Tag: Jayapura

  • Banjir dan Tanah Longsor di Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia

    peloporberita.com/ –  Personel gabungan TNI-Polri, Basarnas serta Instansi terkait dikerahkan ke wilayah terdampak banjir serta tanah longsor
    untuk membantu mengevakuasi masyarakat, Jumat (07/01/2022). Musibah ini, terjadi setelah kota Jayapura di guyur hujan dengan intesitas tinggi, dari sore hingga pagi.

    Adapun wilayah yang terdapak banjir yaitu Kantor Gubernur, Batas Kota, Pasar Youtefa, Entrop, Hamadi, Organda, depan Saga Mall Abepura dan untuk titik terdampak tanah longsor yaitu Aspol Bhayangkara Dok 5 atas.

    Banjir dan Tanah Longsor di Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia
    Banjir dan Tanah Longsor di Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia. (Foto: peloporberita.com/Antara)

    Selanjutnya, Kelurahan Trikora Dok 5 atas dan Skyland serta Lintasan Kodam serta Batas Kota yang mangakibatkan jalan terputus sehingga pengendara kendaraan tidak dapat melintas.

    Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan, korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor ini sebanyak 7 korban jiwa (MD) dan korban luka-luka sebanyak 3 orang yang langsung dibawa ke RS Bhayangkara.

    Banjir dan Tanah Longsor di Jayapura, 7 Orang Meninggal Dunia

    Untuk 2 korban jiwa yang meninggal dunia langsung diterbangkan ke Surabaya untuk dimakamkan di Kampung Halamannya.

    Adapun idetintas korban MD :
    1. John Itlay (23);
    2. Gidion Itlay (18);
    3. Theo Itlay (18);
    4. Junaedi (68);
    5. Sudarti (67);
    6. Asniati (35);
    7. Antonieta (39).

    Adapaun identitas Korban Luka-luka :
    1. Ainul (22);
    2. Jordan (22);
    3. Martina (15). []

  • Cenderawasih Kembali ke Habitatnya

    peloporberita.com/ – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, melepasliarkan empat ekor aves dari dua jenis berbeda, yaitu cenderawasih kuning kecil (Paradisaea minor), terdiri dari satu ekor betina dan dua ekor jantan, serta satu ekor aves jantan jenis toowa cemerlang (Ptiloris magnificus).

    Kegiatan pelepasliaran berlangsung pada Sabtu (18/12/2021) di Hutan Nyei Toro, Pasir VI, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura.

    Salah satu keunikan cenderawasih kuning kecil adalah perbedaan bentuk yang signifikan antara betina dan jantan. Betina cenderung sederhana, tetapi anggun dengan warna bulu dominan cokelat cemerlang.

    Sementara jantan berpenampilan elok, dengan bulu-bulu yang megah menjurai berwarna kuning seperti yang sering kita lihat pada foto, miniatur, atau ornamen-ornamen berseni.

    Sedangkan toowa cemerlang, tampil dengan warna bulu ungu berkilau di dada bagian atas, sementara dada bagian bawah berwarna perunggu. Kedua jenis satwa ini termasuk dilindungi oleh Undang-undang.

    Empat ekor satwa tersebut berasal dari penyerahan masyarakat melalui komunitas Animal Lovers Jayapura dan Rumah Bakau. Pihak komunitas kemudian menyerahkannya kepada BBKSDA Papua pada 12 Oktober 2021.

    Sebelum dilepasliarkan, empat ekor satwa tersebut telah menjalani masa habituasi sekitar dua bulan di Kandang Transit Buper Waena.

    Dokter Hewan dari BBKSDA Papua, Widya Bharanita Darmanto, menyatakan empat ekor satwa telah menjalani pemeriksaan PCR bebas flu burung oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura.

    Menurut Widya, semua satwa dalam kondisi sehat secara fisik, dan sudah memiliki sifat liar, sehingga sudah siap kembali ke alam.

    Dalam acara pelepasliaran tersebut, mewakili Komunitas Animal Lovers Jayapura, Rian Chandra menyatakan rasa syukur dapat berpartisipasi dalam menjaga satwa liar yang dilindungi undang-undang.

    “Senang juga, karena masyarakat mulai punya kesadaran menyerahkan cenderawasih dalam keadaan hidup kepada pihak berwenang agar dapat dilepasliarkan,” ungkap Rian.

