Tag: Elon Musk

  • Elon Musk Sibuk Beli Twitter, Valuasi Tesla Hilang Miliaran Dolar

    Jakarta | Produsen mobil listrik Tesla Inc harus rela kehilangan nilai valuasi hingga USD 126 miliar pada Selasa (26/04/2022) waktu setempat, akibat para investor khawatir CEO Elon Musk akan menjual sejumlah besar sahamnya di Tesla.

    Tesla memang tidak terlibat dalam kesepakatan Musk dengan Twitter. Namun, para spekulan menyimpulkan hal itu lantaran Musk tidak menyebutkan secara terbuka dari mana dananya untuk membeli perusahaan media sosial itu.

    Musk diprediksi akan menjual sahamnya di Tesla untuk mendanai kontribusi ekuitas senilai USD 21 miliar dalam proses pembelian Twitter Inc. Adapun nilai total akuisisi tersebut mencapai USD 44 miliar.

    Berdasarkan laporan Reuters, saham Tesla pada hari Selasa anjlok hingga 12,2%. Jika dikalkulasi, penurunan itu setara USD 21 miliar saham Tesla.

    Demikian juga Analis Wedbush Securities Daniel Ives yang melihat ada kemungkinan saham Tesla terbebani oleh kesibukan Musk dalam proses akuisisi Twitter.

    Sebelumnya, Musk mengunggah cuitan yang menyebut bahwa Twitter memiliki potensi luar biasa. Dia menyatakan keinginannya menambahkan fitur baru untuk membuat Twitter lebih baik lagi. Kemudian dia  juga ingin membasmi bot spam dan menjadikan algoritme open source untuk meningkatkan kepercayaan.[]

  • Masih Sakit Hati? Meski Diizinkan Elon Musk, Donald Trump Tidak Akan Balik ke Twitter

    Jakarta – Rupanya Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih sakit hati atas perlakuan pihak Twitter yang memblokir akunnya di media sosial tersebut. Ia mengaku, tidak akan kembali ke Twitter meskipun akunnya dikembalikan dan pencekalannya dicabut dan akan tetap di media sosial buatannya, Truth Social.

    “Saya tidak akan ke Twitter, saya akan tetap di Truth. Saya harap Elon membeli Twitter karena dia akan membawa perbaikan dan dia adalah orang yang baik, tapi saya akan bertahan di Truth. Intinya adalah, saya tidak akan kembali ke Twitter,” tutur Trump kepada Fox News, dilansir dari TechCrunch, Selasa (26/04/2022).

    [irp]

    Twitter
    Logo Twitter. (Foto:Pelopor.id/Ist)

    Trump melontarkan komentar ini tidak lama setelah Elon Musk resmi membeli Twitter senilai Rp635 triliun. Pertanyaan Trump itu, juga terkait dengan apa yang disampaikan Musk sebelumnya, bahwa ia ingin membeli perusahaan media sosial tersebut dan menjadikannya platform untuk kebebasan berbicara. Musk juga menegaskan bahwa dirinya tidak setuju dengan pencekalan permanen dan memilih penangguhan sementara.

    Akun milik Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dicekal Twitter secara permanen pada Januari 2021 setelah pendukungnya menyerang Gedung Capitol AS untuk memprotes hasil pilpres Amerika Serikat tahun 2020.

    Kala itu, Twitter mengatakan alasan mereka mengambil keputusan tersebut lantaran setelah kerusuhan 6 Januari mereka khawatir akan ada hasutan kekerasan lebih jauh. Apalagi Trump kala itu memiliki lebih dari 80 juta followers di Twitter.

    Kemudian Trump mendirikan media sosialnya sendiri bernama Truth Social yang diluncurkan pada Februari 2022 lalu. Tapi proses peluncurannya dilanda berbagai masalah, dan hingga ini Trump baru mengunggah satu postingan di Truth Social. []

    [irp]

  • Elon Musk Resmi Beli Twitter, CEO Twitter: Tidak Ada PHK Hingga Saat ini

    Jakarta – CEO Tesla Elon Musk resmi membeli Twitter seharga US$44 miliar atau sekitar Rp634 triliun. Setelah dibeli Elon Musk, Twitter akan menjadi perusahaan privat, bukan lagi perusahaan publik yang melantai di bursa saham Amerika Serikat.

    Para pemegang saham, akan menerima US$54,2 dollar atau sekitar Rp750 ribu secara tunai untuk setiap lembar saham Twitter yang mereka miliki, sesuai angka penawaran Musk. Meski demikian, Musk masih menunggu persetujuan pemegang saham dan regulator dan ditargetkan rampung akhir tahun ini.

