Tag: Kemenkumham

  • Khilafatul Muslimin yang Konvoi di Cawang Tak Terdaftar Sebagai Ormas di Kemenkumham

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyebut kelompok Khilafatul Muslimin yang sebelumnya melakukan aksi konvoi di Cawang, Jakarta Timur, tidak terdaftar sebagai organisasi masyarakat (ormas) di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

    “Pertama Ormas ini kan ada dua kategori. Pertama ada yang sifatnya perkumpulan. Tapi khusus Khilafatul Muslimin ini tidak terdaftar,” tutur Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi dikutip Kamis, (09/06/2022).

    Kombes Hengki menjelaskan, berdasarkan penelusuran legalitas yang dilakukan diketahui kelompok Khilafatul Muslimin terdaftar sebagai sebuah yayasan.

    “Tapi ada kategori yayasan. Khilafatul Muslimin ini ada, dan ini sedang kami sidik secara berkesinambungan,” ungkapnya.

    Terkait aksi konvoi di Cawang, Polda Metro Jaya telah menangkap pemimpin Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja di Lampung. Namun, penangkapan Abdul Qadir tidak hanya lantaran aksi konvoi tersebut. Melainkan, kelompok Khilafatul Muslimin ini diketahui juga turut menyebarkan ajaran dan khilafah sebagai pengganti Pancasila di Indonesia.

    Bahkan, mereka juga menawarkan khilafah sebagai pengganti ideologi negara yang tentunya bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila melalui website dan buletin bulanan. Dalam website itu, Khilafatul Muslimin menyatakan bahwa ideologi Pancasila tidak sesuai. Sebab, ideologi khilafah yang paling tepat untuk memakmurkan bumi dan mensejahterakan umat.

    [irp]

    Berdasarkan penyelidikan Polisi, Kombes Hengki juga menegaskan bahwa pihaknya menemukan fakta bahwa dana operasional kelompok Khilafatul Muslimin sangat besar. Oleh sebab itu, pihak kepolisian bakal segera melakukan penyelidikan mengenai sumber dana tersebut.

    “Uang operasionalnya cukup besar. Ini pertanyaan yang besar yang harus kita jawab, jadi proses penyelidikannya lanjut. Ke depan kita masih akan kembangkan, ini organisasi yang cukup besar. Belum lagi kita akan selidiki sumber dana dan sebagainya,” tegasnya.

    [irp]

    Abdul Qadir Baraja, kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong hingga pelanggaran Undang-undang Ormas dan langsung menjalani penahanan di rumah tahanan Polda Metro Jaya.

    “Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di rutan Polda Metro Jaya,” tandas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (07/06/2022). []

    [irp]

  • Baksos Kemenkumham “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” Harus Tepat Sasaran

    www.pelopor.ID, Jakarta -Baksos Kemenkumham harus tepat sasaran,  Jajaran Kementerian Hukum dan HAM di seluruh indonesia menggelar program “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”. Sebanyak 46 Ribu Paket bantuan sosial disalurkan kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di seluruh Provinsi.

    Hal tersebut diakui Dinas Sosial kelurahan kembangan selatan Alvin Saputra S.H, setelah selesai apel, sebelum pendistribusian ke tiap-tiap Kelurahan bersama Wali kota, Kasudin Sosial, Kanwil Kemenkumham dan para lurah.

    “Benar tadi sebelum pendistribusian ke tiap Kelurahan kita bersama Walikota, Kasudin Sosial, Kanwil Kemenkumham dan para Lurah supaya Paket tersebut Tepat sararan, by Name by Address”ujar Alvin saat memberikan keterangan ke wartawan dikutip, sabtu (31/7/2021)

    Alvin menambahkan baksos seperti ini bisa bermanfaat untuk orang yang tidak mendapatkan baik itu BST, BPNT, dan PKH.
    Paket sembako diambil melalui mobil dinas kelurahan masing-masing untuk di drop ditiap-tiap kelurahan.

    “Semoga baksos seperti ini bisa bermanfaaat untuk orang yang tidak mendapatkan bansos seperti BST, BPNT, dan PKH, dan Kementerian yang lain berharap ikut peduli juga terhadap sesama dimasa pandemi saat ini” tambahnya.

    Sementara itu, Titik warga Kembangan Selatan RT 02, RW 02 tersebut mengatakan, dirinya berterima kasih banyak terhadap pihak dinas sosial Kelurahan Kembangan Selatan yang sudah mencatat namanya sebagai penerima bantuan paket tersebut secara by Name by address

    “Saya terima kasih banyak telah di panggil untuk mendapatkan bantuan paket sembako dari kementerian Kemnehumkam “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”,” ujar Titik. ()