Tag: G-Land

  • Kunjungi Destinasi Aerowisata dan G-Land Banyuwangi, Menko Luhut Ingin Multiplier Effect

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Menko Luhut) dalam kunjungannya ke Banyuwangi meluncurkan destinasi turisme aerowisata dan menyaksikan pelaksanaan G-Land Banyuwangi yang menjadi lokasi World Surf League (WSL) 2022, pada Sabtu (04-06-2022).

    Dengab kunjungan ini, pemerintah ingin pelaksanaan kedua acara tersebut mampu membawa multiplier effect, serta perputaran ekonomi dan devisa negara terhadap potensi pariwisata, olahraga, serta ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Banyuwangi dan Indonesia secara luas.

    Lokasi pertama yang dikunjungi Menko Luhut di Banyuwangi adalah Bandar Udara Banyuwangi. Di sana, ia melakukan peresmian proyek kolaborasi antara Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi ini dilakukan terhadap beberapa moda transportasi udara.

    Pada kesempatan itu, Menko Luhut juga melihat secara langsung tiga pesawat diantaranya, yakni Cessna 17 Skyhawk, Multi-engine Piper Seneca V, dan seaplane Cessna 172 SP.

    Prosesi peresmian destinasi aerowisata atau yang kerap disebut joyflight tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung pengembangan paket wisata daerah menggunakanseaplane.

    “Paket ini adalah yang pertama di Indonesia dan menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan jumlah wisatawan di Banyuwangi dan memberikan kepuasan wisata alam bagi mereka,” kata Menko Luhut.

    [irp]

    Program ini juga memiliki berbagai rute tur yang dapat dipilih oleh wisatawan. Dengan digerakkannya program aerowisata di Banyuwangi, maka diharapkan akan menjadi role model bagi wilayah lainnya.

    “Paket aerowisata juga akan mendorong pengembangan wisata sejenis dan menjawab kebutuhan pariwisata antarpulau,” tutur Menko Luhut.

    Selanjutnya, Menko Luhut melanjutkan perjalanan ke ajang liga selancar paling bergengsi dunia, yaitu WSL Championship Tour. Acara tersebut digelar di Pantai Plengkung sejak tanggal 26 Mei hingga 4 Juni 2022.

    “Sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia memiliki banyak pantai indah dengan ombak menantang untuk olahraga selancar. Melalui WSL, mari beritahukan kepada dunia bahwa Indonesia adalah tempat terbaik bagi mereka,” ucap Menko Luhut.

    Menyadari pentingnya peran media dalam mempromosikan pariwisata Indonesia selama ajang bergengsi WSL, hal pertama yang ditengok Menko Luhut pada ajang WSL adalah broadcast area.

    G-Land yang diselenggarakan di Banyuwangi jelas terkenal akan pesona pantai yang indah dan merupakan salah satu onbak terbesar di Indonesia.

    [irp]

    Untuk menyebarluaskan informasi mengenai acara tersebut, G-Land dilengkapi dengan fasilitas siaran langsung ke berbagai stasiun televisi di seluruh dunia.

    Bahkan, dengan total berat alat mencapai 7 ton, engagement streaming G-Land Banyuwangi merupakan siaran acara global terbesar ketiga di dunia setelah Liga Bola Basket Amerika (NBA) dan Liga Sepak Bola Amerika (NFL). Dampaknya, Indonesia jadi mampu memperkenalkan negara ke seluruh penjuru dunia.

    Merespons besarnya publikasi WSL 2022 dan efisiennya ruang siaran, Menko Luhut sepakat bahwa diperlukan promosi yang masif kepada wisatawan dari berbagai negara untuk meningkatkan kondisi perekonomian dalam negeri.

    [irp]

    Sama halnya seperti penyelenggaraan MotoGP di Mandalika bulan Maret lalu dan Formula-e yang sedang berlangsung di Jakarta.

