Tag: Bank Rakyat Indonesia (BRI)

  • DPR Minta BUMN Holding Ultra Mikro Fokus Eliminir Pinjol Illegal

    peloporberita.com/ | Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengawal kemajuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, agar fokus mengeliminasi praktik rentenir dalam bentuk pinjaman online (pinjol) ilegal.

    Nevi berharap hadirnya holding ultra mikro ini mampu meningkatkan pemberdayaan dan menyediakan pembiayaan yang lebih lengkap dan lebih murah.

    “Pelaku usaha mesti dapat sosialisasi yang lengkap dan menyeluruh agar lebih memahami adanya solusi permodalan yang aman dan tidak memberatkan. Sehingga, secara perlahan, praktik-praktik usaha ilegal yang kerap menyusahkan rakyat dapat dihilangkan dimasa yang akan datang,” tutur Nevi dalam keterangan persnya dilansir dari Parlementaria, Senin (07/02/2022).

    Ia optimistis holding ultra mikro ini sangat efisien dan sangat mampu bersaing dengan pinjol ilegal. Apalagi, induk holding adalah BRI yang keberadaannya sudah merata di Indonesia, bersama PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) akan mampu mencatatkan efisiensi karena menekan biaya operasional dan biaya dana (cost of fund).

    “Saya berharap, holding ini dapat semakin memberi manfaat kepada masyarakat terutama pelaku UMKM yang selama ini banyak mengalami kemunduran bahkan gulung tikar akibat terjerat rentenir,” kata legislator dapil Sumatera Barat II tersebut.

    Nevi mengatakan, pembentukan Holding Ultra Mikro yang telah mendapat dukungan dari parlemen, yaitu Komisi XI dan Komisi VI DPR pada 16 Maret dan 18 Maret 2021, harus mampu menjalankan amanatnya dengan meningkatkan sinergi jaringan. Dengan begitu ekspansi usaha bisa dilakukan dengan biaya lebih murah, sehingga cost of serve dan acquire customer juga menjadi lebih efisien.

    “Dan yang paling penting adalah, dengan adanya holding ini, tiga entitas yang tergabung dalam ultra mikro semakin berkembang maju sehingga pelayanan kepada nasabah semakin besar dan berkualitas sehingga tidak ada kredit macet,” tutup Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.[]

  • TNI AD Terima Hibah Ambulance dan Alat kesehatan

    peloporberita.com/ | Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima hibah berupa Ambulance Ransus Mini ICU dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan tabung oksigen, oxygen concentrator dan Alat Pelindung Diri (APD) dari Bank Indonesia (BI).

    Bantuan yang diterima Kamis, 2 September 2021 di Lantai Dasar Gedung E Mabes AD ini, sebagai dukungan kedua lembaga tersebut kepada TNI AD dalam mengatasi pandemi Covid-19.

    TNI AD Terima Hibah Ambulance dan Alat kesehatan

    Acara penyerahan, ditandai penandatanganan Berita Acara Serah Terima 6 unit Ransus Ambulance Mini ICU dari BRI yang diwakili Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN Agus Noorsanto kepada Kapuspalad Mayjen TNI Sigid Witjaksono.

    Sedangkan untuk penyerahan tabung oksigen beserta isi dan regulator ukuran 6 meter kubik sebanyak 500 unit, oxygen concentrator 150 unit dan APD berupa Baju Hazmat sebanyak 15.000 Pcs diwakili Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono kepada Kapuskesad Mayjen TNI Budiman. Disaksikan Kasad, Direktur Utama BRI dan Asisten Gubernur Bank Indonesia.

    Menurut Kasad, bantuan ambulance dari BRI maupun alat kesehatan dari Bank Indonesia yang diberikan saat ini waktunya sangat tepat dan juga sangat berarti mengingat dari 95 rumah sakit TNI AD di seluruh wilayah Indonesia, masih ada yang belum memiliki ambulance mini ICU.

    Sehingga pendistribusian bantuan ini akan diprioritaskan kepada rumah sakit TNI AD yang belum memiliki, di antaranya rumah sakit TNI AD yang ada di Jayapura, Manado, Pontianak, Surabaya, Baturaja dan Denpasar. Kasad berharap, dengan adanya bantuan tersebut jika sampai terjadi lagi gelombang pandemi, maka Rumah Sakit TNI AD akan lebih siap dibanding sebelumnya.[]

  • Akhiri Polemik Rangkap Jabatan, Rektor UI Ari Kuncoro Mundur dari BRI

    peloporberita.com/ | Jakarta – Demi mengakhiri polemik rangkap jabatan yang tengah hangat dibicarakan masyarakat, Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai wakil komisaris utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk.

    Pengunduran diri alumnus Fakultas Ekonomi UI angkatan 1981 yang satu angkatan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani ini diketahui melalui keterbukaan informasi yang disampaikan bank pelat merah itu kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

    “Pengunduran diri Sdr Ari Kuncoro dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Perseroan. Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional emiten atau perusahaan publik,”

    Sebelumnya, Ari Kuncoro dibolehkan rangkap jabatan oleh Presiden Joko Widodo lewat peraturan pemerintah yang baru diterbitkan, yakni PP No. 75 tahun 2021 tentang Statuta UI.

    “Pengunduran diri Sdr Ari Kuncoro dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen Perseroan. Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional emiten atau perusahaan publik,” sebut Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto melalui keterangan tertulis Kamis, 22 Juli 2021.

    Ari Kuncoro
    Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro. (Foto:Pelopor/Wikipedia)

    Ari Kuncoro merupakan suami dari Kepala Lembaga Penjamin Simpanan Lana Soelistyaningsih. Ari lulus sarjana dengan konsentrasi ekonomi moneter juga menyandang gelar master of arts dari University of Minnesota serta Ph.D bidang ilmu ekonomi dari Brown University, Amerika Serikat.

    Dia terpilih sebagai Rektor UI periode 2019-2024 melalui hasil pemungutan suara (voting) oleh Majelis Wali Amanat (MWA) UI di Kampus UI Depok, pada Rabu 25 September 2019 mengalahkan dua kandidat kuat lainnya, yaitu Prof. Abd Haris dan Prof. Budi Wiweko.

    Ari Kuncoro diangkat sebagai Komisaris Independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BRI yang digelar pada Selasa, 18 Februari 2020, bersamaan dengan perombakan pengurus lainnya. []