Tag: Inggris

  • Rolls-Royce Ekspansi Ke Bisnis Nuklir

    peloporberita.com/ – Pabrikan otomotif dan mesin asal Inggris, Rolls-Royce, berekspansi ke sektor energy nuklir, dengan membangun reaktor nuklir berbiaya rendah, guna mengurangi emisi karbon. Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (9/11/2021), Rolls-Royce menyampaikan bahwa mereka membentuk divisi Small Modular Reactor, setelah mendapat suntikan dana sebesar 405 juta poundsterling.

    Selain itu, Rolls-Royce, BNF Resources dan Exelon Generation juga akan bersama-sama menginvestasikan dana senilai 195 juta poundsterling selama tiga tahun bersama dengan hibah negara senilai 210 juta poundsterling.

    Nantinya reaktor Nuklir Roll-Royce akan jauh lebih murah untuk dibangun daripada pembangkit nuklir skala besar, mengingat, sebagian besar manufaktur dan perakitan dilakukan di pabrik, sebelum diangkut ke lokasi.

    Baca juga :

    Pemerintah Inggris yang saat ini menjadi tuan rumah KTT perubahan iklim PBB di Glasgow, berniat mencapai nol karbon bersih pada tahun 2050 dengan bantuan nuklir. Sementara berharap bahwa bisnis baru dapat menciptakan hingga 40.000 pekerjaan pada tahun 2050.

    Pembangkit listrik tenaga nuklir Inggris yang dibangun pada abad terakhir, telah ditutup atau hampir habis masa pakainya. Namun, mereka ingin mempertahankan 20% listrik yang dihasilkannya dari tenaga nuklir untuk membantu memenuhi janjinya dalam mengurangi emisi karbon hingga nol pada pertengahan abad dan mengatasi perubahan iklim.

    Rolls-Royce sendiri, sempat menderita kerugian finansial yang besar akibat pandemi virus corona memukul sektor penerbangan dan permintaan perjalanan udara. []

  • Spencer, Film Kisah Putri Diana yang Ingin Menjadi Wanita Biasa

    peloporberita.com/ – Spencer adalah sebuah film tentang kisah Putri Diana yang diperankan oleh Kristen Stewart. Film ini, juga dibintangi oleh sejumlah aktor papan atas seperti Sean Harris, Jack Farthing, dan Sally Hawkins.

    Demi perannya di film ini, Kristen Stewart bertransformasi dari penampilan biasanya yang simple dan boyish, menjelma menjadi seperti bangsawan dengan busana khas 90-an. Kristen Stewart sendiri, dianggap sangat mirip dengan mendiang Lady Diana.

    Film ini diangkat dari kisah Putri Diana, di masa-masa terakhirnya sebelum berpisah dengan Pangeran Charles. Kala itu, Putri Diana menghabiskan liburan Natal bersama keluarga kerajaan di perkebunan Sandringham di Norfolk.

    Pada liburan tersebut, ia memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Pangeran Charles di tengah isu perselingkuhan yang tersebar. Banyak yang tertarik dengan kisah dari Putri Diana ini, terlebih latar waktu yang digambarkan dan hal yang menjadi pemicu dari kejadian tersebut.

    Baca juga:

    Dengan latar era tahun 90-an, tepatnya pada 1992, di mana sang putri memutuskan untuk menceraikan Pangeran Charles dan meninggalkan tahta sebagai wanita berdarah biru. Dalam film ini, sosok Pangeran Charles akan diperankan oleh aktor Jack Farthing.

    Putri Diana, ingin mempertahankan nama Spencer yang merupakan nama aslinya. Diana, ingin melepaskan tahtanya untuk dapat kembali menjalani kehidupan yang biasa. Tepat empat tahun setelahnya, yakni pada tahun 1996 saat keduanya resmi berpisah.

    Putri Diana masih cukup muda saat itu untuk menerima problematika yang harus ia hadapi. Kemudian pada 1997, kecelakaan mobil merenggut nyawanya. Hingga kini, ia masih dikenang sebagai tokoh wanita terkenal dunia.

    Kristen Stewart Dilansir menurut laporan Harpersbazaar mengungkapkan, bahwa Spencer bercerita mengenai titik balik kehidupan Putri Diana, menunjukkan identitasnya di mana ia menyadari bahwa ia ingin menjadi wanita biasa seperti saat ia belum bertemu dengan Pangeran Charles.

    Film Spencer seperti dikutip dari Variety, akan tayang perdana dalam Kompetisi Festival FilmVenesia dan digadang-gadang akan rilis pada tahun 2022, bertepatan dengan 25 tahun kematian Putri Diana.

    Film garapan dari produser Pablo Larrain ini berdurasi 1 jam 51 menit. Penulis naskahnya, adalah Steven Knight yang juga menulis naskah film Eastern Promises dan Hummingbird. Film ini dilansir dari BBC akan dirilis pada 5 November di Inggris, Irlandia, Kanada, dan Amerika Serikat.

    IMDb memberikan rating 6.7 dari 10 pada film ini melalui 977 pengguna. Berbagai ulasan positif pun diberikan oleh para pengguna. Sementara rottentomatoes.com memberikan Spencer skor 92% dengan 60 review dari pengguna. []

  • Inggris Longgarkan Izin Masuk Wisatawan Asing

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pemerintah Inggris memutuskan untuk melonggarkan persyaratan masuk wisatawan ke negaranya, mulai tanggal 4 Oktober 2021.

    Disebutkan, Inggris bakal membebaskan para turis dari 18 negara dari kewajiban menjalani karantina, dengan syarat telah di vaksinasi covid-19.

