Tag: ID Food

  • ID FOOD Sebar Ternak Sehat Jelang Idul Adha

    Jakarta – PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau Holding Pangan ID FOOD mengambil sejumlah langkah strategis untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang hari raya Kurban, Idul Adha.

    Direktur Utama ID FOOD Frans M. Tambunan mengatakan, sejumlah langkah strategis tersebut dilakukan melalui Anggota holding PT Berdikari member of ID FOOD yang bergerak di bidang peternakan.

    Menurut Frans, Berdikari telah bekerjasama dengan Balai Karantina Hewan (BKH) untuk mencegah penyebaran saat mobilisasi sapi. Selain itu, pihaknya juga telah meningkatkan pengawasan dan monitoring serta sosialisasi pencegahan kepada seluruh mitra ID FOOD Group, seperti Asosiasi Pedagang dan Mitra Peternak.

    “Pencegahan PMK kami lakukan sedari dini, beberapa diantaranya dengan tidak memasukan ternak dari wilayah terdampak PMK, serta menggandeng BKH untuk melakukan tindakan karantina/monitoring/isolasi pemisahan terhadap ternak yang baru dibeli atau datang ke lokasi kandang,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis Jumat, (17/06/2022).

    Saat ini, perusahaan juga membatasi kegiatan kunjungan dinas (instansi lain) ke kandang sapi dan domba, serta menerapkan prosedur biosecurity yang ketat di kawasan peternakan PT Berdikari.

    Sapi
    Ilustrasi Hewan Kurban. (Foto:Pelopor.id/ID FOOD)

    “Kami melakukan monitoring secara berkala terhadap ternak hidup. Apabila memiliki gejala terindikasi PMK, segera dilakukan prosedur isolasi, proses pengetatan terhadap biosecurity kandang ditingkatkan, baik untuk petugas perlengkapan dan termasuk pakan ternak,” ungkapnya.

    Frans juga menegaskan, tenaga kesehatan hewan selalu tersedia di fasilitas kandang Berdikari untuk melakukan diagnosa terhadap hewan yang sakit. Apabila menunjukkan gejala spesifik PMK, akan segera dilaporkan kepada Manajemen Berdikari dan Dinas Peternakan wilayah setempat.

    [irp]

    Kemudian dilakukan prosedur pemisahan peralatan penanganan ternak sakit dan ternak sehat (pakaian, sepatu boot, dan perlengkapan lainnya), serta mengupayakan vaksin terhadap ternak.

    Direktur Utama PT Berdikari Harry Warganegara menambahkan, untuk menjaga ketersediaan stok ternak jelang Idul Adha, Berdikari melakukan pendistribusian ternak sehat antar pulau, salah satunya dengan bantuan tol laut yang digagas Kementerian Perhubungan dan sinergi dengan Badan Pangan Nasional.

    Sapi
    Ilustrasi sapi potong. (Foto:Pixabay/ericojuniormorais0)

    Ia berharap, langkah tersebut dapat membantu pemerataan hewan ternak sehat yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan kurban di hari Idul Adha. Adapun saat ini Berdikari memiliki stok hewan ternak 1.464 ekor sapi yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

    [irp]

    “Untuk menjaga stok daging sapi, Berdikari melakukan pendistribusian daging sapi, baik daging segar dan beku kepada mitra. Pada Juni ini, Berdikari melakukan importasi daging sapi beku asal Brasil dimana sampai dengan Juni ini akan masuk sebanyak 4.250 ton,” tegas Harry.

    Berdikari sendiri, telah melakukan pemesanan sebanyak 9.092 ton daging beku boneless. Daging yang sebelumnya tiba telah dinyatakan aman dari PMK setelah melalui pemeriksaan terhadap virus PMK oleh Pusat Veteriner Farma Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI. []

    INAYA UMPAN PANCING

  • ID FOOD Dongkrak Penggunaan Produk Pangan Dalam Negeri Hingga 57,5 Miliar Selama 7 hari

    Jakarta – Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi ID FOOD, Adhi Cahyono Nugroho mengatakan, dalam rangka dukungan Perseroan terhadap Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), pihaknya bersinergi dengan lintas stakeholders. Salah satunya dengan Kementerian PUPR melalui kegiatan temu bisnis dalam rangka aksi afirmasi penggunaan dan pembelian produk dalam negeri selama dua periode yakni 23 – 27 Mei 2022 dan 30-31 Mei 2022.