    “Semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran serupa, turut menjaga satwa liar endemik Papua supaya semuanya aman di habitat alaminya,” harapnya.

    Kepala Balai Besar KSDA Papua, Edward Sembiring memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pihak komunitas yang telah mengambil bagian dalam melakukan pengawasan peredaran satwa liar endemik Papua.

    “Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam melakukan pengendalian dan pengawasan peredaran tumbuhan dan satwa liar endemik Papua,” ucap Edward.

    “Sinergitas seperti ini perlu terus dilakukan dan ditingkatkan. Ke depan, tentu kami berharap tidak ada lagi tindak ilegal terhadap satwa liar endemik Papua,” sambungnya.

    Sebagai penutup, Edward kembali mengingatkan kita semua tentang kewajiban melindungi satwa liar endemik Papua sebelum menjadi kenangan.

    “Kita jaga alam, alam jaga kita,” tandasnya. []

  • Kodim 1701/Jayapura Salurkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung

    peloporberita.com/ | Kodim 1701/Jayapura menggelar kegiatan Launching Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung – Tentara Nasional Indonesia (BTPKLW-TNI) kepada warga terdampak pandemi yang telah terdaftar. Kegiatan itu berlangsung di halaman kantor Makodim 1701/Jayapura Distrik Jayapura Utara, Papua, Sabtu (23/10/2021).

    Pemberian bantuan tunai itu diserahkan secara simbolis oleh Komandan Kodim 1701/Jayapura Kolonel Inf Edwin Apria Candra kepada perwakilan pedagang kaki lima dan warung di wilayah Jayapura.

    Dalam sambutannya, Kolonel Inf Edwin Apria Candra juga mengapresiasi karena kegiatan Launching Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKW) telah berlangsung dengan lancar dan tertib.

    Baca juga: Panglima TNI: TNI-Polri adalah Institusi Strategis Milik Rakyat Indonesia

    Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk mengatasi kesulitan masyarakat yang terdampak pandemi secara menyeluruh. “Dengan tingginya kasus Covid-19 di daerah-daerah secara langsung berpengaruh terhadap kemampuan ekonomi masyarakat, terutama para pelaku Usaha dan UKM. Oleh karenanya, kegiatan ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk mengatasi kesulitan masyarakat terdampak Covid-19 secara menyeluruh,” ungkap Dandim.

    Marta Magdalena Hanwebe (48) yang merupakan salah satu penerima bantuan, merasa bersyukur karena menerima bantuan tunai yang didistribusikan oleh Kodim 1701/Jayapura.

    “Kami sebagai masyarakat terdampak Covid-19 sangat berterima kasih mulai dari pemerintah pusat sampai ke daerah dan TNI yang telah menyalurkan bantuan kepada kami masyarakat terdampak Covid-19, kiranya Tuhan yang akan membalas semua kebaikan yang telah dilakukan kepada kami,” ucap Magdalena. []

  • Menko PMK Muhadjir Effendy: PON XX Ajang Promosi Pariwisata Papua

    peloporberita.com/ | Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau arena dayung PON XX di Teluk Youtefa, Pantai Holltekamp, Jayapura, Papua, Sabtu (02/10/2021). Ia juga sekaligus menyaksikan pertandingan penyisihan mata lomba dayung nomor kano slalom, yang diikuti sejumlah tim di antaranya Provinsi Papua, Sumbar, Sumsel, dan Jabar.

    Dalam kesempatan itu, Menko Muhadjir menjelaskan, arena olahraga yang disediakan oleh pemerintah pusat ini bertujuan agar pembinaan atlet-atlet dayung nasional dapat tersalurkan dengan baik. “Dan juga agar para atlet dapat meraih prestasi, memelihara prestasi yang telah diraih di tingkat nasional,” ucapnya.

    Baca juga: Muhadjir Effendy: Kualitas Permainan Tim Sepak Bola PON XX Meningkat

    Muhadjir berharap, dengan adanya arena dayung ini, talenta-talenta atlet dayung terbaik bisa lahir di Papua. “Kemudian akan semakin banyak talenta-talenta muda cabang dayung ini bisa berlatih di tempat ini,” ujarnya. Selain itu, Muhadjir juga mengaku senang dengan hadirnya arena olahraga dayung di Provinsi Papua ini, sekaligus takjub dengan keindahan pemandangan di arena dayung di Teluk Youtefa.

