Tag: Disney

  • Aktor Rebel Wilson Berusaha Tangani Kontroversi dengan Anggun

    Jakarta | Aktor Rebel Wilson mengatakan sebuah surat kabar Australia telah menempatkan dia dalam “situasi yang sangat sulit” setelah penggemar menuduh publikasi menekan dia untuk mengungkapkan hubungannya dengan seorang wanita.

    Sebelumnya, aktor ‘Pitch Perfect’ itu telah mengunggah foto bersama seorang wanita ke Instagram pada Jumat, dengan keterangan “Saya pikir saya sedang mencari Pangeran Disney… tapi mungkin yang benar-benar saya butuhkan selama ini adalah Putri Disney”

    Foto itu diunggah sehari sebelum Sydney Morning Herald melaporkan telah mengetahui tentang hubungan itu dan memberi Wilson waktu dua hari untuk berkomentar.

    Di media sosial, aktivis LGBTQIA+ dan lainnya menuduh surat kabar itu memaksa Wilson untuk mengakui orientasi seksualnya, yang memang hingga kini belum diungkapkan secara terbuka oleh aktor asal Australia itu.

    Meski demikian, The Herald membantah telah menekan Wilson, dan mengatakan bahwa itu “hanya mengajukan pertanyaan”.

    Dalam komentar pertamanya tentang kontroversi tersebut, Wilson pada Minggu (12/06/2022) menanggapi seorang pengguna Twitter mengenai tuduhan The Herald.

    “Itu adalah situasi yang sangat sulit tetapi berusaha menanganinya dengan anggun,” cuit Wilson.

    Ini bukan pertama kalinya Wilson berdebat dengan media Australia. Mengutip AFP, sebelumnya pada 2017, Wilson pernah meraih rekor pembayaran pencemaran nama baik senilai 4,7 juta dolar Australia, atas serangkaian artikel yang mengklaim Wilson telah berbohong tentang nama, usia dan masa kecilnya untuk bisa memasuki industri hiburan Hollywood.

    Setelah penerbit majalah berhasil mengajukan banding, uang yang diterima Wilson direvisi menjadi 600.000 dolar Australia.[]

  • Saham Netflix Anjlok Seiring Menurunnya Jumlah Pelanggan

    Jakarta | Saham Netflix anjlok pada perdagangan hari Selasa (19/04/2022), setelah layanan streaming film itu mengungkapkan penurunan jumlah pelanggan pada kuartal pertama tahun ini. Netflix mengakhiri kuartal pertama tahun ini dengan 221,6 juta pelanggan, lebih rendah dari kuartal terakhir tahun lalu.

    Ini adalah pertama kalinya dalam satu dekade Netflix kehilangan pelanggan, yang salah satunya dipicu oleh penangguhan layanan di Rusia akibat invasi ke Ukraina. Selain itu, Netflix juga yakin bahwa pelanggan yang berbagi akun dengan orang yang tidak tinggal serumah turut menghambat pertumbuhannya.

    Netflix saat ini tengah menguji cara untuk menghasilkan uang dari para pelanggan yang berbagi akun, seperti dengan menambahkan fitur yang memungkinkan pelanggan membayar sedikit lebih banyak untuk menambah rumah tangga lain.

    “Kami tidak mencoba untuk menghentikan pembagian itu, tetapi kami akan meminta Anda membayar sedikit lebih banyak untuk dapat berbagi dengannya,” ujar Chief Product Officer Greg Peters yang dikutip dari AFP, Rabu (20/04/2022).

    Faktor lain yang turut menghambat pertumbuhan Netflix adalah persaingan ketat dengan raksasa streaming lainnya, seperti Apple dan Disney.

    “Dengan inflasi yang menguasai, orang mulai memperhatikan uang mereka. Anda mendapatkan situasi di mana orang memikirkan langganan yang mereka miliki dan langganan yang mereka simpan,” kata analis Rob Enderle dari Enderle Group.

    Netflix baru-baru ini mengumumkan kenaikan harga langganan di Amerika Serikat, dengan opsi dasar sekarang berharga USD 9,99, dan yang paling mahal naik menjadi USD 19.99. Perusahaan itu juga sedang mempertimbangkan kemungkinan menambahkan tingkat berlangganan dengan harga lebih rendah yang disubsidi oleh iklan.[]

  • Amazon Miliki MGM Sebentar Lagi, Netflix dan Disney Punya Pesaing Baru

    peloporberita.com/ – Amazon dikabarkan akan menyelesaikan kesepakatan membeli perusahaan pembuat film Metro-Goldwyn-Mayer (MGM) Studios yang terkenal dengan film seperti Tom and Jerry, Rocky, hingga James Bond. Nilai akuisisi tersebut mencapai US$8,45 miliar.

    Jika disepakati, langkah Amazon ini membuatnya masuk ke persaingan video streaming Netflix dan Disney plus. Sebelumhya, Mei tahun lalu Amazon mengumumkan pihaknya menawarkan banyak konten ke MGM untuk dikembangkan dan menarik konsumen ke klub pengiriman cepat dan streaming Prime.

