Tag: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

  • Sandiaga Uno Apresiasi Tiga Program Pengembangan di Danau Toba

    peloporberita.com/ | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi gerak cepat Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) yang bekerja sama dengan stakeholders terkait, dalam menghadirkan tiga program berkesinambungan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh pelaku parekraf dan masyarakat di Danau Toba, Sumatera Utara. 

    Ketiga program itu adalah workshop pengembangan ekonomi kreatif kriya berbasis daur ulang yang dilaksanakan di Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit Siborongborong, Tapanuli Utara. Kedua, soft launching bobocabin signature di Toba Caldera Resort. Ketiga, program vaksinasi massal yang bekerja sama dengan Kodam I Bukit Barisan Sumatra Utara.

    Baca juga: Menteri Sandiaga Uno Dorong Institusi Pendidikan Cetak SDM Berintegritas

    “Seperti kita ketahui arahan dari presiden adalah Danau Toba harus disiapkan sebagai salah satu destinasi super prioritas dan Danau Toba merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark. Oleh karena itu, kita berkolaborasi untuk menghadirkan program yang tepat sasaran dan tepat manfaat. Garap semua potensi agar Danau Toba menjadi destinasi super prioritas yang berkualitas, membangkitkan ekonomi kita, dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Menparekraf Sandiaga, dalam sambutannya, secara daring.

    Pada kesempatan itu, Direktur Utama BPODT Jimmy Panjaitan, yang diwakili oleh Bambang Cahyo, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan ketiga program ini. 

    Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Penyaluran Bantuan bagi Pelaku Parekraf

    Sedangkan, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar menyebutkan, workshop pengembangan ekonomi kreatif kriya berbasis daur ulang yang akan dilangsungkan selama 6 Agustus-6 Oktober 2021, dapat meningkatkan skill dan keterampilan SDM yang ada di Perkampungan Pemuda HKBP. 

    “Semoga program ini dapat menjadi program berkelanjutan, sehingga kaum muda di kampung ini tidak hanya mampu mengasah kreativitas mereka, tetapi juga mampu menghasilkan keuntungan dari produk yang dihasilkan,” tuturnya.

    Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Penyaluran Bantuan bagi Pelaku Parekraf

    Direktur Utama PT. Bobobox Mitra Terpadu Indra Gunawan mengaku sangat bangga telah dipercaya dan menjadi mitra kerja sama dengan Kemenparekraf dan BPODT, untuk launching bobocabin signature di Danau Toba. Ia berharap produk baru yang memadukan alam dan teknologi ini, dapat menjadi solusi wisatawan sebagai destinasi tujuan wisata baru.

    “Ini adalah salah satu langkah inovatif yang dapat kita lakukan di tengah pandemi. Dan, kami berharap kedepannya akan semakin banyak inisiatif-inisiatif yang dapat kita lakukan sebagai solusi pemulihan ekonomi pariwisata di Indonesia,” ujar Indra. []

  • Menteri Sandiaga Uno Dorong Institusi Pendidikan Cetak SDM Berintegritas

    peloporberita.com/ | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong institusi pendidikan agar mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas. Hal itu disampaikan dalam acara “Doa Bersama Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia (Hildiktipari) untuk Bangkitnya Pariwisata menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, Rabu (04/08/2021).

    Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Penyaluran Bantuan bagi Pelaku Parekraf

    Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga juga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan agar pendidikan dan pelatihan vokasi harus selaras dengan kebutuhan industri sehingga dapat mencetak SDM yang berintegritas.

    “Oleh karena itu, apa yang kita lakukan di industri Hildiktipari, termasuk di 6 Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) bukan hanya re-skill dan up-skill tapi juga bagaimana kita bisa menetapkan apa profesi yang dibutuhkan, dan kapan dibutuhkannya, di mana saja wilayahnya, seberapa banyak dan oleh siapa,” kata Sandiaga.

    Menurut Sandiaga, Presiden Jokowi mengharapkan pelatihan vokasi dapat menaungi outcome dari pendidikan, yang sekarang masih kurang tingkat adaptasinya. “Bagaimana nanti melengkapinya juga politeknik ini dengan BLK (Balai Latihan Kerja), program pra-kerja dan bagaimana skill yang dibutuhkan ini matching dengan pasar kerja,” ujar Sandiaga.

