Tag: GSB

  • GSB Targetkan Penyaluran Kredit Kendaraan Capai Rp 8,5 Triliun

    Jakarta | Usaha patungan atau joint venture pinjaman sepeda motor dan mobil dari Bank Tabungan Pemerintah Thailand atau Government Savings Bank (GSB) menargetkan penyaluran pinjaman tahun ini mencapai 20 miliar baht (Rp 8,5 triliun), naik 25% dari tahun lalu.

    GSB memasuki bisnis kredit kepemilikan mobil pada tahun 2020 dengan mengakuisisi 49% saham Fast Money Co Ltd, yang sebelumnya dimiliki sepenuhnya oleh Srisawad Corporation. Masuknya GSB ke arena tersebut bertujuan memberikan pinjaman guna mendongkrak likuiditas masyarakat berpenghasilan rendah, sejalan dengan kebijakan pemerintah.

    Mengutip Bangkok Post, Sabtu (23/04/2022), Presiden GSB Vitai Ratanakorn juga menyatakan ingin menurunkan suku bunga tinggi untuk segmen pinjaman itu. Saat ini, bunga tahunan untuk segmen tersebut sekitar 19%, turun dari 28% sebelumnya.

    Sepanjang tahun lalu, Fast Money Co Ltd memberikan pinjaman senilai lebih dari 16 miliar baht dengan tingkat bunga sekitar 11% per tahun, kepada lebih dari 800.000 orang berpenghasilan rendah.

    Pinjaman kepemilikan mobil menyumbang 21% dari total pinjaman yang diberikan oleh non-bank dengan nilai 481 miliar baht, sedangkan pinjaman pribadi mewakili 48% dan pinjaman kartu kredit mencapai 31%.

    Baru-baru ini, GSB juga meluncurkan pinjaman berbunga rendah yang tidak memerlukan agunan, yang bertujuan membantu mereka yang berpenghasilan rendah meningkatkan likuiditas mereka. Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah memitigasi dampak pandemi yang berkepanjangan terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.[]

  • GSB Pinjamkan Rp 640 Miliar untuk Usaha Kecil Terdampak Pandemi

    Jakarta | Bank milik negara Thailand, Government Savings Bank (GSB) memberikan pinjaman dengan nilai sekitar 1,5 miliar baht atau setara Rp 640,1 miliar selama tiga bulan terakhir untuk usaha kecil yang terdampak pandemi.

    Sebelumnya, program pinjaman senilai 5 miliar baht telah diluncurkan pada akhir tahun lalu, sejalan dengan kebijakan pemerintah Thailand bahwa GSB menciptakan lapangan kerja untuk meringankan dampak pandemi dan menghidupkan kembali ekonomi yang lesu.

    Melansir Bangkok Post, Kamis (14/04/2022), Presiden GSB Vitai Ratanakorn mengatakan, program ini memberikan pinjaman senilai 50.000-300.000 baht, dengan tingkat bunga 3,99% per tahun. Jangka waktu pelunasan hingga lima tahun, dengan masa tenggang enam bulan. Skema ini akan berakhir pada 30 September.

    Selama tiga bulan terakhir, pihaknya telah menyalurkan kepada 30.000 peminjam, terdiri dari mereka yang ingin membutuhkan modal untuk memulai usaha kecil, bisnis grosir dan eceran, sopir taksi, pedagang online dan bisnis waralaba.

    Selain perpanjangan pinjaman, GSB juga memberikan pelatihan kerja kepada 15.000 orang selama periode yang sama. Targetnya, ada 50.000 peserta dalam program pelatihan tahun ini.

    GSB mengatakan, sebelumnya usaha patungan pinjaman sepeda motor dan mobil menargetkan penyaluran pinjaman sekitar 20 miliar baht tahun ini, naik 25% dari tahun lalu, yang bertujuan memberikan pinjaman untuk meningkatkan likuiditas berpenghasilan rendah.

    GSB memasuki segmen kredit kepemilikan mobil pada tahun 2020, dengan mengakuisisi 49% saham Fast Money Co Ltd, yang sebelumnya dimiliki sepenuhnya oleh Srisawad Corporation. Tahun lalu, Fast Money memberikan pinjaman senilai lebih dari 16 miliar baht dengan tingkat bunga tahunan 11% kepada lebih dari 800.000 orang berpenghasilan rendah.[]