Tag: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

  • Panen Perdana Pisang Cavendish Berorientasi Ekspor di Ponorogo, ini Pesan Wapres

    Jakarta – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan, dirinya menyambut baik upaya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang menginisiasi program hortikultura untuk peningkatan ekspor dan ekonomi daerah. Ia berharap upaya ini menjadi jembatan untuk meningkatkan ekspor dan pendapatan petani pisang.

    “Program ini bisa berhasil berkat dukungan mitra usaha tani, kehadiran mitra terbukti meningkatkan penghasilan petani,” tuturnya saat memberi sambutan pada acara Panen Perdana Pisang Cavendish Berorientasi Ekspor di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Rabu (30/03/2022).

    Pada Q4 2021, sub sektor hortikultura menunjukkan kinerja yang baik dimana mampu bertumbuh sebesar 3,80 (yoy), tertinggi jika dibandingkan dengan tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan jasa pertanian.

    Wapres juga menyampaikan, sudah sepatutnya masyarakat Indonesia bersyukur atas sumber daya alam yang melimpah, khususnya keanekaragaman genetik pisang. Apalagi pangsa ekspor buah-buahan dunia, khususnya produk pisang tentu menjadi peluang bagi Indonesia.

    “Untuk itu kita perlu terus meningkatkan produksi baik dari segi kuantitas, kontinuitas, maupun juga kualitas,” tegas Wapres.

    Sementara Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso melaporkan kepada Wapres bahwa melalui kerjasama kemitraan antara Pemerintah, swasta dan para petani, program prioritas Kemenko Perekonomian ini bertujuan untuk meningkatkan ekspor sekaligus substitusi impor, meningkatkan ekonomi daerah, dan meningkatan kesejahteraan petani.

    Menurutnya, berbagai kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah, mampu meningkatkan kesejahteraan petani yang ditunjukkan dengan peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2022 yang tercatat 108,83 atau naik sebesar 0,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

    Sedangkan untuk mendukung pengembangan hortikultura dan komoditas unggulan lainnya, diperlukan penyediaan sarana produksi pertanian (saprotan) yang menjadi kebutuhan utama usaha tani. Di Kabupaten Ponorogo sendiri, kebutuhan saprotan per tahun sebesar Rp637 miliar, sehingga perlu upaya bersama untuk memberikan kemudahan bagi petani.

    Contohnya dengan membangun Kerjasama antara PT Ananta Nadi Nusantara dan BumdesMa (Badan Usaha Milik Desa Bersama) agar tercipta efektivitas, efisiensi dan kemudahan akses saprodi bagi petani yang berbasis digital.

    PT Ananta Nadi Nusantara, adalah penyedia platform rantai pasok saprotan terintegrasi yang menghubungkan secara digital distributor utama, kios tani dan petani dalam hal memenuhi kebutuhan seperti pupuk, obat-obatan dan benih, sedangkan BumdesMa merupakan badan usaha yang didirikan oleh desa dan atau bersama desa-desa guna mengelola usaha, salah satunya usaha kios tani untuk memenuhi kebutuhan saprotan petani.

    Pengembangan hortikultura berorientasi ekspor dengan pola Creating Shared Value (CSV) selanjutnya akan dilakukan di wilayah transmigrasi melalui kerjasama dengan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan ekonomi daerah.

    “Saya ucapkan selamat atas buah manis dari penanaman pisang cavendish, dan saya harap areal tanam bisa semakin meluas, mengikuti jejak keberhasilan program serupa di Tanggamus Lampung,” jelas Wapres Ma’ruf Amin.

    Adapun Pada September 2021 telah dilakukan ekspor perdana Pisang Mas dari Kab. Tanggamus ke Singapura sebanyak 2,4 ton dan saat ini telah rutin ekspor sebanyak 2,5 ton per minggu. Ini merupakan contoh sukses yang harus direplikasi ke daerah lain.