    Baca juga: Sandiaga Uno: Komedian dan Konten Kreator Profesi Menjanjikan

    Turut mendampingi dalam acara doa tersebut bersama yaitu Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, Deputi Bidang Sumber Sumber Daya Kelembagaan Kemenparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya, Ketua Hildiktipari Suhendroyono, Direktur Politeknik Pariwisata Medan Anwari Masatip, Ketua Dewan Juri ADWI 2021 yang juga Ketua Umum ICPI  Prof. Dr. Azril Azahari. []

  • Desa Tete Batu yang Wakili Indonesia di Ajang BTV, Populer Sejak Dekade 60an

    peloporberita.com/ | Jakarta – Desa Tete Batu di Kecamatan Sikur, Lombok Timur, terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang Best Tourism Village (BTV) yang digelar United Nation World Tourism organization (UNWTO). Tete Batu, dipilih lantaran keberadaannya sebagai salah satu desa wisata tua yang populer sejak dekade 60-an. Bahkan pertumbuhan desa wisata, disebut berawal dari Tete Batu.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menyampaikan, terpilihnya Tete Batu mewakili Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri Lombok Timur. Ini, disampaikannya pada Temu Pers terkait ditunjuknya Tete Batu mewakili Indonesia dalam ajang  tersebut yang berlangsung, Senin, 2 Agustus 2021.

    Terkait hal itu, dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur atas upaya mereka mempersiapkan berbagai dokumen dan kelengkapan yang dibutuhkan untuk mengikuti ajang tersebut.

    Tete Batu, terpiliih dari 75 ribu desa yang ada di Indonesia, Momentum ini akan membawa pariwisata NTB, khususnya Lombok Timur ke kancah Internasional. Oleh sebab itu, Juaini berharap dukungan semua pihak, termasuk media setempat untuk suksesnya Tete Batu di ajang tersebut.

    Tokoh Pariwisata Nasional asal NTB, Taufan Rahmadi yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menetapkan Tete Batu pada prioritas A berdasarkan konfirmasi yang diberikan oleh Bapak Vinsen Jamadu selaku Deputi Destinasi dan Infrastruktur.

    Vinsen menjelaskan, sebuah negara memiliki kesempatan untuk mencalonkan sampai dengan tiga desa wisata. Sedangkan hingga saat ini baru Tete Batu yang sudah ditetapkan sebagai wakil Indonesia, sementara calon lainnya masih dipersiapkan.

    Diajukannya Tete Batu ini, diyakini akan berdampak terhadap desa-desa lainnya di Lombok Timur, termasuk di NTB. Menurut Ketua Unsur Penentu Kebijakan BPPD Lotim Muhammad Nursandi, pengajuan Tete Batu menjadi bagian dari program kerja BPPD Lombok Timur dalam 30 hari pertama periode jabatannya.

    Upaya tersebut, untuk mengejar ketertinggalan pariwisata Lombok Timur yang dinilai mengalami pertumbuhan yang cukup lambat. Nursandi juga menyebut, masih banyak hal yang harus dipersiapkan sebagai kelengkapan,  sehingga dukungan semua pihak sangat dibutuhkan.

    Adapun desa Tete Batu terletak di kaki gunung Rinjani, Lombok. Desa tersebut didiami oleh masyarakat suku Sasak yang merupakan suku asli pulau Lombok. Lantaran berada di kakii gunung Rinjani sudah tentu pemandangan disana sangat indah dan cantik. Di desa ini, selain bisa berinteraksi dengan penduduk lokal suku Sasak, pengunjung juga bisa menikmati suasana pedesaan yang benar-benar fresh.

    Turut menghadiri acara Temu Pers di Rupatama 1 Kantor Bupati Lotim tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur. Adapun Pemenang acara BTV UNWTO 2021 akan diumumkan pada sidang umum PBB oktober 2021 mendatang. []

  • Sandiaga Uno Dorong Penyaluran Bantuan bagi Pelaku Parekraf

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar penyaluran bantuan, khususnya bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), dipermudah dari sisi pendataan dan mekanismenya. 

    Untuk mendukung hal itu, pihak Sandiaga tengah menyiapkan aplikasi untuk mendata dan mempermudah penyaluran bantuan pemerintah bagi pelaku parekraf. “Aplikasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan pendataan dan penyaluran bantuan-bantuan pemerintah ini,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (02/08/2021). 

