Tag: Kapal Pesiar

  • Verventia Gandeng AXA Insurance untuk Thailand Yacht Show

    Jakarta | Penyelenggara pertunjukan kapal pesiar Verventia bekerja sama dengan AXA Insurance untuk Thailand Yacht Show edisi keenam, yang digelar pada 9-12 Juni di Ocean Marina Pattaya.

    Acara ini menawarkan kesempatan bagi warga Thailand dan pengunjung untuk menjelajahi dunia kapal pesiar, selain memposisikan Thailand sebagai tujuan unik bagi pemilik superyacht asing untuk dikunjungi sepanjang tahun, terutama selama musim dingin Eropa.

    Treadwell mengatakan pembatasan pandemi selama dua tahun terakhir mencegah pertunjukan kapal pesiar diadakan di Thailand dan Singapura, membangun antisipasi untuk acara tahun ini.

    “Kami menantikan pertunjukan Thailand tahun ini kembali hidup dan merasa terhormat memiliki AXA Thailand General Insurance sebagai mitra strategis utama kami. Saya percaya kami akan bekerja sama untuk saling menguntungkan selama bertahun-tahun yang akan datang,” kata Kepala Eksekutif Verventia Andy Treadwell yang dikutip dari Bangkok Post.

    Pendukung pameran dagang lainnya termasuk Tourism Authority of Thailand, Thailand Convention and Exhibition Bureau, Ocean Marina Yacht Club, Renaissance Pattaya Resort & Spa, dan Inter Media Consultant Co Ltd (Bangkok Motor Expo).

    Pada Februari 2021, pemerintah Thailand menyetujui perubahan peraturan untuk lisensi penyewaan superyacht, yang hampir semuanya berbendera asing, untuk disewa secara legal di Thailand.

    Verventia mengatakan alih-alih diharuskan membayar pajak pertambahan nilai atas nilai kapal pesiar, superyacht kini hanya membayar pajak atas pendapatan sewaan mereka.

    Lisensi sewaan pertama di bawah peraturan baru dikeluarkan untuk Verventia atas nama kapal pesiar super berbendera asing yang akan menghabiskan seluruh musim dingin berikutnya di Thailand.

    Perusahaan percaya bahwa puluhan ribu turis superyacht kaya dari Amerika Serikat, Eropa dan Timur Tengah sedang mencari tujuan baru untuk liburan musim dingin sebagai alternatif dari Karibia.

    Thailand secara tradisional menyambut kurang dari 1% armada superyacht global setiap tahun, namun sekarang dalam posisi untuk merangkul segmen perjalanan mewah ini, yang telah muncul pasca-pandemi sebagai sektor industri perjalanan yang tumbuh paling cepat.[]

  • Gegara Banyak Utang, Raja Judi Malaysia Terancam Bangkrut

    peloporberita.com/ – Forbes melaporkan, miliarder Kasino Malaysia pemilik Genting Group, Lim Kok Thay, terancam mengalami kebangkrutan, serta kekayaannya menyusut USD 100 juta. Kondisi itu terjadi lantaran anak usahanya dibisnis kapal pesiar gagal mendapat pendanaan untuk pembangunan kapal Global Dream, yang dikerjakan oleh galangan kapal MV Werften Jerman. Kapal pesiar Global Dream akan dibangun sepanjang 342 meter dan dapat menampung 9.500 penumpang.

    Disebutkan, anak usaha Genting Group pada bulan Desember kemarin gagal mendapat pencairan pinjaman dari perusahaan keuangan Jerman, Euler Hermes. Kondisi itu membuat Genting Group meminta perlindungan kepailitan kepada pemerintah Jerman, lantaran terdapat potensi gagal bayar sekitar USD 2,7 miliar.

    Sementara Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck mengaku bahwa Genting telah gagal dalam mencapai kesepakatan negosiasi. Menurutnya, hal ini telah membahayakan 2 ribu pekerjaan yang berada di MV Weften.

    Gagal Capai Kesepakatan, Miliarder Lim Kok Thay Ajukan Kebangkrutan
    Kapal pesiar sepanjang 342 meter yang dijuluki Global Dream, yang dapat menampung sebanyak 9.500 penumpang.

    Selain Habeck, Perdana Menteri Negara Bagian Mecklenburg-Vorpommern, Manuela Schwesig, mengatakan bahwa Genting telah menekan pemerintah Jerman berkali-kali untuk jalan keluar pendanaan.

    Namun ia berpandangan bahwa Genting belum menunjukan komitmen keuangan yang seharusnya ditanggung sehingga Berlin tidak akan mengucurkan dana. Menurut Schwesig, Genting lah yang seharusnya memberikan kontribusi besar, tetapi malah mengajukan kebangkrutan.

    Akibat pandemi Covid-19, Genting Hong Kong memang merana. Kerugian perusahaan itu sangat besar. Pada paruh pertama tahun 2021, kerugian mereka menyentuh USD743 juta atau setara Rp10 triliun. []

  • Jeff Bezos Dikabarkan Beli Kapal Pesiar USD 500 Juta

    peloporberita.com/ | Pendiri Amazon.com Jeff Bezos dikabarkan akan menjadi pemilik baru kapal pesiar mewah senilai USD 500 juta atau sekitar Rp 7 triliun (nilai kurs Rp 14.100). Hal ini diketahui dari situs otomotif, autoevolution, yang baru-baru ini mengunggah sejumlah foto kapal pesiar Project Y721 yang diduga pesanan Jeff Bezos. Saat ini, kapal pesiar tersebut sedang dibangun oleh perusahaan bernama Oceanco di Zwijndrecht, Belanda.

    Tidak hanya situs autoevolution, akun YouTube Dutch Yachting juga mengunggah video yang memperlihatkan kapal pesiar Y721. Kapal pesiar ini memiliki panjang 127 meter, dek tiga lantai dan dilengkapi dengan tiga tiang raksasa untuk membentangkan layar-layarnya.

    Jurnalis Brad Stone yang menulis buku tentang Jeff Bezos berjudul ‘Amazon Unbound’ turut bersuara di akun Twitternya tentang kapal pesiar ini. Stone menulis bahwa dengan memiliki kapal pesiar mewah, Bezos telah berubah dari pakar teknologi menjadi miliarder penjelajah dunia.

    Meski rumor sudah sangat kuat, Oceanco hingga kini masih belum mengonfirmasi apakah kapal pesiar tersebut memang pesanan Jeff Bezos atau bukan. Sebelumnya, Evening Standard melaporkan, desain kapal pesiar Bezos dirancang mengikuti kapal pesiar Black Pearl yang juga diproduksi oleh Oceanco. Black Pearl disebut-sebut sebagai salah satu kapal pesiar berlayar terbesar dan paling ramah lingkungan di dunia.

    Kapal pesiar Y721 dijadwalkan segera selesai dan akan dikirimkan ke pemilik barunya pada tahun 2022, setelah menjalani uji coba di lautan. Nantinya, kapal pesiar ini akan memegang beberapa rekor, termasuk kapal pesiar berlayar terbesar di dunia dan kapal terbesar yang dibangun di Belanda.

    Jeff Bezos bukanlah satu-satunya pemimpin perusahaan teknologi yang memiliki kapal pesiar mewah. Co-founder Microsoft, mendiang Paul Allen, juga memiliki kapal pesiar mewah sepanjang 126 meter bernama Octopus. Kapal pesiar ini baru saja dijual ke pembeli yang tidak disebutkan namanya, dan harga jualnya ikut dirahasiakan. []