    “Kami berharap panen perdana di lahan demplot yang dilakukan secara simbolis oleh Bapak Wakil Presiden RI pada hari ini akan menjadi langkah awal perluasan lahan pengembangan Pisang Cavendish di Kabupaten Ponorogo, serta dalam upaya pengembangan hortikultura guna meningkatkan kinerja ekspor nasional dan perekonomian daerah yang segera ditindaklanjuti dengan kegiatan konkret di semua daerah yang telah menyatakan komitmennya,” sebut Sesmenko Susiwijono.

    Pelaksanaan Panen Perdana Pisang Cavendish Berorientasi Ekspor di Kabupaten Ponorogo ini, diikuti dengan penyerahan KUR kepada 8 debitur petani, penandatanganan MoU antara CEO PT. Ananta Nadi Nusantara dan Ketua BundesMa Badegan Lestari, Penyerahan bantuan oleh Baznas kepada Mustahiq, dialog dengan petani pisang cavendish.

    Selain itu, juga dilakukan peninjauan gelar produk UMKM dan Peresmian gedung Islamic Internasional Junior High school MI Mamba’ul Huda, di lokasi Pondok Pesantren Wali Songo. []

  • Airlangga Hartarto Berharap Perguruan Tinggi Mampu Cetak Sarjana Cakap Digital

    Jakarta | Pemerintah melakukan berbagai kebijakan yang ditujukan untuk mencapai target Indonesia Emas di tahun 2045. Kebijakan itu antara lain kebijakan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam (SDA) di dalam negeri, mendorong sektor manufaktur yang berdampak luas meningkatkan devisa dan investasi, kebijakan program substitusi impor, dan kebijakan terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dengan penciptaan digital talent.

    “Negara tentunya punya banyak potensi ekonomi digital, dan saat ini potensinya di tahun 2021 adalah USD 70 Miliar dan ini akan naik di tahun 2025 menjadi USD 146 Miliar. Untuk itu, Indonesia tentunya membutuhkan SDM yang jumlahnya besar, yaitu 9 juta orang sampai tahun 2030. Inilah yang menjadi tantangan agar Perguruan Tinggi mampu mencetak sarjana-sarjana yang digital literate,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Perekonomian.

    Pemerintah pun telah memberikan dukungan melalui pengembangan digital talent, antara lain melalui Kartu Prakerja dan Gerakan Nasional Literasi Digital untuk masyarakat umum, Digital Talent Scholarship untuk level tenaga profesional dan Digital Leadership Academy untuk para pimpinan.

    Selain untuk meningkatkan jumlah digital talent di Indonesia, program-program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah wirausaha di Indonesia. Hal tersebut dilakukan lantaran pemerintah mengharapkan jumlah wirausaha di Indonesia dapat meningkat dan mencapai angka 5%.

    “Pemerintah juga telah menciptakan dan memberikan berbagai regulasi yang memberikan perlindungan dan kemudahan kepada UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) termasuk pembiayaannya,” lanjut Airlangga.

    Dukungan pembiayaan bisa diperoleh melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah pemerintah alokasikan sebesar Rp 373 triliun, dengan bunga 3% sampai akhir tahun 2022.[]

  • Airlangga Hartarto: Digitalisasi Berkembang Pesat, Optimalkan Peluang!

    peloporberita.com/ | Digitalisasi berkembang pesat seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi, mempercepat pemulihan dengan konektivitas lebih cepat. Di sisi lainnya, menciptakan kesenjangan karena masalah literasi.

    G20 telah menempatkan isu digitalisasi sebagai salah satu katalisator utama sumber pertumbuhan ekonomi baru sejak 2016. Pembahasan tentang pemanfaatan digital terus berlangsung hingga kini, termasuk dalam Presidensi G20 Indonesia yang mengangkat tiga agenda utama, yaitu arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi berbasis digital dan transisi energi.

    Pada Presidensi G20 Indonesia, Kementerian Kominfo memegang peranan penting dalam melakukan streamlining pembahasan isu transformasi ekonomi berbasis digital oleh Working Groups dan Engagement Groups yang ada.