    Baca juga: Sandiaga Uno: Komedian dan Konten Kreator Profesi Menjanjikan

    Sandiaga mengatakan, selain memudahkan pendataan calon penerima bantuan aplikasi pendataan ini juga dipersiapkan agar penyaluran bantuan-bantuan seperti Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro (BPUM), bantuan sosial, dan  Bantuan Pemerintah untuk Usaha Pariwisata dengan pagu anggaran Rp 2,4 triliun ini tepat sasaran dan akuntabel.

    Sandiaga menjelaskan bantuan ini juga sudah tidak mengusung konsep dana hibah. Namun bantuan-bantuan itu diarahkan ke sejumlah usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja.

    Baca juga: Sandiaga Uno: Ayo Tebar Harapan untuk Bangkit Lewati Pandemi

    “Bantuan ini tidak hanya akan disalurkan di Jawa dan Bali saja, tapi juga di destinasi super prioritas, daerah-daerah dengan realisasi pajak hotel dan restoran minimal 15 persen dari total PAD (pendapatan asli daerah) tahun 2020, dan daerah yang termasuk ke dalam Kharisma Event Nusantara,” jelas Sandiaga

    Selain itu, lanjut Sandiaga, Kemenparekraf juga sedang menjalankan dukungan akomodasi hotel bagi tenaga kesehatan sebesar Rp300 miliar. “Jumlah ini sudah kami ajukan dan kami menunggu realisasi dari teman-teman di KPC-PEN, tapi komitmennya diharapkan ini bisa didahulukan bagi saudara-saudara kita di garda depan yaitu tenaga kesehatan,” ujar Sandiaga. []

  • Sandiaga Uno: Ayo Tebar Harapan untuk Bangkit Lewati Pandemi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menilai, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) adalah yang paling terdampak pandemi Covid-19. Namun, ia berharap semangat masyarakat tak boleh pudar, harus terus dipupuk untuk bangkit bersama melewati badai pandemi. Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno dalam diskusi virtual bersama pelaku usaha parekraf Bandung pada Kamis (29/7/2021).

    Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga mengutip pesan mendalam mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bahwa langkah terbaik untuk bangkit adalah melakukan hal baik dan menebar harapan.

    Baca juga: Sandiaga Uno: Pengelola Desa Wisata Harus Manfaatkan Platform Digital

    ‘The best way to not feel hopeless is to get up and do something. Don’t wait for good things to happen to you. If you go out and make some good things happen, you will fill the world with hope, you will fill yourself with hope’. 

    ‘Cara terbaik untuk tidak merasa putus asa adalah bangkit dan melakukan sesuatu. Jangan menunggu hal-hal baik terjadi pada Anda. Jika Anda pergi keluar dan membuat beberapa hal baik terjadi, Anda akan memenuhi dunia dengan harapan, Anda akan mengisi diri Anda dengan harapan’.

    Baca juga: Sandiaga Uno: Ayo, Ciptakan Konten Kreatif yang Orisinal!

    Oleh karena itu, lanjutnya, optimisme harus terus disampaikan, karena optimisme kini merupakan komoditas yang semakin langka. “Obama kan bilang bahwa ternyata harapan itu merupakan satu vitamin yang selalu mampu untuk membangkitkan semangat kita untuk mencari solusi bersama,” ungkap Sandiaga Uno pada Kamis (29/7/2021).

    Baca juga: Sandiaga Uno Bagi 1000 Hewan Qurban di 17 Provinsi

    Beberapa waktu lalu, sempat viral di media sosial peristiwa pengibaran bendera putih yang dilakukan para pelaku usaha parekraf secara serentak di sejumlah daerah. Aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi atas beragam keluhan dan kesulitan yang dialami mereka selama pandemi covid-19.

    Terkait hal itu, Kemenparekraf telah membuka Posko Bendera Putih untuk menebar semangat dan harapan mereka. Tidak berselang lama setelah dibuka, Posko Bendera Putih langsung dibanjiri lebih dari 1.700 aduan masyarakat. “Dan betul memang keluhannya beragam, dan kita sama sekali nggak bisa mengelompokkannya ini tugas ini, ini tugas itu, karena sebetulnya ini tugas bersama,” ungkap Sandiaga Uno.