    Baca juga: Muhadjir Effendy Tinjau Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Balarejo Madiun

    Fasilitas-fasilitas yang ada di arena olahraga dayung ini sudah berstandar internasional, sehingga menurutnya arena ini bisa dipromosikan untuk perhelatan internasional sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata Papua. “Itu yang penting karena sangat bagus untuk mempromosikan wilayah Papua ini. Dan juga untuk memberikan kesempatan kepada dunia bahwa kita punya fasilitas-fasilitas yang sudah standar berstandar internasional termasuk venue dayung ini,” kata Muhadjir.

    Menko PMK Muhadjir Effendy juga mengapresiasi antusiasme warga yang menyaksikan pertandingan olahraga dayung PON XX Papua. “Antusias luar biasa. Terutama untuk cabang-cabang tertentu, saya lihat untuk dayung juga banyak peminatnya, antusiasme masyarakat di sini sangat tinggi,” ungkapnya. Setelah menyaksikan pertandingan dayung, Menko PMK Muhadjir Effendy mampir ke Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura untuk membagikan 44 paket bansos dari gerakan Kemenko PMK Peduli kepada masyarakat. []

  • Jelang PON XX, Mendagri Tito Karnavian Cek Kesiapan Venue di Jayapura

    peloporberita.com/ | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meninjau sejumlah venue olahraga di Jayapura, Provinsi Papua, untuk memastikan kesiapan gelanggang olahraga jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. 

    Mendagri menjelaskan, meski dibuka secara resmi pada 2 Oktober 2021, beberapa cabang olahraga sudah mulai dikompetisikan sejak September. Untuk itu, pihaknya ingin memastikan seluruh persiapan telah dimaksimalkan.

    “Kami kira apa yang disampaikan Bapak Menko tadi 3 (tiga) hal, yang pertama mungkin adalah kesiapan, mau melihat kesiapan venue dan kemudian kesiapan organisasi manajemen pendukung kegiatan untuk kegiatan itu sendiri,” kata Mendagri Tito Karnavian di Lukas Enembe Stadium Jayapura, Jumat (10/09/2021). 

    Baca juga: Mahfud MD dan Tito Karnavian Pastikan PON XX dan Peparnas XVI Papua 2021 Siap Dilaksanakan

    Dalam kunjungannya itu, Tito mengatakan, seluruh venue yang ditinjaunya di Jayapura masih dalam proses persiapan untuk disempurnakan jelang hari H pelaksanaan PON XX Papua 2021. Ia pun meminta panitia penyelenggara bersama tim pendukung yang melakukan pendampingan, serius memastikan kesiapan per venue. “Dicek betul terutama dari panitia, cek betul secara rinci tiap-tiap venue dan kesiapan dari organisasi, baik komite yang untuk mengelola organisasi secara keseluruhan maupun yang spesifik teknis, ini perlu persiapan,” ujar Tito. 

    Ihwal keamanan, Tito juga memastikan Polda dan Kodam setempat telah memiliki kewaspadaan dan pemetaan dalam memberikan jaminan keamanan kepada seluruh kontingen yang hadir di PON Papua. “Kemudian yang kedua adalah masalah keamanan dan saya yakin sudah tau petanya di sini, dan Merauke saya kira cukup aman,” kata Tito. 

    Baca juga: Mendagri Ingatkan Pemda Perbaiki dan Perbaharui Input Data Covid-19

    Mendagri juga mengatakan, sehubungan dengan pelaksanaan PON XX Papua 2021 dilaksanakan masih dalam masa pandemi Covid-19, hal ini menjadi tantangan dan atensi tersendiri dari Presiden Joko Widodo. Untuk itu, diminta agar percepatan vaksinasi terus dilakukan. Selain akselerasi vaksinasi, pihaknya juga akan terus memastikan seluruh perhelatan cabang olahraga dilakukan dengan taat protokol kesehatan Covid-19. 

    “Bapak Presiden sudah memerintahkan kepada Menkes kemudian Kapolri, Panglima TNI untuk melakukan percepatan vaksin untuk 5 daerah: Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom karena aglomerasi, kemudian Merauke dan Mimika,” tegas Tito Karnavian. []