    “Berdasarkan laporan Bank Dunia tahun 2021, Indonesia merupakan lima besar negara di dunia dengan tingkat penggunaan tertinggi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara Kick Off Digital Economy Working Group (DEWG) G20 2022 yang dilakukan secara virtual, Selasa (15/03/2022).

    Mengutip laman resmi Kemenko Perekonomian, rerata 80% waktu masyarakat Indonesia digunakan untuk memanfaatkan teknologi internet, baik berkomunikasi, surfing media sosial, maupun kegiatan lainnya.

    Selain itu, ada peluang yang dapat dioptimalkan melalui peningkatan pemanfaatan internet secara lebih produktif. Didukung dengan percepatan pemerataan akses infrastruktur digital, termasuk peningkatan investasi di sektor 5G, peningkatan kebijakan tata kelola ekosistem digital, serta pengembangan kecakapan dan literasi digital.

    Namun, Airlangga menambahkan, tetap perlu terobosan untuk mengantisipasi pengangguran akibat perubahan proses bisnis digital ini.

    “Selamat atas dimulainya rangkaian agenda DEWG tahun ini. Saya sampaikan dukungan penuh untuk peran DEWG dalam mendorong pembentukan deliverables konkret yang inklusif, memberdayakan masyarakat, dan berkelanjutan sebagai intensifikasi kolaborasi global untuk pemulihan ekonomi yang resilient pasca pandemi Covid-19. Recover Together, Recover Stronger,” pungkas Airlangga. []

  • Airlangga Hartarto Apresiasi Brand Kopi Lokal yang Masuk Bursa

    peloporberita.com/ | Kopi adalah komoditas perkebunan ketiga terbesar di Indonesia, setelah sawit dan karet, dengan persentase kontribusi terhadap PDB perkebunan sebesar 16,15%. Indonesia juga tercatat sebagai produsen kopi terbesar ke-4 di dunia, setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia.

    “Dalam 10 tahun terakhir, industri kopi Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan yakni sebesar 250%,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto dalam pidato sambutannya pada acara Opening Ceremony Indonesia Premium Coffee Expo & Forum 2022, Jumat (11/03/2022).

    Airlangga berharap para pemangku kepentingan kopi terkait, termasuk pelaku industri nasional, bisa mendorong kontribusi komoditas kopi terhadap perekonomian. Ia juga mengapresiasi sejumlah brand kopi lokal yang berhasil melantai di bursa dan juga menguasai pasar di luar negeri.

    Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud menyampaikan bahwa perlu ada terobosan dalam mendorong ekonomi rakyat yang sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi.

    Hal ini seiring dengan tujuan utama diselenggarakannya Indonesia Premium Coffee Expo & Forum 2022 yang dirancang menjadi perluasan informasi peta komoditas kopi Indonesia dan stimulator bagi pertumbuhan ekonomi.

    Indonesia Premium Coffee Expo & Forum 2022 juga membidik perluasan pasar global dengan menjadikan pertemuan G-20 di Bali dan konferensi perubahan iklim COP-27 di Mesir 2022 sebagai rangkaian kegiatan. Hal ini akan memberikan manfaat bagi perluasan rantai nilai dan strategi pemasaran, untuk memperkuat trade mark, sekaligus meningkatkan penjualan kopi nasional ke manca negara.

    Kegiatan virtual Indonesia Premium Coffee Expo & Forum 2022 yang resmi dibuka oleh Menko Perkonomian pada 11 Maret 2022 bertepatan dengan peringatan Hari Kopi Nasional 2022.[]

  • Pemerintah Gandeng Astra Internasional dan LPEI Kembangkan Desa Ekspor

    peloporberita.com/ | Pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengembangkan Desa Ekspor adalah sinergi program yang berkaitan dengan pencapaian sejumlah sasaran pembangunan, antara lain pengentasan kemiskinan, peningkatan ekspor nonmigas, pertumbuhan UMKM dan wirausaha, serta perwujudan Desa Mandiri.