    Dalam kurun waktu singkat pada sinergi kegiatan tersebut, ID FOOD Group berhasil mencatatkan sekitar 57,5 Miliar realisasi dan komitmen meliputi transaksi gula, ikan beku dan produk kelautan, beras, daging sapi dan ayam, minyak goreng, garam, serta non pangan seperti karung atau kemasan plastik. Selain itu, dilakukan juga penandatanganan kerja sama perdagangan diantaranya terkait distribusi garam, produk pangan dan non pangan lainnya.

    Adhi mengungkapkan, minat masyarakat untuk memilih dan mengkonsumsi produk pangan dalam negeri sangat besar, terbukti dengan tingginya potensi transaksi yang bisa dicatatkan dalam periode singkat selama 7 hari pelaksanaan kegiatan.

    “Upaya Holding BUMN Pangan ID FOOD untuk terus memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk pangan, telah menghasilkan sejumlah transaksi dan penjajakan kerja sama dengan berbagai pihak seperti swasta, BUMN, BUMD, serta lembaga dan instansi,” tuturnya berdasarkan keterangan yang diterima Jumat, (03/06/2022).

    Adhi juga menegaskan,banyak produk pangan dan non pangan ID FOOD yang telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), diantaranya Crude Palm Oil (CPO) sebagai bahan dasar minyak goreng dengan tingkat TKDN hingga 99,6%, gula, garam dan produk ID FOOD group lainnya.

    [irp]

    “Kami membuka peluang bisnis untuk bekerjasama dengan mitra-mitra strategis. Produk-produk yang diproduksi holding BUMN Pangan sangat berpotensi untuk dikolaborasikan dengan UMKM. Menggunakan produk pangan dalam negeri, sama dengan mendukung peningkatan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan yang berkontribusi pada tumbuhnya ekosistem pangan nasional,” tegasnya.

    Sementara sebagai bentuk dukungan Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Adhi juga memastikan komitmen perusahaan dalam optimalisasi anggaran untuk belanja produksi dalam negeri, khususnya bagi barang yang sudah diproduksi di dalam negeri.

    “Kami siap mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022, yang secara khusus mengatur soal percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan Produk Mikro, Usaha Kecil (UMKM),” tandasnya.[]

    [irp]

  • Badan Pangan Nasional Jaga Stabilitas Harga Gula Ditingkat Petani Maupun Konsumen

    Jakarta – Badan Pangan Nasional / NFA (National Food Agency) berupaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan, salah satunya komoditas gula.

    Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menegaskan, bahwa seluruh Pabrik Gula dapat membeli gula kristal putih produksi petani tebu rakyat sesuai harga ditingkat petani yang berlaku saat ini yakni Rp11.500 per kilogram, meningkat Rp1.000 dari tahun lalu.

    “Rp11.500 itu harga minimal, kalau nanti lelangnya Rp12.000, ya harus dibeli Rp12.000,” tutur Arief pada saat meninjau Pabrik Gula Krebet Baru yang dikelola PT PG Rajawali 1 member of ID FOOD, pada Sabtu, (28/05/2022).

    “Kenapa demikian, karena produksi itu pasti ikut kalau kesejahteraan petani baik. Dan ditingkat hilirnya, kita juga jaga harga ditingkat konsumen, yakni di harga Rp 13.500,” sambungnya.

    Menurut Arief, Pabrik – Pabrik Gula yang dikelola BUMN seperti ID FOOD, PTPN maupun private sector dapat menjaga keseimbangan selain harga ditingkat hulu di petani juga harga di hilir tingkat konsumen.

