Tag: Fadil Imran

  • Anggota Polsek Pulogadung Tolak Laporan Korban Perampokan, Kapolda Metro Jaya Naik Pitam

    peloporberita.com/ – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, naik pitam dengan kelakuan salah satu anggota Polsek Pulogadung, Jakarta Timur, Aipda Rudi Panjaitan. Sebab, Aipda Rudi diketahui menolak laporan seorang korban perampokan. Menurut Fadil, kelakukan Aipda Rudi, telah melukai hati masyarakat.

    “Tadi malam kita dihebohkan lagi karena ada anggota polsek Pulogadung yang aneh-aneh. Masyarakat datang melapor bukannya dilayani tetapi yang terjadi justru menyakiti hati masyarakat,” tutur Fadil lewat Instagram @kapoldametrojaya, Selasa (14/12/2021).

    Untuk itu, Kapolda Metro Jaya meminta Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) dan Kabid Propam menertibkan anggota SPKT di Polsek hingga Polres. Ia juga mengimbau agar Provost segera melakukan sidang disiplin terhadap Aipda Rudi. Kapolda Metro Jaya, mengusulkan agar yang bersangkutan dimutasi di luar area Polda Metro Jaya.

    Baca juga : Warga Kota Magelang Ini Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasusnya Bikin Geleng Kepala

    “Saya minta ini yang Jakarta Timur segera provost lakukan sidang disiplin, tuntut dia untuk mutasi tour of area, keluar dari Polda Metro Jaya,” tegasnya.

    Fadil Imran menegaskan, tindakan seperti itu dilakukan lantaran dirinya sayang terhadap para anggota. Namun, jika para anggota tak sayang terhadap diri sendiri, dia bisa memperlakukan hal yang sama.

    “Saya sayang sama Anda tapi kalau Anda tidak sayang sama dirimu sendiri, saya akan perlakukan Anda seperti itu,” tandasnya.[]

  • Kapolda Metro Jaya: Balap Liar Tak Perlu Dimusuhi

    peloporberita.com/ | Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran berencana memfasilitasi pelaku balap liar yang sering beraksi di Jakarta. “Insyaallah saya akan buat program untuk menggandeng anak-anak muda yang biasa balapan di jalan,” ujar Kapolda Fadil Imran di Polda Metro Jaya.

    Nantinya, Polda Metro Jaya akan menyiapkan lokasi khusus untuk ajang balap ini. “Kita buat semacam sirkuit dengan event bulanan. Jadi tidak perlu dia malam-malam. Kalau perlu kita buat sirkuit malam atau siang. Ditlantas sedang memikirkan dimana lokasinya,” kata Fadil.

    Ia juga mengatakan bahwa pelaku balap liar tidak perlu dimusuhi, justru hobinya itu perlu disalurkan, namun tentunya di lokasi yang aman.

    Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya juga menghadirkan Mario Suryo Aji, pembalap muda asal Magetan, Jawa Timur. Mario adalah anak usah Fadil Imran, yang diharapkan bisa menjadi contoh bagi anak-anak muda pelaku balap liar.

    “Dia adalah anak asuh saya lah. Saya rencana, anak-anak Jakarta yang sering balapan malam hari nanti, saya kasih contoh seperti Mario ini. Mario ini hobi balapan, kemudian direkrut oleh Honda AHM. Lalu sekarang Mario ikut di Moto GP 3 di Eropa,” ucap Fadil. []

    Baca juga: Polda Metro Jaya Perketat Pengawasan Jelang Libur Nataru

  • Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Massal di 8 Lokasi

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran mengatakan, pihaknya akan menggelar vaksinasi massal Covid-19 pada 8 lokasi di DKI Jakarta mulai Senin (28/6/2021) besok. kegiatan ini, sekaligus untuk menyambut Hari Bhayangkara yang diperingati 1 Juli mendatang.

    “Bagi warga yang ingin melaksanakan dan belum vaksinasi silakan datang.”

    “Hari Senin sebagai informasi tambahan, Polda Metro juga akan melakukan kegiatan bersama di delapan titik menyambut HUT Bhayangkara dan percepatan vaksinasi di delapan titik,” tutur Fadil saat meninjau vaksinasi massa Covid-19 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, hari ini, Minggu (27/6/2021).

    “Bagi warga yang ingin melaksanakan dan belum vaksinasi silakan datang, akan dilayani tim dari Biddokkes Polda, Kodam Jaya, dan Dinas Kesehatan DKI, yang diorganisir oleh Polda Metro Jaya,” sambungnya.

    8 titik tempat pelaksanaan program vaksinasi massal gratis tersebut adalah:

    1. Kantor Biddokkes Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman No 55, Jakarta Selatan.
    2. Ruangan Majapahit Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan No 1, Jakarta Pusat.
    3. Tzu Chi Center, Tower 2, lantai 6, BGIM, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.
    4. Kantor RW 20 Perumahan Citra 2 Ext. Kalideres, Jakarta Barat.
    5. Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, Jalan Kamal Raya No 20, Cengkareng, Jakarta Barat.
    6. Ex Live Space Lot 8 SCBD, Lot 8 SCBD, RT05/ RW03, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
    7. Pesantren Al Hamid Putra, Jalan Raya Cilangkap Baru RT07/ RW01, Cipayung, Jakarta Timur.
    8. Graha Ceger, Jalan Siun No 8A RT01/ RW05, Kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur. []
  • Keliling Pakai Mobil, Polisi Bubarkan Warga Berkerumun di Zona Oranye DKI

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menyatakan, akan membubarkan warga yang masih berkerumun di zona oranye Covid-19 DKI Jakarta. Dalam hal ini, jajarannya akan rutin berkeliling Ibu Kota mengimbau masyarakat tetap di rumah saja saat kasus Covid-19 melonjak.

    “Misalnya Ancol. Kapasitas 120 ribu, tapi yang hadir hanya 7.000, itu pun saya perintahkan untuk tutup-buka dan kemudian melaksanakan patroli di titik rawan kerumunan.”

    “Caranya bagaimana bersama RT, RW, kita jaga. Kita dengan mobil keliling, kita memberikan imbauan supaya di rumah saja, kalau ada yang berkumpul kita bubarkan,” tutur Kapolda di Pegangsaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara dikutip dari laman resmi Polri Rabu, 23 Juni 2021.

    Kapolda juga menyatakan, pihaknya sudah memerintahkan jajaran kapolsek membatasi kegiatan masyarakat di zona oranye Covid-19. Jenderal bintang dua itu, tak ingin para kapolsek menunggu wilayahnya menjadi zona merah Covid-19 terlebih dahulu.

    “Misal dia zona oranye, saya sudah perintahkan semua kapolsek, jangan tunggu zona merah baru melakukan penjagaan dan pengetatan. Mulai dari kemarin, zona oranye itu sudah dilakukan intervensi untuk lakukan pembatasan kegiatan masyarakat,” tegasnya.

    Sebelumnya, Kapolda telah meminta pengelola kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara menerapkan skema buka-tutup selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Serta, meminta jajarannya untuk melakukan patroli di sejumlah titik rawan kerumunan di wilayah Jakarta Utara lainnya.

    “Misalnya Ancol. Kapasitas 120 ribu, tapi yang hadir hanya 7.000, itu pun saya perintahkan untuk tutup-buka dan kemudian melaksanakan patroli di titik rawan kerumunan,” tandasnya. []