Tag: Farmasi

  • Sylvan Group Gelontorkan USD 140 Juta Untuk Beli Perusahaan Singapura

    peloporberita.com/ | The Sylvan Group mengakuisisi saham mayoritas di empat perusahaan perawatan kesehatan dan farmasi Singapura, senilai USD 140,5 juta.

    Empat perusahaan itu adalah pengembang terapi kanker dan terapi gen Juniper Biologics, penyedia layanan ortopedi Artemis Health Ventures, serta DX Imaging dan Juniper Therapeutics perusahaan jasa radiologi dan pencitraan.

    “Kami berinvestasi ke perusahaan menengah yang memiliki potensi dampak sosial yang kuat melalui bisnis mereka, atau dapat lebih berkembang dengan mengubah rantai nilai mereka atau memiliki solusi untuk masalah sosial dan lingkungan,” kata salah satu pendiri dan mitra pengelola Sylvan Kyungsun Chung, seperti dilansir dari Reuters.

    Selain didukung oleh anggota keluarga Hyundai dan Rockefeller, The Sylvan Group juga menerima dukungan dari sejumlah pihak, seperti United Overseas Bank Singapura, Hanwha Life Insurance Korea dan Kolon Industries.

    “Salah satu alasan banyak konglomerat yang dikendalikan keluarga di Asia bekerja dengan kami adalah karena mereka juga melihat pentingnya beradaptasi dengan lingkungan baru yang berubah ini, yang pada dasarnya semua tentang keberlanjutan,” ujar Chung.

    Sylvan berdiri sejak tahun 2019, dengan strategi utamanya melibatkan pengambilan saham mayoritas di perusahaan menengah yang menguntungkan dan melakukan pembelian dengan leverage. []

  • Tak Hanya Fokus Vaksin, Pfizer Beli Perusahaan Farmasi Senilai USD 6,7 Miliar

    peloporberita.com/ | Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer Inc, akan mengakuisisi Arena Pharmaceuticals Inc, sebagai salah satu upaya memperluas bisnisnya di sektor kesehatan. Seperti diketahui, selama ini Pfizer dikenal sebagai produsen vaksin Covid-19. Nilai transaksi ini diperkirakan mencapai sekitar USD 6,7 miliar.

    Rencananya, Pfizer ingin mengembangkan terapi potensial yang membidik penyakit peradangan usus. Selain peradangan, Pfizer menilai, kesepakatan ini akan melengkapi kemampuannya dalam imunologi. Selain itu juga diyakini mampu berkontribusi pada pertumbuhan bisnisnya hingga 2025.

    Presiden Global dan Manajer Umum Bisnis Peradangan dan Imunologi Pfizer Mike Gladstone mengatakan, pihaknya berencana mempercepat pengembangan klinis etrasimod yang telah menjadi kandidat obat utama bagi Arena.

    “Pfizer melihat etrasimod sebagai penggerak dari kesepakatan ini. Ini adalah produk oral, yang mudah diberikan, dan bisa memiliki efektivitas terbaik di kelasnya,” ujar Gladstone, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (15/12/2021).

    Di bawah pimpinan Chief Executive Officer (CEO) Albert Bourla, Pfizer kini fokus dengan investasi eksternal pada kandidat obat tahap menengah dan akhir. Arena pun menyatakan siap meraih tonggak penting pada awal tahun depan.

    Ketika hasil uji coba tahap akhir akan diberikan untuk etrasimod, itu bisa memposisikan Pfizer mendekati regulator untuk persetujuan obat pada tahun depan dan membawanya ke pasar pada 2023 mendatang. []

    Baca juga: Perusahaan Australia CSL Akuisisi Vifor Pharma AUD 10 Miliar