    Baca juga: Sandiaga Uno Ajak BPJS Kesehatan Bangun Engagement dengan Pelanggan

    Bersamaan dengan hal tersebut, pihaknya kini tengah menyelesaikan penyaluran bantuan pemerintah untuk pelaku usaha pariwisata, berupa dana hibah agar usaha dapat tetap bertahan dan mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK). []

  • Desa Wisata Tete Batu Lombok Wakili Indonesia di Kompetisi Best Tourism Village UNWTO 2021

    peloporberita.com/ | Desa Tete Batu, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur-NTB direkomendasikan menjadi wakil Indonesia, di ajang kompetisi Best Tourism Village UNWTO 2021, yang dihelat badan Perserikatan Bangsa-Bangsa bidang Pariwisata. 

    “Kami bersyukur bahwa NTB telah menyampaikan dokumen persyaratan lomba UNWTO (United Nation World Tourism Organization), di ajang lomba best tourism village 2021. Artinya Desa Wisata Tete Batu-Lombok telah secara resmi mendaftar melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf RI) sesuai ketentuan lomba Kemenparekraf atas nama pemerintah pusat, berhak mendaftar ke UNWTO,” tegas Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi, di Mataram, Kamis (29/7/2021).

    Baca juga: Pariwisata NTB Siap Uji Coba Rapid Antigen Gratis

    Selain berharap Tete Batu bisa menjadi wakil Indonesia, Yusron juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf) Sandiaga Uno. “Besar harapan kami semoga Desa Wisata Tete Batu dapat mengikuti lomba sebagai salah satu desa wisata yang akan mewakili Indonesia di ajang best tourism village UNWTO 2021. Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, dan segenap pihak yang terkait mengucapkan syukur dan terima kasih atas dukungan Menparekraf Bang Sandiaga Uno,” kata Yusron. 

    Tidak hanya kepada Sandiaga, Yusron juga mengapresiasi jajaran Kemenparekraf dan berharap ini bisa menjadi momentum kebangkitan pariwisata indonesia di tengah pandemi.

    “Terima kasih banyak juga untuk Deputi Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Bapak Vinsensius Jemadu atas konfirmasinya dan telah memastikan Desa Tete Batu jadi salah satu utusan bersama dua desa wisata lainnya menjadi duta Indonesia mengikuti lomba tersebut. Semoga bisa menjadi momentum kebangkitan pariwisata indonesia di tengah pandemi,” kata Yusron penuh harap. 

    Pengamat Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi. (Foto: Pelopor/Facebook Taufan Rahmadi)

    Selain Yusron, Pengamat Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi juga sangat mendukung upaya pemerintah daerah, Dinas Pariwisata NTB dan Kabupaten Lombok Timur menjaga kepercayaan yang diamanahkan Menparekraf Sandiaga Uno. Taufan bahkan sudah berkomunikasi langsung dengan Sandi, agar mendukung penetapan Desa Tete Batu menjadi wakil Indonesia diajang Best Tourism Village UNWTO 2021. 

    Baca juga: Pengamat Pariwisata Berharap, Pemerintah Tetapkan Wisata Hijau Bagi Destinasi Minim Covid Seiring Pelonggaran di PPKM Level 4

    Menurut Penggagas dan Ketua Asosiasi Desa Wisata NTB Ahyak Aminudin, kawasan Tete Batu pantas menjadi wakil Indonesia di ajang kompetisi ini, karena alamnya yang indah dan juga menyimpan banyak sejarah. 

    “Tete Batu dikenal pertama kali masyarakat dunia berkat salah seorang wisatawan asal Belanda tahun 1965. Bangunan tempat tinggalnya di Tete Batu jadi tonggak berdirinya puluhan homestay di sekitar desa penyangga. Pondok Soejono menjadi motivasi pertama masyarakat desa mengembangkan Tete Batu jadi desa wisata. Tete Batu juga menjadi pusat akomodasi wisatawan asing yang singgah di Lombok Timur. Kini bisa kita liat kemajuan Tete Batu. Tete Batu menjadi motivator berdirinya puluhan desa wisata di sekitarnya,” jelas Ahyak. []

     

  • Sandiaga Uno: Ayo, Ciptakan Konten Kreatif yang Orisinal!

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) agar menciptakan konten kreatif yang orisinal, tanpa ada rekayasa. 

    “Kalau membuat konten kreatif itu harus orisinal, apa adanya. Jadi dengan konten yang orisinal, orang-orang tentu akan tertarik dengan konten yang kita ciptakan dan bisa terinspirasi,” kata Sandiaga dalam acara “NGANTRI” (Ngobrol Bareng Mas Menteri) bersama artis sekaligus konten kreator Irfan Hakim, yang disiarkan secara daring (online) melalui akun instagram @pesonaid_travel, Minggu (25/7/2021). 

