Tag: Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

  • Menko Luhut Dorong Optimalisasi Pemanfaatan E-Katalog untuk Tingkatkan Belanja Produk Lokal

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pihaknya mendorong pemanfaatan katalog elektronik agar belanja produk dalam negeri (PDN) terutama produk usaha mikro dan kecil (UMK) bisa terealisasi secara optimal.

    Hal ini disampaikan Menko Luhut dalam acara Pengarahan Presiden dan Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri dalam rangka Gerakan Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), pada Selasa (24/05/2022) sore, di Jakarta Convention Centre (JCC).

    “Kami terus melakukan koordinasi untuk memastikan belanja produk dalam negeri, utamanya UMKM dengan merek asli Indonesia, kita mendorong pemanfaatan katalog elektronik agar dapat terealisasi secara optimal,” tutur Menko Luhut.

    Menko Marves merincikan, hingga 24 Mei 2022 telah tayang lebih dari 340 ribu produk dalam negeri di e-katalog. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menargetkan setidaknya satu juta produk lokal tayang di e-katalog pada tahun ini.

    “Kami juga terus berupaya mendorong penayangan e-katalog lokal oleh seluruh pemda. Baru terdapat 46 pemda yang telah menayangkan e-katalog lokal, untuk itu kami mohon Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) perlu memastikan 496 pemda segera menayangkan e-katalog lokal,” ungkapnya.

    Menko luhut juga menyampaikan, saat ini Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKAP).

    Menurutnya, Integrasi berbagai sistem informasi terkait yang dikembangkan oleh kementerian/lembaga juga akan dilakukan dan ditargetkan selesai di tahun ini.

    “Setelah 15 tahun, SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) milik Kementerian Keuangan kita telah terintegrasi dengan SIKAP (Sistem Informasi Kinerja Penyedia) milik LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah). Jadi semua makin terintegrasi dan semakin akan mengurangi korupsi ke depan ini,” tegasnya.

    Sementara saat ini tengah dilakukan upaya harmonisasi sistem kodefikasi produk antara LKPP dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

    “Ini sangat penting karena dengan demikian kita tahu jumlah macam barang yang akan kita adakan setiap tahun,” tandasnya.

    Harapan Luhut, aksi afirmasi peningkatan pembelian dan pemanfaatan produk dalam negeri ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    “Kiranya aksi afirmasi belanja PDN dapat memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi tahun ini. Kita sukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, uang kita untuk produk Indonesia,” ajaknya. []

  • Jokowi: Uang Rakyat Jangan Dibelikan Barang Impor

    Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya memacu pertumbuhan ekonomi dengan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dan anggaran BUMN untuk membeli barang impor.

    Hal ini disampaikan Kepala Negara saat memberikan pengarahan di acara Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), di Jakarta Convention Center (JCC).

    “Ini uang rakyat, APBN, APBD, di BUMN, ini uang rakyat. Jangan kita belikan barang-barang impor. Keliru besar sekali kita kalau melakukan itu,” tutur Presiden, Selasa (24/05/2022).

    Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan kegembiraannya atas komitmen pembelian produk lokal yang mencapai Rp802 triliun untuk kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, serta Rp296 triliun untuk BUMN. Tetapi, ia ingin jajarannya untuk segera merealisasikan komitmen pembelian dan pemanfaatan produk dalam negeri tersebut.

    “Yang kita perlukan adalah realisasi, bagaimana merealisasikan, karena realisasi masih di bawah 10 persen, masih Rp110,2 triliun,” ungkap Jokowi.

    [irp]

    Kepala Negara juga menegaskan bahwa dirinya akan memantau perkembangan realisasi dari komitmen yang telah diperoleh untuk pembelian dan pemanfaatan produk dalam negeri ini.

    “Sekarang kita ikuti bisa harian bisa, komitmennya berapa, mana yang sudah realisasi, commit-nya berapa, mana yang sudah realisasi. Inilah yang namanya aplikasi, platform yang ingin kita bangun agar sekali lagi, jangan sampai uang rakyat itu dibelikan produk-produk impor. Salah besar kita dalam kondisi sekarang ini mencari income untuk negara sangat sulit, mencari devisa negara sangat sulit,” tandasnya. []

    [irp]

  • Menko Luhut Resmikan Bazar Ramadan 2022, Perkuat UMKM dan Tingkatkan Gerakan BBI

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, meresmikan Bazar Ramadan 2022 di Gedung Sopo Del, Jakarta Selatan pada Kamis (07/04/2022). Peresmian ini, dilaksanakan dalam rangka meningkatkan gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

    “Mengenai bazar ini, pemerintah lagi menggalakan semua buatan dari dalam negeri. Oleh sebab itu, kita tuntun dari bawah untuk ini dengan sejalan pemerintah mengucurkan Rp400 Triliun lebih untuk pembelian e-katalog. Sehingga menciptakan lapangan kerja salah satunya seperti ini (UMKM). UMKM ini nantinya yang akan jd backbone ekonomi kita,” tutur Menko Luhut.

