Tag: Binance

  • Binance Suntik Forbes US$200 Juta untuk Sebarkan Informasi Kripto

    peloporberita.com/ – CEO Binance Changpeng Zhao mengumumkan bahwa pihaknya telah berinvestasi sebesar US$200 juta (Rp2,8 triliun) di perusahaan media kelas dunia, Forbes. Investasi ini menjadikan perusahaan raksasa cryptocurrency itu, sebagai pemegang saham terbesar kedua Forbes.

    Zhao menegaskan, investasi ini sebagai cara untuk menyebarkan informasi tentang industri kripto. Sedangkan Forbes yang telah berdiri selama 105 tahun mengaku, kesepakatan itu akan membantu menjadikan mereka sebagai pemimpin media yang memasok informasi aset digital.

    “Seiring dengan kemajuan teknologi Web3 dan blockchain serta pasar crypto yang semakin dewasa, kami tahu bahwa media adalah elemen penting untuk membangun pemahaman dan pendidikan konsumen yang luas,” tutur Zhao dikutip dari Fortune, Jum’at (11/2/22).

    Dana tersebut, akan membantu Forbes melaksanakan rencananya bergabung dengan perusahaan akuisisi tujuan khusus yang diperdagangkan secara publik (SPAC) pada kuartal I-2022.

    Zhao yang memiliki kekayaan US$ 86,8 miliar (Rp1.245 triliun) juga yakin, Forbes yang dikenal sebagai Pemeringkat orang-orang terkaya di dunia itu, akan go public melalui merger dengan perusahaan SPAC Magnum Opus Acquisition Limited.

    Investasi ini, menunjukkan semakin banyak aksi industri kripto yang menjamah berbagai lini, mulai dari kemitraan dengan atlet profesional dan tim olahraga hingga iklan TV. []

  • Perluas Infrastruktur Digital, Gulf Energy Bentuk Usaha Patungan dengan Binance

    peloporberita.com/ | Perusahaan listrik asal Thailand, Gulf Energy Development Pcl berharap pembentukan usaha patungan atau joint venture (JV) dengan penyedia infrastruktur blockchain dan cryptocurrency terbesar di dunia, Binance Holdings Ltd, bisa rampung pada kuartal kedua tahun ini.

    “Setelah kami menyelesaikan pembicaraan dengan Binance tentang model bisnis dan perjanjian pemegang saham, JV akan dibentuk, yang akan mengajukan lisensi dengan regulator,” kata Chief Financial Officer (CFO) Gulf Energy Development Yupapin Wangviwat.

    Dia memprediksi, JV membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk mendapatkan lisensi perdagangan, yang akan disusul oleh fitur lainnya.

    Melansir Channelnewsasia.com, perdagangan cryptocurrency telah melonjak sigfinikan di Thailand pada November lalu, dengan transaksi mencapai 251 miliar baht atau sekitar USD 7,57 miliar. Hal itu pun mendorong pihak berwenang Thailand untuk memperkenalkan peraturan.

    Perpindahan ke crypto berasal dari rencana Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Gulf Energy Development Sarath Ratanavadi.

    Langkah itu dilakukan untuk memperluas ke infrastruktur digital yang terbentuk tahun lalu, ketika meningkatkan kepemilikannya atas InTouch Holdings Pcl menjadi 42 persen dalam kesepakatan 48 miliar baht. []

  • Binance dan Grup Telkom Kembangkan Platform Pertukaran Aset Kripto

    peloporberita.com/ – Binance Holdings Ltd, Penyedia infrastruktur blockchain dan cryptocurrency terbesar di dunia, membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan konsorsium yang dipimpin MDI Ventures, perusahaan modal ventura milik PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Kolaborasi ini, dalam rangka mengembangkan platform pertukaran aset kripto, juga kedepannya bisa untuk membentuk bursa kripto.

    Pendiri dan CEO Binance Changpeng ‘CZ’ Zhao mengatakan, Binance berambisi menumbuhkan ekosistem blockchain dan cryptocurrency secara global. Hal ini mendorong Binance dengan konsorsium yang dipimpin MDI Ventures membentuk inisiasi pengembangan cryptocurrency di Indonesia.

    “Dengan adopsi teknologi yang cepat dan potensi ekonomi yang kuat, Indonesia dapat menjadi pusat terkemuka ekosistem blockchain dan kripto di Asia Tenggara,” tuturnya belum lama ini.

    Sementara CEO MDI Donald Wihardja mengatakan, cryptocurrency, crypto assets, dan blockchain menghadirkan bagian penting yang tidak dapat disangkal dari infrastruktur keuangan dan digital lainnya di masa depan. MDI sendiri sebagai lengan investasi teknologi dan pemandu teknologi Telkom, sangat bersemangat untuk berpartisipasi dalam proyek ini.

    Baca juga :

    “Kami berharap dapat bertumbuh bersama Binance dan mitra investasi kami dan menjembatani peluang dan teknologi dengan Telkom untuk membantu peningkatan kemampuan Indonesia dalam infrastruktur digital ini,” sebutnya.

    Pembentukan joint venture, adalah bagian dari strategi Binance yang lebih luas untuk menumbuhkan ekosistem blockchain global. Pengumuman tersebut juga sejalan dengan pengumuman terbaru tentang inisiatif 100M EUR Binance untuk mendukung pengembangan ekosistem blockchain Prancis dan Eropa, serta investasi Binance Asia Services di Hg Exchange (HGX) yang berbasis di Singapura.

    Terkait hal yang sama, Senior Vice President (SVP) Corporate Communication & Investor Relations Telkom Ahmad Reza mengatakan, selain prinsip GCG, kemitraan dilakukan setelah regulasi bursa kripto sudah memadai baik dari sisi keamanan, transparansi, dan perlindungan investor.

    “Kami harus kerja sama dengan pemain top di bidang kripto dan yang regulasinya sudah memadai,” tandasnya.

    Adapun keseriusan Grup Telkom ke bisnis mata uang digital menurut Ahmad Reza lantaran didukung masih besarnya ceruk dan karakter pasar yang sesuai untuk bisnis kripto di Indonesia. []