    “Pabrik Gula Krebet ini bisa dijadikan contoh untuk PG di indonesia, karena kemitraan dengan petaninya sudah terjalin lebih dari 50 tahun, ungkap Arief.

    [irp]

    “Keistimewaan PG ini terbesar, masih dimiliki BUMN 100 persen yang dikelola Holding Pangan ID FOOD dan bekerja sama dengan petani di sekitar pabrik sampai ke beberapa kabupaten lain di Jatim,” sambungnya.

    Arief juga menekankan agar harga di hulu maupun di hilir harus seimbang. Menurutnya jangan harga di hulunya saja yang dijaga agar inflasinya bagus, tapi harga di hilir tidak diperhatikan.

    “Di hulu, harga telur misalnya, harga beras dan padi, ayam, terutama produk – produk yang bisa diproduksi dalam negeri dan tidak impor. Hal ini sebagaimana yang diamanahkan Presiden Joko Widodo untuk mengoptimalkan produk pangan lokal,” sebutnya.

    Proses pembuatan gula (penggilingan batang tebu). (Foto:Pelopor.id/BUMN)
    Proses pembuatan gula (penggilingan batang tebu). (Foto:Pelopor.id/BUMN)

    Arief juga mengimbau pedagang yang terlibat dalam komoditas terutama gula, jangan maunya beli dengan harga murah terus.

    “Kalau pemerintah menyampaikan harganya Rp11.500. Harga lelang di bawah itu ya dibatalkan, supaya tingkat kesejahteraan petani juga meningkat, kemudian tebunya di pabrik gula itu sustain, masuk terus,” tegasnya.

    Sementara itu, Direktur Utama Holding Pangan ID FOOD, Frans Marganda Tambunan menambahkan, saat ini Pabrik gula yang dikelola ID FOOD Group mulai musim giling 2022.

    [irp]

    “Target produksi gula dari musim giling tahun ini sebesar 283.691 ton,” kata Frans.

    Menurutnya, target tersebut dari jumlah tebu tergiling sebanyak 3.6 juta ton tebu dengan produktivitas sebesar 76 ton/ha dan target rendemen sebesar 7,74%.

    Frans juga menyampaikan bahwa Holding Pangan ID FOOD melalui Pabrik – Pabrik Gula yang dikelolanya mendukung program Pemerintah dalam kemandirian pangan gula nasional. []

    [irp]

  • Pemerintah dan Pelaku Usaha Luncurkan Program MigorRakyat, Tujuannya?

    Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pelaku usaha minyak goreng meluncurkan Program MigorRakyat pada Selasa (17/05/2022). Program ini, bertujuan agar penjualan minyak goreng curah dengan harga Rp14.000 per liter dapat tepat sasaran untuk masyarakat berpendapatan rendah.

    “Program ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha migor untuk rakyat. Sepenuhnya dijalankan melalui proses bisnis antara distributor minyak goreng dengan para pengecer atau pelaku usaha kecil. Tidak ada subsidi minyak goreng untuk para pengusaha dan pada waktunya akan menjadi suatu terobosan bisnis model baru,” tutur Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi di Jakarta, Selasa (17/05/2022).

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kemendag, Oke Nurwan menjelaskan, Program MigorRakyat menekankan pada transaksi eceran langsung kepada penerima manfaat, yaitu kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

    Implementasi dilaksanakan oleh pelaku usaha minyak goreng menggunakan teknologi aplikasi digital untuk memastikan penjualan migor curah Rp14.000 per liter tepat sasaran. Mekanismenya, para pengecer akan melakukan penjualan kepada masyarakat sebanyak 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas KTP.