    Elon Musk
    Elon Musk. (Foto: ist)

    Terkait aksi Musk, CEO Twitter Parag Agrawal dan Chairman Bret Taylor menegaskan bahwa Twitter masih tetap beroperasi seperti biasa, termasuk dengan Agrawal sebagai pimpinannya, hingga kesepakatan menjual perusahaan ke Elon Musk senilai US$44 miliar ditutup akhir tahun ini.

    Proses transaksi Musk menjadikan Twitter sebagai perusahaan privat sendiri bisa memakan waktu 6 bulan untuk diselesaikan. Agrawal juga menambahkan, tidak akan ada PHK saat ini.

    Sedangkan ketika ditanya tentang kemungkinan pembekuan perekrutan, Agrawal mengatakan perusahaan masih mengerjakan rencana perekrutan sebelum kesepakatan ditutup secara resmi.

    Adapun dalam beberapa pekan belakangan ini, para karyawan Twitter telah hadapi ketidakpastian sejak Musk mengumumkan tawarannya untuk mengakuisisi layanan jejaring social tersebut. []

    [irp]

  • Twitter Jajaki Opsi Penjualan ke Elon Musk

    Jakarta | Miliarder pendiri Tesla Inc., Elon Musk telah bertemu dengan sejumlah pemegang saham Twitter dalam beberapa hari terakhir, untuk membahas rincian pembiayaan pada tawaran akuisisi senilai USD 43 miliar. Menurut Musk, Twitter perlu dijadikan privasi untuk tumbuh dan menjadi platform asli untuk kebebasan berbicara.

    Melihat hal itu, Twitter pun memulai negosiasi kesepakatan dengan Musk. Melansir Reuters, langkah ini tidak berarti perusahaan tersebut akan menerima tawaran Musk, namun ini menandakan bahwa Twitter sedang menjajaki apakah penjualan ke Musk dimungkinkan dengan persyaratan yang menarik.

    Twitter juga menyatakan masih ingin tahu lebih banyak mengenai investigasi aktif apa pun yang dilakukan regulator terhadap Musk, termasuk oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat atau United States Securities and Exchange Commission (SEC), yang akan menimbulkan risiko bagi penyelesaian kesepakatan.

    Selain itu, Twitter juga mencari tahu apakah regulator di salah satu negara tempatnya beroperasi akan keberatan dengan Elon Musk yang memiliki perusahaan.

    Banyak pemegang saham Twitter menghubungi perusahaan tersebut, setelah Elon Musk mengungkapkan rencana pembiayaan terperinci.

    Pemegang saham aktif jangka panjang, yang bersama-sama dengan dana indeks memegang bagian terbesar dari saham Twitter, memiliki ekspektasi harga yang lebih tinggi. Sedangkan, investor jangka pendek, seperti hedge fund, ingin Twitter menerima tawaran Musk atau hanya meminta sedikit kenaikan.

    Beberapa dari mereka khawatir penurunan nilai saham teknologi baru-baru ini membuat Twitter tidak mungkin dapat memberikan nilai lebih untuk dirinya sendiri dalam waktu dekat.[]

  • Tesla Berhasil Cetak Kinerja Positif pada Kuartal I

    Jakarta | Produsen mobil listrik, Tesla Inc., meraih kinerja positif pada kuartal I tahun 2022 yang melampaui ramalan sejumlah analis di Wall Street. Selain itu, Tesla juga menaikkan harga jual produknya sebagai respon terhadap inflasi dan mengimbangi dampak penutupan pabriknya di Shanghai, Tiongkok.

    Pada kuartal I 2022, Tesla berhasil mencetak pendapatan senilai USD 18,76 miliar atau sekitar Rp 267 triliun. Kemudian, pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) tercatat mencapai USD 5,02 miliar.

    Pendiri Tesla Elon Musk sebelumnya menyatakan tidak ada pembahasan yang sedang berlangsung mengenai kompensasi tambahan yang didapat dari Tesla. Melansir Reuters, Musk tidak menerima gaji di Tesla. Paket pembayarannya membutuhkan kapitalisasi pasar dan pertumbuhan keuangan Tesla untuk mencapai serangkaian target.

    Setiap tahap memberi Musk opsi untuk membeli 8,4 juta saham Tesla. Pada harga saham saat ini, tiga opsi yang akan diberikan sebagai hasil dari kinerja Tesla pada kuartal I 2022 dapat menghasilkan keuntungan hampir USD 7,7 miliar per tahap.