    Sinergi Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pengembangan Desa Ekspor antar Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan pihak swasta tersebut, diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi desa kepada pengolahan dan pengembangan produk lokal. Desa tidak hanya sebagai penyedia bahan baku, tetapi juga kepada pengolahan berstandar ekspor yang bernilai tambah, serta akan memperluas pemasaran ke luar negeri.

    Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Kementerian Koordinator Bidang (Kemenko) Perekonomian mengoordinasikan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pengembangan Desa Ekspor” yang dilakukan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dengan PT Astra International Tbk. dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), beberapa waktu lalu.

    Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan UMKM Kemenko Perekonomian M. Rudy Salahuddin, yang mewakili Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah sangat memperhatikan percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan, dengan mendorong pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, melalui penguatan kewirausahaan masyarakat dan UMKM berbasis pengembangan produk unggulan pedesaan.

    Sasaran dari penguatan kewirausahaan masyarakat dan UMKM berbasis pengembangan produk unggulan pedesaan, antara lain peningkatan produktivitas masyarakat menengah ke bawah, penciptaan kesempatan kerja masyarakat berpendidikan rendah, serta penciptaan nilai tambah potensi lokal.

    Hal itu pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan dan mengentaskan kemiskinan. Kegiatan ekspor produk unggulan pedesaan yang dihasilkan UMKM dan BUMDES diharapkan juga dapat menjadi penghela roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

    Di sisi lain, Astra International saat ini telah mengembangkan 930 Desa Sejahtera Astra (DSA) dengan empat klaster produk, yaitu klaster kopi; klaster agrikultur, olahan dan komoditas; klaster kelautan dan perikanan tangkap; serta klaster wisata, kreatif, budaya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan program yang dilaksanakan oleh perusahaan tersebut dapat lebih berkembang.

    Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Kementerian Koordinator Perekonomian dengan Astra International tentang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Kewirausahaan, sebagai kelanjutan kerja sama antara Kemenko Perekonomian dan Astra International yang telah dilaksanakan sejak 2019.[]

  • Dorong Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan, Pemerintah Lanjutkan Operasi Pasar

    peloporberita.com/ | Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pangan dan memastikan ketersediaannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berbagai kebijakan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat diterapkan dan dievaluasi seiring dengan pemberlakuannya. Salah satu kebijakan yang dimaksud adalah Operasi Pasar.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah meninjau pelaksanaan operasi pasar di sejumlah daerah untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan masyarakat terjaga dan merata di seluruh Indonesia. Beberapa lokasi operasi pasar tersebut adalah Pasar Rakyat Phula Kerti Denpasar, Pasar Cileungsi Bogor, Pasar Wonokromo Surabaya, Pasar Motor Kijang Kabupaten Bintan, Pasar Kangkung Lampung dan Pasar Bawah Pekanbaru.

    Selanjutnya, pada Sabtu (05/03/2022), dalam serangkaian kunjungan kerjanya di Sumatera Selatan, Airlangga juga meninjau langsung operasi pasar yang digelar di Pasar Alang-Alang Lebar KM12 Palembang. Dalam operasi pasar itu ada 14.000 liter minyak goreng kemasan, 8.000 liter minyak goreng curah, 6 ton beras dan 2 ton gula pasir.

    “Tentu kita akan medorong bahwa dari ketersediaan maupun harga yang bisa dijangkau dan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang sedang diberlakukan,” kata Airlangga seperti dikutip dari laman resmi Kemenko Perekonomian.

    Dalam operasi pasar kali ini, Kemenko Perekonomian bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan dan didukung oleh Perum BULOG wilayah Sumatera Selatan.

    Pada kesempatan yang sama, Airlangga juga menyapa para pedagang dan pembeli untuk berdialog langsung dan mendengar aspirasi dari mereka.