    “Hebat ini, yang penting seluruh dunia harus tahu kalau ini di Indonesia,” ujar Menko Luhut saat meninjau area penyiaran.

    Dalam kesempatan tersebut, Menko Luhut juga menyaksikan pertandingan selancar di hari terakhir. Ia menuturkan bahwa Kemenko Marves mendukung secara penuh penyelenggaraan acara ini sebagai upaya peningkatan potensi wisata dan pemulihan perekonomian bangsa, khususnya dalam bidang pariwisata maritim.

    [irp]

    Adapun G-Land Banyuwangi, adalah salah satu dari tiga penyelenggaraan WSL di Indonesia yang diikuti oleh peselancar top dunia. Dua acara lainnya akan dilangsungkan untuk seri kualifikasi di Krui, Lampung pada 11-17 Juni 2022 dan Pulau Nias, Sumatera Utara pada 22-28 Juni 2022.

    “WSL dapat menjadi momentum bagi para pemuda Indonesia untuk berkompetisi dan menorehkan prestasi bagi bangsa, khususnya di cabang olahraga selancar,” tandas Menko Luhut saat memberikan keterangan kepada media.

    Untuk menunjang pariwisata di kawasan Pantai Plengkung, Kementerian PUPR, salah satu kementerian di bawah koordinasi Kemenko Marves, sedang melakukan penataan kawasan sejauh kurang lebih 1 kilometer.

    [irp]

    Diinformasikan bahwa progres saat ini baru 40 persen dan diperkirakan akan selesai pada September 2022. Beberapa fasilitas sport tourism yang dibangun adalah judge tower, kamar mandi, fasilitas kesehatan, dan ruang terbuka hijau.

    Di masa mendatang, kawasan ini bukan hanya dapat dikembangkan menjadi tempat wisata alam dan selancar, tetapi juga berpotensi sebagai lokasi trail running. []

    [irp]

  • Ombak Kiri dan Tubular Pikat Surfer Dunia Datang ke G-Land

    Jakarta – Pantai Plengkung atau G-Land adalah lokasi diselenggarakannya event internasional World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022. Karakteristik ombak dan keindahan G-Land menjadi pemikat para peselancar dari seluruh dunia untuk datang ke kawasan Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur itu.

    G-Land sendiri, diklaim sebagai salah satu dari 7 ombak yang terbaik di dunia yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Ombak kiri G-Land yang juga terkenal panjang dan tubular menjadi poin penting.

    Hal itu yang menjadi daya pikat para peselancar datang meskipun lokasinya terpencil di tengah hutan dan jauh dari Kota Banyuwangi, dengan menempuh jarak sekitar 80 kilometer atau 2 jam perjalanan.

    Salah satu legenda selancar Indonesia asal Bali, Rizal Tandjung, mengatakan bahwa seluruh pelancar di dunia memimpikan untuk bisa berselancar di G-Land. Meskipun ombak serupa bisa dijumpai di Hawaii, Fiji, dan Tahiti. Namun, G-Land di Indonesia memiliki kelebihan yaitu kondisi perairan yang hangat sehingga para surfer betah berlama-lama mencari ombak di laut.

    “Indonesia memiliki air yang hangat dan hal itu yang disukai para surfer, mereka tidak perlu wetsuit untuk berselancar, selain itu budaya dan keramahtamahan orang Indonesia menjadi nilai tambah yang para surfer sukai. Tak jarang mereka mengunggahnya ke sosial media miliknya,” tutur Rizal yang pernah meraih poin sempurna di ajang serupa pada 1997 di G-Land.

    Mayoritas para peserta pada event kali ini, lanjut Rizal, belum pernah menjajal ombak di sini. Dan itulah yang membuat mereka sangat excited datang ke sini. Ini menjadi tahapan yang bersejarah dari Championship Tour. Lantaran CT sebelumnya digelar di G-Land selama tiga tahun berturut-turut mulai tahun 1995 hingga 1997.