    “Daftar lokasi penjualan (titik jual) Program MigorRakyat yang menggunakan platform Gurih Indomarko dan Warung Pangan IDFood dapat diakses oleh siapa saja. Saat ini sudah ada 1.200 lokasi yang tersebar di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Sulawesi Utara. Dalam waktu dekat, jumlahnya akan menjadi 10.000 lokasi di seluruh Indonesia,” tandas Oke. []

  • Gula dan Minyak Goreng Dikirim Pertama Kali ke Indonesia Timur Lewat Tol Laut

    Jakarta – Badan Pangan Nasional bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN melalui BUMN Holding Pangan ID FOOD dan PTPN Group, mengirimkan pasokan gula dan minyak goreng curah untuk pertama kalinya menggunakan fasilitas tol laut dari Belawan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur. Langkah ini sebagai upaya ketersediaan pangan serta dalam rangka menekan biaya logistik pangan ke wilayah Indonesia Timur.

    “Distribusi minyak goreng curah dan gula dengan optimalisasi fasilitas tol laut merupakan solusi untuk ketersediaan dan stabilisasi harga pangan khususnya di wilayah tertentu seperti Indonesia Timur yang umumnya masih terdapat kendala dalam logistik pangan disebabkan biaya atau ongkos logistik tinggi dan berdampak pada kenaikan harga pada produk ataupun komoditas pangan di wilayah tertentu” tutur Kepala Badan Pangan Nasional/NFA (National Food Agency) Arief Prasetyo Adi, Kamis, (28/4/2022).

    “Port to Port, Port to Door, Door to Door, jadi alur distribusi pangan melalui tol laut ini dari Pelabuhan ke Pelabuhan, setelah itu dari pelabuhan dikirim ke gudang, kemudian didistribusikan ke distributor dan disalurkan ke pedagang pasar,” sambungnya.

    Melalui sinergi ini, lanjut Afief, kemudahan dalam menyalurkan logistik pangan dapat direalisasikan, apalagi komoditas minyak goreng dan gula saat ini menjadi perhatian pemerintah maupun masyarakat.

    Fasilitas tol laut. (Foto: Kementerian BUMN)

    Sementara tenaga Ahli Menteri Perhubungan, Andre Mulpyana mengatakan sarana tol laut ini sangat efektif untuk distribusi pangan ke seluruh wilayah Indonesia, melalui fasilitas transportasi tol laut ini Kementerian Perhubungan turut mendukung keterjangkauan pangan ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan.

    “Keberangkatan muatan minyak goreng dan gula dengan menggunakan kapal MV.Asia Pratama berangkat tanggal 28 April 2022 estimasi tiba di Kupang tanggal 10 Mei 2022,” kata Andre, saat melepas kapal di Belawan, Kamis, (28/04/2022)

    [irp]

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) / Holding Pangan ID FOOD, Frans Marganda Tambunan mengatakan pengiriman perdana melalui akses tol laut ini ID FOOD kirim pasokan gula sebanyak 800 Ton dan minyak goreng curah sebanyak 300 Ton.

    “Mekanisme pendistribusiannya, ID FOOD Group telah bekerja sama dengan distributor lokal di Kupang NTT, sehingga setelah muatan tiba di Kupang NTT, ID FOOD bersama mitra mendistribusikan ke Pedagang pasar, sebagian pendistribusian gula dan minyak goreng curah lainnya ID FOOD Group juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat maupun asosiasi pedagang pasar lokal yang akan menjual langsung ke konsumen,” tegasnya.

    Pendistribusian minyak goreng dan gula ke sejumlah wilayah di Kupang NTT ini juga turut berkolaborasi dengan BUMN sektor lainnya seperti PT Pos Indonesia untuk tracking pengiriman Container via Truk ke lokasi dispensing, dan juga PT Pelindo sebagai operator Pelabuhan. []

    [irp]

  • Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Puasa dan Lebaran, ID FOOD Mulai Mobilisasi Sapi Hidup

    Jakarta – PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD mulai melakukan mobilisasi sapi hidup untuk menambah pasokan di wilayah Jabodetabek. Upaya ini dilakukan secara bertahap dari sejumlah sentra ternak dalam rangka memenuhi kebutuhan konsumsi daging sapi jelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2022.

    Direktur Utama ID FOOD Frans M. Tambunan mengatakan, mobilisasi dan pemenuhan kebutuhan sapi hidup itu dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah stakeholder, seperti Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA).