    Meski demikian, Amazon masih harus melalui berbagai rintangan seperti dapat persetujuan dari badan-badan antimonopoli di Amerika dan Eropa. Regulator antimonopoli Uni Eropa sendiri, memiliki batas waktu hingga (15/03/2022) ini, untuk memutuskan apakah akuisisi Amazon terhadap MGM disetujui.

    Komisi Perdagangan Federal AS atau Federal Trade Commission (FTC) juga memiliki tenggat waktu untuk membuat keputusan hingga pertengahan Maret ini, apakah kesepakatan tersebut melanggar undang-undang antimonopoli atau tidak sehingga bisa dilaksanakan.

    MGM yang memiliki lebih dari 4.000 film termasuk waralaba James Bond dan Rocky, dan 17.000 acara TV dipercaya akan secara signifikan meningkatkan bisnis Prime Video. Amazon Studios sendiri, rumah bagi The Marvelous Mrs. Maisel dan akan memulai debut musim pertama Lord of The Rings: The Rings of Power pada bulan September mendatang. []

  • Serial Marvel di Netflix Pindah Rumah ke Disney Plus Mulai Maret 2022

    peloporberita.com/ | Terhitung 1 Maret 2022, seluruh serial Marvel yang ada di Netflix akan ditarik dan berpindah ditayangkan di Disney Plus mulai 16 Maret. Namun, hal tersebut hingga kini hanya berlaku di Kanada, menurut laporan media teknologi Kanada, MobileSyrup.

    Hal ini dianggap cukup wajar, mengingat Disney adalah pemilik Marvel. Beberapa film Marvel yang tayang di Netflix adalah Daredevil, Luke Cage, Jessica Jones, Iron Fist, Punisher dan The Defenders.

    Mengutip Ubergizmo, Netflix dan Marvel diketahui telah menjalin kerja sama sejak 2012, dengan tayangan perdananya adalah Daredevil yang rilis pada tahun 2015.

    Serial ini menceritakan tentang Matt Murdock yang buta sejak kecil akibat kecelakaan. Namun, keempat indera lainnya justru meningkat tajam, Matt bisa mendengar suara paling kecil dari jarak sangat jauh. Setelah dewasa, Matt menjadi pengacara disiang hari dan menjadi superhero dimalam hari.

    Tidak disebutkan secara rinci mengenai isi kontrak kedua perusahaan itu, termasuk bagaimana lisensi dari serial ini untuk Netflix. Tetapi ada kemungkinan Netflix akan kehilangan hak tayang untuk waralaba Marvel selamanya, meskipun memiliki peran dalam membuat serial tersebut.[]

  • Disney Dapat Cuan dari Layanan Streaming Video

    peloporberita.com/ | Layanan streaming video telah memberikan dampak yang sangat positif bagi Walt Disney Co.

    Pada kuartal yang berakhir 1 Januari 2022, jumlah pelanggan Disney+ tercatat bertambah sekitar 11,8 juta, menjadi total 129,8 juta pelanggan. Angka ini bahkan melampaui perkiraan Factset yang sebesar 129,2 juta.

    Tak hanya jumlah pelanggan, Disney juga membukukan kenaikan pendapatan keseluruhan hingga 34% menjadi USD 21,82 miliar pada kuartal tersebut. Mengutip Reuters, capaian itu lebih besar dari proyeksi analis yang sebesar USD 20,91 miliar.

    Chief Executive Officer (CEO) Disney Bob Chapek optimistis, pada tahun 2024, layanan streamingnya bisa meraih 230-260 juta pelanggan.

    Disney sendiri telah menghabiskan miliaran dolar untuk menciptakan program baru guna merebut pangsa pasar streaming video yang didominasi Netflix Inc. Bahkan, pada November lalu, perusahaan tersebut telah mengumumkan akan menawarkan bundel dari tiga layanan streaming seharga USD 13,99 per bulan, yang terdiri dari Disney+, Hulu dan ESPN+.

    Sementara itu, bisnis taman dan resor Disney di Amerika Serikat (AS) menghasilkan pendapatan di atas tingkat pra-pandemi. Meski begitu, perusahaan memprediksi taman internasional masih akan terkena dampak Corona selama beberapa waktu ke depan.

    Disney mencatat, pendapatan di segmen taman hiburan dan produk meningkat lebih dari dua kali lipat, menjadi USD 7,23 miliar pada kuartal pertama tahun ini.

    Adanya pelonggaran pembatasan dari pemerintah AS telah mendorong jumlah kunjungan di taman hiburan domestik, seiring mulai surutnya kekhawatiran akibat Omicron. []

  • Netflix Berencana Naikkan Harga Paket Langganan

    peloporberita.com/ | Layanan streaming film Netflix mengumumkan akan menaikkan harga langganan di Amerika Serikat (AS) dan Kanada.

    Rencananya, harga langganan Netflix di AS, untuk paket standar naik USD 1,50 atau sekitar Rp 21.450 (kurs Rp 14.300) menjadi USD 15,49 atau Rp 221.507.

