Tag: DInas Sosial

  • Kasus Bantuan Pangan Non Tunai Tidak Layak Konsumsi Berbuntut Panjang

    peloporberita.com/ –  Kasus temuan beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kualitas buruk atau tidak layak konsumsi yang diterima oleh keluarga penerima manfaat (KPM) Kabupaten Gresik berbuntut panjang. Mabes Polri bersama tim Kementerian Sosial (Kemensos) RI turun melakukan monitoring ke Lapangan, Jumat (21/1/2022).

    Aparat Mabes Polri dan jajaran tim Kemensos RI bergerak menuju kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik pada pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, melakukan monitoring ke lapangan, termasuk ke BNI sebagai bank himbara penyalur Bansos BPNT ke KPM.

    Kabar tersebut dibenarkan oleh Kadinsos Gresik, Ummi Khoiroh. Menurutnya, kedatangan Kemensos RI dan Mabes Polri untuk melakukan monitoring lebih terfokus pada agen-agen penyalur Bansos BPNT.

    Meski demikian, Kadinsos Gresik tak menampik bahwa salah satu sasaran monitoring adalah polemik penyaluran Bansos BPNT di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik.

    “Terkait evaluasi agen. Ya mungkin salah satunya karena berita morowudi,” tuturnya.[]

  • Kemensos Berikan Bantuan Kewirausahaan kepada Ibu dari Bayi “Manusia Silver”

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kementerian Sosial merespon cepat informasi mengenai MFA, bayi satu tahun yang diketahui publik sebagai manusia silver. Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menginstruksikan unit pelayanan teknis (UPT) terkait untuk melakukan asesmen komprehensif terhadap MFA dan ibunya, CK.

    “Saya sudah menugaskan tim untuk melakukan penanganan. Dan saat ini bayi tersebut dengan ibunya sudah berada di balai Kemensos,” kata Mensos Risma dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (27/09/2021). Pernyataan ini menanggapi pemberitaan luas di media terkait balita yang dilumuri cat silver dan diajak bekerja di pinggir jalan di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.

    Baca juga: Mensos Risma Tinjau Sentra ATENSI Budi Luhur Banjarbaru

    Atas instruksi Mensos, tiga UPT yaitu Balai Melati Jakarta, Balai Handayani Jakarta, Balai Mulya Jaya Jakarta, serta Tim Reaksi Cepat Kementerian Sosial bergerak ke lapangan. Mereka berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan dan menemukan informasi akurat mengenai keduanya. 

    Pihak Dinas Sosial mengatakan bahwa Satpol PP Kota Tangerang Selatan sempat mengamankan dua orang berinisial E dan B yang membawa MFA meminta-minta tanpa sepengetahuan CK. Berdasarkan informasi itu, tim Kemensos memberi motivasi agar CK dan anaknya dibawa untuk mendapatkan layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). 

    CK pun menyetujui dan ia sudah berada di Balai Melati Jakarta sejak Minggu (26/09/2021). Selama di Balai Melati, CK menerima Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk mengatasi krisis yang dihadapinya. Selama proses asesmen awal, didapatkan fakta bahwa CK juga berprofesi sebagai manusia silver sejak 2 bulan terakhir. Ia tinggal bersama teman-temannya di kos-kosan dengan biaya Rp 400 ribu/bulan. 

    Baca juga: Risma Siapkan Aturan Khusus agar Masyarakat Kawasan 3T Terjangkau Bansos

    Dengan memahami latar belakang ekonomi CK, Mensos Risma menginstruksikan agar CK bisa mendapatkan akses terhadap pekerjaan. “Nanti kita akan melakukan langkah berikutnya supaya ibunya tidak harus meninggalkan anaknya. Kami akan siapkan lahan usaha. Jadi CK tidak perlu lagi menitip-nitipkan anaknya ketika bekerja,” kata Risma.

    Menindaklanjuti arahan Mensos Risma, tim Balai Melati memberikan bantuan ATENSI berupa pemenuhan sembako, seperti susu dan popok bagi MFA. Selain itu, CK akan diberikan bantuan pembinaan kewirausahaan agar dapat membuka usaha di daerah asalnya, Brebes, Jawa Tengah. “Saat ini tim kita juga lagi membujuk manusia silver dan pengemis lainnya satu per satu. Beberapa dari mereka juga sudah mau bekerja di balai,” kata Mensos Risma. []

  • Baksos Kemenkumham “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” Harus Tepat Sasaran

    www.pelopor.ID, Jakarta -Baksos Kemenkumham harus tepat sasaran,  Jajaran Kementerian Hukum dan HAM di seluruh indonesia menggelar program “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”. Sebanyak 46 Ribu Paket bantuan sosial disalurkan kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di seluruh Provinsi.

    Hal tersebut diakui Dinas Sosial kelurahan kembangan selatan Alvin Saputra S.H, setelah selesai apel, sebelum pendistribusian ke tiap-tiap Kelurahan bersama Wali kota, Kasudin Sosial, Kanwil Kemenkumham dan para lurah.

    “Benar tadi sebelum pendistribusian ke tiap Kelurahan kita bersama Walikota, Kasudin Sosial, Kanwil Kemenkumham dan para Lurah supaya Paket tersebut Tepat sararan, by Name by Address”ujar Alvin saat memberikan keterangan ke wartawan dikutip, sabtu (31/7/2021)

    Alvin menambahkan baksos seperti ini bisa bermanfaat untuk orang yang tidak mendapatkan baik itu BST, BPNT, dan PKH.
    Paket sembako diambil melalui mobil dinas kelurahan masing-masing untuk di drop ditiap-tiap kelurahan.

    “Semoga baksos seperti ini bisa bermanfaaat untuk orang yang tidak mendapatkan bansos seperti BST, BPNT, dan PKH, dan Kementerian yang lain berharap ikut peduli juga terhadap sesama dimasa pandemi saat ini” tambahnya.

    Sementara itu, Titik warga Kembangan Selatan RT 02, RW 02 tersebut mengatakan, dirinya berterima kasih banyak terhadap pihak dinas sosial Kelurahan Kembangan Selatan yang sudah mencatat namanya sebagai penerima bantuan paket tersebut secara by Name by address

    “Saya terima kasih banyak telah di panggil untuk mendapatkan bantuan paket sembako dari kementerian Kemnehumkam “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”,” ujar Titik. ()