    Bazar ini, nantinya akan diselenggarakan selama 4x dalam setahun di Sopo Del berkolaborasi dengan KAYA.ID. Tujuannya membangunkan UMKM selama dan sekuat mungkin. Apalagi ini, saat ini pandemi Covid-19 lebih terkendali sehingga acara ini bisa meningkatkan pasar.

    “Oleh sebab itu, saya terus mengajak mari kita bangga menggunakan buatan Indonesia,” ungkapnya.
    Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKopUKM) Teten Masduki yang turut hadir dilokasi mengungkapkan, kegiatan seperti bazar di Gedung Sopo Del ini merupakan upaya yang baik untuk UMKM ‘naik kelas’. Selain itu ada juga kegiatan seperti ini di Sarinah. Menurutnya, selama ini pengelola mall berfikir menarik pengunjung dengan brand asing, dan ternyata itu tidak benar, lantaran bisa dengan buatan sendiri.

    “Jadi sebenarnya yang sekarang itu dengan era custom product, itu yang diminati anak muda. Jadi hadirkan produk UMKM artisan dengan kreasi baik, custom yang langka dan unik. Saya kira ini sangat baik sekali. Kami KemenKop UKM siap mendukung, mendorong, dan mengakurasi produk yang dijual di sini,” kata MenkopUKM.

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengungkapkan, bazar ini semakin membuktikan bahwa UMKM Indonesia memang berkualitas. Apalagi disini disabilitas juga digandeng. Mereka membuat kue trus dibantu pengembangannya. Selain itu, ada produk UMKM dari kerajinan tangan kayu yang mulus dan bagus serta produk lainnya.

    “Ini membuktikan bahwa memang UMKM kita berkualitas. Kami dari Kemenparekraf sangat mengapresiasi pelaksanaan di tempat premium ini. Ini menaikkan kelas dari UMKM kita,” tandas Wamenparekraf. []

  • KemenkopUKM Terus Dengungkan Penggunaan Produk UMKM

    Jakarta – Deputi UKM, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) Hanung Harimba mengatakan, menggunakan produk UMKM merupakan kampanye yang terus-menerus didengungkan dalam rangkaian Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) 2022. Hal ini disampaikannya pada Forum Konsultasi Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing UKM di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (29/03/2022).

    “Gernas BBI 2022 akan menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong pasar di dalam maupun luar negeri, serta seluruh diaspora untuk tetap bangga memakai produk buatan Indonesia,” tuturnya.

    Hanung menyampaikan, dalam Kampanye Gernas BBI 2022, KemenkopUKM berperan sebagai Movement Manager sedangkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menjadi Key Opinion Leader (Brand Ambassador). Kegiatan ini, melibatkan 934 UMKM dalam periode Februari sampai April 2022. Sedangkan puncak acaranya berlangsung hari ini Rabu,(30/03/2022).

    Hanung juga menjelaskan, Batam merupakan daerah yang geliat perekonomiannya sangat tinggi dan prospektif. Daya tarik investasi di Kepulauan Riau tertinggi, yaitu pada 2021, total investasi di Kepri baik dari PMDN maupun PMA mencapai Rp24,7 triliun dan nilai ekspor non migas hingga Desember 2021 mencapai US$12,4 miliar atau naik 26,83 persen dibanding tahun 2020.

    Lebih lanjut, Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dengan aktivitas ekonomi yang tinggi, diharapkan menjadi salah satu penggerak pengguna produk dalam negeri dan terutama produk UMKM. Hanung pun meminta agar seluruh stakeholder, pemerintah daerah, serta masyarakat Kepulauan Riau dapat berkolaborasi melakukan Gernas BBI 2022 untuk memperluas pasar produk UMKM.

    Adapun pemerintah saat ini sedang mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui digitalisasi. Setidaknya 17,2 juta UMKM telah bergabung dalam ekosistem digital dari target 30 juta UMKM go-digital tahun 2023.

