Tag: Lee Hsien Loong

  • Selandia Baru dan Singapura Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Iklim

    Jakarta | Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan bahwa pihaknya bersama Singapura telah sepakat meningkatkan kerja sama dalam berbagai masalah iklim, mulai dari teknologi rendah karbon hingga inisiatif penerbangan berkelanjutan.

    Selama briefing bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Ardern mengatakan kedua pihak menyepakati proyek penelitian bersama tentang teknologi rendah karbon di samping kerja sama berkelanjutan dalam standar hidrogen dan pertukaran informasi tentang sejumlah hal, seperti kendaraan rendah emisi dan pengiriman rendah karbon.

    “Kita tidak bisa secara kolektif kembali ke bisnis emisi karbon tinggi seperti pendekatan biasa. Secara global kita telah memasuki era aksi, dan itu juga termasuk sektor swasta,” ungkapnya seperti dikutip dari Bloomberg News.

    Pemerintahan Ardern mendapat tekanan kuat untuk membuka kembali perbatasan Selandia Baru pada awal tahun ini, setelah menutupnya selama hampir dua tahun akibat pandemi.

    Sebagai bagian dari perjalanan, Ardern menyatakan akan menyoroti pembukaan kembali negaranya untuk pendidikan dan pariwisata, sektor-sektor yang telah hancur karena tidak adanya orang asing.

    Ia juga mengatakan bahwa Singapura dan Selandia Baru akan memulai dialog untuk mendukung peningkatan kerja sama rantai pasokan.

    Sebelumnya, Ardern mengumumkan Selandia Baru akan meluncurkan kembali dan memperluas program liburan kerja dengan Singapura, dan pihaknya menerima aplikasi mulai 5 Mei.

    Perubahan termasuk meningkatkan rentang usia yang memenuhi syarat menjadi 18 hingga 30 tahun dan memperpanjang jangka waktu dari enam bulan menjadi satu tahun.[]

  • Lawrence Wong Bakal Gantikan PM Singapura Lee Hsien Loong

    Jakarta | Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong mengkonfirmasi pada Sabtu (16/04/2022) bahwa Menteri Keuangan Lawrence Wong akan menjadi penggantinya. Wong disebut sebagai tim generasi keempat (4G) dari Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa, membuka jalan baginya untuk berpotensi menjadi perdana menteri Singapura berikutnya.

    “Rencananya, Lawrence akan menggantikan saya sebagai PM, baik sebelum atau sesudah (jika PAP menang) pemilihan umum berikutnya. Itu akan jatuh tempo pada tahun 2025 dan pasti akan menjadi pertarungan yang sulit,”kata Lee dalam unggahan media sosial pada Sabtu (16/04/2022).

    Lee menyebut akan ada penyesuaian untuk penunjukan kabinet. Ini akan menjadi pergantian kabinet ketiga setelah pemilihan 2020, ketika PAP mempertahankan kekuasaan namun mengalami kinerja terlemah dalam hampir enam dekade. Mengutip Bloomberg, Wong akan menjadi perdana menteri keempat Singapura, sejak kemerdekaan pada tahun 1965.

    “Keputusan suksesi ini sangat penting bagi Singapura. Ini akan memastikan kesinambungan dan stabilitas kepemimpinan yang merupakan ciri khas sistem kami,” kata Lee, yang telah menjabat sejak 2004.

    Penunjukan Wong terjadi setelah Singapura mengalami satu tahun ketidakpastian mengenai siapa yang akan memimpin setelah Wakil Perdana Menteri Heng Swee Keat mengundurkan diri sebagai pewaris, dengan mengatakan dia akan terlalu tua untuk mengambil alih setelah pandemi berakhir.

    Lee telah menunda keputusan untuk mundur sebelum dia berusia 70 tahun pada 2022, dengan alasan keinginan untuk menyerahkan Singapura utuh dan dalam keadaan baik ke tim berikutnya.[]

  • Perdana Menteri Lee Hsien Loong: Singapura Akan Terasa Seperti Sebelum Pandemi

    Jakarta – Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong mengatakan perjalanan dari dan ke Singapura akan terasa seperti dulu lagi sebelum pandemi menyerang. Hal ini disampaikannya dalam pidato nasional pada Kamis (24/03/2022).

    Dalam Pidato itu, dia juga mengumumkan aturan wajib masker di luar ruangan telah dicabut lantaran risiko penularan Covid-19 yang rendah dan kasus virus corona yang terus menurun. Meski demikian, warga Singapura tetap diwajibkan memakai masker di dalam ruangan.

    Selain itu, Pemerintah Singapura juga melonggarkan aturan berkerumun menjadi 10 orang, mengizinkan perkantoran diisi 75 persen kapasitas pegawai, hingga mengizinkan konser dan acara publik lainnya menampung hingga 75 persen kapasitas penonton. Serta, menghapus hampir semua pembatasan perjalanan bagi pendatang asing yang telah divaksinasi lengkap.