    Kemudian dengan Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN, Dinas Peternakan Daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB, Kementerian Perdagangan, Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI), Pasar Jaya, Pemprov DKI, serta BUMD Dharma Jaya.

    ID FOOD akan memobilisasi sapi hidup dari sentra peternak ke Jabodetabek, kemudian menyalurkannya kepada Asosiasisi Pedagang Daging Sapi (APDI) dengan mekanisme komersil (B2B). Penyaluran kepada para pedagang daging sapi ini, guna menjaga keberlanjutan ekosistem bisnis dan usaha pedagang yang merupakan para pelaku UMKM.

    “Hal ini juga merupakan bentuk tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Anak Perusahaan ID FOOD, PT Berdikari dengan APDI dan Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI), tentang kerja sama dalam bidang distribusi hewan ternak, serta daging sapi dan kerbau, yang dilaksanakan pada 8 Maret 2022,” tutur Frans di Jakarta Kamis, (24/03/2022).

    Sementara berdasarkan data yang dilansir NFA, untuk menjaga ketersediaan sapi potong dan stock daging beku sampai dengan Idul Fitri tahun 2022, paling tidak diperlukan penambahan pasokan sapi hidup siap potong sekitar 5.000 ekor.

    “Hari ini melalui BUMN ID FOOD Group, yakni PT Berdikari dan BGR Logistik Indonesia mulai terealisasi mobilisasi sapi dari peternak Nganjuk, Jatim sebanyak 40 ekor sapi hidup ke kandang sapi milik PT PG Rajawali II Unit Jatitujuh, Majalengka, Jawa Barat,” sebut Kepala NFA Arief Prasetyo Adi

    Arief menjelaskan, mobilisasi sapi dilakukan bertahap dari beberapa peternak daerah, pekan berikutnya diagendakan mobilisasi sapi sebanyak 300 ekor dari Boyolali, Jawa Tengah, dan 600 ekor sapi dari peternak Sumbawa, NTB.

    Selain itu, pihaknya juga akan memanfaatkan lahan kandang sapi BUMN seperti Pupuk Kujang Cikampek (PKC), kandang sapi jatitujuh PG Rajawali II, Sidrap Sulawesi yang dikelola PT Berdikari untuk mobilisasi sapi dari sentra peternak daerah kemudian didistribusikan kepada Pedagang – Pedagang Pasar. []

  • Minyak Goreng yang Didistribusikan ID FOOD tembus 11 Juta Liter

    peloporberita.com/ – Holding BUMN Pangan, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD, kembali menyalurkan minyak goreng ke-10 titik pasar di wilayah DKI Jakarta, pada Rabu (16/3/2022).

    Sebanyak total 60 ribu liter minyak goreng curah dan kemasan disalurkan ke pedagang di pasar Kramat Jati, Enjo, Tomang Barat, Tanah Abang, Kebayoran Lama, Grogol, Pal Merah, Pasar Minggu, Pulogadung, dan Pramuka. Minyak goreng tersebut kemudian akan dijual Kembali kepada masyarakat dengan harga yang wajar.

    Plt. Direktur Utama ID FOOD Endang Suraningsih mengatakan, pihaknya sudah membantu mendistribusikan hingga tembus 11,5 juta liter, ada di 20 provinsi, terdiri atas 9,2 juta liter minyak goreng curah, 2,2 juta liter minyak goreng kemasan dan 33 ribu liter minyak goreng jerigen.

    “Untuk hari ini kami mendistribusikan lagi minyak goreng di 10 titik lokasi di Jabodetabek sebanyak 60 ribu liter kerjasama Pasar Jaya, asosiasi pedagang mendistribusikan minyak goreng memenuhi kebutuhan konsumen,” tuturnya saat meninjau pendistribusian di Pasar Kramat Jati.

    Kegiatan pendistribusian minyak goreng, akan terus dilakukan yang dikelola Anak Perusahaan Holding Pangan ID FOOD yaitu Rajawali Nusindo dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.