    Selain itu, Sandiaga juga mengatakan, di masa pandemi COVID-19, para pelaku ekonomi kreatif harus mampu berinovasi, beradaptasi, dan juga berkolaborasi. Salah satu contoh yang ia sebutkan adalah usaha kuliner bakso milik Irfan Hakim, yang menjual bakso dalam bentuk makanan beku atau frozen food. “Ini merupakan salah satu bentuk adaptasi di masa pandemi. Di mana dengan cara ini cakupan pasar dari produk kita bisa diperluas,” kata Sandiaga.

    Disaat yang sama, Irfan Hakim juga mengajak para pelaku parekraf di Indonesia untuk selalu berinovasi dalam memasarkan produknya. Salah satunya dengan membuat konten kreatif yang tidak direkayasa. “Jadi dengan membuat konten yang jujur dan apa adanya, pesan yang ingin kita sampaikan lewat konten tersebut bisa tersalurkan dengan baik. Rasa yang kita rasakan bisa dirasakan oleh penonton tanpa didramatisasi,” kata Irfan Hakim. []

  • Kemenparekraf Bakal Libatkan PHRI di Sentra Vaksinasi Garut

    peloporberita.com/ | Jakarta –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno akan berkolaborasi dengan Bupati Garut dan Ketua beserta pengurus PHRI Garut dalam upaya peningkatan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

    Kemenparekraf antara lain akan menggandeng PHRI Garut untuk menghadirkan sentra vaksinasi COVID-19 bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif juga masyarakat. Hal ini, disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno saat melakukan audiensi secara virtual dengan Pemda Garut dan PHRI Garut, Jumat, 23 Juli 2021.

    “Mudah-mudahan ini bisa sedikit menggeliatkan sektor perhotelan di Garut. Karena tentu saja tenaga kesehatan baik dari pusat dan daerah butuh tempat beristirahat.”

    Sebelumnya PHRI Garut mengibarkan bendera putih sebagai tanda keprihatinan atas pandemi COVID-19 yang memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan usaha mereka.

    “Memang saat ini bangsa kita sedang menghadapi masa sulit, tapi saya yakin dengan bergandengan tangan kita bisa bangkit,” tutur Menparekraf Sandiaga Uno.

    Selain itu, Kemenparekraf juga akan menggandeng para pelaku perhotelan di Garut untuk menyediakan akomodasi bagi para tenaga kesehatan.

    “Mudah-mudahan ini bisa sedikit menggeliatkan sektor perhotelan di Garut. Karena tentu saja tenaga kesehatan baik dari pusat dan daerah butuh tempat beristirahat,” sebut Sandiaga.

    Menurut Sandi, nantinya akan ditugaskan tim khusus dari Kemenparekraf yang akan menyiapkan kerja sama yang lebih jauh dengan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Garut.

    Menparekraf pun mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di sektor perhotelan dan restoran di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk tetap optimistis menghadapi pandemi COVID-19 yang tengah melanda Indonesia dan dunia.

    Bahkan, Sandiaga mengajak PHRI Garut mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol semangat dan bangkit dari pandemi COVID-19.

    Bendera-bendera itu nantinya akan diproduksi oleh para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Garut sehingga dapat membuka peluang usaha serta memastikan roda perekonomian di sektor ekonomi kreatif di Garut dapat terus bergerak.

    Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga mengapresiasi dukungan dari KAHMIPreneur yang didirikan anggota komisi XI DPR RI, Kamrussamad, yang akan memberikan dukungan program seperti bantuan sosial dan beasiswa bagi para pelajar yang berasal dari keluarga pelaku UMKM di Garut.

    “Program-program bantuan ini merupakan investasi sosial bagi masyarakat yang terdampak untuk merespons situasi yang sangat memprihatinkan ini,” tegas Sandiaga.

    Dalam kesempatan yang sama Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf, Henky Manurung, menjelaskan, nantinya 80 persen relawan yang mengelola sentra vaksinasi di Garut adalah para pekerja hotel dan restoran.

    “Jadi nantinya mereka bisa mendapatkan sesuatu dari hasil kolaborasi kita dengan perusahaan-perusahaan besar dan para pelaku usaha untuk membantu Garut,” tandas Henky.

    Kemudian Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo, mengatakan, pihaknya juga akan menggencarkan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental sustainability) bagi restoran serta hotel di daerah yang dijuluki sebagai “Kota Dodol” tersebut.

