Tag: Ibrahim Assuaibi

  • Bitcoin dan Ethereum Menguat Seiring Para Spekulan Menunggu Data Inflasi AS

    peloporberita.com/ | Mata uang kripto berkapitalisasi pasar utama, seperti Bitcoin dan Ethereum, mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa (08/02/2022).

    Dalam keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, hal itu salah satunya didorong oleh likuidasi beberapa posisi short yang telah terakumulasi dalam tren turun tiga bulan terakhir di mata uang virtual. Selain itu, para spekulan juga menunggu data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis akhir pekan ini.

    Pulihnya nilai mata uang kripto terjadi di tengah anjloknya harga saham induk Facebook, yaitu Meta Platform, yang masih terjadi hingga penutupan perdagangan Senin waktu AS.

    Berdasarkan laporan manajer aset digital CoinShares, pasar crypto telah memasuki mode pemulihan dalam beberapa sesi terakhir, memposting arus masuk institusional sebesar USD 85 juta minggu lalu, menandai minggu ketiga arus masuk sebesar USD 133 juta.

    Sementara itu, menurut perusahaan penyedia data Blockchain, Glassnode, grafik Bitcoin menunjukkan adanya posisi short ketika harganya mengalami tekanan pada pekan lalu, cenderung ke arah likuidasi sisi pendek.

    Dalam perdagangan sore ini pukul 15.00 WIB, Bitcoin menguat 4,32 persen di level USD 44.589.60, dengan volume transaksi sebesar USD 31,52 miliar. Sedangkan untuk perdagangan besok, Bitcoin diprediksi dibuka fluktuatif, namun menguat di kisaran USD 44.500.50 – USD 46.900.50. []

  • Bitcoin dan Ethereum Kembali Cerah Akibat Reli di Pasar Ekuitas

    peloporberita.com/ | Kripto berkapitalisasi pasar utama seperti Bitcoin dan Ethereum terpantau cerah dalam perdagangan hari ini, Rabu (02/02/2022), meski pekan sebelumnya sempat melemah.

    Direktur PT. TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, hal itu dipicu oleh pejabat Federal Reserve yang mengecilkan kemungkinan kenaikan suku bunga setengah poin pada bulan Maret. Selain itu juga adanya reli di pasar ekuitas global yang menodai beberapa daya tarik safe haven.

    “Semua ini berarti Fed bukan satu-satunya bank sentral hawkish di kota, menahan dolar. Memang, pejabat Fed telah menolak pembicaraan pasar bahwa mereka mungkin akan menaikkan sebesar 50 basis poin pada bulan Maret,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/.

    Selain itu, Chief Executive Officer (CEO) Litedex Protocol Andrew Suhalim mengatakan, pulihnya kembali pasar kripto didorong oleh investor kripto yang kembali masuk di aset tersebut, di mana mereka masuk atau membeli di harga rendah (buy on dip).

    “Pasar pun memprediksi bahwa bulan Februari merupakan bulan yang positif bagi pasar kripto. Pasalnya secara historis, sebagian besar kripto termasuk Bitcoin menghasilkan return yang positif di Februari,” ujar Andrew.

    Sejumlah analis memperkirakan, hambatan regulasi akan memudar dalam jangka pendek dan dapat meningkatkan sentimen investor. Hal ini terukur pada Fear & Greed Index yang mulai naik dari posisi terendah, yang berarti sentimen bearish sudah mulai memudar.

    Melansir data CoinMarketCap pada pukul 09:25 WIB, Bitcoin menguat 0,52% ke level harga USD 38.458,77/koin atau setara dengan Rp 551.114.174/koin (asumsi kurs Rp 14.330/USD). Sedangkan Ethereum melesat 2,64% ke level USD 2.757,34/koin atau Rp 39.512.682/koin. []