    Langkah ini, buah dari upaya Pemerintah setempat yang berhasil meredam laju penularan virus corona, dengan mempercepat program vaksinasi. Hingga Kini, 71 persen penduduk Singapura sudah menerima booster vaksin.

    “Yang terpenting, sistem perawatan kesehatan Singapura tetap tangguh. Sektor kesehatan kami berada di bawah tekanan yang cukup besar saat puncak gelombang Omicron, tapi kami bertahan. Saat ini, bebannya masih berat, tapi tekanannya sekarang berkurang,” tutur Lee dikutip dari The Straits Times.

    “Dengan mempertimbangkan semua hal, kami percaya bahwa kami sekarang siap untuk mengambil langkah maju yang menentukan menuju hidup berdamai dengan Covid-19,” tambahnya. []

  • Bertemu PM Singapura, Jokowi Bawa Kabar Baik Berikut

    peloporberita.com/ – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dirinya membahas sejumlah isu dengan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong mulai dari kerja sama bilateral hingga perkembangan isu di kawasan.

    “Pertemuan saya dan PM Lee membahas upaya penguatan kerja sama bilateral di berbagai bidang, terutama di bidang ekonomi, dan saling tukar pandangan mengenai berbagai isu di kawasan,” tutur Presiden Jokowi dalam pernyataan bersama PM Lee usai pertemuan di The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa, (25/01/2022).

    Presiden Jokowi menjelaskan, di bidang ekonomi kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam upaya pemulihan ekonomi di kedua negara. Singapura sendiri merupakan investor terbesar Indonesia dengan nilai investasi pada Januari-September 2021 mencapai 7,3 miliar Dolar Amerika Serikat (AS).

    “Pertemuan retreat mencatat adanya investasi baru senilai 9,2 miliar Dolar AS , antara lain di bidang energi baru terbarukan di sekitar Batam serta Pulau Sumba dan Manggarai Barat, NTT; serta pembangunan hub logistik di Pelabuhan Tanjung Priok,” ungkapnya.

    Dalam rangkaian pertemuan ini, lanjut Kepala Negara, juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU kerja sama energi dan MoU kerja sama green and circular economy development.

    “Investasi di bidang energi dan energi terbarukan terus menjadi prioritas pemerintah Indonesia dalam rangka memajukan ekonomi hijau dan berkelanjutan,” tegasnya.

    Selain itu, Indonesia dan Singapura juga menandatangani dokumen kerja sama di bidang keuangan untuk menjaga stabilitas finansial dan moneter guna mendukung pemulihan ekonomi. Sebelumnya, kerja sama Local Currency Bilateral Swap Agreement (LCBSA) dan Bilateral Repo Line antara Indonesia – Singapura telah diperpanjang selama satu tahun tepatnya November 2021.

    “Saya juga berharap agar MoU antara bank sentral terkait inovasi pembayaran, anti pencucian uang, dan pencegahan pendanaan terorisme dapat segera ditandatangani,” ucapnya.

    Kemudian, kedua negara juga sepakat untuk menyelesaikan pembahasan mengenai dukungan untuk meningkatkan mobilitas manusia yang aman dari Covid-19.

    “Guna mendukung mobilitas manusia yang aman kedua negara saat ini sedang memfinalisasi kerja sama pengakuan vaksin dan penyelarasan interoperabilitas platform pelacakan dan perlindungan yang dimiliki kedua negara,” ujar Jokowi.

    Sementara di bidang politik, hukum, dan keamanan (polhukam), Presiden RI menyambut baik telah ditandatangani sejumlah kesepakatan mulai dari perjanjian ekstradisi, pertahanan keamanan, hingga kerja sama keselamatan penerbangan.

    “Ke depan, diharapkan kerja sama penegakan hukum, keselamatan penerbangan, dan pertahanan keamanan kedua negara dapat terus diperkuat berdasarkan prinsip saling menguntungkan,” tandasnya.

    Selanjutnya terkait perjanjian ekstradisi, dalam perjanjian yang baru, masa retroaktif diperpanjang dari semula 15 tahun menjadi 18 tahun, sesuai dengan Pasal 78 KUHP. Lalu di bidang keselamatan penerbangan dengan penandatanganan perjanjian flight information region atau FIR, maka ruang lingkup FIR Jakarta akan melingkupi seluruh wilayah udara teritorial Indonesia, terutama di perairan sekitar Kepulauan Riau dan Kepulauan Natuna.

    Kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), juga turut disetujui oleh kedua negara. Kepala Negara menegaskan, kerja sama di bidang SDM ini telah menjadi komitmen kedua belah pihak sejak beberapa tahun yang lalu.

    “Untuk tahun 2022, akan dilakukan pelatihan SDM antara Singapura dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk penguatan kapasitas di bidang food industry 4.0 dan supply chain,” tandasnya.

    Untuk skala lebih besar, Presiden Jokowi menyambut baik rencana penandatanganan MoU on Human Capital Partnership Arrangement yang akan memperkuat kerja sama riset dan penguatan kelembagaan, dan pertukaran mahasiswa dalam rangka memperkokoh konsep Kampus Merdeka di Indonesia. []