Tag: Flores

  • BNPB: 230 Rumah Rusak Berat Paska Gempabumi di Flores Timur

    peloporberita.com/ – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa 230 rumah di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, mengalami kerusakan usai terjadi gempabumi dengan magnitudo 7,4 di wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/12).

    Selain itu, satu unit gedung sekolah, dua bangunan tempat ibadah dan satu rumah jabatan kepala desa juga terdampak gempabumi yang berpusat di 7.95 LS dan 122.24 BT itu. Laporan visual yang didapatkan dari BPBD Kabupaten Selayar, kerusakan terpantau mulai dari bangunan pagar beton, dinding hingga atap rumah warga.

    Baca juga : Berpotensi Tsunami, BNPB Terima Laporan Kerusakan Akibat Gempa Larantuka

    Berdasarkan data yang dihimpung per Selasa (16.04), gempabumi M7,4 tersebut dirasakan dan berdampak di tiga provinsi yang meliputi Provinsi NTT adalah Kabupaten, Flores Timur, Sikka, Lembata, Manggarai, Nagekeo, Kepulauan Selayar, Buton, Wakatobi, Sabu Raijua, Kota Bau Bau dan Kabupaten Manggarai Barat. Kemudian Kota Makassar dan Kabupaten Selayar di Provinsi Sulawesi Selatan serta Kabupaten Muna di Sulawesi Tenggara.

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya merilis peringatan dini tsunami dari gempabumi M7.4 tersebut, kemudian peringatan itu dinyatakan telah berakhir. Di samping itu, BMKG juga mencatat setidaknya sudah terjadi lima kali gempabumi susulan (aftershock) yang terjadi setelah gempabumi M 7.4. []

  • Berpotensi Tsunami, BNPB Terima Laporan Kerusakan Akibat Gempa Larantuka

    peloporberita.com/ – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima laporan kerusakan akibat gempa Larantuka bermagnitudo 7,4 pada Selasa, (14/12/2021) pukul 10.20 WIB di Selayar dan Takabonerate, Sulawesi Selatan.

    “Kami menerima kiriman visual kerusakan akibat gempa di Selayar dan Takabonerate,” tutur Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

    Menurut Abdul, saat ini tim BPBD sedang turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan pendataan dampak.

    Sebelumnya, berdasarkan pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan tsunami terdeteksi di beberapa wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan ketinggian 0,07 meter atau 7 sentimeter setelah Laut Flores diguncang gempa magnitudo 7,4.

    BMKG menjelaskan, tsunami telah terdeteksi di Marapokot, Kabupaten Nagekeo di NTT pada pukul 10.36 WIB, serta Reo di Kabupaten Manggarai pada pukul 10.39 WIB.

    Berdasarkan pengamatan BMKG, tinggi tsunami di kedua lokasi itu adalah 0,07 meter atau sekitar 7 sentimeter. Gempa magnitudo 7,4 terjadi di Laur Flores dengan kedalaman 10 kilometer pada Selasa, pukul 10.20 WIB. Lokasi gempa adalah 112 kilometer barat laut Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT.

    BMKG pun telah mengeluarkan status siaga tsunami untuk wilayah Pulau Ende, Flores Timur bagian utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara, Ende bagian utara, Pulau Lembata, Pulau Adonara, Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, dan Alor bagian utara di NTT.

    Status siaga juga berlaku Buton dan Bombana di Sulawesi Tenggara.
    Sementara status waspada berlaku untuk Manggarai Barat di NTB, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Bima dan Dompu bagian utara di Nusa Tenggara Barat, dan Pulau Wetar di Maluku.

    Kemdian, Gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 5,5 terjadi di titik 129 kilometer barat laut Maumere pada pukul 10.47 WIB. BMKG memastikan, gempa susulan itu tidak berpotensi tsunami. []