Tag: Gudang

  • Best Bonded Warehouse Siapkan Belanja Modal Rp 1 Triliun

    Jakarta | Penyedia layanan gudang di Thailand, Best Bonded Warehouse Co., mengalokasikan belanja modal 2,4 miliar baht atau sekitar Rp 1 triliun, untuk meningkatkan kapasitas pergudangannya. Nominal belanja modal itu memecahkan rekor tertinggi Best Bonded Warehouse.

    Strategi ini dilakukan seiring dengan tingginya permintaan fasilitas penyimpanan barang di Thailand. Perusahaan berencana meningkatkan area penyimpanan dari 174.000 meter persegi saat ini, menjadi 400.000 meter persegi selama beberapa tahun ke depan.

    Direktur pelaksana Best Bonded Warehouse Montri Kamprasert menjelaskan, permintaan fasilitas gudang meningkat signifikan setiap tahun karena layanan pengiriman barang menjadi lebih populer, didorong oleh maraknya belanja online. Menurutnya, banyak operator pengiriman mencari layanan pergudangan daripada mengembangkan fasilitas mereka sendiri yang lebih mahal.

    Melansir Bangkok Post, Jumat (15/04/2022), Best Bonded Warehouse baru-baru ini bekerja sama dengan SCG Express Co dan FedEx Corp untuk meningkatkan efisiensi dalam layanan logistik. Perusahaan juga akan mengalokasikan sebagian dari belanja modal untuk pemasangan panel surya atap di gudangnya.

    Investasi itu bertujuan memangkas tagihan listrik karena kenaikan tarif bahan bakar minyak akibat lonjakan harga minyak dunia. Panel surya diharapkan bisa menghasilkan listrik hingga 1.400 kilowatt, yang akan cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik pada siang hari dan jam sibuk.

    Bisnis yang akan diuntungkan dengan fasilitas baru ini antara lain terkait bahan baku, makanan dan minuman serta barang yang dipesan melalui platform online.[]

  • JD Logistics Bakal Akuisisi Deppon USD 1,4 Miliar

    peloporberita.com/ | JD Logistics Inc. berencana mengakuisisi perusahaan logistik Tiongkok, Deppon Logistics Co. dengan nilai transaksi sekitar 9 miliar yuan atau setara USD 1,42 miliar. Rencananya, biaya pembelian ini akan dipenuhi dari dana dan pembiayaan JD Logistics sendiri.

    Harga pembelian ditentukan oleh sejumlah faktor, termasuk pendapatan Deppon, kinerja perdagangan sahamnya dan manfaat strategis jangka panjang dari transaksi ini.

    Strategi akuisisi ini dilakukan seiring dengan rencana cabang pengiriman dari raksasa e-commerce Tiongkok, JD.com yang berusaha meningkatkan infrastruktur jaringannya di negara Tirai Bambu.

    Melansir Bloomberg, dalam kesepakatan itu, JD Logistics akan meluncurkan penawaran umum wajib untuk semua saham Deppon, dengan harga 13,15 yuan per lembar dengan premi 3,9% hingga harga penutupan terakhir sesuai aturan Tiongkok.

    Sedangkan Deppon menawarkan layanan logistik terintegrasi, termasuk transportasi kurang dari truk, transportasi muatan truk penuh, layanan pengiriman dan manajemen pergudangan.

    Untuk diketahui, sejumlah perusahaan Tiongkok termasuk JD.com, telah gencar berinvestasi di sektor infrastruktur logistik dan pergudangan, seiring dengan pandemi yang mempercepat peralihan segalanya ke e-commerce.

    Tahun lalu, unit manajemen infrastruktur JD Property mengakuisisi saham pengendali di China Logistics Property Holdings Co. dalam kesepakatan senilai 16,4 miliar dolar Hong Kong, atau sekitar USD 2,1 miliar.[]