Tag: HK Endurance Challenge

  • Rinjani Geopark Sport Tourism Festival Digelar 24 Oktober-7 November 2021

    peloporberita.com/ | Setelah HK Endurance Challenge sukses terlaksana, giliran Rinjani Geopark Sport Tourism (RGST) Festival ’21 memberi bukti pariwisata Lombok-Sumbawa bisa hidup berdampingan dengan Covid-19.

    “Rinjani Geopark sport tourism festival 2021 ini bisa menjadi upaya pemulihan kepariwisataan di NTB setelah pekan lalu HK Enduranve Challenge sukses di gelar,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) Yusron Hadi, dalam pembukaan RGST Festival di Sembalun, Lombok Timur, Minggu (24/10/2021).

    “Kolaborasi event HK Endurance Challenge, Rinjani Geopark Sport Tourism Festival dan WSBK nanti, bisa menjadi bukti NTB berhasil berdamai dengan pandemi. Dan kolaborasi event-event ini bisa terselenggara dengan baik dan lancar,” kata Yusron penuh harap.

    Adapun, agenda side event jelang World Superbike (WSBK) yang merupakan acara di luar WSBK dan MotoGP, akan berakhir pada 7 November mendatang. Yusron pun optimis, acara-acara ini berdampak positif bagi sektor kepariwisataan NTB. Menurut Yusron, Dispar NTB akan mendorong setiap kabupaten menyiapkan satu event unggulan atau event kolaborasi dengan kabupaten lain pada tahun depan.

    Baca juga: Pre-Order Tiket Prioritas WSBK Mandalika Dibuka Mulai Harga Rp 600.000-Rp 19,5 Juta

    RGST Festival sendiri disebut-sebut sebagai sport tourism pertama di pulau Lombok. Acara yang berlangsung di Pusat Informasi Geopark Rinjani-Sembalun ini, diinisiasi Rinjani Lombok UNESCO Global Geopark (RL-UGGp).

    RGST Festival menggelar tiga acara utama dengan enam acara tambahan yang dibatasi maksimal 20 team dari dalam dan luar NTB. Peserta yang sudah mendaftar adalah 300 orang untuk kelas atlet dan adventure yang berasal dari dalam dan luar negeri.

    Direktur Event dan GM Geopark Rinjani Mohammad Farid Zaini mengatakan, tiga kegiatan utama terdiri dari,

    • Rinjani Geopark Sembalun 7 Summits (25-28 Oktober 2021)
    • Sembalun Paragliding (30-31 Oktober 2021)
    • Rinjani Geopark International Enduro (5-7 November 2021).

    Sedangkan kegiatan tambahan adalah,

    • Rinjani Art Camp (6-7 November 2021)
    • Bazar UMKM (24-28 Oktober dan 4-7 November 2021)
    • Eksibisi Panahan (24-28 Oktober dan 4-7 November 2021)
    • Eksebisi permainan tradisional Egrang dan Begasingan (24-28 Oktober dan 4-7 November 2021)
    • Eksebisi Mini Catur (5-7 November 2021). []

    Baca juga: Sambut WSBK, Mandalika Grand Prix Association Luncurkan Logo Baru

  • Sepekan Pasca HK Endurance Challenge digelar, NTB Tak Alami Lonjakan Kasus Covid-19

    peloporberita.com/ – Sepekan pasca HK Endurance Challenge digelar, kasus covid-19 di Lombok-Sumbawa sangat terkendali. Event HK Endurance Challenge yang melibatkan 100 peserta dari 18 negara pada 15-17 Oktober lalu sukses digelar. Meski sebelumnya, tidak sedikit warga mengkhawatirkan, pasca HKEC ’21 bakal memicu lonjakan kasus covid-19 di NTB.

    “Sampai hari ini, kasus covid-19 di Lombok dan Sumbawa sangat terkendali. Secara statistik, kurva penyeberan dan keterjangkitan virus di NTB melandai. Bahkan terjadi penurunan secara drastis,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Sekretariat Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi, Sabtu 23 Oktober 2021.