    Kepala Badan Pangan Nasional/NFA (National Food Agency), Arief Prasetyo Adi juga turut meninjau kegiatan pendistribusian minyak goreng yang dilaksanakan BUMN Pangan.

    “Hari ini saya meninjau kembali kegiatan penyaluran minyak goreng kepada pedagang yang dilaksanakan BUMN Holding Pangan di lokasi pasar Kramat Jati, untuk memastikan ketersediaan minyak goreng sampai ke masyarakat melalui pedagang pasar tradisional,” katanya. []

  • ID Food Bakal Distribusikan Minyak Goreng ke 110 Pasar Rakyat dari Aceh Sampai Papua

    Pelopor – Holding Pangan ID Food, akan mendistribusikan minyak goreng melalui 110 Pasar Rakyat di seluruh Indonesia. Direktur Utama ID Food Arief Prasetyo Adi menjelaskan, pendistribusian minyak goreng dilakukan melalui skema B2B (Business to Business) ke Produsen dan Pelaku Usaha Lokal di sejumlah titik lokasi di sejumlah wilayah Indonesia.

    Sebanyak 110 Pasar rakyat tersebut akan dialokasikan ke DKI Jakarta dan sekitarnya, Pulau Jawa, Provinsi Aceh, Sumatera, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua.

    “Pendistribusian ke 110 Pasar rakyat ke seluruh wilayah Indonesia dilakukan bertahap, realisasi tahap ketiga di wilayah Bandung, Bogor, Tangerang, Cengkareng, Cikarang dan sejumlah Pasar di wilayah Jakarta dengan total 129 Ton minyak goreng, telah dilaksanakan pada 15 – 16 Februari 2022,” tutur Arief berdasarkan keterangan tertulis Kamis, (17/2/2022).

    Ia juga menyampaikan, bahwa program ini pun akan melibatkan Asosiasi Pedagang Pasar Jaya, Pasar Tradisional, Pasar Jaya, Koperasi, BUMDes dan Pemerintah Daerah.

    ID Food Bakal Distribusikan Minyak Goreng ke 110 Pasar Rakyat dari Aceh Sampai Papua
    ID Food Bakal Distribusikan Minyak Goreng ke 110 Pasar Rakyat dari Aceh Sampai Papua. (Foto:pelopor.id/humas BUMN)

    Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, dalam pelaksanaannya Holding Pangan dapat bersinergi meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Daerah maupun Pelaku Usaha Lokal untuk mempermudah rantai distribusi pasok minyak goreng di sejumlah wilayah Indonesia.

    Laman: 1 2

  • ID Food Kembali Distribusikan 57,5 Ton Minyak Goreng ke Pedagang Pasar

    peloporberita.com/ – Holding Pangan ID FOOD kembali mendistribusikan minyak goreng kepada Pedagang pasar tradisional, setelah mendistribusikan 12 Ton pekan lalu. Kali ini, yang digelontorkan sekitar 57,5 Ton ke beberapa titik lokasi Pasar di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

    Diantaranya Pasar Baleendah 12 Ton, Pasar Sunter 12,5 ton, Pasar Koja 12,5 ton, Pasar Cibubur 7,5 Ton, Pasar Kelapa Gading 3,7 Ton dan Pasar Rawamangun 3,7 Ton,
    dan Pasar PIK 5,6 Ton.

    “Pekan ini kami sudah lakukan pemetaan titik – titik lokasi pendistribusian minyak goreng kepada Pedagang Pasar di kota lainnya,” tutur Direktur Utama ID Food, Arief Prasetyo Adi berdasarkan keterangan tertulis Kamis, (10/2/2022).

    Menurut Arief, tidak dapat dipungkiri di lapangan masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga yang wajar. Oleh sebab itu, Holding Pangan ID Food akan terus berkoordinasi dengan para podusen dan Kementerian Perdagangan untuk membantu percepatan distribusi minyak goreng curah kepada para Pedagang Pasar di beberapa titik kota lainnya.

