu ingin berwisata ke Seaworld Ancol, Ocean Dream Samudra, Augustine Phinisi dan Gondola, pengunjung dapat menikmati Rekreasi Virtual yang dapat diakses melalui https://www.ancol.com/rekreasi-virtual,” sambung Agung.[]

  • Bank Sampah di Kota Yogyakarta Tetap Aktif Selama Pandemi

    peloporberita.com/ | Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta (DLH) terus berupaya maksimal melakukan perkembangan bank sampah yang dikelola setiap RW di Kota Yogyakarta, yaitu sebanyak 448 bank sampah.

    Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Lingkungan Hidup (PSDLH) Christina Endang, Jumat (25/6/21) mengatakan, ”Sampai saat ini perkembangan bank sampah masih terpantau baik dan berkegiatan aktif. Selama pandemi tetap aktif dalam kegiatan memilah sampah, melakukan kreatifitas daur ulang sampah, serta mulai mengolah sampah organik di rumah tangga,” 

    Baca juga: Satgas Yogya Akan Menambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

    Endang mengatakan, pengelolaan sampah ini sebagai bentuk koordinasi dan pembinaan DLH dengan Faskel se-Kota Yogyakarta, dan tindak lanjut dari monitoring aktivitas 448 bank sampah yang ada di Kota Yogyakarta.

    Pengelolaan sampah saat pandemi  covid-19 dari TPA Piyungan sejak Januari 2021 sebanyak 7.948 ton, sehingga rata-rata per hari mencapai 256 ton. Sedangkan hingga Mei 2021 tercatat sebanyak 7.258 ton, dengan rata-rata perhari 234 Ton.

    Baca juga: Langgar Aturan Lalu Lintas di Yogyakarta, Bisa Diteriaki!

    Adanya bank sampah di setiap RW bertujuan mengurangi sampah yang ada di wilayah-wilayah Kota Yogyakarta, memberikan nilai ekonomi pada sampah, dan sebagai sarana edukasi bagaimana mengelola sampah dengan benar dan berwawasan lingkungan.

    “Kami menargetkan nantinya bank sampah akan dimonitoring sampai pertengahan Agustus. Semoga selesai mendatangi 448 bank sampah se-Kota Yogyakarta, nantinya bank sampah dapat meningkatkan perekonomian warga,” kata Endang. []

  • Pelaku Usaha Pariwisata Yogyakarta Harus Manfaatkan Perizinan Online

    peloporberita.com/ | Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Yogyakarta kembali mengadakan sosialisasi mengenai Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko bagi pelaku usaha pariwisata di Kota Yogyakarta, yang diselenggarakan di Hotel Tara Yogyakarta, Kamis (24/06/21). Dalam kesempatan ini, Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi berharap, para pelaku usaha pariwisata dapat memanfaatkan perizinan melalui OSS tersebut secara maksimal.

    Menurut PP No. 5 Tahun 2021 Pasal 564, usaha pariwisata dengan kategori menengah tinggi dan tinggi yang telah memiliki sertifikat standar usaha pariwisata, sertifikat tetap berlaku selama menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan rincian sertifikat tetap berlaku, harus melaksanakan pemutakhiran administrasi standar usaha pariwisata melalui Lembaga Sertifikat Usaha Pariwisata (LSUP), serta mengunggah dalam sistem OSS.

    Baca juga: Langgar Aturan Lalu Lintas di Yogyakarta, Bisa Diteriaki!

    Dengan mendapatkan izin melalui OSS, diharapkan masyarakat lebih mudah menjangkau perizinan melalui online dan menjamin privasi para pelaku usaha dengan meningkatkan sarana, sumber daya manusia (SDM), pelayanan, persyaratan produk usaha lengkap serta memberi kenyamanan dalam mengelola usahanya.

    Baca juga: Pemerintah Kota Yogyakarta Terus Gencarkan Vaksinasi Massal

    Persyaratan khusus seperti sertifikat standar usaha yang diterbitkan oleh LSU di bidang pariwisata, paling lambat dua tahun setelah beroperasi melalui unggahan pada sistem OSS. Untuk sertifikat akomodasi, paling lambat satu tahun setelah beroperasi dan diunggah melalui sistem OSS.

    Heroe berharap, melalui OSS berbasis risiko ini para pelaku usaha pariwisata dapat bangkit kembali di tengah hiruk pikuknya pandemi Covid -19 saat ini. ”Mari bersama-sama bangkit untuk menjadikan Kota Yogyakarta yang nyaman dan aman untuk dihuni. Semoga dengan demikian masyarakat atau wisata yang datang ke Kota Yogyakarta akan lebih percaya bahwa semua wisata sudah terpenuhi izinnya,” jelasnya. []

  • Gubernur Banten Perpanjang Kebijakan Work From Home

    peloporberita.com/ | Gubernur Banten Wahidin Halim mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 800/1357 -BKD/2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Dan Batasan Bepergian Ke Luar Daerah Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten tanggal 21 Juni 2021, untuk merespon situasi terkini pandemi Covid-19 di Provinsi Banten.