    “Mulai minggu depan proses sertifikasi dan verifikasi akan berjalan. Tahun ini kita menargetkan ada 6.300 usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang usahanya tersertifikasi CHSE,” tandas Fadjar.

    Turut hadir dalam acara ini Plt Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, Cecep Rukendi; Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf/Baparekraf, Anggara Hayun Anujuprana; serta Direktur Pemasaran Regional I Kemenparekraf/Baparekraf, Raden Sigit Witjaksono.

    Serta Bupati Garut, Rudy Gunawan; Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar; serta Ketua Badan Pengurus Cabang PHRI Garut, Deden Rochim beserta jajarannya. []

  • Sandiaga Uno Ajak BPJS Kesehatan Bangun Engagement dengan Pelanggan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membangun engagement di era pandemi covid-19 melalui adaptasi, kolaborasi, dan inovasi.

    Dalam acara webinar Remote Workshop Edisi 3 yang bertajuk ‘Learning is Fun and Meaningfull’ bersama Duta Bangsa dan BPJS Kesehatan, Sandiaga mengatakan bahwa pandemi Covid-19 dapat dijadikan momentum untuk tetap membangun engagement dengan pelanggan hingga wisatawan secara baik.

    “Saya yakin bahwa momentum pandemi Covid-19 ini bisa kita manfaatkan untuk membangun engagement dengan customer. BPJS kesehatan harus membangun kesempatan ini untuk re-engage dengan customer. Strateginya apa? Strateginya inovasi, adaptasi, dan kolaborasi,” tutur Sandiaga Jumat, 16 Juli 2021.

    “Gunakan big data, teknologi informasi dan komunikasi. Konsepnya adalah 360 derajat. Bagaimana less-contact economy, bagaimana ekonomi kreatif yang akan jadi lokomotif pembangunan kita ke depan.”

    Menparekraf menjelaskan, strategi inovasi dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi digital dalam penyediaan layanan. Sebagaimana visi “Indonesia Maju 2045” menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif dan digital kelas dunia di tahun 2045.

    Strategi kolaborasi, yaitu bekerja sama dengan semua pihak untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan. Sementara, adaptasi yakni dengan membiasakan diri terhadap era kenormalan baru termasuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat di destinasi wisata yakni CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability).

    “Manusia diberikan begitu banyak karunia oleh Allah SWT, kita adalah makhluk yang bisa beradaptasi dan berinovasi. Gunakan big data, teknologi informasi dan komunikasi. Konsepnya adalah 360 derajat. Bagaimana less-contact economy, bagaimana ekonomi kreatif yang akan jadi lokomotif pembangunan kita ke depan dan bagaimana 2045 menjadi Indonesia emas. Dan saya yakin kolaborasi ini menghadirkan banyak peluang,” sebutnya.

    Sandiaga Uno
    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara webinar Remote Workshop Edisi 3 yang bertajuk ‘Learning is Fun and Meaningfull’ bersama Duta Bangsa dan BPJS Kesehatan. (Foto:Pelopor/Kemenparekraf)

    Sandiaga juga menjelaskan, di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, kolaborasi dapat dilakukan dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah melalui kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia #BeliKreatifLokal yang menggandeng berbagai platform e-commerce dan startup untuk bekerja sama memasarkan produk-produk industri lokal.

    “Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk-produk kreatif lokal melalui penguatan digital aset, membangun jejaring, juga pendampingan berupa coaching, mentoring, training, consulting,” sebut Sandiaga.

    Lebih lanjut, Sandiaga mengajak para duta BPJS Kesehatan upskilling dan re-skilling diri agar SDM memiliki value yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan untuk menyongsong persaingan di masa yang akan datang. Sebab para Duta BPJS Kesehatan adalah cerminan bangsa dalam layanan jaminan kesehatan yang ramah dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

    “Upskilling dan re-skilling menjadi keharusan. Menurut saya dengan adanya pandemi, dengan adanya digitalisasi, dengan adanya unstoppable trends yang terus berkembang kita harus reskilling dan upskilling mungkin 3-5 tahun agar kita terus belajar apa yang menjadi hal yang kekinian. Sehingga being relevant, being authentic, dan being objective_. Ini yang menurut saya menjadi suatu keharusan,” tandasnya.