    Elon Musk, yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia, adalah pemegang saham tunggal terbesar Tesla dengan kepemilikan 17%. Tesla saat ini adalah perusahaan otomotif terbesar di dunia, dengan nilai kapitalisasi pasar telah menembus lebih dari USD 1 triliun.

    Selain Tesla, sumber kekayaan Elon Musk juga berasal dari perusahaan pesawat luar angkasa SpaceX. Diperkirakan, nilai SpaceX saat ini telah mencapai USD 100 miliar. Elon Musk menguasai sekitar 48% kepemilikan saham di perusahaan ini.[]

  • Elon Musk Digugat Pemegang Saham Twitter, Begini Penyebabnya

    Jakarta – Pemegang saham Twitter menggugat CEO Tesla, Elon Musk, dalam gugatan class action sekuritas federal, lantaran dinilai terlambat mengungkapkan kepemilikannya atas saham Twitter.

    Pasalnya, keterlambatan tersebut membuat Elon Musk bisa membeli lebih banyak saham Twitter di harga rendah, serta mencurangi para penjual saham.

    Logo Twitter. (Foto: peloporberita.com/Ist)

    Gugatan tersebut di ajukan oleh para penjual saham Twitter pada periode 24 Maret hingga 1 April 2022, ke Pengadilan Federal Manhattan.

    Adapun dalam aturan Securities and Exchange Commision atau SEC Amerika Serikat, investor diwajibkan untuk melapor dalam tempo 10 hari setelah melakukan pembelian saham diatas 5 persen. []

    [irp]

  • Elon Musk Mundur dari Jajaran Dewan Twitter

    Jakarta | CEO Twitter Parag Agrawal menyatakan bahwa Elon Musk tidak lagi bergabung dalam dewan Twitter. Pada Minggu (10/04/2022) waktu setempat, Agrawal menyebut keputusan itu murni diambil sendiri oleh Musk.

    Penunjukan Elon Musk sebagai bagian dari dewan Twitter diumumkan pada 9 April lalu. Namun, tak berapa lama kemudian Musk mengundurkan diri dari dewan eksklusif perusahaan jejaring media sosial itu.

    “Penunjukan Elon ke dewan menjadi resmi pada 9 April. Tetapi, Elon mengatakan di hari yang sama bahwa ia tidak akan lagi bergabung dengan dewan. Saya percaya ini adalah yang terbaik,” kata Agrawal dilansir dari Channel News Asia.

    Pemimpin Tesla dan SpaceX itu ditunjuk bergabung dengan dewan Twitter, setelah mengakuisisi 9,2% saham perusahaan tersebut, senilai USD 2,89 miliar atau setara Rp 41,5 triliun.

    Pembelian itu sekaligus menjadikan Musk sebagai pemegang saham terbesar di Twitter. Kepemilikan saham Musk bahkan lebih dari empat kali kepemilikan pendiri Twitter Jack Dorsey yang hanya 2,25%.

    Meski mundur dari jajaran dewan, Twitter menjamin akan tetap terbuka untuk segala masukan dari Musk.

    Seperti diketahui, Elon Musk adalah pengguna aktif Twitter dengan lebih dari 80 juta pengikut. Tak jarang cuitannya menarik perhatian dunia. Ia juga sering menyampaikan penyataan yang cukup berpengaruh pada dunia bisnis.

    Bahkan, sebelum membeli saham Twitter, Musk sempat mengkritik kebijakan jejaring media sosial itu dan membuka jajak pendapat mengenai apakah Twitter mematuhi prinsip kebebasan berbicara atau tidak.[]

  • GM Gandeng Honda Kembangkan EV Terjangkau

    Jakarta | General Motors Co. (GM) dan Honda Motor Co. berencana kolaborasi dalam mengembangkan lini kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dengan harga yang terjangkau untuk pasar Amerika utara, Amerika selatan dan Tiongkok.

    Mengutip The Wall Street Journal, mereka akan membagi biaya pengembangan dan bekerja sama untuk mengurangi biaya baterai, yang merupakan komponen EV paling mahal. Hal itu akan memungkinkan mereka menurunkan harga.

    Proyek GM-Honda memperluas kerja sama antar perusahaan di area lain, termasuk mobil tanpa pengemudi. Harga yang relatif tinggi untuk mobil listrik tetap menjadi rintangan utama untuk adopsi yang lebih luas.

    Rata-rata harga kendaraan listrik di Amerika Serikat (AS) adalah sekitar USD 60.000 atau setara Rp 861,6 juta, cukup mahal jika dibandingkan dengan kendaraan konvensional yang rata-rata USD 45.000, menurut situs web penelitian Edmunds.com.