    “Kami yakin semua akan berjalan baik dan lancar. Dari kedatangan sampai di arena nanti, penonton maupun wisatawan dan peserta, semua harus disiplin protokol kesehatan. Kami pastikan itu.”

    Gita  menjelaskan, data Satgas Penanggulangan Covid-19 NTB, menunjukkan angka penularan harian covid-19 NTB tiga pekan terakhir rata-rata kurang dari 10 orang. Tingkat kesembuhan bahkan mencapai 300 persen dari angka penularan harian. Kasus aktif pasien covid-19 NTB, kini hanya tersisa 193 orang saja.

    Data di atas menunjukkan betapa pemerintah daerah NTB, sangat serius berbenah. Terlebih jelang perhelatan event World Superbike (WSBK) dan motoGP. Syarat digelarnya sport event internastional seperti permintaan Dorna Sport adalah tingkat vaksinasi warga mencapai 60 persen.

    Hingga kini, capaian tingkat vaksin di lokasi sirkuit (baca; Lombok Tengah) tembus angka 75 persen. Secara nasional, kurva penyebaran virus mematikan ini juga melandai.

    Pemerintah daerah, bekerjasama dengan PT Hutama Karya (Persero), sempat melakukan ujicoba melalui gelaran HKEC Lombok Seris 15-17 Oktober lalu. Hampir sepekan pasca HKEC digelar, NTB tidak mengalami lonjakan kasus covid-19. Data resmi harian Satgas covid-19 NTB, per tanggal 22 Oktober pasien positif 4 dan sembuh 15 orang.

    Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB, Yusron Hadi juga meyakinkan semua pihak bahwa ujicoba kedua akan dilakukan dalam waktu dekat ini melalui event WSBK. Event ini, melibatkan lebih banyak orang dibanding HKEC.

    “Namun, kami yakin semua akan berjalan baik dan lancar. Dari kedatangan sampai di arena nanti, penonton maupun wisatawan dan peserta, semua harus disiplin protokol kesehatan. Kami pastikan itu,” tandas Kadispar NTB. []

  • Bukan Juara HK Endurance Challenge Meski Finish Pertama, Begini Alasannya

    peloporberita.com/ – Event HK Endurance Challenge Lombok Series, tergolong unik lantaran atlet yang masuk garis finish pertama, ternyata bukan juaranya. Pemenangnya adalah atlet yang finish di urutan kedua.

    “Kurang pas kalau disebut sebagai sang juara di ajang HK Endurance Challenge. Kapasitas saya dalam event ini adalah sebagai elite’s dan saya adalah pelatih.”

    Alasannya, Atlet Andy Wibowo meskipun menyentuh garis finish pertama kali, ia sadar bukanlah juara HK Endurance Challenge 2021 ini. Andy mengaku, kurang pas disebut sebagai juara.

    “Menang tapi bukan juara. Karena kurang pas kalau disebut sebagai sang juara di ajang HK Endurance Challenge. Kapasitas saya dalam event ini adalah sebagai elite’s dan saya adalah pelatih. Saya tidak pantas juara ini. Jadi, kategori male (pria) juaranya adalah Yan Bahtiar,” tutur Andy secara gentleman menerangkan keputusannya.

    HK Endurance Challenge
    Bukan Juara HK Endurance Challenge Meski Finish Pertama. (Foto: peloporberita.com/Dispar NTB)

    Andy Wibowo, dalam Event HK Endurance Challenge 2021 Lombok Series ini, menjadi orang pertama menyentuh garis finish. Disusul atlet asal NTB, Yan Bahtiar, kemudian Imanuel warga negara Prancis. Pagelaran olahraga akbar berskala internasional ini dilaksanakan Minggu (17/10/20212) diikuti 100 peserta mulai dari atlet hingga elites dari 18 negara termasuk Indonesia.

    Meski berhasil menyentuh garis finish pertama, Andi Wibowo bukan juaranya. Sebab, Andy termasuk pelatih triathlon atau jajaran elites atlet triatlon.