    “Dalam menyerap produk Koperasi dan UMKM oleh pemerintah, tahun 2022 ini kami menargetkan 1 juta UMKM dapat masuk dalam ekatalog LKPP dengan target alokasi pengadaan barang dan jasa bagi UMKM mencapai Rp400 triliun,” tegas Hanung.

    Untuk itu, kolaborasi dan bahu membahu antar Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, dan BUMN perlu dikuatkan. []

  • Sandiaga Uno: Jangan Cuma Bangga, Tapi Beli Buatan Indonesia

    Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin USandiaga Uno: Jangan Cuma Bangga, Tapi Beli Buatan Indonesiano mengatakan, produk ekonomi kreatif di Indonesia memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk luar negeri. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk membeli dan memakai produk lokal.

    “Bangga Buatan Indonesia (BBI), jangan cuma bangga, tapi beli buatan Indonesia. Jadi kita jangan jadi Rohali (Rombongan Hanya Lihat-lihat), atau Rihana (Rombongan hanya nanya-nanya), kita semua harus jadi Rojali (Rombongan Jadi Belanja dan Beli),” tutur Sandiaga, Rabu (23/03/2022).

    Ia juga menegaskan bahwa, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kementerian dan Lembaga dalam ratas terbatas (ratas) sebelumnya telah mendorong untuk melakukan percepatan, dengan menghapuskan persyaratan yang menghambat penggunaan produk dalam negeri, dan produk UMKM serta koperasi.

    “Presiden Jokowi ingin mendorong kewirausahaan sebagai bentuk bagian dari tatanan ekonomi baru pascapandemi. Sehingga dapat membuka lapangan kerja dan peluang usaha, menuju kebangkitan ekonomi,” ungkapnya.

    Menparekraf juga menjelaskan, sektor UMKM terbukti mampu menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Kontribusi Sektor Ekonomi Kreatif terhadap ekspor pun mencapai US$15,06 miliar.

    “Sementara dari sisi penciptaan kerja sektor ekonomi kreatif mampu menghadirkan 18,7 juta kesempatan kerja pada tahun 2021. Maka saya mendorong UMKM mulai Go Digital agar mampu menjadi bagian dari tatanan ekonomi baru,” tegasnya.

    Sandiaga Uno sebagai Ketua Harian Gernas BBI juga akan terus memastikan digitalisasi dan peningkatan ekosistem ekonomi digital dari produk ekonomi kreatif agar mampu menjadi salah satu langkah pendorong kebangkitan ekonomi dan pembuka lapangan kerja. []

  • Ayo Dukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia!

    peloporberita.com/ | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bersama Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Daerah.

    “Semua kita yang di sini bersepakat dan berkomitmen untuk mendukung gerakan prorakyat ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro saat menjadi keynote speaker dalam Webinar Series Keuda Update Seri 8 bertajuk “Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pengadaan/Jasa di Lingkungan Pemerintah Daerah” pada Rabu (02/03/2022).

    Ia mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi dan kabupaten/kota sebagian besar digunakan untuk pengadaan barang/jasa. Terkait hal itu, melalui SEB tersebut ditetapkan kebijakan berupa kewajiban mengalokasikan dan melaksanakan minimal 40 persen dari nilai anggaran belanja barang/jasa untuk penggunaan produk usaha kecil dan koperasi.

    Menurutnya, kebijakan ini akan bermanfaat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lantaran mereka diberikan akses untuk ikut terlibat dalam proses pengadaan melalui tender atau lelang di lingkungan pemerintah daerah (pemda). Bahkan, pemda melalui sekretaris daerah (sekda) juga diimbau menyusun daftar pelaku UMKM lokal.

    “Kita harus bergotong-royong mengarahkannya untuk produk dalam negeri. Proteksi ini adalah perintah dan kesepakatan kita bersama untuk membela rakyat kita yang selama ini mungkin agak tersisihkan karena sistem-sistem lelang,” katanya.

    Ia mengingatkan para perangkat daerah untuk dapat mengoordinir pengadaan barang/jasa sampai di tingkat desa. Mereka juga diminta memastikan kepala desa mengalokasikan 40% anggaran belanja barang/jasa dalam rangka menggerakkan perekonomian di desa.

    “Kita semakin mengarah ke e-Katalog, e-Purchasing, maka semuanya semakin mudah dengan online. Sekda harus memastikan bahwa UMKM-UMKM kita harus terdaftar di toko daringnya, harus terdaftar,” tandasnya.[]