Tag: Kota Serang

  • Hore! Pemkot Serang Perbolehkan Lagi Konser Musik

    Serang – Seiring situasi pandemi covid-19 yang terjaga, Pemerintah kota (Pemkot) Serang, memperbolehkan lagi digelarnya konser musik di wilayah tersebut.

    Hal ini disampaikan Walikota Serang, Syafrudin usai menghadiri halal bihalal dengan Forum Komunikasi Masyarakat Bojonegara Puloampel (FKMBP) di Ponpes Al Mubarok di Cimuncang Kota Serang, Rabu (25/05/2022).

    Syafrudin mengatakan, kegiatan-kegiatan di berbagai daerah sudah mulai normal, berbagai aktivitas ekonomi yang sempat ‘mati suri’ gara-gara pandemi virus corona Covid-19 juga sudah bangkit.

    “Sudah level 2, kayaknya kegiatan kecil atau besar, sedang, konser musik sudah boleh, silahkan,” tutur Syafrudin dilansir dari Bantennews.

    [irp]

    Ia juga mengungkapkan, bahwa kelonggaran kegiatan di Kota Serang sudah mulai nampak, seperti perhotelan, parkir mulai dan rumah makan juga sudah mulai pulih lagi. Syafrudin berharap kegitan masyarkat, termasuk konser musik ini dapat membangkitkan roda perekonomian di Kota Serang.

    “Jadi mulai saat ini bagi masyarakat yang ingin membuat konser musik, Pemkot Serang sudah membolehkan,” tegasnya.

    “Baik di ruang terbuka atau di ruang tertutup, namun kalau di di ruang tertutup itu harus pakai masker semua, kalau di ruang terbuka itu boleh pakai masker dan boleh tidak,” sambungnya. []

    [irp]

  • KKP Gelar Pelatihan Keselamatan Dasar di Atas Kapal Bagi Nelayan di Kota dan Kabupaten Serang

    Jakarta – Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), I Nyoman Radiarta mengatakan, hubungan yang harmonis di atas kapal akan memberikan pengaruh yang positif dalam suasana kerja di kapal.

    Hal ini, ia disampaikan pada Pelatihan Aspirasi ‘Keselamatan Dasar di Atas Kapal bagi Masyarakat Kelautan Perikanan di Kota dan Kabupaten Serang’, yang diselenggarakan BRSDM melalui Balai Pelatihan dan Penyuluhan (BPPP) Tegal melalui inisiasi Anggota Komisi IV DPR RI, Nur’aeni, pada 30-31 Maret 2022.

    “Hal yang diharapkan oleh semua awak kapal adalah mampu bekerja dengan baik, dapat menyelesaikan kontrak kerja, dan mendapatkan penghasilan yang baik. Selanjutnya dapat pulang dalam keadaan yang sehat dan bertemu dengan keluarga di rumah. Utamakan selalu keselamatan diri ketika bekerja, lakukan pekerjaan dengan benar dan sesuai prosedur,” tutur Nyoman.

    Berdasarkan data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), 31 persen kecelakaan pelayaran pada tahun 2018-2020 melibatkan kapal penangkap ikan. Pada 2019 terdapat 25 kecelakaan kapal penangkapan ikan dan 12 kecelakaan pada 2020, dan pada 2021 jumlahnya naik menjadi 19 kasus.

    Sementara di Kota Serang, pernah terjadi kecelakaan kapal ikan, KM Sampoerna, yang terbalik dan tenggelam pada 27 Februari 2021 di utara Pulau Tunda. Terkait hal ini, KNKT menekankan perlu adanya evaluasi regulasi terkait kapal penangkapan ikan.

    “Setiap awak kapal pada dasarnya sudah dibekali pelatihan dasar tentang keselamatan kerja, namun pada penerapannya dirasa masih kurang. Hal tersebutlah yang mendorong kami untuk melaksanakan pelatihan secara berkelanjutan guna meminimalisir musibah kecelakaan kapal,” ungkap Nyoman.

    “Harapan kami, dengan pelatihan ini akan menambah pengetahuan dan kompetensi nelayan di Kota dan Kabupaten Serang. Sehingga kegiatan penangkapan dapat terlaksana sesuai dengan prosedur keselamatan di atas kapal. Saya turut berpesan kepada pelatih dan penyuluh perikanan agar terus mendampingi para peserta selama pelatihan maupun setelahnya,” sambungnya.

    Nyoman menegaskan, pelatihan tersebut juga terlaksana guna mendukung terwujudnya Desa Tanara, Kabupaten Serang, sebagai Kampung Nelayan Maju (Kalaju), sebagaimana ketetapan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Di mana BRSDM melalui balai-balai pelatihan akan terus berupaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dengan mentransfer ilmu kepada para pelaku utama.

    Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI, Nur’aeni, menuturkan bahwa tema pelatihan tersebut sangatlah penting di tengah-tengah kondisi cuaca saat ini.

    “Kapal bagi para nelayan diibaratkan sebagai rumah. Bagaimana kapal tersebut bisa menjadi nyaman, aman, tentram dan damai untuk ditumpangi kalau tidak dibekali dengan keselamatan kerja? Di samping itu, iklim yang tidak menentu sangat merugikan nelayan karena tidak bisa melaut,” katanya.

    Ia pun menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin baik dan harmonisasi antara DPR dan KKP, guna mendukung kemajuan pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia serta kesejahteraan masyarakat.

    Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP, Lilly Aprilya Pregiwati melaporkan, pelatihan ini diikuti 100 orang yang terdiri dari nelayan dari Kota dan Kabupaten Serang. Materi pelatihan yang disampaikan berupa, teknik penyelamatan diri, pencegahan pemadaman kebakaran, dasar pertolongan pertama pada kecelakaan, serta keselamatan diri dan tanggungjawab. []

  • DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang

    peloporberita.com/ – Bencana banjir, terjadi di Kota Serang, Banten akibat hujan yang terus menerus mengakibatkan Sungai Cibanten meluap ke beberapa wilayah. Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto bersama Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) Pepen Nazaruddin pun langsung bergerak cepat menyerahkan bantuan bagi warga terdampak banjir di tiga lokasi yaitu di Kecamatan Kaujon, Kecamatan Margasari dan Kecamatan Dranggong.

    “Ini kita dengar menjelang siang banjir besar di Kota Serang. Saya sebagai anggota DPR RI Dapil II Serang-Cilegon langsung berkoordinasi dengan Kemensos dan para pihak yang lain, membawa berbagai bantuan yang memang diperlukan oleh warga yang mengungsi,” tutur Yandri, Selasa (01/03/2022).

    DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang
    DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang. (Foto:Pelopor.id/Humas Kemensos)

    Adapun bantuan logistik dari Kementerian Sosial yang dikirimkan dari Gudang Bekasi disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama terdiri dari makanan siap saji 600 paket, makanan anak, 400 paket, lauk pauk siap saji 400 paket, family kit 200 paket, tenda gulung 50 lembar, selimut 200 lembar, matras 200 unit, air minum kemasan 30 dus, dan Tenda Serbaguna Keluarga 2 unit.

    Sementara tahap dua terdiri dari makanan siap saji 600 paket, makanan anak 400 paket, lauk pauk siap saji 400 paket, family kit 200 paket, tenda gulung 50 lembar, selimut 200 lembar, matras 200 unit, air minum kemasan 30 dus, Tenda Serbaguna Keluarga 2 unit, sandang dewasa 300 paket, Tenda Keluarga 2 unit, serta sembako 500 paket.

    “Intinya kami merespon dengan cepat, Kemensos bersama Komisi VIII yang memang membidangi masalah sosial dan kebencanaan, sudah tiba di lokasi dan langsung diterima oleh warga,” ungkap Yanri.

    DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang
    DPR RI dan Kemensos Gerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Serang. (Foto:Pelopor.id/Humas Kemensos)

    Ia juga menjelaskan, bahwa saat ini Posko Pengungsian di Kota Serang ada enam titik dengan jumlah pengungsi lebih dari 2.500 orang. pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan RT/RW setempat untuk mendata jenis bantuan yang dibutuhkan warga.

    Warga setempat bernama Anton Nara (35) mengungkapkan, kebutuhan mendesak saat ini salah satunya adalah pakaian dan air bersih. “Alhamdulillah untuk (bantuan) makanan ada. Kebutuhan saat ini celana, kaos, buat dewasa. Nanti minta air bersih juga,” ucap Anton. []

  • Kisah Warga Serang Dikentutin Dedemit Saat Hendak Pulang ke Rumah

    peloporberita.com/ – Seorang warga Serang Banten bernama Iyan Saputra, menceritakan pengalamannya bertemu sosok gaib yang ulahnya bikin geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, Mahluk tersebut menjahilinya dengan kentut persis di hadapan Iyan.

    “Bukan Pocong atau Kuntilanak, tapi semacam dedemit. Agak pendek kalao jalan ngga tegak agak membungkuk.”

    “Kejadian dua tahun yang lalu, pulang dari main, begadang malam jumat tepatnya jam setengah 2 malam. Lagi lewat pulang malem ngga perasaan apa-apa sih, pas lewat langsung dikentutin pas di depan muka, anginnya kerasa, kentutnya kerasa,” tutur Iyan saat diwawancara peloporberita.com/, Selasa, (4/1/2022)

    Menurut Iyan, yang menjahilinya saat ia hendak pulang ke rumahnya yang berada di Kebon Sawo, Kelurahan Cimuncang, Serang, Banten bukan pocong atau kuntilanak, melainkan dedemit.