    “Dan tentu tadi harapan masyarakat agar continue supply terhadap kebutuhan-kebutuhan pokok ini, termasuk minyak goreng ini bisa tersedia,” tegasnya.[]

  • Indonesia Diprediksi Butuh 9 Juta Talenta Digital Hingga 2030

    peloporberita.com/ | Berbagai leading indicator di awal tahun 2022 mengindikasikan prospek perekonomian Indonesia yang baik. Meningkatnya indeks keyakinan konsumen (IKK) turut mengindikasikan pemulihan kepercayaan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi. Sejalan dengan prospek itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2% pada tahun ini.

    Dari sisi kebijakan ekonomi, Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga akan dilanjutkan pada tahun ini dan diarahkan untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan perlindungan sosial. Alokasi anggaran Program PEN tahun ini sebesar Rp 455,62 triliun akan didorong untuk front-loading. Kebijakan itu diharapkan dapat mendorong keberlanjutan pemulihan ekonomi di triwulan I-2022.

    Berbagai insentif telah dilanjutkan, antara lain Insentif Fiskal PPN DTP Perumahan, PPnBM DTP Kendaraan Bermotor Roda 4, Perluasan Program BT-PKLWN dan Subsidi Bunga KUR. Dukungan insentif lainnya juga akan segera dikeluarkan sebagai bagian dari Program PEN untuk menstimulus aktivitas ekonomi di tahun ini.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal itu dalam keynote speech pada acara Kuliah Umum yang bertajuk Strategi Percepatan Pengembangan Digitalisasi dan Kewirausahaan Pada Mahasiswa yang berlangsung di Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Palembang, Sabtu (05/03/2022).

    “Momentum pemulihan ekonomi ini perlu untuk kita jaga dan tingkatkan bersama sehingga dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat, serta untuk tumbuh tinggi dan keluar dari Middle Income Trap dalam jangka menengah panjang. Reformasi struktural menjadi kuncinya, terutama dalam peningkatan kualitas SDM dan transformasi ekonomi menuju ekonomi yang berkelanjutan,” ucapnya.

    Hingga 2030, Indonesia diprediksi membutuhkan talenta digital sebanyak 9 juta orang. Pengembangan keterampilan digital diperkirakan menyumbang Rp 4.434 triliun kepada Produk Domestik Bruto (PDB) di tahun 2030 atau setara dengan 16%.

    “Hal tersebut akan menjadi peluang yang besar bagi ekonomi Indonesia apabila dapat dimanfaatkan dengan baik. Pemanfaatan talenta digital ini juga akan berperan sebagai akselerator bagi wirausaha,” ujar Airlangga.

    Saat ini, pemerintah telah memfasilitasi pengembangan lembaga inkubator di berbagai kota di Indonesia. Pemerintah juga telah menetapkan sistem pemeringkatan lembaga inkubator yang dilakukan oleh tim asesor berdasarkan penunjukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Pemerintah juga memberikan dukungan pengembangan talenta digital melalui Gerakan Nasional Literasi Digital, Digital Talent Scholarship dan Digital Leadership Academy.

    Ketiga program itu akan membantu pengembangan keterampilan digital dari level basic hingga advance. Selain itu, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi UMKM sehingga dapat meningkatkan produktivitas UMKM. Dukungan pembiayaan bagi wirausaha maupun UMKM juga telah diberikan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Segmentasi KUR yang telah terbagi menjadi KUR super mikro, mikro dan kecil, dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa yang ingin membangun usahanya sejak dini.

    Sepanjang tahun 2021, pembiayaan KUR telah disalurkan sebesar Rp 280,17 triliun dan diberikan kepada 7,38 juta debitur. Pembiayaan KUR ini akan terus dilakukan di tahun 2022. Adapun hingga akhir Februari 2022, pembiayaan KUR telah tersalurkan sebesar Rp 55,06 triliun kepada 1,26 juta debitur.[]

  • Dewan SDA Nasional Tetapkan Empat Isu Stragegis dalam Sidang Pleno Perdana

    peloporberita.com/ | Pemerintah melalui Dewan Sumber Daya Air (SDA) Nasional mengadakan Sidang Pleno pertama tahun 2022 pada Selasa (01/03/2022) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, selaku Ketua Dewan SDA Nasional.