    "Mengikuti HK Endurance Challenge ini adalah kebahagiaan luar biasa. Hampir dua tahun saya tidak mengikuti lomba. Rasa kangen mengikuti lomba kali ini sudah terbayar. Saya harap, event ini bisa menjadi event tahunan. Dan bisa diikuti peserta lebih banyak lagi," tegas Andy.

    HK Endurance Challenge

    Sementara Yan Bachtiar, akhirnya berhasil dinobatkan sebagai juara HK Endurance Challenge 2021 kategori pria dengan jarak tempuh 123 kilometer dengan waktu tempuh 5 jam 30 menit. Sedangkan juara kategori wanita diraih Emma Jean Payne asal UK dengan catatan waktu 6 jam 36 menit. Total hadiahnya sebesar 120 juta rupiah.

    Penyerahan hadiah kategori pria diserahkan Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra dan kategori wanita diserahkan Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan.

    “Kegiatan hari ini menjadi display dari The Mandalika sebagai destinasi pilihan untuk penyelenggaraan sport tourism di Indonesia. Dengan tersedianya Jalan Kawasan Khusus/Mandalika International Street Circuit, infrastruktur dasar dan penunjang, serta spot alam seperti pantai-pantai dan perbukitan, kami optimistis kawasan The Mandalika siap menjadi tuan rumah berbagai event sport maupun wisata budaya," ungkap Novias Nurendra.

    Novias juga menjelaskan, bahwa kegiatan yang sudah ditetapkan sebagai pre-event MotoGP ini dikemas dengan konsep eksibisi lomba olahraga ketahanan fisik yang terdiri dari renang antar pulau, bersepeda, dan lari.

    “Ini dilakukan secara berkesinambungan. Selain sebagai ajang olahraga dan menjalin koneksi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendongkrak kembali pemulihan pariwisata dan perekonomian di Lombok,” sebutnya.

    Lebih dari itu, dalam HK Endurance Challenge 2021 ini, pihaknya juga memberikan bantuan untuk pembangunan sarana pendidikan di Lombok melalui program charity bagi institusi pendidikan di sekitar rute kegiatan. []

  • Andy Wibowo Finish Pertama HK Endurance Challenge 2021

    peloporberita.com/ – Atlet nasional, Andy Wibowo finish pertama dalam Ajang HK Endurance Challenge 2021 setelah ia menyelesaikan tiga etape triathlon dalam waktu kurang dari lima jam.

    Andy Wibowo, menjadi yang tercepat pada tiga cabang olahraga sekaligus, mulai dari renang 2 Kilometer dari Gili Air ke Pantai Sire, bersepeda dari Pantai Sire ke Novotel Hotel Lombok sejauh 100 Kilometer, dan lari 21 kilometer di sepanjang Kuta Mandalika Lombok.

    “Lombok sangat menakjubkan dan saya berharap ajang HK Endurance Challenge ini bisa menjadi ajang tahunan” tuturnya Minggu, 17 Oktober 2021.

    Ditemui di garis finish, Andy menyampaikan perasaannya mengikuti ajang ini. Menurutnya medan yang ditempuh selama HK Endurance Challenge ini cukup menantang ditambah dengan cuaca Lombok yang cukup panas. Tapi semua terbayarkan dengan pemandangan yang disuguhkan selama perjalanan.

    HK Endurance Challenge 2021
    HK Endurance Challenge 2021. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

    “Lombok sangat menakjubkan dan saya berharap ajang HK Endurance Challenge ini bisa menjadi ajang tahunan” tuturnya Minggu, 17 Oktober 2021.

    Sedangkan pada peringkat kedua dan ketiga ditempati oleh Yan Bahtiar dan Immanuel Galboardin berasal dari Bima, NTB dan Prancis.

    Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Yusron Hadi turut serta menyambut peserta HK Endurance Challenge di garis finish. Ia optimis, event ini mampu mempercepat pemulihan ekonomi daerah dan memicu peningkatan jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Lombok.