    “Ngeliatin wujudnya, cuma ngebayang. Bukan Pocong atau Kuntilanak, tapi semacam dedemit. Agak pendek kalao jalan ngga tegak agak membungkuk. Bentuknya kayak manusia tapi jalanannya kayak gorila/ kayak orangutan,” ungkapnya.

    Beruntung, Iyan merupakan orang pemberani, sehingga kejadian itu tidak lantas membuatnya takut, malah membuatnya marah. Sehingga ia pun menantang balik mahluk gaib yang usil tersebut.

    “Dia naek ke atas pohon gue tantang, lu turun kalo berani, abis ngentutin gue tantang karena jengkel dikentutin pas depan muka gue. Kayak monyet kepalanye botak,” tandas Iyan mengungkapkan kekesalannya. []

  • Kasat Pol PP Kota Serang: Denda untuk Pendisiplinan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Sidang Tipiring, diselenggarakan di kantor kecamatan Serang melalui video conference Kamis, 15 Juni 2021. Persidangan kali ini terkait pelanggaran PPKM Darurat yang masih berjalan sampai tanggal 20 juli 2021 mendatang, sidang ini berdasarkan perda no. 1 tahun 2021 Provinsi Banten tentang penanggulangan Corona virus Disease-19.

    Total, ada 7 orang yang disidangkan namun yang bisa hadir hanya 3 orang. Sidang ini, berjalan kurang lebih satu jam berfokus pada pelanggar yang memiliki usaha tempat makan. Pada sidang tipiring kali ini terkumpul denda sebesar Rp300.000, hasil denda tersebut akan langsung masuk ke dalam kas daerah.

    “Gak ada itu catatan seperti itu, bukan untuk menggali PAD, ini untuk pendisiplinan.”

    Kabar yang beredar di masyarakat mengatakan bahwa hasil denda tersebut untuk mengeruk Pendapatan Asli Daerah (PAD), hal ini langsung dibantah oleh Kasat Pol PP Kota Serang, Kusna Ramdani. Menurutnya, isu tersebut tidaklah benar lantaran semua hasil denda langsung masuk ke dalam kas daerah.

    “Gak ada itu catatan seperti itu, bukan untuk menggali PAD, ini untuk pendisiplinan” tutur Kusna.

    Semua ini, menurut Kusna dilakukan oleh pemerintah kota Serang bukan untuk menyengsarakan rakyat melainkan karena pemerintah sayang dengan rakyatnya agar mereka semua tidak tertular penyakit tersebut.

    “Dengan mematuhi protokol kesehatan artinya kita turut membantu sesama agar tak tertular atau menulari yang lainnya,” tegasnya. []

  • Sosialisasi Lanjutan Penggunaan Bahasa Arab Pegon di Kota Serang

    peloporberita.com/ | Jakarta – Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang melakukan sosialisasi lanjutan Peraturan Walikota tentang penggunaan bahasa Arab Pegon. Sosialisasi tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kota Serang Jumat, 25 Juni 2021.

    Kegiatan sosialisasi Peraturan Wali Kota tentang penggunaan Arab Pegon ini, diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan penggunaan bahasa Arab Pegon seperti, Bappeda Kota Serang, Dishub Kota Serang, Dinas PUPR Kota Serang, dll, untuk mensinkronisasikan tupoksi disetiap masing-masing OPD.

    Tujuan penggunaan Arab Pegon ini, untuk meningkatkan dan memperkenalkan potensi budaya daerah, pemahaman penulisan aksara Arab Pegon kepada Masyarakat, mengembangkan dan melestarikan budaya dan promosi budaya sebagai daya kesatuan berkunjung ke Kota Serang.



    Pembahasan sosialisasi lanjutan tersebut juga, menyepakati tata cara penulisannya, menyepakati tugas dan fungsi masing-masing OPD seperti, Dishub Kota Serang untuk papan nama jalan menggunakan bahasa Arab Pegon.

    Selain itu juga digunakan Dinas PUPR Kota Serang di setiap bangunan perkantoran atau OPD, Serta oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Serang untuk menggunakan bahasa Arab Pegon disetiap nama jalan lingkungan dan gapura perumahan. []

  • Wali Kota dan DPRD Kota Serang Sepakat Perjuangkan Nasib 400 Korban PHK Giant

    peloporberita.com/ | Jakarta – Wali Kota Serang Syafrudin mengungkapkan, pihaknya bersama DPRD Kota Serang sepakat untuk memperjuangkan 400 karyawan PT. Hero Supermarket atau Giant Serang yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Hal ini, diungkapkan Syafrudin usai menerima audiensi dari Serikat Pekerja PT Hero Supermarket (SPHS) di gedung DPRD Kota Serang.

