Tag: Lalu Lintas

  • Listyo Sigit: Polri Siapkan 4 Rekayasa Lalu Lintas untuk Kurangi Kemacetan Arus Mudik

    Jakarta – Kapolri Jend. Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya bakal melakukan 4 proses rekayasa lalu-lintas yang akan dilaksanakan untuk mengurangi kemacetan arus mudik.

    Rekayasa lalu lintas itu antara lain ganjil genap, pengaturan contra flow dan one way, serta pengalihan jalur di H-4 lebaran yang akan dilaksanakan mulai dari pukul 17.00 WIB hingga 00.00 WIB untuk arah menuju ke timur.

    Hal ini disampaikan Kapolri saat meninjau persiapan mudik lebaran di Pelabuhan Merak dan Tol Cikampek, Selasa (26/04/2022) bersama Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

    “Tentunya akan disesuaikan dengan rekayasa yang bisa mendukung kegiatan tersebut. Ini diharapkan bisa membantu memepercepat proses agar arus mudik bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

    Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau langsung persiapan mudik lebaran di Pelabuhan Merak dan Tol Cikampek, pada Selasa (26/04/2022) bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Kemenko PMK)
    Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau langsung persiapan mudik lebaran di Pelabuhan Merak dan Tol Cikampek, pada Selasa (26/04/2022) bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Kemenko PMK)

    Lebih lanjut, Kapolri mengimbau masyarakat untuk menghindari prediksi puncak mudik yang ada. Bagi masyarakat yang sudah libur, ia berharap dapat mudik lebih cepat agar bisa menghindari puncak arus mudik.

    “Kami sudah mempersiapkan rekayasa untuk mengantisipasi arus puncak mudik dan menyediakan posko-posko untuk masyarakat dengan berbagai macam fasilitas agar masyarkat bisa istirahat sebentar, hal ini juga untuk menekan tingkat kecelakaan lalin,” tegas Listyo.

    Sementara bagi masyarakat yang belum divaksin booster, bisa mendatangi gerai vaksin yang sudah disiapkan di pos pelayanan vaksin.

    “Kita harapkan mudik ini bisa kita jadikan mudik yang sehat dan mudik yang nyaman dengan vaksin booster,” tandasnya. []

    [irp]

  • Ditlantas Polda Metro Jaya akan Berikan Kurikulum Berlalu Lintas Sejak Dini

    peloporberita.com/ | Jakarta – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro dan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres di bawah Polda Metro Jaya, menyasar sekitar 40 sekolah tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) untuk menyampaikan kurikulum pendidikan berlalu lintas sejak usia dini. “Kita harus paham pendidikan sejak usia dini, itu akan lebih membentuk karakter,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P.

    Baca juga: Polisi Berhak Tegur Pengendara yang Merokok

    Kombes Pol. Sambodo menuturkan, kegiatan pendidikan berlalu lintas “road to school” itu sempat berhenti karena kondisi pandemi Covid-19. Padahal, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyusun modul kurikulum sejak tahun lalu. 

    Sambodo menambahkan, pendidikan berlalu lintas sejak usia dini dapat membentuk karakter, seperti halnya di negara maju telah diterapkan terhadap murid SD. “Kita siap untuk modulnya dengan segala macam, misalkan anak SD bagaimana cara menyeberang jalan dengan baik,” ucapnya.

    Menurut Sambodo, Polda Metro Jaya dan jajaran polres menyampaikan pendidikan kurikulum berlalu lintas untuk usia dini secara daring selama 30 menit, pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). 

    Baca juga: Polri Gagalkan Penyelundupan 122.100 Benih Lobster ke Singapura

    Dirlantas Polda Metro Jaya menyebutkan, peranan sekolah dan orang tua turut membantu agar para anak atau pelajar dapat memahami pentingnya wawasan pendidikan berlalu lintas sejak usia dini. Seperti halnya, orang tua harus melarang atau tidak memfasilitasi anak di bawah usia mengemudikan kendaraan bermotor untuk menghindari kecelakaan fatal. []

  • Langgar Aturan Lalu Lintas di Yogyakarta, Bisa Diteriaki!

    peloporberita.com/ | Hati-hati, jangan sampai Anda melanggar aturan lalu lintas ketika berkendara di Kota Yogyakarta, karena sekarang ada kamera dan voice announcer pada simpang yang telah terpasang area traffic control system (ATCS). 

    Pengendara yang melanggar akan terlihat di kamera dan langsung diingatkan melalui voice announcer ATCS. Ini adalah salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas di jalan. 

    Baca juga: Pemkot dan Satpol PP Yogyakarta Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan, ATCS voice sebenarnya sudah dimanfaatkan sejak awal pandemi Covid-19 untuk imbauan penerapan protokol kesehatan. Termasuk menggunakan teknologi running text yang telah terpasang di beberapa simpang jalan. “Sekarang ATCS voice juga dipakai untuk mengingatkan pengendara yang melanggar marka, rambu lalu lintas dan lainnya,” kata Agus, Selasa (22/6/2021)

    Saat ini, ATCS voice yang difungsikan ada di simpang empat SGM, simpang Sentul, simpang Jalan Cendana, simpang Permata dan simpang Gondomanan. Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memilih empat simpang itu karena merupakan jalur utama, dengan kondisi ramai dan padat lalu lintas.

    Baca juga: Pemkot Yogyakarta Luncurkan Jogja Smart Service (JSS) Versi 3

    Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Hari Purwanto menambahkan, dari hasil pemantauan kamera ATCS selama ini, pengendara kebanyakan melanggar garis marka di simpang. Petugas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan mengingatkan pengendara yang melanggar itu melalui ATCS voice agar tertib marka, dengan menyebutkan nomor polisi kendaraan pelanggar.

    “Kami sebatas mengingatkan. Respon pengendara ada yang langsung patuh. Tapi ada juga yang ngeyel. Pelanggaran sampai saat ini kebanyakan marka. Pelanggaran lainnya belum ditemukan dari pantauan kamera,” kata Hari. []