    Baca juga: Wakil Gubernur Andika Hazrumy: Banten Kembali Zona Oranye Covid-19

    Surat edaran ini mengatur sejumlah hal terkait penyesuaian jam kerja dan larangan bepergian ke luar daerah.

    1. Pelaksanaan tugas kedinasan di rumah (Work From Home/WFH) diperpanjang hingga 23 Juli 2021. 
    2. Selama melaksanakan tugas kedinasan para ASN wajib melaksanakan protokol kesehatan dengan menjalankan pola hidup sehat. 
    3. Tidak melaksanakan kegiatan yang melibatkan banyak orang, tidak lebih dari lima (5) orang dengan jarak dua (2) meter.
    4. Dalam upaya pencegahan Covid-19, para ASN wajib melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta menerapkan 5M+3T. Untuk 5M adalah menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak dengan orang lain, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi. Sedangkan 3T adalah testing atau pemeriksaan dini, tracing atau pelacakan pada kontak terdekat pasien Covid-19, dan treatment atau perawatan jika positif Covid-19.

    Baca juga: Profil Gubernur Banten Wahidin Halim

    Sedangkan untuk pembatasan atau larangan ke luar daerah kecuali ada hal-hal yang dianggap mendesak. Jika dalam rangka tugas kedinasan, maka harus memperoleh Surat Tugas yang ditandatangani oleh minimal pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) atau kepala satuan kerja; atau mendapat ijin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian.

    Terhadap ASN yang melanggar, akan diberikan hukuman disiplin sesuai Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, dan Peraturan Pemerintah No. 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. []

  • Sandiaga Uno: Bali akan Terapkan Wisata Berbasis Vaksin

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, sebagai upaya meningkatkan perekonomian Bali yang terus mengalami kontraksi mendalam akibat pandemi Covid-19. Pemerintah akan menjadikan daerah tersebut sebagai pilot project wisata berbasis vaksin atau vaccine based tourism.

    “Persiapan corridornya sudah berada di level 90 persen. Sedangkan, untuk penyiapan charter flight sebagai uji coba juga sudah memperlihatkan kemajuan yang signifikan, namun pencet tombolnya ini tergantung dari situasi Covid-19 terkini.”

    Hal ini, disampaikan Sandiaga saat acara weekly press briefing secara hybrid yang kali ini dilakukan dari Balkondes Borobudur, Magelang, pada Selasa (22/6/2021). Menparekraf mencatat, pada kuartal keempat 2020 perekonomian Bali minus 12,21 persen. Sementara pada kuartal kedua tahun 2021, kemungkinan Bali minus 6 sampai 8 persen.

    “Jadi, kita sudah diskusikan dengan melibatkan Menteri Kesehatan dan dalam diskusi tersebut kami ditugaskan di rapat internal bersama Presiden untuk menyiapkan program wisata vaksinasi ini. Karena kita sudah melihat berseliweran tawaran-tawaran wisata berbasis vaksin dari beberapa negara lainnya dengan sangat menarik,” ungkap Sandiaga.

    Sandiaga Salahuddin Uno
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto:Pelopor/Kemenparekraf)

    “Dan ini menjadi pusat perhatian dari para wisatawan. Kita ingin mendorong lebih banyak vaksinasi bisa terdistribusi secara massif. Oleh karena itu, kita hadirkan program wisata berbasis vaksin. Dan Bali terpilih, karena saat ini Bali sangat membutuhkan wisatawan, karena kontraksi ekonomi yang sangat mendalam, tapi tidak menutup kemungkinan destinasi-destinasi lainnya juga akan diberlakukan program tersebut,” sambungnya.

    Nantinya pemberian vaksin dalam paket ini diprioritaskan untuk wisatawan nusantara, sedangkan vaksin untuk wisatawan mancanegara akan bekerja sama dengan asosiasi yang dikemas dalam bingkai vaksin mandiri sehingga tidak akan mengambil porsi vaksin gratis untuk warga Indonesia. Namun hal tersebut terus difinalisasi yang nantinya akan diluncurkan bersama Gubernur Provinsi Bali.

    Sandiaga juga menekankan bahwa pembukaan pariwisata Bali, sampai saat ini masih dalam tahap finalisasi. Persiapan tersebut, tergantung pada situasi pandemi Covid-19 di dalam maupun di luar negeri. Jika nantinya kondisi tidak memungkinkan, maka akan ditinjau kembali.

    “Persiapan corridornya sudah berada di level 90 persen. Sedangkan, untuk penyiapan charter flight sebagai uji coba juga sudah memperlihatkan kemajuan yang signifikan, namun pencet tombolnya ini tergantung dari situasi Covid-19 terkini. Jadi, kita memutuskan bahwa jika situasinya melandai baru kita akan finalkan dan jika belum melandai tentunya kita akan sesuaikan,” tandasnya. []