    “Alhamdulillah kami dengan Legislatif sepakat untuk memperjuangkan yang 400 orang ini supaya bisa bekerja kembali di perusahaan yang baru atau perusahaan penggantinya.”

    Terkait hal ini, Syafrudin ingin karyawan yang terkena PHK untuk bisa dipekerjakan kembali di perusahaan yang akan menggantikan Giant. Namun, penilaian kelayakan kerja tetap berada di PT. Hero.

    “Alhamdulillah kami dengan Legislatif sepakat untuk memperjuangkan yang 400 orang ini supaya bisa bekerja kembali di perusahaan yang baru atau perusahaan penggantinya,” tutur Syafrudin, Rabu, 23 juni 2021.

    Wali Kota Serang, Syafrudin
    Wali Kota Serang, Syafrudin Menerima Audiensi dari Serikat Pekerja PT Hero Supermarket (SPHS) di gedung DPRD Kota Serang, Rabu 23 Juni 2021. (Foto: Pelopor/Pemkot Serang)

    “Kami pastikan satu karyawan pun tidak ada yang tertinggal, jadi dari 400 orang karyawan ini harus semua masuk lagi. Jika sudah masuk, kami serahkan kepada PT yang baru, kalau pun ada yang kerjanya males dan lainnya boleh dikeluarkan,” tambahnya.

    Syafrudin menjelaskan, caranya mereka akan memberikan syarat khusus jika PT yang baru melakukan pembuatan ijin di OPD Kota Serang.

    “Sesuai regulasi yang ada, itu pasti PT baru akan membuat perijinan. Ketika membuat perijinan, kami akan memberikan syarat. Boleh dikeluarkan ijinnya, tapi 400 orang karyawan ini diakomodir untuk dipekerjakan kembali,” sebutnya.

    Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengungkapkan, pihaknya bersedia memperjuangkan jaminan BPJS Kesehatan 400 orang karyawan yang terkena PHK tersebut ke PBI.

    “Mereka ini mau dimasukan ke orang miskin. Kami juga sudah menyampaikan kepada Komisi II dan Disnakertrans mitra kerjanya untuk mengawal ini dan meminta data agar nanti di Badan Anggaran bisa diusulkan kepada DPRD melalui Dinsos,” tegasnya. []

  • Wakil Wali Kota Serang Subadri Lakukan Pembinaan Perpustakaan Sekolah

    peloporberita.com/ | Jakarta – Wakil Wali Kota Serang H. Subadri Ushuludin melakukan Kunjungan dan Pembinaan Pada 2 Perpustakaan Sekolah yang berada di Kota Serang tepatnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Taman Baru 2, Kecamatan Taktakan dan SMP Negeri 05 Kecamatan Kasemen, Kota Serang Rabu (16/06/2021).

    “Perpustakaan-perpustakaan Sekolah  yang berada di Kota Serang ini sampai sejauh mana, Pertama Fungsinya, manfaatnya, dan pengelola perpustakaan.”

    Turut mendampingi Subadri dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin dan Kepala Dinas Perpustakaan Wahyu Nurjamil. Kunjungan Wakil Wali Kota Serang  ini, bertujuan untuk melihat apa saja kekurangan dari Perpustakaan agar ditindak lanjuti.

    “Perpustakaan-perpustakaan Sekolah  yang berada di Kota Serang ini sampai sejauh mana, Pertama Fungsinya, manfaatnya, dan pengelola perpustakaan,” tutur Wakil Wali Kota Serang H. Subadri Ushuluin Kamis, 17 Juni 2021.

    Wakil Wali Kota Serang
    Wakil Wali Kota Serang H. Subadri Ushuludin. (Foto:Pelopor/Radarbanten)

    Subadri menyampaikan, perpustakaan yang berada di SDN Taman Baru 2, digabung dengan Ruang Kepala Sekolah. Hal ini, menjadi PR bagi Pemerintah Kota Serang untuk ditindak lanjuti agar tidak ada rasa tidak nyaman bagi para Siswa dan Siswi yang membaca ataupun belajar di Perpustakaan kepada Kepala Sekolah.


    Baca juga :


    ”Karena memang area yang ada di SD Taman Baru 2 ini sangat terbatas dan ini merupakan PR kita bersama, Pemerintah Kota Serang agar menindak lanjuti ini, pertama memanggil beberapa OPD agar membuat kesanggupan masing-masing, membuat MoU dan terakhir supaya jelas siapa berbuat apanya untuk menuju Kota Serang yang cerdas”, tegasnya.

    Sementara soal Sekolah Tatap Muka, pihak SDN Taman Baru 2 menyatakan sudah mempersiapkan protokol Kesehatan yang baik dan juga Wali Murid pun Seratus Persen Mendukung. []