    Kemudian paket dasar naik USD 1 menjadi USD 9,99 atau Rp 142.857 dan paket premium naik USD 2 menjadi USD 19.99 atau Rp 285.857.

    Sedangkan untuk pelanggan Netflix di Kanada, harga paket standar akan naik 1,50 dolar kanada (CAD) menjadi CAD 16,49 atau Rp 187.986 (kurs Rp 11.400). Lalu paket premium naik CAD 2 menjadi CAD 20,99 atau Rp 239.286. Sementara harga paket dasar tetap sama atau tidak naik.

    Netflix mengungkapkan alasan penyesuaian harga ini, salah satunya adalah biaya konten yang telah memakan miliaran dolar. Strategi menaikkan harga diyakini bisa menjadi cara mudah mendapatkan modal baru.

    Selain itu, ditambah juga dengan makin ketatnya persaingan streaming film, seperti Disney Hotstar, HBO Go, Viu, dll. “Kami memperbarui harga sehingga kami dapat terus menawarkan berbagai pilihan hiburan berkualitas,” kata juru bicara Netflix, seperti dilansir dari CNN.

    Netflix mengklaim pihaknya mengalami pertumbuhan yang melambat selama dua kuartal berturut-turut pada 2021. Adapun total pelanggannya secara global kini tercatat mencapai 213,5 juta. []

    Baca juga: Daebak! Squid Game Hasilkan US$ 891 Juta untuk Netflix

  • Disney Ubah Jadwal Tayang Doctor Strange Hingga Black Panther

    peloporberita.com/ | Walt Disney Studios mengubah jadwal tayang film-film terbaru Marvel Cinematic Universe, mulai dari Doctor Strange, hingga Black Panther Wakanda Forever di tahun depan.

    Perubahan jadwal ini membuat film-film tersebut mundur beberapa bulan dari jadwal awal. Seperti Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness yang dibintangi Benedict Cumberbatch yang akan tayang pada 6 Mei 2022 atau mundur dua bulan dari jadwal awal yakni 25 Maret 2022 dikutip dari Variety.

    Film Thor: Love and Thunder (Thor 4) yang dibintangi Chris Hemsworth juga tak luput dari pemunduran jadwal tayang. Thor 4 akan tayang pada 8 Juli 2022 atau mundur dua bulan dari jadwal awal 6 Mei 2022.

    Selain itu, film yang pastinya ditunggu-tunggu yakni film Black Panther: Wakanda Forever akan tayang pada 11 November 2022 atau mundur empat bulan dari jadwal awal yakni 8 Juli 2022.

    Hal yang sama juga berlaku untuk film Ant-Man and the Wasp: Quantumania yang baru akan tayang pada 28 Juli 2023 atau mundur enam bulan dari jadwal awal yakni pada 17 Februari 2023.[]

  • Serikat Pekerja Film AS Capai Kesepakatan dengan Aliansi Produser

    peloporberita.com/ | International Alliance of Theatrical Stage Employees (IATSE) atau Aliansi Internasional Karyawan Panggung Teater, yaitu serikat pekerja yang mewakili sekitar 60.000 pekerja di balik layar dalam industri film dan televisi, telah mencapai kesepakatan tentatif dengan Alliance of Motion Picture and Television Producers (AMPTP).

    AMPTP sendiri beranggotakan produser-produser Hollywood dan sejumlah studio besar, seperti Disney, Netflix, dan Amazon.

    “Kami berhadapan dengan beberapa perusahaan hiburan dan teknologi terkaya dan terkuat di dunia, dan kami sekarang telah mencapai kesepakatan,”kata Presiden Serikat Pekerja Matthew Loeb.

    Mereka menyetujui kontrak baru yang akan berlaku selama tiga tahun, pada Minggu (17/10/2021) waktu setempat, seperti dikutip dari Bloomberg.

    Baca juga: Squid Game Jadi Serial Netflix Paling Popular Sepanjang Masa

    Sebelumnya, serikat pekerja IATSE mengancam akan mogok mulai Senin (18/10/2021), jika tidak mencapai kesepakatan baru dengan AMPTP. Jika terjadi, aksi tersebut dikhawatirkan akan menutup produksi film dan televisi di seluruh Amerika Serikat dan menjadi yang terbesar sejak aksi mogok 2007-2008 oleh penulis skenario Hollywood.

    IATSE berusaha untuk mengurangi jam kerja dan menaikkan gaji anggotanya yang bekerja di acara untuk platform streaming, lantaran tarif yang terbilang rendah yang ditetapkan 10 tahun lalu ketika video online masih dalam masa pertumbuhan.

    Baca juga: Kalahkan Black Widow, Escape From Mogadishu Dinobatkan Sebagai Film Terlaris di Korea Selatan

    Selain itu, IATSE juga menuntut peningkatan signifikan dalam kompensasi yang harus dibayar oleh perusahaan media baru.

    Sebagai informasi, pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2020 telah menyebabkan penundaan dan penumpukan produksi, sehingga kru harus bekerja hingga 14 jam sehari untuk menggenjot program layanan streaming. []