    Sidang pleno tersebut menghasilkan ketetapan tentang pengesahan empat rekomendasi Dewan SDA Nasional terhadap isu strategis yaitu,

    • Penanganan masalah pesisir/pantai khususnya pantai utara pulau Jawa,
    • Strategi pengelolaan SDA dalam mendukung peningkatan produksi pangan berkelanjutan,
    • Dukungan SDA untuk Program Pengembangan Food Estate,
    • Pembangunan prasarana SDA di tengah pandemi Covid-19.

    “Harapan kita bersama tentunya adalah materi substansi yang telah disepakati dan sudah diputuskan dalam Sidang Pleno ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Bapak Presiden, sehingga dapat segera ditindaklanjuti pelaksanaannya oleh seluruh stakeholders sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” ujar Airlangga seperti dikutip dari laman resmi Kemenko Perekonomian.

    Para pihak terkait diharapkan dapat saling bersinergi dalam penyelenggaraan kegiatan atau program pengelolaan SDA, sehingga hasilnya dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

    Sebagaimana amanat dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, perlu segera diwujudkan Ketahanan Air Nasional dan menetapkan Indeks Ketahanan Air Nasional.

    Selain itu, perlu juga didorong percepatan penerbitan peraturan turunan dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, mengingat mendesaknya kebutuhan akan dasar hukum untuk implementasi pengelolaan SDA terpadu dan berkelanjutan.[]

  • Menko Airlangga Apresiasi BNPB dalam Penanggulangan Bencana

    peloporberita.com/ – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen, kerja sama, dan kerja keras Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang selama ini fokus dalam melakukan penanggulangan bencana. Baik bencana alam, maupun non alam, serta dalam semua tahapan.

    “Termasuk upaya mitigasi pra bencana, tanggap darurat saat bencana, sampai dengan rehabilitasi dan rekonstruksi serta pemulihan ekonomi pasca bencana,” tuturnya saat memberikan sambutannya secara virtual pada Rakornas BNPB berdasarkan keterangan yang dikutip Rabu, (23/02/2022)

    Menko Airlangga menjelaskan, dalam mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi, pada tahun 2022 telah dialokasikan Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp455,62 triliun untuk penanganan pandemi bidang kesehatan, perlindungan kepada masyarakat, dan penguatan pemulihan ekonomi.

    Selain itu, Pemerintah juga mendorong front loading belanja negara termasuk dana PEN di awal tahun 2022 dan ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Q1-2022, termasuk pengentasan kemiskinan ekstrem.

    Untuk itu, dilakukan percepatan pencairan Perlinsos mulai bulan Februari, antara lain PKH, Sembako, BLT Desa, kartu Pra Kerja, serta Bantuan Tunai PKL & Warung (BT-PKLW) yang diperluas untuk nelayan di 212 kabupaten/kota prioritas pengentasan kemiskinan ekstrem.

    Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Pemerintah memberikan berbagai kemudahan dan relaksasi dalam Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di masa pandemi ini, mulai dari peningkatan KUR tanpa agunan tambahan, perpanjangan subsidi bunga, dan kemudahan syarat administrasi.

    Guna membangun ketangguhan ekonomi, penguatan usaha/bisnis khususnya pada sektor kritis, termasuk UMKM, terus didorong dengan implementasi Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha untuk meminimalisir potensi kerugian ekonomi akibat berbagai gangguan, termasuk dari bencana, agar pemulihan usaha pasca bencana dapat lebih cepat.

    Anggaran merupakan salah satu faktor kunci dalam pelaksanaan berbagai program terkait penanggulangan bencana. Saat ini, anggaran untuk respon, tanggap darurat dan rehabilitasi jauh lebih besar dibandingkan anggaran untuk Pengurangan Risiko Bencana (PRB).