    Sementara Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyampaikan, webinar Remote Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan Duta BPJS Kesehatan dalam hal pengetahuan general, menyasar pengembangan kompetensi dasar, dan kompetensi kepemimpinan.

    “Remote working ini kita harapkan dapat melatih Duta BPJS Kesehatan dalam menumbuhkan minat active learning dan self learning atau pembelajaran secara mandiri,” sebutnya.

    Turut mendampingi Menparekraf dalam acara tersebut yaitu Sekretaris Kemenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, Kepala Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Kemenparekraf Cecep Rukendi.

    Serta turut hadir Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dr. Achmad Yurianto, beserta seluruh Jajaran Dewan Pengawas, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Direktur SDM & Umum BPJS Kesehatan Andi Afdal, dan para Senior Leader & Seluruh Duta BPJS Kesehatan se-Indonesia. []

  • Pulihkan Ekonomi, Sandiaga Uno Percepatan Digitalisasi SDM Parekraf

    peloporberita.com/ |Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong akselerasi penggunaan moda digital atau digitalisasi bagi Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) sebagai upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 di Tanah Air.

    Menparekraf Sandiaga dalam Pra-Rakornas Kemenparekraf bertema Pilar Pengembangan SDM dan Kelembagaan secara virtual menjelaskan, pandemi memberikan tantangan berupa disrupsi digital yang terjadi pada setiap lini, serta memunculkan berbagai peluang hingga hilangnya berbagai mata pencaharian pada sektor parekraf.

    “Kami melihat fasilitas sertifikasi kompetensi bagi 16.300 SDM parekraf ini sebagai pengakuan kompetensi yang dimiliki dan kita bisa meningkatkan daya saing sesuai dengan SKKN.”

    “Ini yang menjadi bagian dari tantangan akselerasi kita di era digitalisasi yang berpengaruh bukan hanya pada sektor pariwisata namun juga seluruh sektor secara luas di sektor ekraf. Untuk itu diperlukan pelatihan bersinggungan dengan digitalisasi, misalnya teknik pembuatan konten dan pemasaran berbasis online,” tutur Sandiaga Kamis, 15 Juli 2021.

    Dalam rangka beradaptasi di tengah pandemi ini, Menparekraf juga menjelaskan bahwa saat ini Kemenparekraf tidak lagi mengejar angka kunjungan wisatawan, namun fokus mendorong pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) atau pariwisata yang lebih berkualitas.

    Saat ini pariwisata berbasis alam dan budaya menjadi daya tarik sendiri di tengah pandemi. Sektor pariwisata menjadi sektor yang sangat strategis terbukti pada 2020, sumbangsih sektor pariwisata untuk PDB tanah air mencapai 4,1 persen.

    “Kita pertahankan angka ini, justru ingin kita tingkatkan dengan kualitas based tourism dan sustainable tourism diharapkan bisa memberikan kontribusi PDB mencapai 5-6 persen dalam beberapa tahun kedepan. Ditambah sektor ekonomi kreatif yang ditargetkan memberikan sumbangan PDB sebesar 11-12 persen kita memberikan kontribusi yang besar ditahun-tahun mendatang,” sebutnya.

    Selain itu, Kemenparekraf juga melakukan langkah transformatif di bidang SDM, karena membangun infrastruktur tidak lengkap tanpa membangun SDM-nya. Menparekraf Sandiaga juga yakin Kemenparekraf akan menghadirkan kebijakan yang berkeadilan kepada masyarakat dengan cara-cara baru, dengan mendorong peningkatan pengembangan SDM, sektor ini akan berpotensi membuka lapangan kerja yang baru dan berkualitas.

    “Kami melihat fasilitas sertifikasi kompetensi bagi 16.300 SDM parekraf ini sebagai pengakuan kompetensi yang dimiliki dan kita bisa meningkatkan daya saing sesuai dengan SKKN. Untuk mewujudkan ini semua tentunya bukan sekadar fisik saja yang harus dibangun, tetapi juga manusianya. Oleh karena itu program pelatihan dan pendampingan telah disiapkan untuk mencetak SDM yang berkualitas, yang mampu memanfaatkan peluang usaha dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” tandas Sandiaga.

    Turut hadir dalam Pra-Rakornas Kemenparekraf, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, jajaran Deputi dan Staf Ahli Menteri di Lingkungan Kemenparekraf, Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenkomarvest Oddo RM Manuhutu, hingga Kepala Badan Sertifikasi Nasional (BNSP) Kunjung Maseta. []