    [irp]

    Dengan peselancar asal Florida, Kelly Slater, muncul sebagai pemenang pada 1997 dan di tahun itu pula gerbong CT diparkir di sana. Setelah 25 tahun absen, tahun ini kembali digelar dan ini menjadi momentum bersejarah bagi dunia selancar di tanah air.

    “Event ini menjadi penting lantaran momentum ini mengangkat potensi surfing di tanah air, dan menjadi sorotan dari berbagai negara di dunia. Ombak di G-Land menjadi salah satu pemikatnya. Semua peselancar dunia bermimpi untuk menunggangi ombaknya,” ungkapnya.

    Sementara itu salah satu pemilik gelar 11 kali juara dunia selancar Kelly Slater mengaku senang bisa berlomba kembali di G-Land setelah beberapa tahun tidak digelar karena suatu alasan tertentu.

    [irp]

    “Terima kasih telah menyambut kembali di Banyuwangi dengan baik dan dengan segala keramahannya. Sekitar 27 tahun yang lalu saya di sini, dan tahun ini senang bisa berada di sini kembali. Kami menantikan untuk bisa datang di event ini,” kata atlet berusia 40 tahun itu.

    Pada kesempatan yang sama, juara dunia tahun lalu Gabriel Medina asal Brazil memutuskan kembali lagi mengikuti kejuaran dunia seri keenam, dimana di lima seri sebelumnya ia tidak ikut karena mengalami gangguan kesehatan mental. Dan akhirnya peraih 3 gelar juara dunia itu memutuskan berlomba kembali di seri keenam di G-Land.

    “Ini ajang selancar paling keren, dan sangat menantang lantaran lokasinya ada di tengah hutan. Surfing adalah sensasi terbaik yang harus dicoba selama hidupmu. Lantaran bisa memberikan kedamaian, kebahagiaan, petualangan, dan itu pengalaman yang menyenangkan,” tegasnya.

    Ombak Kiri dan Tubular Pikat Surfer Dunia Datang ke G-Land

    Sementara itu, peselancar Indonesia, Rio Waida yang berhasil mengalahkan peringkat pertama dunia Filipe Toledo di babak 24 besar WSL CT G-Land Pro 2022 mengaku sangat senang bisa berlomba bersama para peselancar dunia meskipun dapat dilakukannya dengan wildcard.

    Namun hal itu menjadi pemicu untuk atlet berdarah Jepang itu untuk bisa bersaing bersama para peselancar dunia.

    “Biasanya saya surfing di sini dengan line up banyak orang yang juga ikut menunggu ombak. Saat lomba cuma 2 atau 3 orang di dalam laut. Jadi memudahkan untuk saya untuk melakukannya, dan saat ombak itu datang kepada saya, semua harus berhati-hati,” ucapnya.

    [irp]

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Indonesia patut bersyukur dikaruniai banyak pantai dengan ombak surfing yang tersebar di sepanjang pesisir pantai bagian Barat dan Selatan Samudra Hindia serta pesisir pantai Samudra Pasifik.

    Menurutnya, potensi ini harus terus dikembangkan sehingga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia.

    “Indonesia mempunyai ratusan pantai surfing, 30 di antaranya menjadi lokasi surfing kelas dunia. Dan kejuaraan surfing internasional WSL membawa dampak langsung pada ekonomi di daerah serta menjadi ajang promosi yang efektif karena event sport tourism ini mendapat liputan media internasional,” tandas Menparekraf.

    [irp]

    Menparekraf Sandiaga mengatakan, cara terbaik bagi daerah yang menjadi destinasi surfing kelas dunia adalah dengan mengadakan kompetisi WSL tahunan yang mendatangkan peselancar internasional.

    “Selain meningkatkan pendapatan ekonomi daerah, juga terpromosikan berkat liputan media ke seluruh dunia sehingga meningkatkan kunjungan para surfer dunia untuk menikmati ombak yang sempurna, pantai yang indah, dan keramahtamahan penduduk Indonesia,” pungkas Sandiaga Uno. []