    Negara yang dimaksud antara lain Australia, Barbados, Bahrain, Brunei, Kanada, Dominika, Israel, Jepang, Kuwait, Singapura hingga Malaysia.

    Meski demikian terdapat juga persyaratan jenis vaksin yang dibebaskan dari aturan wajib karantina, yaitu vaksin produksi AstraZeneca, Pfizer BioNTech, Moderna dan Janssen.

    Selain itu, para wisatawan dari 18 negara juga di wajibkan menjalani test covid-19 saat kedatangan. []

  • Berita Duka, Pabrik Honda Civic Type R Tutup Usia

    peloporberita.com/ | Jakarta – Setelah lebih dari 35 tahun beroperasi, Pabrik Honda Civic Type R di Swindon, Inggris tutup usia pada Kamis, 29 Juli 2021. Sebelumnya, Honda telah mengatakan pada 2019 silam bahwa penutupan pabrik tersebut akan terjadi.

    Pada 2021, selain pabrik di Inggris, Honda juga menutup fasilitas mereka di Turki dengan alasan penghentian pabrik ini merupakan bagian dari restrukturisasi global Honda yang ingin fokus pada perubahan strategi ke elektrifikasi.

    Pabrik Swindon, berdiri sejak 1985 dan pernah menjadi salah satu yang terbesar di Inggris, dengan kapasitas 150 ribu unit per tahun. Selain memproduksi Civic dan CR-V pabrik ini juga melahirkan Civic Type R.

    Civic Type R diproduksi mulai 2001 untuk model generasi kedua (EP3) yang berbasis generasi ketujuh Civic. Produksi dilanjutkan sampai generasi kelima (FK8) yang dirancang dari Civic generasi ke-10. Bahkan Civic Type R spesifikasi Jepang, juga diproduksi di ini.

    Penutupan pabrik Honda di Swindon Inggris, berarti berakhir pula produksi generasi Civic Hatchback yang saat ini dipasarkan. Business Live mencatat, ditutupnya pintu pabrik tersebut juga membuat 3.500 karyawan kehilangan pekerjaan.

    Meski demikian, ratusan karyawan masih bekerja di lokasi, sebelum akhirnya pabrik itu diserahkan ke Pannatoni, pada 2022. Sejatinya, informasi penutupan pabrik Swindon bukan kabar baru. Sebab, Honda pada Maret lalu telah mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menjual pabrik tersebut ke pengembang industrial dan logistik terbesar di Eropa, Pannatoni.

    Honda sudah menyebut bakal merilis Civic Type R pada 2022, tetapi hingga saat ini belum diketahui di mana mobil itu bakal diproduksi. Adapun Civic Type R generasi kelima sudah meluncur di Indonesia pada 2017, lalu versi facelift dijual mulai Mei 2021 dengan harga Rp1,177 miliar. []

  • Freedom Day, Lockdown Nasional Inggris Resmi Berakhir

    peloporberita.com/ | Jakarta – Pemerintah Inggris, resmi mengakhiri lockdown nasional di negara tersebut pada Senin, 19 Juli 2021 waktu setempat. Tak hanya itu, seluruh aturan yang menyertainya juga ditiadakan. Kini, di negara Ratu Elizabeth itu tidak ada lagi jaga jarak, pakai masker dan larangan berkerumun. Penduduk Inggris pun menyebutnya sebagai hari kebabasan alias Freedom Day.

    Kini, penduduk Inggris bisa beraktivitas seperti sedia kala ketika tidak ada pandemi. Restoran, klub malam dan semua tempat umum dibuka seperti biasa serta tidak ada lagi batasan dalam penerimaan pengunjung. Pencabutan lockdown ini, dilakukan saat angka penularan di Inggris masih meningkat tajam.

    ’’Ini adalah saat yang tepat tetapi kita harus melakukannya dengan hati-hati. Kita harus ingat bahwa virus ini masih ada di luar sana.’’

    Jumlah penularan hariannya saat ini mencapai lebih dari 50 ribu kasus. Salah satu penyebab lonjakan adalah Varian Delta asal India. Terkait hal ini, pakar kesehatan berpendapat bahwa langkah yang diambil pemerintah Inggris bakal berakibat fatal dan akan menyebabkan gelombang masif penularan baru. Peringatan ini, sudah disampaikan jauh hari sebelumnya, namun Perdana Menteri (PM) Boris Johnson teguh dengan keputusannya.

    ’’Ini adalah saat yang tepat tetapi kita harus melakukannya dengan hati-hati. Kita harus ingat bahwa virus ini masih ada di luar sana,’’ ucap Johnson.

    Angka penularan harian, diprediksi bisa mencapai 100 ribu kasus atau bahkan dua kali lipatnya menurut Profesor Neil Ferguson yang memantau strategi lockdown di Inggris. Dari jumlah tersebut, yang dirawat di rumah sakit bisa mencapai 2 ribu orang per hari.

    Angka ini akan membuat sistem kesehatan di Inggris kewalahan. Hal yang sama juga dilontarkan oleh Pakar Kesehatan Masyarakat di University of Bristol Gabriel Scally.

    ’’Ini adalah kekosongan moral dan kebodohan epidemiologis,’’ sebiutnya dikutip dari The Guardian Selasa, 20 Juli 2021.

    Adapun Inggris merupakan salah satu negara dengan angka vaksinasi tertinggi di dunia. Jelang pencabutan lockdown, negara ini menawarkan vaksinasi gratis untuk semua penduduk usia dewasa.  tetapi para pakar menilai vaksin saja tidak cukup. Sebab itu hanya menghindari keparahan jika tertular dan tetap akan menjadi beban bagi RS. []