    Pengurangan risiko bencana merupakan investasi yang dibutuhkan untuk melindungi seluruh masyarakat dan aset-aset pembangunan yang penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan demikian, anggaran PRB perlu ditingkatkan baik pada APBN maupun APBD, melalui berbagai alternatif inovasi pembiayaan kebencanaan lainnya untuk mencapai target pengurangan potensi kehilangan PDB akibat bencana sebesar 0,1 % di tahun 2024.

    Pemerintah juga telah mendorong pengembangan skema Inovative Disaster Financing, antara lain melalui asuransi bencana dan pooling fund. Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2021 tentang Dana Bersama Penanggulangan Bencana telah ditetapkan dan akan dilengkapi dengan peraturan pelaksanaannya pada tahun ini agar dapat segera dimanfaatkan.

    Menurutnya, stimulus ekonomi bagi masyarakat di daerah rawan bencana juga perlu direncanakan secara baik dengan perspektif untuk membangun ketangguhan, dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi bencana. Dalam hal ini, Dana Desa dapat diberdayakan, tidak hanya untuk aspek mitigasi dan penanganan, tetapi juga untuk pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat.

    “Kolaborasi dan sinergi semua pemangku kepentingan merupakan kunci dalam penanggulangan bencana dan pemulihan ekonomi pasca bencana. Pendekatan kewilayahan dalam perencanaan pola penguatan ekonomi juga perlu dilakukan, mengingat setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari sisi risiko bencana, juga karakteristik sosial masyarakat,” tandas Menko Airlangga. []

  • Pemerintah Pertimbangkan Pemberian Insentif untuk Seniman Wayang

    peloporberita.com/  – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Persatuan Dalang Indonesia (PEPADI). Tujuannya, untuk mendengarkan secara langsung kondisi pertunjukan seni wayang dan masukan dari para dalang termasuk kendala berkurangnya jumlah penanggap dan penonton wayang, serta insentif bagi produksi berbagai produk terkait seni wayang oleh UKM.

    “Jika protokol kesehatan bisa dijaga, Pemerintah akan terus dorong seni pertunjukkan ini berjalan terutama jika situasi PPKM sampai dengan level 2,” tutur Menko Airlangga berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip peloporberita.com/, Senin, (21/02/2022).

    Pada kesempatan tersebut, para dalang menyampaikan berharap mereka terkait adanya kebijakan Pemerintah yang berpihak kepada upaya memajukan seni budaya khususnya budaya wayang. Dalam pertunjukan seni wayang, sejatinya banyak tenaga kerja yang terlibat, termasuk diantaranya pekerja industri gamelan dan industri wisata.

    Menko Airlangga pun menegaskan, seni pertunjukkan wayang akan didorong ke Kemendikbud Ristek lantaram untuk pelestarian dan pengembangan wayang diperlukan penguatan melalui pendidikan dalam hal pembelajaran tari-tarian, gamelan, dan bahasa. Penguatan tersebut diperlukan karena seni wayang merupakan bagian dari kebudayaan yang harus terus didorong dan dipertahankan.

    Menurut Menko Airlangga, pertunjukan wayang juga dapat dilakukan secara hybrid dan perlu dilakukan publikasi yang lebih baik untuk mencari penonton baru, terutama yang berasal dari kalangan milenial.

    “Dalam pertunjukkan wayang dibutuhkan kombinasi bahasa agar dapat populer di kalangan milenial. Selain menggunakan bahasa Jawa, juga dapat menggunakan bahasa Indonesia, agar membuat pertunjukan wayang menjadi lebih menarik,” tandas Menko Airlangga.

    Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Menteri Perindustrian, Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta jajaran Persatuan Dalang Indonesia yang diwakili oleh Kukuh Setyo Budi, Anom Surono, Purnawan, Ries Handono, Didiek Otoyo, Sami Rahayu, Wiwik, Kasranto, dan Philip. []