    “Distribusi minyak goreng akan dilakukan reguler sepanjang waktu. Tentu, melibatkan berbagai pihak untuk rantai pasokan minyak termasuk Pemerintah Daerah, Swasta, Asosiasi dan Anggota sektor Perdagangan seperti Rajawali Nusindo dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia,” tegasnya.

    Hal ini, sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang mengajak untuk bergotong royong membangun ekosistem Indonesia.

    “Ekosistem Indonesia itu terdiri dari Pemerintah pusat, Pemerintah daerah semua kalangan baik Lembaga Kementerian, swasta, UMKM, Petani termasuk BUMN sektor lainnya,” tegas Menteri Erick

    Mengenai isu minyak goreng, Erick berharap gotong royong dan kolaborasi bersama antara BUMN, Pemerintah Daerah, Pusat, maupun swasta.

    Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan menanggapi, pendistribusian minyak goreng yang dilakukan Holding BUMN Pangan diamanahkan oleh Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi.

    Dimana, Holding pangan dapat bersinergi dengan Kementerian Perdagangan dalam hal ketersediaan barang, keterjangkauan barang dan memperkuat rantai distribusi pangan guna tantangan di masa depan.

    “Salah satu wujud kolaborasi dalam ketersediaan barang adalah pendistribusian minyak goreng yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini,” tandas Oke, Kamis, (10/2/2022).

    Keberadaan dan ketersediaan minyak goreng, lanjut Oke, sangat penting guna pemenuhan kebutuhan masyarakat, sehingga distribusi minyak goreng yang dilakukan Holding Pangan ID Food dapat dilakukan secara berkelanjutan dan senantiasa bersinergi dengan Pemerintah dalam menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat, khususnya minyak goreng dengan harga yang ditetapkan Pemerintah. []

  • Erick Thohir: Peluncuran Holding Pangan ID Food, Bukan Hanya Ganti Logo

    peloporberita.com/ – Holding BUMN pangan resmi diluncurkan dengan nama ID Food. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, tujuan dibentuknya holding ini adalah untuk menciptakan transformasi ekosistem pangan yang kuat dan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Selain itu, holding ini harus dirasakan dampak positifnya oleh petani, peternak, dan nelayan.

    “Peluncuran holding pangan dengan merek ID Food bukan hanya ganti logo, tetapi harus dipastikan ekosistem BUMN yang ada di dalamnya terus diperbaiki, terutama yang berkaitan dengan supply chain (rantai pasok),” tutur Erick dalam sambutan di acara peresmian ID Food pada Rabu, (12/1/2022).

    Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) ditunjuk sebagai induk holding BUMN pangan, dengan lima anggota, yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) (PPI), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Perikanan Indonesia (Persero) (Perindo), PT Berdikari (Persero), dan PT Garam (Persero).

    Menteri BUMN menegaskan, selama ini rantai pasok pangan penuh dengan ketidakpastian. Dengan hadirnya ID Food, masalah ini diharapkan bisa diatasi. ID Food, juga harus berkoordinasi dengan BUMN lain, seperti Perum Perhutani, PT Perkebunan Nusantara III, dan Himpunan Bank Bank Milik Negara (Himbara).

    Ke depan lanjut Erick, ID Food bisa memberikan pendampingan kepada petani, peternak, dan nelayan serta mencarikan solusi yang tepat bagi mereka, jika menemukan kendala. Dia juga berharap ID Food dapat lebih maksimal dalam membantu program Makmur yang diinisiasi PT Pupuk Indonesia (Persero) dan terbukti sukses.

    Program ini yang awalnya ditargetkan mencapai 50 ribu hektare (ha) sawah kini telah melebihi target dengan luasan 85 ribu ha sawah dan menaungi 79 ribu petani. Erick mengatakan, program Makmur menjadi bukti penguatan ekosistem akan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani. Erick tak menutup kemungkinan memperluas program Makmur untuk para peternak dan nelayan ke depan.

    Selain Menteri BUMN, turut hadir dalam acara peresmian holding BUMN pangan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Direktur Utama RNI Arief Prasetyo. []