    “Event seperti ini sudah bisa kita laksanakan dengan sukses. Terlihat dari peserta, panitia dan seluruh pengunjung yang hadir telah mematuhi protokol kesehatan dengan baik, ini menunjukkan bahwa NTB siap untuk dikunjungi oleh wisatawan, baik itu domestik maupun mancanegara,” tegas H. Yusron Hadi.[]

  • 100 Atlet HK Endurance Challenge 2021 Ikut Gala Dinner

    peloporberita.com/ – HK Endurance Challenge 2021 akan diselenggarakan 17 Oktober besok dan memperlombakan tiga cabang olahraga, mulai dari renang 2 Kilometer dari Gili Air ke Pantai Sire, bersepeda dari Pantai Sire ke Novotel Hotel Lombok sejauh 100 Kilometer, dan lari 21 kilometer dari Novotel Hotel Lombok ke Mandalika.

    Sebelum ajang tersebut, para atlet kelas dunia tersebut terlebih dulu mengikuti acara gala dinner pada Jumat, 15 Oktober 2021 yang dihadiri oleh Gubernur NTB dan beberapa dinas terkait, seperti Bupati Lombok Utara, Dinas Pariwisata NTB, Dinas PU, Kapolda NTB, Dinas PUPR, dan beberapa dinas terkait lainnya.

    “Semua yang sudah stay di Indonesia dan mewakili lima Benua Eropa.”

    Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh atlet dan berharap para atlet dapat mengikuti lomba hingga akhir sembari menikmati pemandangan yang disuguhkan selama perlombaan berlangsung.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional 1 HK Endurance Challenge, Novias Nurendra melaporkan bahwa jumlah peserta yang akan mengikuti HK Endurance Chalenge mencapai sekitar 100 orang dari 18 negara.

    “Semua yang sudah stay di Indonesia dan mewakili lima Benua Eropa,” tuturnya.

    Acara gala dinner ini, dirangkai juga dengan pemberian bantuan kepada 25 sekolah dasar yang di lalui peserta lomba masing-masing sebesar Rp25 juta. Selain itu, dalam acara gala dinner tersebut, juga dilakukan upacara adat Sembeq oleh Sesepuh Adat Lombok Utara Datu Artadi diserta tokoh adat lainnya kepada 10 orang perwakilan peserta.

    Adapun untuk pemenang putra dan putri, masing-masing juara 1 mendapat hadiah Rp25 juta kemudian juara 2 mendapat Rp20 juta dan juara 3 mendapat 15 juta.[]

  • HK Endurance Challenge Lombok Series Resmi Dimulai Hari Ini, Didukung Penuh oleh Gubernur NTB

    peloporberita.com/ | HK Endurance Challenge Lombok Series mendapat dukungan penuh dari Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, atau akrab disapa Bang Zul. Ia menyampaikan hal itu dalam kunjungan Direktur Operasi I Hutama Karya sekaligus Pembina HK Endurance Challenge Lombok Series Novias Nurendra.

    “Yakinkan wisatawan kondisi Lombok-Sumbawa jauh lebih kondusif seiring level Covid-19 di NTB melandai. Jaga NTB agar tetap sehat dan terbebas dari ancaman pandemi Covid-19. Caranya displin protokol kesehatan dan sukseskan event HK Endurance Challenge ini,” kata Bang Zul di Mataram, Kamis (14/10/2021).

    Baca juga: Kadispar NTB Pastikan Hutama Karya Endurance Challenge berlangsung 15-17 Oktober

    Novias menemui Bang Zul untuk mengupdate informasi persiapan event. Rangkaian event HKEC Lombok Series dimulai hari ini (15/10/2021) dan puncak acara berlangsung pada Minggu (17/10/2021). Garis start dimulai dari Gili Air, sekitar 100 peserta dari dalam dan luar negeri akan berenang melintasi laut Gili-Pantai Sire sejauh 3 kilometer.

    Kemudian, mengayuh sepeda sepanjang 100 kilometer menuju kawasan Mandalika. Sebelum garis finish, peserta akan berlari menempuh jarak 20 kilometer. Dengan begitu, total rute yang harus ditempuh mencapai 123 kilometer. Event ini pun dikenal dengan sebutan HKEC 123K.