    Penguasa pasar EV, Tesla Inc. pernah menyatakan ingin memperkenalkan model dengan harga lebih rendah untuk memperluas adopsi EV. Pada 2020, CEO Tesla Elon Musk mengatakan Tesla berencana membuat EV dengan harga sekitar USD 25.000, namun awal tahun ini Musk mengatakan bahwa proyek tersebut ditangguhkan untuk sementara.

    EV dengan harga rendah saat ini sebagian besar terbatas di Tiongkok, di mana merek lokal dan produsen mobil besar menawarkan mobil plug-in kecil tanpa tulang dengan jarak mengemudi yang terbatas. Merek Wuling misalnya, telah sukses menjual EV murah, Hongguang Mini, dengan harga sekitar USD 5.000. []

  • Pemilik Tesla Elon Musk Akuisisi 9,2% Saham Twitter

    Jakarta | Pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk melalui Elon Musk Revocable Trust mengakusisi 9,2% saham Twitter senilai USD 2,89 miliar atau setara Rp 41,5 triliun.

    Pembelian ini berpotensi menjadikan Musk sebagai stakeholder terbesar di situs micro-blogging itu. Mengutip BBC, kepemilikan saham Musk bahkan lebih dari empat kali kepemilikan pendiri Twitter Jack Dorsey yang hanya 2,25%.

    Kabar tersebut langsung membuat harga saham Twitter melonjak 25% dalam perdagangan pre-market dan ditutup melesat 27% pada hari perdagangan Senin (04/04/2022) waktu setempat.

    Musk selama ini diketahui memang sangat aktif sebagai pengguna Twitter. Ia memiliki lebih dari 80 juta pengikut di Twitter.

    Sekitar dua minggu sebelum akuisisi ini, Elon Musk sempat mengkritik Twitter lewat cuitannya. Pemilik SpaceX ini melakukan polling di Twitter yang menanyakan ke pengguna apakah mereka percaya Twitter mematuhi prinsip kebebasan berbicara atau tidak.

    Ternyata ada 70% pengguna yang menilai Twitter tidak mematuhi prinsip-prinsip kebebasan berbicara. Dan menurut Musk, hal itu merusak demokrasi.

    “Kegagalan untuk mematuhi prinsip-prinsip kebebasan berbicara secara fundamental merusak demokrasi,” kata Musk dalam cuitannya.

    Bahkan, ia mengunggah cuitan lanjutan yang menawarkan adanya platform media sosial alternatif. “Apakah platform media sosial baru dibutuhkan?” ujarnya.[]

  • Tesla Kirim 310.048 Mobil Ditengah Masalah Rantai Pasok Global

    Jakarta – Pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla berhasil mengirimkan 310.048 mobil pada kuartal I-2022, meski CEO Tesla Elon Musk menyebutnya sebagai “kuartal yang sangat sulit,” akibat masalah rantai pasokan global dan penutupan singkat di pabrik Tesla di Shanghai, China.

    “Ini adalah kuartal yang sangat sulit karena gangguan rantai pasokan dan kebijakan China zero Covid. Pekerjaan luar biasa oleh tim Tesla dan pemasok utama yang telah berhasil melewati ini,” tutur Musk dilansir dari TechCrunch, Minggu (03/04/2022).

    Dalam siaran persnya, Tesla menyampaikan bahwa dalam pengiriman tersebut, Mobil Listrik Model 3 dan Y berhasil terkirim 295.324 unit, sementara untuk Model S dan X mencapai 14.724 unit. Pengiriman kuartal I-2022 sedikit meningkat dari 308.600 pada pengiriman kuartal sebelumnya.

    Juga melampaui 184.800 pengiriman yang dilakukan Tesla pada kuartal pertama 2021, atau meningkat 68 persen dari tahun ke tahun. Sementara di sisi produksi, Tesla berhasil membangun total 305.407 kendaraan.

    Elon Musk
    CEO Tesla Elon Musk. (Foto:Pelopor.id/AFP/Brendan Smialowski)

    Adapun pada Februari lalu, Tesla menutup pabriknya di Shanghai selama dua hari di tengah lonjakan kasus Covid-19, dan kembali menutup pabrik pada pekan lalu lantaran Shanghai sedang diberlakukan penguncian seluruh kota.

    Pabrik di Shanghai itu, adalah yang terbesar memproduksi Model 3 dan Model Y. Selain itu, Tesla baru-baru ini juga membuka Gigafactory atau pabrik Eropa pertamanya di Berlin, Jerman yang diharapkan dapat membantu mengimbangi masalah produksi yang disebabkan oleh penguncian terkait Covid-19 di Shanghai. []