    Bang Zul mengatakan, acara yang diinisiasi PT Hutama Karya (Persero) ini akan digelar rutin setiap tahun. Nantinya, kegiatan yang diikuti 18 negara 5 benua Eropa ini akan diabadikan pada sebuah tugu, monumen yang menyematkan nama dan asal negara peserta. Jika terealisasi, ini bisa menjadi destinasi baru Lombok-Sumbawa.

    Baca juga: Kadispar NTB Buka Ajang Mister Tourism 2021 yang Diikuti 27 Peserta

     

    Dalam event ini, Pemerintah Daerah NTB juga berencana menampilkan produk motor listrik karya putra daerah agar dapat dikenal peserta HK Endurance Challenge dari mancanegara.

    Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTB Ridwan Syah, Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi, serta Ketua Panitia HK Endurance Challenge Octovianus.

    “Momentum ini menjadi pertanda kebangkitan ekonomi dan pariwisata Lombok-Sumbawa. HK Endurance Challenge Lombok Series di The Mandalika ini menjadi uji coba event sport tourism atas penggunaan Jalan Kawasan Khusus (JKK) atau lebih dikenal dengan Pertamina Mandalika International Street Circuit. JKK tidak saja diperuntukan sebagai tempat penyelenggaraan event balap motor internasional sekelas MotoGP dan World Superbike (WSBK), namun juga menunjang event-event sport tourism dan pariwisata lainnya,” tegas Ridwan Syah. []

  • Diikuti Peserta 18 Negara, HK Endurance Challenge Ajang Uji Coba WSBK-MotoGP

    peloporberita.com/ – HK Endurance Challenge (HKEC) siap digelar. Seluruh persiapan teknis dan non teknis tuntas. Perhelatan HKEC 15-17 Oktober nanti, sekaligus menjadi ajang ujicoba event berskala internasional lainnya yang sudah di depan mata, seperti World Superbike (WSBK) 19-21 November dan puncak sport event internasional di sirkuit Mandalika, MotoGP 20 Maret 2022.

    HKEC dijadikan sebagai ajang ujicoba rentetan sport event internasional yang akan digelar di Lombok-NTB. Ujicoba ini terkait kesiapan pemerintah daerah NTB sebagai tuan rumah, kesiapan sumber daya manusia, akomodasi dan kesiapan infratsruktur yang selama ini menjadi fokus pembangunan di NTB.

    “Menariknya, kami (Pemerintah Daerah NTB) sudah mencapai kata sepakat dengan HK, event ini akan ditetapkan sebagai event tahunan. HK juga mendukung penuh event MotoGP.”

    Sirkuit Mandalika misalnya. Pembangunan by pass BIZAM-Mandalika dan infrastruktur lain penunjang event-event berskala nasional dan internasional.

    “Keseluruhan event yang siap digelar dalam waktu dekat ini, muaranya adalah pemulihan pariwisata dan ekonomi NTB,” tutur Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, dalam jumpa pers bersama PT Hutama Karya (Persero) di Mataram,13 Oktober 2021 optimis.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang NTB, Ridwan Syah, melihat HKEC ini sebagai sebuah strategi untuk memastikan dunia pariwisata NTB bangkit. Ridwan Syah juga menyebut HKEC sebagai pemanasan menuju event MotoGP.

    Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC
    Sepakat, PT HK, dan perwakilan pemerintah daerah NTB pendukung HKEC. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

    “Menariknya, kami (pemerintah daerah NTB) sudah mencapai kata sepakat dengan HK, event ini akan ditetapkan sebagai event tahunan. HK juga mendukung penuh event MotoGP,” ungkap Ridwan Syah memberi semangat.

    Ridwan Syah, juga memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur pendukung event siap 100 persen. Seluruh rangkaian acara, transportasi, prasarana, management, rekayasa lalu lintas, dan kesehatan sudah siap.

    “Akan ada pelibatan UMKM. Keterlibatan UMKM ini untuk menguatkan posisi UMKM sebagai pendongkrak ekonomi masyarakat NTB. Dan saya pastikan tanggal 17 itu, by pass selesai dan acara ini untuk ujicoba walaupun belum diresmikan. Tidak ada lagi masalah, jalan itu bisa dilalui. Sekali lagi, ini momentum bahwa kita siap gelar WSBK,” tegas Ridwan Syah panjang lebar.

    EVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya (Persero) Tjahyo Purnomo, meyakinkan semua pihak kegiatan ini akan terus berlanjut. Event HKEC ini diikuti peserta asing dari 18 negara internasional, mewakili 5 benua Eropa. Mereka (peserta asing, red) saat ini berada di Indonesia.

    “Seyogyanya acara ini akan digelar Agustus. Namun karena terkendala pandemi jadualnya mundur. Acara ini diikuti atlet-atlet berpengalaman. Rutenya sejauh 123 kilometer. Dari gili air ke pantai sire, bersepeda hingga kawasan ITDC dan berlari sepanjang 20 kilometer. Ini bukan kaleng-kaleng,” tandas Tjahyo.

    “Event ini, diikuti 100 peserta. Ini bukan kaleng-kaleng karena sekelas Asia, Bahkan dunia. Banyak kegiatan lain yang kami gelar dalam upaya memulihkan pariwisata Indonesia. Acara ini sudah dipersiapkan dengan baik sesuai dengan yang kita rencanakan,” sambungnya.[]

  • HK Endurance Challenge Bakal Diramaikan 100 Atlet Triathlon

    peloporberita.com/ –  Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi menegaskan bahwa Hutama Karya Endurance Challenge siap digelar 15-17 Oktober 2021. Selain itu, ia juga memastikan event yang memadukan tiga cabang olahraga ini bakal dihadiri sekitar 100 atlet triathlon.

    Kadispar menjelaskan, sebelum berlaga, seluruh peserta akan dijamu makan malam di Hotel Tugu, malam 15 Oktober, dilanjutkan technical meeting. HK Endurance Challenge mengambil posisi start di Gili Air dan seluruh peserta akan berenang sepanjang 2 kilometer menuju pantai Sire.

    “Tiba di kawasan Mandalika, seluruh peserta akan berlari sejauh 20 kilometer mengitari kawasan Mandalika dan sirkuit Mandalika.”

    Kemudian dari pantai sire, seluruh atlet akan bersepeda sejauh 100 kilometer menuju kawasan Mandalika. Mereka akan melalui jalur kawasan wisata Senggigi menuju Kota Mataram, lalu menyisir jalan nasional by pass Bandara Internasional Lombok (BIL) ke arah kawasan Mandalika.

    "Tiba di kawasan Mandalika, seluruh peserta akan berlari sejauh 20 kilometer mengitari kawasan Mandalika dan sirkuit Mandalika," tutur Yusron berdasarkan keterangan tertulis yang diterima peloporberita.com/, Minggu, 11 Oktober 2021.

    Yusron juga menyampaikan, pihaknya ingin sport event ini berlangsung menarik dan heroik. Melihat rute yang harus ditempuh, banyak destinasi wisata yang akan dilalui peserta. Apa yang mereka liat di sepanjang rute nanti, bisa memberi kesan menarik. Terlebih di etape renang Gili-Pantai Sire, peserta akan disemangati dengan gendang beleq dari atas perahu.

    "Kami harap ini bisa menjadi motivasi dan semangat berkompetisi meraih kemenangan. Memang ini tidak biasa, memberi semangat di atas laut saat peserta berenang. Itulah uniknya. Dan memang kami ingin membuatnya menarik sedemikian rupa agar lebih berkesan," ungkap Yusron.

    Tidak kurang dari 100 atlet triathlon, siap berpartisipasi di laga HK Endurance Challenge Lombok 2021. Event ini sekaligus membuktikan Lombok-Sumbawa siap membuka destinasi wisatanya bagi wisatawan asing.

    “Yang menjadi tugas kami kemudian, bagaimana menjaga kawasan kami makin aman dari covid-19. Tentu disiplin prokes menjadi perhatian kami. Kami akan menempuj beberapa protokol kesehatan agar NTB tetap kondusif dan bisa berdamai dengan pandemi covid-19,” tegas Yusron.

    Peserta asing, akan berada di Lombok 5 hari sebelum event digelar. Sebelum berlaga, peserta harus menjalani karantina 5 hari sesuai keputusan pemerintah. Langkah ini ditempuh pemerintah untuk mencegah munculnya gelombang ke-tiga covid-19 di tanah air.

    Finish tercepat diperkirakan sekitar pukul 11.30 wita. Seluruh peserta akan dijamu dalam gala dinner dan closing event. Peserta akan dihibur dengan pentas seni dan pameran ekonomi kreatif. []

  • HK Endurance Challenge 2021: Dua Rekor MURI Disiapkan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Dinas Pariwisata NTB pada Rabu, 29 September 2021 melakukan kegiatan temu koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan HKEC: Lombok Series 2021 di Ruang Rapat Dinas Provinsi NTB.

    Kegiatan ini, untuk mematangkan persiapan dari sisi kepariwisataan seiring akan berlangsungnya Hutama Karya Endurance Challenge (HKEC): Lombok Series yang akan dihelat kurang dari 3 minggu lagi. Persiapan pun dilakukan untuk acara yang diagendakan berlangsung pada tanggal 17 Oktober 2021 ini.

    “Ketika event itu berada di KLU, KLU bisa berkontribusi. Begitu pula ketika event ada di Lombok Barat, Mataram, Lombok Tengah, semuanya bisa berkontribusi. Tidak hanya satu pihak.”

    Berlangsung secara interaktif dengan membedah rundown acara HKEC, Kadispar NTB, H. Yusron Hadi memimpin rapat yang mengundang Dispar Daerah yang terkait, Kepala Bidang Dispar NTB, ITDC, BPPD, Geopark Rinjani, dan Hutama Karya sebagai penggagas HKEC.

    “Mudah-mudahan ini bisa menjadi kerja baru kita semua. Ketika event itu berada di KLU, KLU bisa berkontribusi. Begitu pula ketika event ada di Lombok Barat, Mataram, Lombok Tengah, semuanya bisa berkontribusi. Tidak hanya satu pihak. Harapannya semua bisa berjibaku mensukseskan acara ini,” tutur Yusron dalam sambutannya.

    Hutama Karya Endurance Challenge
    Hutama Karya Endurance Challenge. (Foto:Pelopor.id/Hutama Karya)

    Sementara Rudi Rohmansyah yang mewakili Hutama Karya, dalam laporannya mengatakan bahwa jadwal HKEC masih on schedule, artinya tidak ada perubahan dalam jadwal yang telah disepakati di awal, yakni 17 Oktober dengan menyasar 120 peserta yang mayoritasnya adalah warga negara asing.

    Uniknya, Rudi menambahkan bahwa pihak penyelanggara HKEC sedang menyiapkan pengajuan 2 rekor MURI terkait lomba triathlon ini yakni rekor untuk Gendang Beleq di atas perahu dan rekor untuk lomba ketahanan yang berbeda dengan tidak kembali ke titik start.

    Sementara Dinas Pariwisata provinsi dan daerah, bertanggung jawab atas penyediaan kesenian tari dan musik termasuk di dalamnya Gendang Beleq sebagai bagian dari seremonial, pengalungan selendang di bandara, penyediaan tour wisata, serta memeriahkan acara dengan masyarakat yang memakai pakaian adat di beberapa titik lokasi.

    HK Endurance Challenge: Lombok Series digagas sebagai eksibisi lomba olahraga ketahanan di Lombok sebagai bentuk dukungan dari BUMN yang bergerak dibidang jasa konstruksi, pengembang dan penyedia jasa jalan tol ini terhadap program 5 Destinasi Super Prioritas di Indonesia.

    Secara singkat, HKEC adalah sport tourism yang memadukan olahraga ketahanan fisik, pariwisata, lingkungan, dan pendidikan.

    HKEC: Lombok Series, dihelat dengan konsep triathlon dengan jarak tempuh 123 km dengan rincian berenang sejauh 2 km dari Gili Air ke Pantai Sire, bersepeda lintas kabupaten sejauh 100 km dari Pantai Sire ke Kuta Mandalika, dan menutup rangkaian dengan berlari sejauh 21 km dari Kuta menuju finish yang berada di sirkuit MotoGP. []